Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat

Additional Image

Waktu Posting : 22-07-2016 17:05 | Dibaca : 2370x

Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu.

Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala.

 Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat

Purin dan Rematik Asam Urat

Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh.

Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi.

Panduan Konsumsi Makanan

Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya.

Batasi konsumsi:

  • Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek.
  • Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung.
  • Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel.
  • Boga bahari seperti kepiting dan udang.
  • Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya.
  • Makanan mengandung ragi seperti roti.
  • Minuman keras, terutama bir.
  • Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah.
Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis

Perbanyak konsumsi:

  • Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel.
  • Sayuran hijau, wortel, tomat.
  • Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat.
  • Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah
  • Makanan mengandung biji-bijian utuh.
  • Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi.

Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Penyebab dan Cara Mengobati Diabetes dengan Tanaman Obat

22-09-2017 00:50

Diabetes adalah salah satu jenis penyakit mematikan yang sulit untuk disembuhkan. Diabetes dapat terjadi ketika kadar gula darah dalam tubuh sangat tinggi. Penyebab diabetes ini yaitu karena pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin yang sangat bermanfaat untuk mengendalikan kadar gula dalam darah sehingga kadar gula tersebut semakin menumpuk. Ada beberapa faktor yang menjadi penyebab pankreas tidak mampu memproduksi hormon insulin, yaitu : Pola makan yang salah dan tidak sehat Pola makan tidak sehat merupakan penyebab diabetes paling umum. Mengkonsumsi makanan yang manis, berlemak dan berminyak sangat berpotensi menyebabkan obesitas karena lemak menumpuk dalam tubuh. Penumpukan lemak ini akan membuat metabolisme tubuh tidak bekerja dengan benar termasuk mengganggu kinerja pankreas dalam memproduksi hormon insulin. Faktor genetik Diabetes juga bisa saja merupakan penyakit turunan dimana orang tersebut memiliki keluarga yang terkena diabetes. Selain itu menurut penelitian mengatakan jika orang ras Asia lebih rentan terkena diabetes dibanding dengan ras lainnya. Faktor usia Diabetes akan lebih rentan terjadi pada seseorang yang sudah beranjak tua. Hal ini terjadi akibat frekuensi aktivitas fisik orang tersbeut sudah mulai berkurang serta olah raga pun semakin jarang. Hal ini akan menyebabkan obesitas dan mengganggu sistem kinerja pankreas.   Obat Herbal Diabetes yang ampuh yaitu : Daun Mangga Daun mangga mengandung senyawa tanin yang mampu mengobati diabetes dalam fase awal. Daun mangga juga mengandung senyawa tarakserol -3 beta dan etil asetat yang mampu mempertahankan jumlah produksi hormon insulin sehingga kadar gula dalam darah akan terkontrol. Kumis Kucing Kumis kucing mengandung senyawa minyak atsiri, myoinotisol serta saponin yang mampu mengaktifkan sel beta pankreas sehingga mampu membuat pankreas tetap sehat dan memproduksi insulin. Senyawa sapofonin, kalium dan sinensetin dalam kumis kucing juga mampu berperan sebagi anti-inflamasi untuk proses penyembuhan luka dan peradangan yang tidak kunjung sembuh. Daun Sirsak  Obat herbal diabetes  lainnya yaitu dengan menggunakan daun sirsak karena mengandung fruktosa, Vitamin A, kalsium dan protein yang semuanya mengandung nutrisi untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Mengkudu Mengkudu sangat ampuh digunakan sebagai obat herbal diabetes. Walaupun rasanya yang kurangenak dan aromanya yang menyengat namun buah mengkudu memiliki manfaat yang luar biasa untuk menyembuhkan diabetes. Kandungan proxeroni dalam buah mengkudu mampu menurunkan kadar gula dalam darah.

Featured Image
Bahaya Di Balik Berat Badan Berlebihan

31-05-2014 10:23

Kelebihan berat badan tak cuma mengganggu penampilan tapi juga membuat badan tak terjamin kesehatannya. Aneka penyakit akan dengan mudah datang dan bersarang. Tapi bukan berarti semua itu tak dapat diatasi. Dengan bantuan olahraga, diet, dan motivasi serta disiplin yang kuat, niscaya berat badan yang berlebih bisa diatasi. Secara mudah, kegemukan dapat diartikan sebagai adanya kelebihan lemak di bagian tubuh tertentu sehingga antara lain menyebabkan berat badan melebihi normal. Kelebihan lemak bisa dijumpai di lipatan perut, paha, pantat, lengan bagian atas, leher, dan sebagainya. Selain itu, jantung dan pembuluh darah juga sering diselimuti lemak. Dan kegemukan bukan saja menurunkan nilai penampilan serta daya tarik, tapi juga mendekatkan kita pada beragam penyakit yang menurunkan nilai kesehatan. Ini berbeda dengan penampilan tubuh atlet body building (binaraga). Walau mereka kelebihan berat badan, tapi tidak dapat dikatakan gemuk sebab yang berkembang adalah otot, bukan lemak tubuh. Baca juga : Membincang Perawatan Kesehatan Wanita  Untuk menilai berat badan tersebut antara lain dapat diketahui dengan menghitung indeks massa tubuh atau Body Mass Index (BMI). Yaitu perbandingan berat badan (kg) dengan  kuadrat tinggi badan (meter). Anda dengan berat 64 kg dan tinggi 1,5 m misalnya, nilai BMI-nya adalah 28,4. Nah, berdasar perhitungan tadi, Anda bisa dikategorikan bertubuh gemuk sebab BMI tubuh yang ideal adalah berkisar antara 20-25. Bila nilainya di atas 27, sudah dikategorikan gemuk. Angka BMI ini hampir sama pada pria maupun wanita. Begitulah, kegemukan mau tidak mau pasti akan menambah berat badan dan menimbulkan gangguan kesehatan. Antara lain gangguan pada sistem pembuluh darah dan jantung. Sebab sebagian kandungan lemak itu terdapat di sepanjang pembuluh darah. Akibatnya, kerja jantung untuk memompa darah semakin berat. Di sisi lain, sebagian lainnya juga akan melapisi bagian luar jantung. Ini pun akan mempersulit kerja jantung. Adanya lemak di sepanjang pembuluh darah dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah balik yang pada gilirannya akan mempermudah timbulnya varises, khususnya di betis. Kaki jadi mudah mengalami kelelahan karena beban kaki sebagai penyangga tubuh tambah berat akibat berat badan bertambah. Akibat lain, tulang dan sendi bisa mengalami gangguan. Ya, ibarat mobil sajalah. Bila terlalu sering kelebihan muatan akan mempercepat kerusakan. Orang yang menderita kegemukan juga cenderung rentan terhadap gangguan penyakit. Misalnya saja penyakit gula (diabetes). Orang yang mengalami kegemukan biasanya suka makan sehingga hormon insulin tidak mampu lagi mengolah gula. Akibatnya gula menumpuk. Ginjalnya pun akan cepat rusak. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza  Dari beragam risiko tersebut, jelas sulit untuk mengatakan, orang gemuk dapat sehat dalam jangka waktu panjang. Mungkin untuk sementara waktu mereka dapat sehat. Tapi 4-5 tahun kemudian berbagai gangguan kesehatan tadi akan muncul, meskipun yang bersangkutan berusaha agar tetap sehat. Karena kegemukan tidak sehat, maka sedini mungkin ia harus dihindari. Yaitu pada usia 18-20 tahun. Berat badan harus senantiasa terkontrol agar mencapai sekitar berat badan ideal. Setelah usia 20 tahun sudah mendapat berat badan ideal. Ini yang harus dipertahankan. Naik, boleh-boleh saja, tapi tak lebih dari 10 persen. Berat badan ideal (BBI) dapat dihitung dengan rumus: tinggi badan dikurangi 100. Kalau tingginya 160 cm, berat idealnya sekitar 60 kg. Kalaupun mau naik, ya, cukup 2-3 kg saja. Untuk mempertahankan berat ideal, olahraga adalah jawaban utamanya. Bagaimana upaya agar tetap sehat kendati menderita kegemukan? Ada dua hal yang harus diperhatikan. Antara lain melakukan aktivitas tubuh secara teratur. Sedapat mungkin harus selalu melakukan olahraga. Misalnya jalan kaki, naik tangga, lari, renang, senam, atau melakukan gerakan tubuh secara teratur dan seimbang.  

Featured Image
3 Langkah Untuk Mencegah Kanker Payudara

17-10-2014 18:55

Bukanlah rahasia lagi bahwa sekarang ini tingkat penderita kanker payudara, baik pria ataupun wanita, tengah bertambah. Berbarengan dengan makin tingginya tingkat kesadaran wanita pada bahaya kanker payudara, makin tinggi juga masalah kanker payudara yang nampak. Lalu, apa yang dapat dikerjakan oleh kebanyakan orang, terlebih kaum wanita, untuk dapat mencegah serta menghindari penyakit beresiko yang satu ini? Ada berbagai langkah gampang yang perlu di ketahui wanita untuk dapat menghindari kanker payudara, antara lain sebagai berikut.   Baca juga : Body Mass Index 1. Mengerti aspek resiko Yang harus di ketahui oleh kebanyakan orang perihal kanker payudara ialah aspek resiko yang mereka punyai. Aspek resiko kanker payudara mencakup umur, pola hidup, histori keluarga, serta therapy radiasi. Dengan makin menambahnya umur, resiko kanker payudara makin besar. Berbagai pola hidup seperti rutinitas merokok, minum alkohol, keunggulan berat tubuh, serta konsumsi makanan yang tidak sehat pula dapat menyebabkan kanker payudara. Wanita yang mempunyai histori keluarga terserang kanker pula mempunyai resiko lebih tinggi. Demikian pula dengan wanita yang tengah lakukan terapi radiasi di seputar dada. 2. Kontrol dini Sesudah tahu aspek resiko, wanita mesti tahu jalan mengecek keadaan serta kesehatan payudara sendiri. Lakukan kontrol awal oleh diri sendiri bakal menolong wanita temukan hal yang tidak lumrah pada payudara mereka lebih cepat. Kecuali mengecek payudara dengan teratur, wanita pula dapat lakukan tes klinis mulai umur 20 tahunan. Untuk kontrol step lanjut, wanita pula dapat melaksanakan USG, mammogram, atau MRI dengan dokter. Tetapi umumnya kontrol step kelanjutan ini dikerjakan bila wanita telah lakukan kontrol dengan dokter serta memanglah diperlukan. MRI umumnya dipakai pada pasien dengan payudara besar serta tidak tipis, saat dokter susah temukan tonjolan atau kanker. 3. Tanda-tanda serta resiko Tiap-tiap wanita mesti tahu beberapa gejala kanker payudara serta temukan hal yang tidak sama pada payudara mereka. Berbagai tanda-tanda kanker ialah timbulnya tonjolan, pergantian pada kulit serta bentuk payudara, dan keluarnya cairan yang tidak normal pada puting. Berbagai tipe kanker merasa sakit, tetapi tidak tidak sering kanker pula tak merasa sakit.   Baca juga : 4 Jenis Minyak untuk Menjaga Kesehatan Jantung Anda Perlu untuk melaksanakan kontrol awal, lantaran deteksi kanker mulai sejak awal dapat menyelamatkan nyawa wanita. Bila dideteksi mulai sejak awal, wanita dapat hindari therapy yang mahal serta kemoterapi yang bikin tak nyaman. Tidak seluruhnya wanita dapat hadapi kemoterapi serta kuat terima dampak sebelahnya. Bila kanker terdeteksi terlampau lambat, perawatan yang didapatkan mungkin saja telah terlampau lambat serta mungkin mesti dikerjakan mastectomy (pengangkatan payudara). Demikianlah berbagai langkah yang perlu di ketahui wanita untuk menghindari kanker payudara. Ketahui aspek resiko Anda, kerjakan kontrol dengan cara teratur, baik sendiri ataupun dengan kontrol ke dokter, dan secepatnya melakukan tindakan bila ada keanehan dengan payudara Anda.

...