Waktu Posting : 25-04-2014 22:28 | Dibaca : 2676x
Obat Hipertensi dari Jus Buah-Buahan - Alhamdulillah, Indonesia kaya dengan obat-obatan herbal, mulai dari madu sampai macam-macam apotek hidup ada. Dari sakit pusing biasa sampai sakit kanker bisa disembuhkan oleh tanaman-tanaman dari tanah Indonesia. Tidak perlu lagi mengacu pada produk herbal dari China. Karena produk herbal asli Indonesia sudah mulai mendunia. Dengan dibukanya Open Market 2015, produk herbal buatan Indonesia akan mempengaruhi market share penjualan dari herbal China.
Baca juga : Terlalu Dini Minum Obat Medis Hipertensi Bisa Picu Stroke
Obat hipertensi juga ada dari produk herbal. Banyak sekali tanaman ataupun buah-buahan yang bisa menurunkan tekanan darah tinggi. Misalnya mengkudu dan kulit manggis. Buah-buahan ini sudah tumbuh dan berkembang di Indonesia, jadi tidak ada istilah mahal. Jika repot untuk mengolahnya menjadi jus, bisa saja langsung membeli jadi produk jus tersebut.
Hipertensi dikarenakan tekanan darah sistol/diastolnya naik melebihi normal. Jika tekanan darah terlalu tinggi bisa terjadi stroke dan bisa pula terjadi kematian dengan pecahnya pembuluh darah. Jadi untuk lebih amannya, bagi siapapun yang berumur 40 tahun keatas, lebih baik sudah mulai mengkonsumsi jus buah penurun hipertensi. Minimal untuk antidepresant, agar pikiran lebih tenang dan tekanan darah menjadi normal.
Baca juga : Berbagai Hal yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Obat Herbal
Hidup sehat dengan produk herbal, kelebihannya tanpa efek samping dan aman dikonsumsi jangka panjang. Apalagi kalau berbentuk cairan, cepat diserap oleh tubuh. Hindarkan dari sekarang penyakit hipertensi, agar hidup lebih nyaman dan tanpa masalah dengan penyakit.
17-06-2014 07:19
Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda? Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus. Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu. Baca juga : Tips Menghindari Kerontokan Rambut Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung. Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot. Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya? Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang. Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri. Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Baca juga : Lensa Kontak, Amankah? Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer : Setelah dua jam bekerja di depan komputer, keluarlah dari kantor! Carilah pemandangan hijau seperti pepohonan untuk menyegarkan mata. Lakukan selama 15 menit. Selama 15 menit itu, gerakkan badan, terutama yang tidak mengalami pergerakan selama duduk di depan komputer. Itu akan meregangkan dan merelaksasi otot. Saat waktu istirahat, berhenti bekerja! Pakai waktu istirahat untuk makan dan menggerakkan badan. Selama bekerja, selalu sediakan air putih dan rajinlah minum. Itu akan mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat, tapi jangan malas ke toilet bahkan manfaatkan momen itu untuk meregangkan otot badan. Atur posisi layar komputer supaya berada persis di hadapan kita. Ada beberapa meja kerja yang menempatkan layar di samping, itu akan membuat tulang punggung berubah bentuk. Hasil penelitian American Optometric Association menunjukkan kita harus mengatur pencahayaan layar komputer supaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga mata tidak cepat lelah. Penelitian itu juga menganjurkan penataan penerangan di ruang kerja. Posisi komputer pun diatur supaya lampu ruangan tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu di layar. Antisipasi kondisi ruang kerja dengan menggunakan tirai supaya pencahayaan bisa dikontrol sepanjang hari. Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain. Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!  Â
09-02-2021 14:01
Sering tidur tanpa menggunakan bantal? Hati-hati ya, karena secara medis ada sejumlah bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal. Tidur tanpa bantal bisa mengancam kesehatan. Karena tidur dengan menggunakan bantal merupakan cara beristirahat yang ideal serta disarankan oleh para medis. Hal tersebut dikatakan oleh Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan dan Bedah Kepala Leher, dr.Arina Ikasari Muhtadi Sp. THT-KI yang dikutip dari laman kompas.com. Lebih lanjut lagi menurutnya bahwa menggunakan bantal ketika tidur merupakan suatu keharusan karena bantal bisa memberikan efek yang positif pada tubuh manusia ketika terlelap. Tidur tanpa menggunakan bantal bisa menyebabkan bahaya terutama pada seseorang dengan kondisi tertentu.  Beberapa bahaya bila tidur tanpa menggunakan bantal di antaranya adalah : Sakit leher dan punggung Dilansir darilaman Medical News Today bahwa beberapa orang yang tidur tanpa menggunakan bantal dengan posisi telentang maupun menyamping bisa menyebabkan sakit leher dan punggung. hal tersbeut karena ada tekanan pada leher bila tidur tanpa bantal. Selain itu juga bisa mengganggu kualitas tidur dan memicu sakit tidak hanya pada leher tetapi juga pada punggung. Risiko terkena penyakit refluks Bantal mempunyai berbagai fungsi serta manfaat bagi tubuh dan kesehatan tubuh. Dan salah satu fungsi yang terpenting dari bantal yaitu bisa membantu meninggikan kepala ketika tidur dengan posisi minimal 30 derajat atau seukuran satu bantal. Dr Arina menyebutkan bila orang-orang yang memiliki kebiasaan tidur tanpa bantal jauh lebih berisiko terkena penyakit refluks atau penyakit asam lambung. Ini karena posisi kepala sejajar atau tidak lebih tinggi dari bagian badan ketika tidur. Berbahaya bagi penderita sakit jantung Bantal dianjurkan bagi orang-orang yang menderita sakit jantung atau yang pernah mengalaminya. Dan bahkan sebaiknya orang-orang yang pernah memiliki riwayat jantung sebaiknya menggunakan dua bantal agar jantung lebih mudah bekerja. Oleh karena itu tidur tanpa bantal bisa berbahaya pada kesehatan para penderita penyakit jantung karena membuat jantung bekerja ekstra.  Itulah beberapa bahaya yang bisa terjadi bila tidur tanpa menggunakan bantal sehingga sebaiknya bila anda tidur menggunakan bantal.Â
06-05-2014 18:34
Mengenal Arterosklerosis Dan Permasalahannya - Kolesterol adalah kata yang menakutkan bagi penderita penyakit jantung. Seperti diketahui, pembetukan plak arterosklerosis dipengaruhi oleh kandungan serum tinggi kolesterol yang terjadi pada arteri di sekujur tubuh. Fungsi jantung menjadi fatal, bahkan dapat merenggut nyawa jika arteri tersumbat oleh adanya timbunan plak arterosklerosis. Itu sebabnya penderita penyakit jantung umumnya melakukan diet ketat kolesterol agar konsentrasinya dalam plasma darah berada dalam kisaran aman, yaitu di bawah 200 mg/dl. Kolesterol adalah molekul yang sangat sukar karut. Dia terakumulasi dalam sel-sel darah putih yang akan tertumpuk di luka atau kerusakan dinding arteri dalam. Pembuluh darah tersumbat akibat plak yang terbentuk dari mengerasnya tumpukan lemak menutupi permukaan pembuluh darah dalam plasma darah di saat tingginya kandungan kolesterol. Pada keadaan normal, homeostatis kolesterol dalam plasma dikendalikan lipoprotein kerapatan rendah (low density lipoprotein/LDL) dan lipoprotein kerapatan tinggi (high density lipoprotein/HDL). LDL berperan untuk mengangkut kolesterol dari jaringan tepi ke dalam plasma melalui proses endositosis. Itu sebabnya, LDL disebut juga sebagai kolesterol jahat. Sementara itu, pembersih kolesterol adalah lipoprotein kerapatan tinggi (HDL) yang memindahkan kolesterol plasma dari sel-sel mati atau membran yang hancur. Orang sehat memiliki nisbah LDL/HDL senilai 3,5. Baca juga : Obat Herbal Trigliserida Sangat Mudah Ditemukan Menurut hasil sebuah riset, kadar kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri pada penyakit jantung. Pengehentian kolesterol dari diet seseorang ternyata tidak selalu mencegah masalah kardiovaskular. Banyak orang menderita penyakit jantung walau mereka telah melakukan tindakan pencegahan misalnya dengan menghindari makanan berkolesterol tinggi. Orang biasa dapat mengalami serangan jantung meski memiliki kadar kolesterol normal. Orang-orang yang makan sehat pun dapat juga terkena serangan jantung. Penyumbatan arteri dapat terjadi akibat adanya kebocoran mesin penghasil energi (mitokondria) yang terdapat di dalam sel-sel dinding pembuluh darah yang menua. Akibat kebocoran mitokondria ini adalah terjadi pelepasan molekul-molekul reaktif ke dalam pembuluh darah dan kemudian memicu rantai reaksi pembentukan plak yang akhirnya menyumbat arteri dan meningkatkan risiko terjadinya serangan jantung. Seperti diketahui, tiap sel mengandung kompartemen halus yang disebut mitokondria. Dalam kompartemen ini molekul bahan bakar dari makanan diubah menjadi energi yang disimpan dalam bentuk ikatan kimia (adenosin trifosfat/ATP) yang kemudian digunakan untuk menggerakan metabolisme sel/tubuh. Pada proses produksi energi ini perlu oksigen. Baca juga : Cari Obat Darah Tinggi Tanpa Efek Samping? Dengan berjalannya umur, mesin generator energi (mitokondria) menjadi aus (kurang efisien) dan bocor. Kebocoran mitokondria melepaskan kompleks sitokrom c yang mengatalisis reaksi oksigen dalam bentuk reaktif ke dalam sel. Tim Semenkovich membuat model tikus transgenik yang telah direkayasa gennya sehingga mitokondrianya bocor ke sel. Pada dinding sel arteri tikus transgenik ini juga memiliki gen uncompling protein –I (UCPI) yang dapat diinduksi doksisiklin. Protein UCP1 adalah protein yang memutuskan rantai pembentukan energi di kompleks ATP sintase dengan cara memotong jalur pompa protein agar tidak lewat kompleks ATP sintase. Percobaan pada tikus normal dan tikus transgenik, keduanya diberi makanan diet rendah lemak (diet rendah kolesterol). Hasilnya pada tikus normal sangat jarang ditemui kasus arterosklerosis. Namun, pada semua tikus transgenik dijumpai kasus penyakit arterosklerosis. Peneliti berpikir, kebocoran mitokondria memicu akumulasi fatal plak-plak yang menyumbat arteri dalam arterosklerosis. Peningkatan kadar superoksida akibat kebocoran mitokondria akan mengaktifkan UCP1 untuk mulai mengalirkan listrik menembus membran sehingga sel-sel dinding pembuluh darah tidak mampu memproduksi energi dan akhirnya mati. Hasil riset di atas menyadarkan kita, kolesterol bukan satu-satunya faktor penyebab penyumbatan arteri. Pada intinya, agar terhindar dari suatu penyakit kita harus selalu menerapkan pola hidup sehat dan pola makan sehat yang akan menjauhkan kita dari serangan penyakit. Sebagian besar penyakit masuk ke tubuh kita melalui makanan, untuk itulah perlunya pola makan sehat, yakni makanan rendah lemak, namun tinggi serat. Dan itu bisa Anda dapatkan melalui bahan-bahan alami semisal sayur dan buah-buahan. Untuk buah-buahan, saat ini telah tersedia dalam bentuk jus herbal.