Waktu Posting : 23-05-2014 16:54 | Dibaca : 2872x
13-11-2018 17:05
Melakukan pernikahan sekali seumur hidup adalah keinginan semua orang. Pernikahan akan membuat kita terhindar dari hal-hal buruk yang dapat berdampak negative dalam kehidupan sehari-hari. Saat memutuskan untuk menikah, ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan agar pernikahan dapat berjalan dengan lancer sesuai keinginan. Banyak hal yang perlu dipersiapkan dan salah satunya adalah masalah kesehatan. Usia pernikahan telah diatur oleh undang-undang Nomor 1 tahun 1974. Undang-undang tersebut menyebutkan jika batas minimal usia pernikahan untuk laki-laki 19 tahun sedangkan untuk perempuan 16 tahun. Namun walaupun sudah diatur oleh undang-undang tetap saja masih sering terjadi pernikahan di bawah umur. Mereka yang melakukan pernikahan di bawah umur memiliki banyak alas an seperti pendidikan rendah, kemiskinan, hokum adat, norma sosial maupun hokum yang kurang tegas. Padahal banyak sekali risiko kesehatan yang dapat mengancam bagi mereka yang melakukan pernikahan dini. Berikut ini beberapa risiko kesehatan yang dapat terjadi saat melakukan pernikahan dini : 1. Saat hamil di usia muda maka berisiko terserang tekanan darah tinggi. Perlu dilakukan pengobatan agar tidak terjadi komplikasi dan tekanan darah tinggi sangat berbahaya bagi pertumbuhan calon bayi. 2. Bayi berisiko lahir premature. Hal ini karena berat badan bayi rendah dan belum siap untuk dilahirkan. Kelahiran premature dapat mengalami gangguan pencernaan, pernapasan, penglihatan dan lainnya. 3. Berisiko besar ibu meninggal saat melahirkan. Hal ini terjadi karena perempuan di bawah 18 tahun belum siap fisiknya untuk hamil dan melahirkan seperti panggul yang masih kecil sehingga bayi akan mengalami kesulitan untuk keluar. 4. Berisiko besar mengalami keguguran. Hal ini terjadi karena menikah di usia belia belum siap secara fisik dan mental. Organ tubuh yang belum matang akan berakibat pada pertumbuhan bayi yang juga tidak akan bisa berkembang dengan maksimal. 5. Sering mengalami bentrok dan kekerasan rumah tangga. Secara psikologis mental pasangan belum dewasa sehingga lebih rentan terjadi kekerasan rumah tangga.
14-06-2014 01:07
Anda jangan hanya mempertimbangkan harga dan merk dalam membeli makanan kemasan. Cermatilah pada bagian label makanan, dari situ Anda dapat mengerti apa yang sebenarnya Anda konsumsi. Mengerti label makanan perlu melebihi sebatas tahu mengenai bahan apa saja yang terdapat dalam makanan itu, atau berapakah angka yang tercantum disana. Ialah sia-sia bila Anda tahu jumlah kandungan gula sebuah makanan kemasan, namun tak tahu jumlah gula yang bisa dikonsumsi /hari. Sebaliknya, ialah percuma untuk tahu jumlah saturated fat pada label makanan, namun tak mengerti apa sebenarnya makna dari saturated fat itu sendiri. Itu penyebab Anda butuh menggali lebih dalam masalah angka serta arti pada label makanan. Kami bakal menolong Anda masalah itu. Awalilah dari atas Sebelum saat melompat di bagian jumlah kandungan, lihatlah sisi paling atas dari label makanan. Umumnya, disana ada ketentuan ideal masalah sebarapa banyak makanan atau bahan makanan itu layak di sajikan. Umumnya, ia memakai arti umum untuk dunia kuliner, seperti “1 sendok makan†atau “dua cangkirâ€, sebelum saat dilanjutkan dengan berat dalam unit gram. Buat jadi takaran ini semacam batas optimal. Lantaran, apa yang tercatat disini belum pasti sesuai sama dengan standard lembaga-lembaga kesehatan.  Baca juga : Cara Ini Dapat Bantu Anda Atasi Insomnia Kalori Label makanan bakal mengatakan berapakah jumlah kalori yang ada pada tiap-tiap penyajian. Sekali lagi, Anda harus sesuaikan sendiri dengan porsi makanan yang akan di buat. Dengan cara umum, pembagian kalori pada makanan ada tiga, yakni rendah kalori (dibawah 40 kalori per pernyajian), moderat (100 kalori per penyajian), serta tinggi kalori (diatas 400 kalori per penyajian). Keseluruhan lemak Janganlah berprasangka jelek dahulu pada lemak. Sebenarnya, Anda butuh konsumsi lemak. Namun Anda janganlah cuma memercayakannya. Biasanya, seputar 25 % dari kalori yang Anda peroleh datang dari lemak (bekasnya dari karbohidrat serta protein). Saat memperhatikan label makanan, yakinkan lemak itu beberapa besar datang dari tumbuh-tumbuhan. Lemak nabati tambah baik untuk kesehatan jantung. Terdapat banyak tipe lemak yang butuh dicermati. Yang pertama ialah saturated fat. Bila ada tulisan ini pada label makanan Anda, maka jaga konsumsi Anda supaya jumlah kalori yang datang darinya tak kian lebih 10 %. Makin sedikit, makin baik. Yang ke-2 ialah trans-fat. Lemak tipe ini tak sehat. Jadi, tekan konsumsinya sampai kurang dari dua gram /hari. Lemak paling baik yang dapat Anda peroleh ialah polyunsaturated fat (PUFA) serta monounsaturated fat (MUFA). Lemak ini ramah pada kesehatan jantung Anda, serta biasanya datang dari tumbuh-tumbuhan. Sebagian besar lemak yang masuk ke badan Anda mestilah dari ke-2 tipe ini.  Baca juga : Waspada, Batu Kandung Empedu Incar Siapa Saja Sodium Anda yang suka olahraga barangkali saja kehilangan banyak sodium melalui keringat. Walau demikian, konsumsi sodium sekalian dalam jumlah banyak tidaklah direferensikan. Atur konsumsi sodium Anda dibawah 2. 300 mg /hari, atau dibawah 200 mg per porsi. Makanan rendah sodium umumnya mempunyai kandungan sodium dibawah 140 mg per penyajian. Gula Dalam label makanan, Anda umum temukan dua jenis gula, yakni gula alami serta gula penambahan. Ingatlah untuk selalu mengecek jumlah gula yang ditambahkan ke buatan makanan atau minuman. Serat Biasanya, anak-anak berumur 2-18 th. harus konsumsi serat sesuai sama dengan umur mereka ditambah 5 gram. Sesaat, orang dewasa direferensikan konsumsi 25-30 gram serat /hari, atau 14 gram untuk tiap-tiap 1000 kalori yang dikonsumsi. Urutan bahan baku makanan Daftar bahan baku pada label makanan umumnya disusun dengan cara systematis, dari yang terberat sampai teringan. Anda butuh memikirkan 2 x untuk beli suatu makanan dengan kata “gula†bercokol dibagian paling atas label makanan itu.
16-06-2024 15:13
Bagi penderita diabetes, menjaga kadar gula darah tetap stabil merupakan hal yang penting dilakukan. Ini karena kadar gula darah yang terlalu tinggi berisiko menyebabkan berbagai penyakit, seperti stroke, gagal ginjal, bahkan kematian.Selain mengonsumsi obat medis, penderita diabetes juga bisa menggunakan beberapa bahan alami yang diduga efektif untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dalam tubuh. Berbagai Jenis Obat Diabetes Alami Selain mengonsumsi obat diabetes yang diberikan oleh dokter, ada beberapa jenis obat diabetes alami yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita prediabetes maupun diabetes, yaitu : 1. Kayu manis Salah satu obat diabetes alami yang dapat dengan mudah ditemukan adalah kayu manis. Obat alami ini diduga memiliki efek seperti insulin dalam tubuh yang dapat menurunkan kadar gula dalam darah. Tidak hanya itu, kayu manis juga diduga dapat mengurangi risiko terjadinya komplikasi diabetes, termasuk penyakit jantung dan kerusakan saraf. Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui efektivitas hingga efek samping kayu manis sebagai pengobatan diabetes. 2. Ginseng Tanaman ginseng, khususnya ginseng Amerika (Panax quinquefolius), merupakan salah satu jenis ginseng yang diduga dapat menurunkan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil. Jenis ginseng ini juga dapat mencegah resistensi insulin pada orang yang sehat, sehingga mencegah risiko terkena diabetes tipe 2. 3. Lidah buaya Obat diabetes alami selanjutnya adalah lidah buaya. Meski umumnya lebih dikenal sebagai obat untuk mengatasi berbagai masalah kulit seperti luka bakar ringan, tetapi lidah buaya juga diketahui dapat mengontrol kadar gula darah. Khasiat lidah buaya tersebut berasal dari kandungan fitosterol yang diduga dapat mengurangi kadar gula dengan menurunkan penyerapan gula di saluran cerna setelah makan. 4. Jahe Jahe merupakan jenis rempah yang cukup sering dijadikan sebagai pengobatan alami, termasuk obat diabetes. Berdasarkan beberapa penelitian, jahe diduga dapat menurunkan kadar gula darah yang tinggi dan menjaganya tetap stabil. Meski begitu, studi terkait jahe sebagai obat herbal untuk diabetes masih sangat terbatas sehingga membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui khasiat dan keamanannya. https://pafiyapen.org/ 5. Cengkeh Penelitian menunjukan bahwa cengkeh bisa menjadi salah satu pilihan obat diabetes alami. Ini berkat kandungan senyawa pada cengkeh yang diduga dapat meningkatkan produksi insulin dan menurunkan kadar gula darah. 6. Gymnema Gymnema merupakan salah satu obat alami yang diduga memiliki sifat antidiabetes dan dapat menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes, khususnya diabetes tipe 2. Perlu diingat bahwa beberapa bahan alami di atas biasanya hanya digunakan sebagai pendukung obat diabetes, bukan pengganti obat diabetes yang diberikan oleh dokter. Selain itu, penderita diabetes juga perlu berhati-hati ketika mengonsumsi obat herbal. Pasalnya, menggabungkan obat alami dengan obat medis diabetes dapat meningkatkan risiko terjadinya hipoglikemia atau kadar gula darah di bawah normal. Di samping mengonsumsi obat alami maupun medis, Anda juga perlu menjalani pola hidup sehat agar kadar gula darah tetap terjaga, misalnya dengan olahraga secara rutin, hindari asupan tinggi gula dan lemak, serta kelola stres. Meski beberapa bahan alami di atas dipercaya dapat menurunkan kadar gula darah, sebaiknya konsultasikan ke dokter terlebih dahulu guna memastikan keamanan dan efektivitasnya sebagai obat diabetes alami.