Penyebab Penyakit Asam Urat

Additional Image

Waktu Posting : 22-07-2016 21:48 | Dibaca : 2325x

Penumpukan asam urat di dalam sendi adalah penyebab penyakit asam urat. Asam urat sejatinya merupakan limbah yang terbentuk dari penguraian zat purin yang ada di dalam sel-sel tubuh. Sebagian besar asam urat dibuang melalui ginjal dalam bentuk urine dan sebagian kecil lainnya dibuang melalui saluran pencernaan dalam bentuk tinja.

Jika asam urat yang dibuang dari tubuh jauh lebih sedikit dari jumlah yang diproduksi, maka asam urat akan menumpuk dan membentuk kristal-kristal tajam natrium urat berukuran mikro yang bermuara di dalam sendi atau di sekeliling jaringan sendi. Ketika kristal-kristal tajam tersebut masuk ke ruang persendian dan mengganggu lapisan lunak sendi, maka terjadilah peradangan yang terasa sangat sakit.

Baca juga : Tips Memilih Aksesoris untuk Kebaya agar Kamu Makin Cantik  

Ada beberapa faktor yang bisa memicu naiknya kadar asam urat di dalam darah, salah satunya adalah makanan berzat purin tinggi yang kita konsumsi. Contoh-contoh makanan tersebut adalah jeroan hewan (ginjal, hati, jantung), hidangan laut (kerang-kerangan, kepiting, ikan teri, ikan makarel), dan daging merah (sapi, kambing, kerbau).

Selain makanan, kita juga bisa berisiko mengalami penumpukan sama urat di dalam darah jika mengonsumsi minuman manis (baik gula buatan maupun alami) dan minuman beralkohol secara berlebihan.

Risiko terkena penyakit asam urat juga tinggi bagi orang-orang yang sedang menjalani pengobatan menggunakan obat-obatan jenis tertentu, misalnya niacin, aspirin, obat penghambat enzim pengubah angiotensin (ACE inhibitor), obat penghambat beta (beta blocker), sislosporin, diuretik, dan obat-obatan kemoterapi.

Sedangkan jika dipandang sebagai bentuk komplikasi, penyakit asam urat berisiko tinggi dialami oleh orang-orang yang sedang menderita penyakit ginjal kronik, penyakit diabetes, hipertensi, obesitas, kolesterol tinggi, osteoarthritis, psoriasis, dan sindrom metabolisme.

Terlepas dari keempat faktor pemicu di atas, penyakit asam urat juga diduga masuk ke kelompok penyakit turunan alias penyakit genetik. Ini artinya mereka yang memiliki anggota keluarga berpenyakit asam urat berisiko mengalami kondisi yang sama. Menurut penelitian, proporsi dari risiko ini adalah 20 persen.

Baca juga : Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat  

Lebih sedikitnya jumlah perempuan yang terkena penyakit asam urat dibandingkan laki-laki kemungkinan terkait dengan kondisi menopause. Setelah perempuan mengalami menopause, kadar asam urat dapat meningkat dan mulai merasakan gejala-gejala penyakit asam urat.

Terlepas dari faktor-faktor di atas, ada juga sebagian orang yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam darah mereka, namun tidak ditemukan pembentukan kristal-kristal natrium urat pada sendi-sendinya. Selain itu, di antara sebagian orang yang memiliki kadar asam urat yang sama pun, tingkat kerentanan mereka akan berbeda-beda. Mengenai hal tersebut, hingga kini belum ada penjelasan yang pasti.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Program Unggulan DLH Kalimantan Timur dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup

15-10-2025 18:08

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Timur terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas lingkungan hidup di wilayahnya. Dengan berbagai tantangan yang dihadapi akibat aktivitas industri, pertambangan, serta pertumbuhan penduduk yang pesat, DLH Kalimantan Timur menyusun sejumlah program unggulan yang menyentuh berbagai aspek pengelolaan lingkungan secara menyeluruh dan berkelanjutan.Berikut adalah program-program strategis yang menjadi andalan DLH Kalimantan Timur (https://dlhkalimantantimur.id/) dalam mendukung pelestarian dan perlindungan lingkungan hidup.1. Program Pengelolaan Sampah Berbasis MasyarakatSalah satu fokus utama DLH Kalimantan Timur adalah pengelolaan sampah terpadu. Program ini menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam mengurangi timbulan sampah sejak dari sumbernya. DLH mendorong terbentuknya bank sampah, penguatan TPS 3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle), serta kampanye pilah sampah dari rumah.Melalui pendekatan ini, masyarakat tidak hanya diajak untuk sadar lingkungan, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi dari hasil pemilahan dan daur ulang sampah. Program ini juga mendukung pencapaian target pengurangan sampah nasional sebesar 30% pada tahun 2025.2. Program Kampung Iklim (ProKlim)DLH Kalimantan Timur mendukung penuh pelaksanaan Program Kampung Iklim (ProKlim) yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini bertujuan meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.ProKlim di Kalimantan Timur telah diterapkan di berbagai desa dan kelurahan yang memiliki inovasi dalam pengelolaan air, energi terbarukan, penanaman pohon, serta pertanian ramah lingkungan. DLH memfasilitasi pembinaan teknis, pendampingan, serta penilaian terhadap kampung-kampung iklim ini agar bisa meraih sertifikasi nasional.3. Program Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan LingkunganDLH Kalimantan Timur secara rutin melakukan monitoring kualitas udara, air, dan tanah di berbagai wilayah. Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi pencemaran akibat aktivitas industri, rumah tangga, maupun pertambangan.Beberapa indikator yang dipantau antara lain indeks kualitas udara (ISPU), kadar BOD dan COD pada air sungai, serta parameter logam berat di kawasan rawan pencemaran. Selain pemantauan, DLH juga menerapkan sistem perizinan lingkungan dan AMDAL secara ketat untuk memastikan kegiatan usaha berjalan sesuai kaidah lingkungan.4. Program Rehabilitasi dan Reboisasi Lahan KritisUntuk mengatasi deforestasi dan degradasi lahan, DLH Kalimantan Timur menggencarkan rehabilitasi lahan kritis melalui program reboisasi. Wilayah sasaran meliputi daerah bekas tambang, lahan tandus, dan kawasan penyangga DAS (daerah aliran sungai).Bibit pohon lokal seperti ulin, meranti, dan sengon ditanam bekerja sama dengan kelompok tani, komunitas lingkungan, serta perusahaan melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Selain menurunkan risiko bencana ekologis, program ini juga membuka lapangan kerja hijau di daerah pedesaan.5. Program Edukasi dan Sosialisasi LingkunganDLH Kalimantan Timur sangat memahami pentingnya kesadaran publik dalam menjaga kelestarian lingkungan. Oleh karena itu, edukasi menjadi salah satu program unggulan yang menyasar sekolah, komunitas, dan instansi pemerintah.Kegiatan yang dilakukan antara lain penyuluhan lingkungan di sekolah (Adiwiyata), pelatihan kader lingkungan, serta lomba inovasi lingkungan hidup. Dengan pendekatan edukatif ini, diharapkan terbentuk generasi muda yang peduli dan berdaya dalam mengelola lingkungan secara bijak.6. Program Digitalisasi Data dan Sistem Informasi LingkunganSeiring perkembangan teknologi, DLH Kalimantan Timur mulai menerapkan sistem informasi berbasis digital untuk pengelolaan data lingkungan. Salah satunya melalui dashboard pemantauan kualitas lingkungan hidup yang memuat data real-time mengenai kualitas udara, cuaca, dan kondisi pencemaran.Langkah ini meningkatkan transparansi dan memudahkan pengambilan kebijakan berbasis data (data-driven policy). Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses informasi melalui situs resmi https://dlhkalimantantimur.id/.

Featured Image
Obat Herbal Tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

23-04-2014 21:58

Ada kecenderungan kian hari obat tradisional atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan obat herbal  kian diburu. Itu setidaknya yang terlihat dalam kehidupan sehari-hari saat ini. Semakin banyak dokter yang memberi resep pengobatan menggunakan ramuan herbal dan banyak yang terbukti menyembuhkan.Fakta yang berkembang saat ini kontras sekali dengan dekade 80-an. Ketika itu, ada seorang dokter di Jakarta yang memberi resep ramuan herbal pada pasiennya dan berdampak pada izin prakteknya dicabut. Berbeda dengan China, negara biang pengobatan herbal. Di negara yang terbesar jumlah penduduknya ini setiap orang yang berobat ke rumah sakit diberi pilihan; berobat secara herbal (menggunakan ramuan tradisional) atau modern (menggunakan obat berbahan kimia)?Baca juga : Tips Memilih Obat Herbal Pelangsing Masyarakat di China sejak puluhan abad yang lalu hingga sekarang meyakini sekali obat herbal tak kalah mutunya dibandingkan dengan obat modern. Tidak hanya penyakit-penyakit ringan, tapi penyakit berat seperti kanker, stroke, hipertensi, diabetes, asam urat bisa sembuh dengan obat herbal. Diantara obat herbal tersebut yang sudah terkenal untuk mengatasi atau menyembuhkan penyakit mematikan itu adalah sirsak, kulit manggis, buah naga, mengkudu, dll.Di tempat asalnya, Benua Amerika, sirsak telah menjadi tanaman pengobatan yang diandalkan masyarakat setempat. Orang Indian misalnya, telah berabad-abad menggunakan tanaman ini untuk mengobati penyakit jantung, asma, reumatik, dan penyakit hati. Karena khasiatnya, sirsak menjadi salah satu tanaman obat yang diperknenalkan ke dunia lama setelah Christoper Columbus menemukan Benua Amerika pada 1492. Kemudian setelah itu orang Spanyol membawanya ke Filipina dan daerah tropis sekitarnya.Baca juga : Obat Herbal Untuk Penyakit Kolesterol Memang benar, buah manggis (terutama kulit buahnya) memiliki banyak khasiat yang luar biasa bagi kesehatan dan kecantikan. Zat xanthone yang terdapat dalam kulit manggis inilah yang menyebabkan buah ini memiliki daya obat yang kuat dan ampuh.  Beberapa penyakit yang diyakini dapat disembuhkan oleh kulit manggis diantaranya peluruh haid, obat sariawan, penurun panas, obat jerawat, disentri, kanker, kolesterol, diabetes, penyakit jantung, dll.Diakui atau tidak, buah naga merupakan salah satu buah-buahan yang memiliki keunikan dan keistimewaan tersendiri. Pasalnya, buah naga ini tidak hanya unik dari segi namanya, tetapi juga unik dari segi morfologinya (bentuk akar, bunga, batang, dll). Dari beberapa sumber, diketahui bahwa buah naga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia seperti pencegah kanker usus, penyeimbang kadar gula darah, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolesterol, pencegah pendarahan, obat keluhan keputihan, dan penyembuh bagi beberapa penyakit lainnya.Baca juga : Menurunkan Berat Badan Dengan Obat Diet HerbalSementara itu, secara turun-temurun buah mengkudu (Noni) sudah digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit. Salah satu buah yang berasal dari Indonesia ini telah terbukti secara ilmiah melalui penelitian dapat menyembuhkan beragam penyakit, antara lain kolesterol, diabetes melitus (kencing manis), asam urat dan hipertensi (tekanan darah tinggi).Itulah beberapa manfaat kesehatan dari aneka tanaman herbal. Jika Anda termasuk salah seorang yang memiliki risiko kesehatan (terserang penyakit) seperti itu, tidak ada salahnya bila Anda mencoba mengkonsumsi obat herbal, biasanya berbentuk jus, yang berbahan dasar dari buah-buahan/tumbuhan alami sebagai obat penawar atau pencegah penyakit tersebut.  Kini saatnya Anda beralih ke pengobatan herbal sebab sekarang obat herbal tak lagi dipandang sebelah mata. 

Featured Image
Ini Lho Bahaya Duduk Terlalu Lama

14-07-2014 08:26

Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke. Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih. Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya?   Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk? Resiko penyakit kronik Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya. Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa. Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk. Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar. Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik. Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga. Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat.   Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik. Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik. Sisipkan kegiatan fisik Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni : Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama Batasi saat melihat TV Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari Memperbanyak minum air putih.

...