Waktu Posting : 16-08-2014 06:50 | Dibaca : 2741x
01-06-2014 18:01
Mesoterapi saat ini tengah disukai lantaran faedahnya untuk kulit mulus serta tubuh langsing. Namun tidak seluruh orang tahan dengan jarum suntik mesoterapi. Janganlah cemas, saat ini ada juga mesoterapi yang tidak memerlukan jarum. Di kembangkan di Perancis sekitar 50 tahun yang lalu, mesoterapi saat ini makin diminati orang-orang dunia lantaran dinilai berhasil membuat bentuk tubuh, kurangi selulit serta peremajaan kulit. Badan jadi lebih cepat ramping serta mulus karena injeksi melalui jarum suntik cairan obat-obatan farmasi atau cairan herbal seperti fat burner, vitamin untuk disuntikkan ke bagian mesoderm. Keunggulan lain, terapi langsing dari Perancis ini dapat mengarah ke sisi badan spesifik yang bakal dilangsingkan atau di hilangkan selulitnya seperti perut, paha, pinggang dan sebagainya. Formula yang diinjeksikan itu bakal menangkal penyimpanan lemak serta menolong memecahkan beberapa sel lemak yang ada, tak terkecuali selulit. Baca juga : Cara Sederhana Membakar Lemak Berlebih Tanpa Efek Samping Selulit ialah tipe lemak yang terjerat dibawah kulit. Kecuali lemak menyusut, aliran darah serta jaringan konektif di kulit juga diperbaiki. Oleh karenanya permukaan kulit juga jadi lebih lembut tidak lagi berupa seperti kulit jeruk. Permukaan kulit yang kendor serta penuh dengan stretchmark dapat juga diperbaiki dengan mesoterapi. Injeksi vitamin melakukan perbaikan serta meremajakan sel kulit hingga sel kulit lebih aktif serta merangsang produksi kolagen serta elastin untuk melakukan perbaikan kulit yang kendor lantaran salah satunya meregang semasa kehamilan. Sayangnya, tidak seluruh orang tahan serta nyaman diinjeksi berkali-kali walau jarum untuk mesoterapi itu relatif halus serta tidak menyakitkan. Dengan injeksi, terkadang pasien perlu waktu dua minggu lebih untuk ikuti mesoterapi selanjutnya. Baca juga : Cerdas Memilih Makanan Bernutrisi Untuk hal tersebut lalu ada mesoterapi yang tidak menggunakan jarum. Pada prinsipnya, cairan obat masuk ke jaringan mesoderm kulit melalui vibrasi serta radio frekuensi hingga perut jadi hangat. Terapi tidak dengan jarum ini tidak butuh dikerjakan oleh dokter. Juru rawat juga dapat mengerjakannya. Kecuali itu daerah yang diterapi juga dapat lebih luas dibanding dengan mesoterapi menggunakan jarum. Hasil mesoterapi itu beragam tergantung pada tipe serta keadaan badan yang diterapi. Rata-rata pasien menunjukkan perbaikan riil sesudah dua atau tiga session perawatan. Agar hasil perawatan itu lebih awet, janganlah lupa untuk selalu bergaya hidup sehat. Lakukanlah olah raga secara teratur serta beri badan konsumsi gizi yang seimbang untuk merawat kulit yang halus serta bebas stretchmark.
23-05-2014 22:36
Dewasa ini permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat terkait dengan kesehatan semakin kompleks. Banyak penyakit yang diderita oleh masyarakat mulai dari anak-anak hingga kalangan dewasa sebagai akibat dari adanya pola hidup yang kurang sehat yang dijalaninya. Sebagai manusia modern, seperti yang anda ketahui saat ini bahwa memang kehidupan masyarakat modern memiliki pola yang cenderung kurang sehat. Berbagai perangkat canggih yang serba modern membuat masyarakat modern kian meninggalkan gaya hidup sehat semisal dengan jarangnya melakukan olah raga, lebih memilih untuk mengonsumsi makanan cepat saji dari pada makanan yang diolah dengan proses alami. Dengan hal tersebut, maka pola hidup instanlah sebenarnya yang menjadi pemicu dari banyaknya penyakit yang diderita oleh sebagian besar penduduk kita saat ini. Salah satunya, penyakit yang akrab dengan masyarakat adalah hipertensi. Banyak sekali masyarakat di Indonesia baik anak-anak, remaja, terlebih mereka yang memiliki usia di atas 30 tahun terserang penyakit ini. Karena hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini akan sangat bermanfaat jika anda baca dengan seksama. Karena saya telah merangkum berbagai informasi penting terkait dengan penyakit hipertensi, gejala yang ditimbulkannya hingga cara mengatasinya, Sebagai berikut. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Hipertensi ini merupakan sebuah penyakit yang lebih kita kenal dengan sebutan darah tinggi. Penyakit ini terjadi apabila tekanan darah yang ada di dalam nadi mengalami peningkatan yang signifikan yang mengakibatkan kondisi tubuh berada dalam keadaan kronis. Karena tekanan darah yang meningkat ini maka hal tersebut berimbas pada organ tubuh yang lain seperti jantung. Ketika tekanan darah dalam tubuh naik, maka jantung akan dipaksa untuk bekerja lebih keras dari keadaan normalnya sehingga biasanya orang yang hipertensi akan mudah berdebar. Pada saat seseorang mengalami hipertensi, maka orang tersebut akan mengalami berbagai gejala di antaranya, Seringkali mengalami sakit kepala, pada orang tertentu akan mengalami mimisan atau keluar darah dari hidung, penderita akan kesulitan untuk tidur sehingga berdampak pada tubuh yang akan terasa lelah sepanjang hari, sesak napas akan sering terjadi, bagian tengkuk akan terasa sangat berat, telinga akan berdengung seperti mendengar suara nyamuk, penglihatan akan sedikit terganggu seperti pandangan yang agak kabur, dan terakhir yang paling sering kita kaitkan dengan hipertensi ini adalah penderita akan seringkali mudah merasa marah. Jika hal tersebut terjadi pada anda maupun saudara anda maka yang harus anda lakukan adalah memeriksakan tekanan darah anda ke dokter terkait. Dalam hal ini ada dua jenis tes untuk mengetahui tekanan darah pada diri seseorang, yakni diastolik dan sistolik. Seseorang yang berada dalam keadaan normal adalah mereka yang memiliki tekanan sistolik sebesar 80 mmHg dan juga tekanan diastolik sebesar 120 mmHg. Baca juga : Mari Olahraga Resiko untuk terkena penyakit ini sangat mungkin terjadi bagi mereka yang menerapkan pola hidup yang kurang sehat karena itulah maka jika anda ingin terhindar dari penyakit ini maka anda harus melakukan berbagai hal seperti, memperbanyak mengonsumsi buah dan sayur, menghindari merokok dan meminum minuman alkohol, membiasakan diri untuk berolahraga secara teratur di pagi dan sore hari untuk melancarkan peredaran darah sehingga dengan peredaran darah yang lancar tersebut maka naiknya tekanan darah dapat terhindari dengan sendirinya, memiliki berat badan yang berlebih memiliki resiko tinggi untuk terkena penyakit hipertensi sehingga jika tak ingin terkena hipertensi ini maka anda harus menjaga berat badan anda agar tetap dalam kondisi ideal. Dan demikianlah beberapa ulasan yang dapat saya sajikan tentang hipertensi ini. Semoga beberapa ulasan berikut dapat bermanfaat bagi anda sekalian.
23-02-2016 12:06
Keramas merupakan salah satu kegiatan (aktivitas) dalam proses perawatan rambut, dengan cara mencuci rambut serta kulit kepala menggunakan shampo atau pun produk pembersih lain yang dikhususkan untuk rambut/kulit kepala. Proses ini dilakukan dengan cara meremas-remas kulit kepala dengan shampo atau bahan lain yang sudah dicampurkan air yang kemudian diusapkan pada rambut yang sudah dibasahi air. Proses terakhir adalah dengan membilas rambut dengan air hingga bersih. Keramas memiliki tujuan, yakni untuk menghilangkan kotoran pada rambut serta kulit kepala seperti ketombe, debu dan kotoran bekas keringat. Aktivitas mencuci rambut (keramas) yang dilakukan secara teratur serta berkala dipercayai dapat menyehatkan rambut. Hal tersebut karena keramas berfungsi membersihkan bagian rambut serta kulit kepala, juga dapat merangsang kulit kepala karena pijatan yang dilakukan pada saat keramas. Baca juga : Akibat yang Ditimbulkan dari Pemakaian Celana Ketat bagi Kesehatan Ternyata aktivitas membersihkan rambut atau disebut dengan keramas tersebut memiliki cara serta aturan khusus. Karena jika terlalu banyak keramas, justru akan merusak rambut Anda. Hal tersebut karena shampo yang digunakan untuk keramas terbuat dari bahan kimia, sehingga aturan dan cara yang digunakan juga harus sesuai dan tepat. Namun ternyata tanpa penggunaan shampo, keramas juga dapat dilakukan. Nah, dalam tulisan kali ini, kita akan membahas mengenai beberapa tips seperti tips keramas tanpa shampo, tips keramas yang benar dan sehat serta tips memilih jenis shampo yang tepat untuk rambut. Tips Keramas Tanpa Menggunakan Shampo Pasti Anda penasaran dengan cara keramas namun tanpa menggunakan shampo. Ternyata teknik keramas tanpa shampo ini sudah menjadi trend keramas yang lebih dikenal dengan sebutan “no poo” atau “no shampoo”, sudah banyak dilakukan oleh beberapa orang luar negeri dan sekarang juga mulai banyak dilakukan oleh orang Indonesia. Awal prosesnya rambut memang akan terasa berminyak, namun jika rutin melakukannya dalam beberapa bulan, maka rambut Anda akan terasa lebih halus. Bagaimana caranya? Berikut langkah keramas tanpa menggunakan shampo : Persiapan Seperti yang telah dijelaskan di atas bahwa efek yang terjadi jika menggunakan teknik ini pada awalnya rambut akan lebih berminyak dan terlihat lepek. Hal tersebut wajar, karena merupakan respon tubuh dalam proses penyesuaian dalam rangka menjaga rambut agar tetap sehat. Sehingga agar mengurangi efek berminyak yang terjadi tidak berlebihan, Anda dapat mengurangi pemakaian shampo terlebih dahulu. Setelah mengurangi pemakaian, kemudian Anda dapat mencoba teknik ini agar efek yang ditimbulkan tidak terlalu berlebihan. Keramas Keramas tanpa menggunakan shampo atau no poo bukan berarti tidak menggunakan apapun, namun kita dapat mengganti pemakaian shampo dengan menggunakan baking soda dan cuka apel (sebagai kondisioner). Baking soda sebanyak 1 sdm dicampurkan dengan satu gelas air, kemudian aduk rata sampai air terlihat keruh. Gunakan cairan baking soda tersebut seperti saat Anda menggunakan shampo, yaitu dengan memijatnya secara merata pada daerah akar rambut secara merata lalu bilas dengan air bersih. Selanjutnya masuk pada tahap conditioning. Cuka apel sebanyak 1 sdt dengan satu gelas air atau tambahkan bahan tambahan seperti beberapa tetes madu, essential oil atau perasan jeruk lemon. Kemudian campurkan dan gunakan merata pada seluruh bagian rambut. Kedua bahan tersebut tidak harus selalu digunakan pada saat keramas. Pada awal menggunakan teknik keramas tanpa shampo ini ada baiknya menggunakan sekitar 2 sampai 3 kali selama seminggu. Namun setelahnya Anda dapat mengurangi pemakaiannya hingga cukup sekali seminggu. Tips Keramas yang Benar dan Sehat Sebelum mandi atau keramas, sebaiknya Anda menyisir rambut terlebih dahulu. Hal tersebut berfungsi mengeluarkan debu yang menempel pada rambut, sehingga rambut juga tidak kusut saat dikeramas. Anda harus membasahi seluruh bagian rambut hingga basah masuk ke kulit kepala. Perhatikan benar khususnya bagi perempuan yang memiliki rambut panjang. Jika menggunakan shampo, maka pilihlah jenis shampo yang sesuai dengan jenis serta karakter rambut Anda, hal tersebut menghindarkan terjadinya kerusakan pada rambut. Cara yang benar menggunakan shampo adalah dengan menuangkan shampo secukupnya pada telapak tangan, busakan lalu usapkan dan pijat dengan lembut pada akar rambut serta seluruh bagian rambut. Massage atau pijat kepala merupakan teknik memijat pada bagian kulit kepala (akar rambut) saat keramas. Pemijatan tersebut bertujuan untuk melancarkan sirkulasi darah dan membersihkan minyak-minyak yang menyebabkan ketombe. Gosoklah dengan lembut dengan menggunakan ruas-ruas jari. Jangan menggosok terlalu keras atau kencang karena dapat menyebabkan kerusakan rambut seperti rambut mudah patah, kusut, kering dan rontok. Setelah rambut penuh dengan busa, biarkan hingga 2 sampai 3 menit, baru kemudian membilasnya. Jika rambut dalam keadaan kotor serta lepek, Anda dapat mengulangi proses keramas tersebut, namun dengan pemberian shampo yang lebih sedikit dibandingkan keramas yang pertama. Hindari menyisir rambut pada saat rambut masih basah setelah keramas. Karena akan menyebabkan rambut mudah rontok dan patah. Jangan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu keras dan dengan menggunakan handuk kering. Keringkan rambut dengan cara alami yakni di angin-anginkan dapat menggunakan kipas angin. Jika menggunakan hair dryer maka gunakan dalam suhu yang tidak terlalu panas. Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman Tips Memilih Jenis Shampo yang Tepat Bagi Rambut Beberapa orang merasa bingung dalam memilih jenis shampo yang tepat bagi rambutnya. Karena pemilihan yang tidak tepat justru akan membuat rambut mengalami kerusakan seperti rambut kering, bercabang, ketombean, rontok, mudah patah dan sebagainya. Sehingga dalam memilih shampo pun Anda harus menyesuaikannya dengan jenis rambut Anda. Agar Anda tidak bingung dalam memilih shampo yang cocok dan tepat untuk jenis rambut Anda, sebaiknya Anda membaca serta menyimak pembahasan di bawah ini, mengenai tips atau cara memilih shampo yang tepat bagi rambut Anda : Perhatikan kandungan atau komposisi yang ada dalam shampo. Jangan sampai ternyata shampo yang Anda gunakan mengandung bahan yang justru akan merusak rambut dan menimbulkan masalah baru pada rambut Anda. Sebelum memilih shampo, Anda perlu mengenali jenis atau tekstur rambut Anda terlebih dahulu. Tekstur rambut seperti rambut lurus, keriting, tipis, kuat, rapuh, mengembang (bervolume) dan sebagainya. Dari mengerti jenis atau tekstur rambut Anda tersebut, dapat menyesuaikan dengan jenis shampo yang Anda pilih atau gunakan. Karena beberapa shampo diperuntukkan berdasarkan jenis atau tekstur rambut penggunanya. Kenali masalah-masalah rambut, khususnya untuk masalah rambut yang Anda alami. Sperti rambut serta kulit kepala yang kering, rambut yang cenderung berminyak, rambut yang berketombe dan masalah rambut lainnya. Masalah rambut yang Anda keluhkan dapat menjadi cara dalam memilih jenis shampo yang tepat. Nah, demikian beberapa pembahasan mengenai keramas dan menjaga rambut agar tetap sehat. Semoga beberapa tips di atas dapat membantu Anda dalam menjaga kesehatan rambut Anda. Karena rambut yang sehat juga berpengaruh pada penampilan serta kesehatan tubuh Anda. Selamat mencoba beberapa tips di atas, semoga berhasil dan terima kasih.