Waktu Posting : 15-06-2014 09:56 | Dibaca : 2918x
Manusia akan lebih bahagia hidupnya jika mampu selalu menjaga kesehatannya. Punya banyak uang tetapi habis untuk membayar rumah sakit juga akan percuma saja bukan. Kesehatan adalah hal yang paling mahal harganya karena bisa menghancurkan semua yang kita miliki jika kita tidak menjaganya. Untuk hidup sehat kita perlu menyeimbangkan antara asupan makanan dan olahraga juga aktivitas. Jangan sampai kita hanya makan terus menerus tanpa membakar kalori. Ini hanya akan menyebabkan bertumpuknya lemak dan menjadi obesitas atau berat badan berlebih. Jika sudah begini beragam macam penyakit seperti kolesterol, jantung, diabetes, stroke, asam urat dan darah tinggi akan setia datang kepada Anda. Apakah semua itu bisa dihindari? Mereka yang terlanjur terkena kolesterol harus waspada. Memang benar tubuh kita membutuhkan kolesterol dan bahkan mampu memproduksi kolesterol itu sendiri dalam batas normal. Tetapi itu untuk kolesterol yang baik. Jika tubuh kita terlalu banyak menimbun kolesterol jahat maka akibatnya akan sangat fatal. Lemak akan bertumpuk, pembuluh darah akan tersumbat dengan lemak-lemak, jantung akan terbungkus lemak, hati akan menggemuk karena lemak dan hidup kita akan selesai.
Baca juga : Hidung Sehat Pangkal Tubuh yang Sehat
Karena kolesterol disebabkan oleh makanan yang tidak terkontrol lalu apakah makanan juga bisa menurunkannya kembali? Tentu saja bisa, hanya saja tidak semua makanan bisa menurunkan kadar kolesterol dalam darah kita. Berikut akan kami berikan beberapa jenis makanan yang ternyata mampu membantu kita untuk bebas dari kolesterol jahat yang membandel.
Beberapa makanan dan buah diatas sangat disarankan untuk dikonsumsi demi menurunnya kadar kolesterol jahat. Akan tetapi harus Anda imbangi dengan konsumsi makanan sehat lainnya seperti sayuran hijau. Jauhi makanan berlemak dan yang mengandung kolesterol jahat terlalu tinggi. Jika perlu, lakukan diet untuk mengatasi kelebihan berat badan dan konsultasikan menu yang tepat pada dokter atau ahli gizi sehingga diet yang Anda lakukan akan berhasil dengan baik.
23-02-2016 06:17
Pakaian merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia, selain sebagai pelindung tubuh pakaian juga dapat mempercantik penampilan pemakainya. Pakaian meliputi baju (sebagai atasan) dan celana (sebagai bawahan). Celana merupakan salah satu jenis pakaian yang berfungsi menutup pinggang sampai mata kaki atau hanya menutup hingga lutut atau paha. Seiring perkembangan zaman, dunia fashion pun juga mengalami perkembangan. Banyak model pakaian bermunculan, perkembangan model pun mengalami perubahan dari tahun ke tahun. Munculnya beragam model tersebut menjadi salah satu usaha yang dilakukan oleh para desainer dalam memberikan penampilan yang semakin menarik untuk masyarakat. Beberapa pakaian pun kemudian menjadi trend dan digandrungi oleh sebagian besar masyarakat, salah satunya adalah celana ketat (legging) atau pun jins ketat. Baca juga : Apakah LGBT Itu Penyakit atau Bukan? Celana ketat (legging) adalah celana yang di desain sesuai bentuk tubuh pemakainya atau disebut dengan press body. Beberapa wanita beranggapan bahwa menggunakan celana ketat jauh lebih nyaman dibandingkan memakai rok. Bukan hanya wanita ternyata model celana ketat juga digandrungi oleh kaum lelaki. Akan tetapi, jika dilihat dengan jeli penggunaan celana ketat terutama yang berbahan jins, sebenarnya justru mempersulit penggunanya dalam mengenakan serta melepasnya. Selain itu, ternyata celana ketat juga memiliki bahaya lain bagi kesehatan. Apa saja bahayanya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini. Bahaya Menggunakan Celana Ketat (Legging) Sirkulasi darah tidak lancar dan menimbulkan penyumbatan. Menggunakan celana ketat (legging) dapat menimbulkan sirkulasi darah jadi terhambat dan terjadi penyumbatan. Hal tersebut karena pembuluh darah kuhususnya di bagian selangkangan, paha serta organ disekitarnya mengalami penekanan. Sirkulasi yang terhambat pada bagian kaki tersebut biasanya disebut dengan varises. Akibat yang ditimbulkan antara lain, darah yang membeku serta dapat menimbulkan pembengkakan. Menjadi pemicu terjadinya kemandulan. Pada wanita, penggunaan celana ketat (legging) dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan gangguan reproduksi hingga mengalami kemandulan. Hal tersebut dapat terjadi karena tumbuhnya jamur di sekitar organ intim atau organ reproduksi yang kemudian berpengaruh pada prooduktivitas sel telur yang menyebabkan terjadinya kemandulan. Bukan hanya itu saja, pada beberapa kasus juga terjadi gatal-gatal, flek serta keputihan, hingga terjadi iritasi pada area vagina. Mengalami masalah pada saraf. Penggunaan celana ketat dalam jangka waktu yang lama atau panjang, akan menyebabkan penyakit neuritis. Penyakit neuritis tersebut berasal dari saraf pada bagian paha luar atau disebut dengan sindrom Bernhardt, tidak jarang pemakai celana ketat juga mengalami nyeri hingga kesemutan bahkan mati rasa. Beberapa ahli di bidang kesehatan telah berulang kali memberikan peringatan khususnya pada wanita mengenai bahaya pemakaian celana ketat. Karena wanita jauh lebih rentan mengalami gangguan saraf. Akan tetapi, jika peringatan tersebut diabaikan, maka hal buruk yang mungkin terjadi adalah deformasi kerusakan saraf dan tubuh. Merusak kulit. Menggunakan celana ketat yang press body tentu akan menyebabkan kulit pemakainya jadi lebih sering bergesekan dengan celana yang digunakan. Hal tersebut membuat kulit akan mengalami masalah kerusakan hingga masalah serius seperti infeksi kulit dan muncul ruam-ruam pada kulit. Biasanya infeksi tersebut muncul di sekitar paha, apalagi jika bahan celana terbuat dari bahan yang kasar. Infeksi saluran kemih. Diungkapkan oleh dr. Hilarry Jones dari TENA Brand Ambassador bahwa menggunakan celana ketat dalam jangka panjang akan menyebabkan infeksi saluran kemih. Jika hal tersebut terjadi, maka kandung kemih menjadi terlalu aktif atau mengalami kelemaham. Pada pria, banyak kasus yang terjadi seperti testis yang rentan terkilir. Menimbulkan iritasi dan jamur. Penggunaan celana ketat, khususnya di Indonesia yang memiliki iklim tropis akan menimbulkan iritasi, menyebabkan kelembaban, dan muncul jamur. Keringat yang terlalu banyak tersebut menjadikan jamur lebih mudah berkembang. Hal yang biasanya akan terjadi adalah gatal-gatal pada kulit. Jamur yang biasanya muncul diantaranya, jamur kurap dengan gejala gatal serta muncul benjolan merah, jamur kandida dengan gejala gatal dan basah, serta jamur panu dengan gejala timbul bercak berwarna putih dan coklat. Meninggalkan bekas hitam. Pada awalnya mungkin pengguna celana ketat akan merasakan radang ringan. Akan tetapi, jika proses tersebut terjadi dalam jangka waktu lama, maka akan muncul bercak hitam di daerah pangkal paha. Bercak hitam tersebut akan hilang dengan sendirinya jika telah berhenti memakai celana ketat. Namun bekas hitam tersebut tidak akan mudah dihilangkan, memerlukan waktu yang cukup lama. Menurunkan produksi sperma. Untuk para pria, menggunakan celana ketat dalam jangka waktu yang panjang berakibat pada produksi sperma. Produksi sperma akan menurun, seharusnya produksi sperma pada saat-saat normal adalah sekitar 60 juta per mililiter, karena menggunakan celana ketat sehingga menurunkan produksi sperma menjadi kurang lebih 20 juta per mililiter (jika menggunakan celana ketat secara rutin dan lama). Menyebabkan penyakit paresthesia. Penyakit Paresthesia merupakan penyakit yang menyebabkan penderitanya merasa kesemutan dan merasa kepanasan hingga seperti merasa terbakar. Hal tersebut karena aliran darah yang tidak lancar sebagai salah satu akibat buruk dari penggunaan celana ketat. Penyakit ini biasanya menyerang bagian pinggul dan paha. Mengganggu kerja usus. Menurut seorang internis yang berasal dari Stamford Connecticut dr. Octaviano Bessa, mengungkapkan penggunaan celana ketat dapat mengganggu atau menimbulkan hambatan pada mobilitas usus. Hal tersebut menimbulkan rasa sakit pada bagian perut setelah dua hingga tiga jam setelah makan serta merasakan rasa tidak nyaman. Sesak nafas. Ternyata pemakaian celana ketat juga dapat menimbulkan sesak nafas, hal tersebut karena sirkulasi darah yang terhambat atau tidak berjalan lancar. Akibat paling parah dari sesak nafas ialah mengalami pingsan atau tidak sadarkan diri. Menyusahkan diri sendiri. Hal tersebut karena memakai dan melepas celana ketat sangat menyusahkan penggunanya. Berkeringat pada bagian paha dan sekitarnya dapat menyebabkan ketidaknyamanan pada pemakainya, serta menimbulkan beberapa penyakit-penyakit yang telah disebutkan di atas. Baca juga : Tips Keramas Benar dan Sehat Bahaya Menggunakan Jins Ketat Menurut ahli bedah Keren Boylem dari Greator Bltimore Medical Center (USA), penggunaan jins ketat dapat memicu penyakit meralgia paresthetica. Penyakit tersebut merupakan suatu kondisi dimana sesuatu (dalam hal ini celana jins ketat) mermas saraf yang melewati paha luar serta mengakibatkan rasa terbakar, kesemutan dan mati rasa. Pemakaian jins ketat tersebut diyakini oleh ahli bedah dapat menimbulkan tekanan yang konstan pada saraf. Hal tersebut disebut dengan sindrom kesemutan paha. Pada wanita penyakit tersebut lebih rentan. Pengguna celana jins ketat akan mengalami rasa geli yang tidak biasa, yang diarasakan turun naik pada sepanjang paha. Semua itu merupakan gejala kerusakan pada saraf. Tekanan pada saraf secara intens dan berulang dapat mengakibatkan kerusakan saraf permanen. Beberapa akibat di atas dapat disimpulkan bahwa pemakaian celana ketat (legging) maupun jins ketat dapat terjadi pada pria dan wanita. Setelah mengetahui beberapa akibat yang ditimbulkan karena pemakaian celana ketat (legging) atau pun celana jins ketat, apakah Anda masih ingin terus menggunakannya? Celana ketat (legging) maupun jins ketat memang salah satu jenis pakaian bagian bawah yang sedang trend serta digandrungi banyak orang. Akan tetapi, kita harus tetap memperhatikan keamanan serata kenyamanannya. Jadi, sebaiknya pilihlah pakaian yang tetap mengutamakan kenyamanan, keamanan, serta kesehatan.
31-05-2014 19:45
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga. Gejala Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut : Otot mengejang tiba-tiba saat aktivitas berlangsung. Nyeri dan kaku otot setelah aktivitas. Kejang otot di malam hari, terutama di betis. Saat disentuh otot terasa sakit. Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot? Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun. Penyebabnya Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul. Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera. Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air. Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit. Penanganan Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi. Apalagi yang bisa dilakukan? Banyak minum air sebelum, selama dan setelah olahraga. Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Gunakan es bila nyeri makin parah untuk redakan peradangan. Minyak herbal bisa digunakan untuk meringankan nyeri. Campurkan setengah ons minyak netral seperti minyak almon dengan beberapa tetes minyak dari bahan tanaman jahe, lavender, peppermint, dan eucalyptus (minyak kayu putih). Dengan lembut, balurkan ke otot yang nyeri sambil dipijat. Untuk meredakan nyeri di otot betis, tekuk kaki, pegang ujung-ujung jari kaki dan jempol kaki dengan tangan dan dengan lembut tarik ke arah lutut saat Anda duduk dengan kaki selonjor. Pijatlah betis pada saat yang sama untuk merilekskan otot. Meregangkan otot dapat mengurangi risiko nyeri otot. Berdirilah selangkah menghadap dinding. Majukan kaki kanan. Kaki kiri masih dalam posisi luruh. Kedua tangan lurus menahan dinding, lalu tempelkan muka ke dinding. Diam dalam posisi ini selama 15 sampai 20 detik. Ulangi dan ganti kaki kiri yang maju. Atasi dengan herbal ·Herbal seperti bromelain dan kulit kayu pohon wilow putih bisa digunakan. Bila sulit mendapatkannya, Anda bisa memilih obat bebas seperti aspirin atau ibuprofen. Bromelain (sebuah enzim dari buah nanas) memiliki efek antiperadangan bagi otot dan membantu mengurangi mengeringnya cairan otot saat cedera. Biasanya disebut aspirin alami. Kulit kayu wilow putih diperoleh dari kulit kayu bagian dalam pohon wilow putih. Sangat efektif untuk meredakan nyeri. Herbal valerian merupakan obat tidur alami yang berguna bila rasa sakit ini muncul saat tidur. Konsumsi suplemen ini dengan kombinasi yang cocok agar nyeri lenyap. Selain kulit kayu wilow bisa juga dikombinasikan dengan obat bebas.
13-07-2014 12:42
Cuma sekitar 5% dieter yang sukses turunkan serta mempertahankan berat tubuhnya. Bagaimana dengan Anda? Bila Anda termasukdalam 95 % yang tidak berhasil, sesungguhnya bukan hanya Anda yang tidak berhasil, namun diet Anda yang tak efisien serta efektif turunkan berat tubuh. Nyaris seluruhnya program diet tidak berhasil lantaran diet itu merubah jalan kerja badan. Bila hendak meraih berat tubuh ideal, raihlah dengan jalan yang alami, lantaran akhirnya bakal lebih terpelihara. Dengan cara alami, mekanisme pertahanan diri telah terbentuk, tersebut kenapa nenek moyang kita sukses bertahan dalam periode kelaparan. Evolusi berlangsung kurun waktu yang amat lama, hingga mekanisme pertahanan diri tadi tetap alami penurunan sampai ke generasi kita walau zaman kelaparan telah lama dilewati. Baca juga : Cara Mengatasi Galaktosemia Teori ini menuturkan kenapa saat Anda berhenti diet, Anda bakal kembali ke posisi awal. Makin cepat Anda memperoleh hasil dari diet yang dikerjakan, makin cepat juga berat tubuh kembali. Sekali lagi, lantaran metabolisme seorang susah dirubah kurun waktu singkat. Saat melakukan diet, badan Anda dengan mekanismenya bakal kirim tanda ke otak bahwasanya Anda tidak sering makan/tidak sering ada makanan yang masuk dalam badan, mengakibatkan badan memperlambat metabolisme pembakaran kalorinya hingga cadangan daya senantiasa tersimpan. Saat Anda makan, maka daya yang tak dipakai bakal disimpan lagi untuk hadapi kelaparan di masa-masa diet. Mengakibatkan malah cadangan daya bakal senantiasa tersimpan. Saat Anda terasa telah turunkan berat tubuh, badan tetap berasumsi Anda dalam keadaan saat kelaparan, hingga metabolisme tetap lambat walau sebenarnya Anda telah kembali ke pola makan yang normal. Dapat dipikirkan? Kalori masuk semakin banyak, cadangan disimpan semakin banyak, metabolisme melambat, serta Anda kurang kegiatan. Ya berlangsung lagi penumpukan berat tubuh, juga lebih cepat dibanding periode diet Anda. Pertanyaan yang perlu diserahkan pada diri Anda : apakah program diet yang Anda kerjakan itu menolong Anda, serta tak mengecewakan? Apakah Anda meyakini menjalaninya? Serta paling utama apakah dapat Anda aplikasikan seumur hidup? Baca juga : Hindari 8 Kebiasaan Buruk Bagi Tubuh Bila Anda melakukan pola makan sehat serta seimbang, pertanyaan-pertanyaan itu tak butuh Anda jawab, serta akhirnya Anda bakal lebih sehat serta berat tubuh juga lebih terpelihara. Kalori hanya kalori Janganlah senantiasa menyalahkan kalori, karenanya tidaklah hanya satu argumen berat tubuh Anda senantiasa naik. Berat tubuh naik lantaran ada aspek yang tidak berkenaan segera dengan makanan. Memanglah bila Anda konsumsi kalori lebih sedikit kurun waktu yang lama dapat bikin berat tubuh Anda turun. Banyak saran yang menyampaikan bahwasanya untuk meraih penurunan berat tubuh 500 gr/minggu maka butuh kurangi konsumsi kalori sejumlah 500 kkal /harinya. Jumlah 500 kkal /hari kurang lebih sama juga dengan porsi satu kali makan utama. Jadi jika keperluan kalori harian Anda 2.000 kkal, bermakna Anda cuma bisa makan 1.500 kkal.