Waktu Posting : 23-06-2014 13:34 | Dibaca : 3649x
05-07-2016 05:07
Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B. Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus. Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi. "Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara. Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu. Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM. "Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya. Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi. "Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya. Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi. Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli. Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit. Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit. Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.
17-06-2014 21:05
Umumnya, beberapa sel tubuh dengan cara alami direproduksi cuma saat diperlukan. Tetapi kadang-kadang beberapa sel itu selalu jadi tambah banyak tiada dapat dikontrol hingga terbentuk jaringan padat yang dimaksud juga dengan tumor, bila beberapa sel yang jadi tambah banyak ialah sel normal, itu tak beresiko. namun bila yang jadi tambah banyak ialah sel yang abnormal, tersebut yang menyebabkan timbulnya kanker. Kanker payudara umpamanya. Sesuai sama dengan namanya, kanker ini bermula di jaringan payudara serta dapat menyebar ke seputar payudara juga ke organ tubuh yang lain. Penyebaran ini dimaksud juga dengan metastasis, Tak cuma berlangsung pada wanita, kanker payudara dapat juga tentang pria. Belum di ketahui dengan pasti apa yang mengakibatkan kanker, namun beberapa aspek dapat menambah resiko seorang terkena kanker, umpamanya : 1. Usia Pada wanita, resiko seorang terkena kanker payudara meningkat waktu usianya mulai empat puluh th. serta mulai umur enam puluh th. pada pria. 2. Genetik Resiko meningkat bila ada kerabat dekat yang sempat alami kanker payudara. Baca juga : Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat 3. Pola makan yang tak sehat serta alami obesitas. 4. Merokok serta kerap konsumsi alkohol. 5. Malas olahraga. Di bawah ini beberapa gejala kanker payudara pada pria : 1. Tonjolan di payudara Sinyal awal dari penyakit kanker payudara pada pria ialah munculnya tonjolan di seputar payudara mereka, meskipun bila diraba tak menyebabkan rasa sakit, tetapi jika Anda temukan tonjolan tak lumrah ini maka baiknya Anda selekasnya memeriksakannya ke dokter 2. Puting berdarah Sinyal penyakit kanker payudara yang lain ialah keluarnya cairan berbentuk darah atau cairan berwarna putih dari puting susu, butuh Anda kenali, bahwasanya jika keluar cairan seperti ini dari puting susu, maka itu bermakna kanker payudara itu telah kronis. Baca juga : Cara Pengobatan untuk Adnexitis 3. Rasa capek serta lemah Sama sesuai penyakit kanker yang lain, gejala kanker payudara juga terhitung rasa lemah serta capek pada tubuh. Hal semacam ini dikarenakan lantaran perubahan sel kanker dapat mengganggu manfaat tubuh hingga mengakibatkan capek, lemah, serta juga dehidrasi. 4. Kehilangan berat tubuh serta nafsu makan Oleh lantaran sel kanker dapat mengganggu manfaat tubuh, maka penyerapan nutrisi didalam tubuh juga tak berjalan optimal. Anda juga bisa kehilangan nafsu makan. Mengakibatkan berat tubuh tubuh Anda juga turun. 5. Masalah manfaat tubuh Beberapa sel kanker payudara terhitung tipe sel kanker yang paling agresif menyerang tubuh, mengakibatkan manfaat tubuh Anda juga bisa terganggu serta mengakibatkan beragam jenis persoalan kesehatan yang lain. Juga bisa menyerang kesehatan prostat serta hati pada pria. Terlebih pada pria, kurangnya kewaspadaan bakal bahaya kanker payudara kerapkali bikin penyakit baru terdeteksi sesudah cukup kronis. Untuk mencegah kanker payudara, dianjurkan untuk lakukan kontrol teratur dengan memeriksa diri sendiri (self-exams). Rabalah payudara untuk tahu kemungkinan ada tonjolan, atau kerjakan kontrol dengan mammograms saat Anda masuk umur empat puluh th., terlebih bila keluarga Anda mempunyai kisah kanker payudara. Kontrol dengan 3D Sonomamogram dinilai lebih akurat serta aman lantaran tak memakai radiasi.
06-07-2018 10:20
Masalah kulit wajah sering terjadi pada kebanyakan orang. Kondisi kulit yang bermasalah salah satu penyebabnya karena faktor gen. Namun bisa juga karena kita tidak menerapkan perawatan kulit wajah dengan baik. Sehingga kotoran selama aktivitas menempel pada kulit wajah yang bisa menyebabkan jerawat dan berbagai masalah lainnya. Tentunya semua wanita ingin tampil tanpa ada masalah kulit. Jadi Anda bisa memulai dengan kebiasaan baik seperti di bawah ini yang berguna untuk kesehatan kulit wajah. Perawatan Kulit Wajah Secara Alami Rajin Mencuci Muka Wajah yang bersih memiliki risiko rendah untuk dihinggapi jerawat. Untuk itu sebaiknya Anda mulai rajin mencuci muka sebanyak dua kali sehari. Gunakan sabun cuci muka yang aman, karena membasuh menggunakan air saja tidak cukup mengangkat kotoran yang terdapat pada kulit. Sabun wajah yang seharusnya digunakan sebaiknya berkemampuan mengendalikan minyak di wajah. Selalu Menggunakan Tabir Surya Aktivitas di luar menyebabkan kulit wajah gampang terkena polusi udara dan kotoran. Bahkan sinar matahari pun dapat menjadi pemicu masalah kulit kusam. Karena itu sebaiknya Anda selalu menggunakan tabir surya ketika hendak aktivitas di luar rumah. Anda juga dapat menggunakan pelindung kepala untuk menghindarkan wajah dari paparan sinar UV. Jangan Menyentuh Wajah dengan Tangan Mungkin kita terlalu risih saat memiliki jerawat di wajah sehingga sering menyentuhnya. Padahal tangan bisa jadi sumber bakteri karena sering memegang benda-benda di sekitar. Oleh karena itu kita dilarang menyentuh wajah tanpa membersihkan tangan terlebih dahulu. Minum Air Putih Selain kebiasaan itu kita juga harus menjaganya dari dalam. Jangan sampai melupakan air putih karena merupakan sumber kehidupan yang paling baik untuk kesehatan tubuh dan kulit. Air putih ini dapat membantu melancarkan sistem metabolisme tubuh sehingga kulit lebih bersih dan sehat. Bagi yang menginginkan kulti yang sehat sebaiknya rajin konsumsi sebanyak sedikitnya 8 gelas per hari. Perawatan kulit wajah tidak perlu mahal karena banyak cara bisa ditempuh agar memiliki wajah yang bersih dan sehat. Salah satunya Anda dapat melakukan kebiasaan-kebiasaan di atas yang bisa memengaruhi kulit menjadi cantik alami.