Waktu Posting : 01-06-2014 18:01 | Dibaca : 2781x
14-07-2016 18:59
Sudah mencoba berbagai macam cara untuk menghilangkan komedo tapi nggak ada yang berhasil? Kalau gitu, cara yang satu ini bisa jadi alternatif barumu. Cuma pakai bahan-bahan yang ada di dapur, kamu bisa melenyapkan komedo di wajah. Baca juga : Saat Cuaca Panas, Ternyata Bukan Baju Hitam yang Harus Dihindari Salah satu bahan yang digunakan adalah odol atau pasta gigi. Hm, mungkin kedengarannya agak tak biasa, ya. Tapi seperti yang dilansir oleh theindianspot.com, kita bisa melenyapkan komedo dengan menggunakan odol sebagai salah satu bahannya. Selengkapnya, yuk ikuti infonya berikut ini. Bahan-Bahan pasta gigi (odol) garam atau baking soda air secukupnya es batu Baca juga : 7 Penyakit Akibat Ciuman Cara Membuat dan Mengaplikasikan 1. Campurkan pasta gigi dengan garam atau baking soda dengan perbandingan 2. Tambahkan sedikit air, aduk rata hingga menjadi pasta. 3. Basahi wajah yang sudah bersih. 4. Aplikasikan pasta ke permukaan kulit yang berkomedo. 5. Diamkan 5-10 menit
07-08-2024 16:49
Persatuan Ahli Farmasi Indonesia (PAFI) Pusat berperan sebagai pusat pengembangan profesi farmas. Dengan berbagai program dan kegiatan, PAFI berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para ahli farmasi di berbagai kota. Berikut adalah peran dan kontribusi pafi.id, dalam pengembangan profesi farmasi. Pelatihan dan Sertifikasi Salah satu fokus utama PAFI adalah menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi bagi anggotanya. Pelatihan ini mencakup berbagai aspek farmasi, seperti farmakologi, manajemen apotek, dan teknologi farmasi terbaru. Dengan mengikuti pelatihan ini, para ahli farmasi dapat meningkatkan kompetensi mereka dan mendapatkan sertifikasi yang diakui secara nasional. Sertifikasi ini penting untuk memastikan bahwa para ahli farmasi memiliki kualifikasi yang memadai untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Seminar dan Workshop PAFI Pusat secara rutin mengadakan seminar dan workshop yang menghadirkan para ahli dan praktisi farmasi terkemuka. Seminar dan workshop ini memberikan kesempatan bagi anggota PAFI untuk mendapatkan pengetahuan terbaru tentang perkembangan di bidang farmasi, berbagi pengalaman, dan memperluas jaringan profesional mereka. Dengan mengikuti seminar dan workshop, para ahli farmasi dapat terus memperbarui pengetahuan mereka dan mengikuti perkembangan terbaru di bidang farmasi. Program Magang dan Pendampingan PAFI juga menyelenggarakan program magang dan pendampingan bagi para mahasiswa dan lulusan baru farmasi. Program ini memberikan kesempatan bagi mereka untuk mendapatkan pengalaman praktis di lapangan dan belajar langsung dari para profesional. Dengan mengikuti program magang dan pendampingan, para mahasiswa dan lulusan baru dapat mengembangkan keterampilan praktis mereka dan mempersiapkan diri untuk memasuki dunia kerja. Penelitian dan Publikasi PAFI mendorong anggotanya untuk terlibat dalam kegiatan penelitian dan publikasi ilmiah. Penelitian ini mencakup berbagai topik, seperti pengembangan obat baru, manajemen penyakit, dan teknologi farmasi. Dengan melakukan penelitian, para ahli farmasi dapat berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang farmasi. PAFI juga mendukung publikasi hasil penelitian ini di jurnal-jurnal ilmiah terkemuka, sehingga dapat diakses oleh para praktisi dan peneliti di seluruh dunia. Kolaborasi dengan Institusi Pendidikan PAFI menjalin kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan di bidang farmasi. Kerja sama ini meliputi penyelenggaraan program pendidikan, pengembangan kurikulum, dan penelitian bersama. Dengan menjalin kerja sama dengan institusi pendidikan, PAFI berupaya meningkatkan kualitas pendidikan farmasi di daerah ini dan memastikan bahwa para lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Peningkatan Profesionalisme PAFI juga berkomitmen untuk meningkatkan profesionalisme anggotanya. Mereka menyelenggarakan berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan etika dan standar profesional di bidang farmasi. Dengan mengikuti kegiatan ini, para ahli farmasi dapat mengembangkan sikap profesional yang diperlukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Kesimpulan PAFI Pusat memainkan peran penting sebagai pusat pengembangan profesi. Melalui pelatihan dan sertifikasi, seminar dan workshop, program magang dan pendampingan, penelitian dan publikasi, kolaborasi dengan institusi pendidikan, dan peningkatan profesionalisme, pafi.id berupaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para ahli farmasi. Dengan terus berinovasi dan melibatkan berbagai pihak, PAFI akan terus berkontribusi dalam pengembangan profesi farmasi dan peningkatan kualitas layanan kesehatan.
23-06-2014 01:59
Obat adalah suatu hal yang biasanya dikonsumsi waktu seorang sakit. Waktu menanggung derita flu, batuk, sakit maag atau sakit kepala (pusing), umumnya orang mengobatinya dengan konsumsi obat bebas yang bisa dibeli di warung, toko atau apotik. Hal semacam ini dikarenakan lantaran penyakit itu biasanya cepat pulih serta dikira tak beresiko. Namun, ada hal yang butuh dicermati waktu Anda konsumsi obat bebas atau antibiotik. Obat Bebas Obat bebas ialah obat yang bisa dibeli dengan cara bebas atau tak memerlukan resep dokter. Obat bebas cukup aman dikonsumsi apabila ikuti ketentuan gunakan serta dosis yang terdaftar dalam paket. Anda pula mesti meyakinkan apakah obat bebas itu betul-betul obat bebas yang aman, bukan hanya obat yang memerlukan resep dokter namun bisa dibeli dengan cara bebas. Baca juga : Cara Melindungi Diri dari Serangan Flu Cocokkan obat yang bakal dikonsumsi dengan penyakit yang terkena. Umpamanya, waktu Anda batuk, cermati apakah batuk itu terhitung tipe batuk kering atau batuk berdahak. Batuk kering umumnya dikarenakan lantaran ada iritasi. Sedang batuk berdahak lantaran masuknya virus atau bakteri hingga tubuh keluarkan lendir untuk melawannya. Atau apabila Anda menanggung derita flu, bisa dideteksi apakah flu dikarenakan virus atau bakteri. Flu yang dikarenakan virus umumnya keluarkan cairan encer yang sesungguhnya dapat sembuh dengan cukup beristirahat, minum banyak air, serta makan makanan bergizi serta memiliki kandungan vitamin terutama vitamin C, tiada butuh konsumsi obat. Sebaliknya, apabila cairan kental bermakna flu dikarenakan oleh bakteri yang butuh diatasi dengan konsumsi obat atau mungkin dengan pergi ke dokter untuk memperoleh antibiotik. Baca juga : Pijat yang Tepat, Badan Sehat dan Segar Anda butuh tahu apa kandungan yang ada dalam obat bebas serta meyakinkan supaya Anda atau orang yang bakal konsumsi obat itu tak mempunyai alergi pada kandungan obat. Jauhi konsumsi kandungan spesifik dari obat dikonsumsi dengan dosis 2 x lipat atau lebih. Hal semacam ini bisa saja jika seorang konsumsi obat flu serta obat sakit kepala berbarengan hingga kandungan parasetamol yang ada dalam ke-2 obat itu masuk ke tubuh dengan dosis ganda. Di bawah ini tabel kandungan yang biasanya ada dalam obat bebas serta kegunaannya. Efek samping yang bisa berlangsung apabila kelebihan dosis (over dosis) obat ialah nyeri lambung, jantung berdebar, gelisah, kejang atau hilang kesadaran. Efek terburuknya bisa menyebabkan kematian. Kapan Waktu yang Pas untuk Minum Obat? Konsumsi obat, baik obat bebas atau obat dengan resep dokter terhitung antibiotik baiknya tak dikerjakan waktu perut dalam situasi kosong lantaran bisa mengakibatkan efek yang jelek. Senantiasa pakai air putih bukan hanya kopi, susu atau teh waktu minum obat. Serta yang terutama senantiasa ikuti saran penggunaan supaya terlepas dari efek samping yang beresiko. Antibiotik Apabila Anda tak kunjung pulih sesudah konsumsi obat bebas, baiknya Anda selekasnya pergi ke dokter supaya bisa diberikan obat yang jitu. Untuk penyakit yang menyangkut infeksi, biasanya dokter bakal menyajikan antibiotik, meskipun dalam banyak masalah ada yang bisa sembuh tiada konsumsi antibiotik. Maka, tiada kelirunya Anda bertanya tipe dan manfaat obat yang didapatkan dokter. Antibiotik yang dikonsumsi terlalu berlebih dalam periode pendek bisa mengakibatkan alergi seperti gatal-gatal, nyeri lambung, mual atau bengkak pada bibir, kelopak mata, serta sisi tubuh yang lain. Efek yang lain ialah bakteri jadi kebal, hingga jika bakteri yang sama menyerang tubuh dibutuhkan antibiotik dengan dosis yang semakin banyak atau antibiotik yang lebih berat untuk melawannya. Karenanya bila Anda sakit tak terlampau kronis, baiknya jauhi pemakaian antibiotik, lantaran bisa bikin bakteri dalam tubuh lebih kebal. Di negara-negara maju, pemakaian antibiotik dibatasi serta tak gampang diberikan pada pasien. Dokter umumnya bakal menyajikan resep dengan obat non antibiotik terkecuali keadaan infeksi atau penyakit pada pasien telah tergolong kronis. Pakai obat dengan bijak, serta rasakan faedahnya. Baiknya Anda melindungi keadaan kesehatan tubuh Anda. Tetapi bila Anda sakit, pakai serta pastikan obat dengan jitu. Semoga cepat pulih!