Waktu Posting : 23-10-2014 04:05 | Dibaca : 2849x
06-06-2014 01:17
Anak-anak biasanya senang pilih-pilih makanan. Kecuali pilih-pilih makanan, mereka juga kadang-kadang cuma suka pada satu macam makanan saja. Bukan hanya hal aneh bila ada anak yang cuma suka pada naget, sosis, serta tak senang dengan sayuran. Juga bila senang sayuran, mereka cuma menyukai satu atau dua macam sayuran saja. Cuma suka pada makanan tertentu saja sebaiknya tak terus-terusan dilakukan. Lantaran, anak-anak membutuhkan nutrisi dari bermacam makanan untuk bikin mereka terus sehat. Supaya anak tak terpaku pada satu atau beberapa makanan tertentu, American Academy of Pediatrics (AAP) menyodorkan kiat untuk orang tua untuk lebih mendorong tingkah laku makan positif untuk anak. Saat anak belajar meningkatkan tingkah laku makan positif di umur awal, waktu dewasa, mereka bisa bikin pilihan makanan yang sehat. Berikanlah teladan yang baik. Prediktor paling baik dari seorang anak dengan berat tubuh serta pola hidup sehat ialah orang tua dengan berat tubuh sehat yang bikin pilihan makanan bijaksana serta berolah raga teratur. Baca juga : Jauhi Gaya Busana Tidak Sehat Libatkan anak dalam rencana makan. Baca buku resep masakan berbarengan. Biarlah anak turut bertanggungjawab waktu menulis daftar belanja serta berbelanjalah berbarengan. Sepanjang perjalanan ke supermarket atau pasar, Anda dapat memperkenalkan makanan baru serta juga mengajarkan pada anak dalam menciptakan pilihan makanan sehat serta bergizi. Waktu memasak, minta anak untuk menolong mengukur bahan-bahannya. Hidangkan kudapan serta makanan di saat yang sama tiap-tiap harinya. Jadwalkan sekurang-kurangnya satu kali makan bareng dengan keluarga. Riset tunjukkan bahwasanya makan malam bareng layaknya sebuah keluarga dengan cara teratur mempunyai dampak positif dalam perubahan anak. Menggunakan saat kebersamaan dapat mengasyikkan serta mendekatkan anggota keluarga satu dengan yang lainnya. Penting diingat selalu untuk mematikan TV waktu aktivitas makan malam bareng. Ingatkan anak lima menit sebalum saat makan tiba. Peringatan lima menit ini semacam sinyal untuk menawarkan peluang kepada anak menentramkan diri, membersihkan tangan mereka, serta mempersiapkan diri untuk makan. Buat ketentuan saat makan. Anak yang kuatir, terlampau senang, atau capek dapat menderita kesusahan untuk tenang waktu makan. Kadang-kadang ketentuan makan simpel yang ditempelkan di almari es serta dapat dipandang setiap saat oleh anak, menolong melindungi semua sesuatu terus pada jalurnya. Ketentuan makan ini dapat meliputi duduk di meja makan dengan tangan bersih, berikan pertolongan waktu disuruh, serta tak bikin komentar jelek perihal makanan yang di sajikan atau makanan yang disantap orang lain. Baca juga : Obat Batuk Alami Lalu bagaimana apabila anak cuma sukai dengan makanan tertentu serta malas coba makanan baru? Hal semacam ini umum berlangsung serta jadi sisi dari perubahan anak yang normal. Apabila ini yang berlangsung, Anda tak butuh cemas. Begitu juga apabila anak melupakan saat makan atau tak menyantap sayur pada piringnya. Sebaliknya, menawarkan bermacam makanan menyehatkan serta bergizi. Anda dapat juga menarik perhatian anak dengan menghidangkan bermacam makanan berwarna, dengan wujud yang disukai anak, serta capekaan makanan di piring yang menarik. Dengan demikian, anak dapat tertarik untuk coba makanan yang sampai kini mereka jauhi. Siapkan kudapan bergizi untuk mengakhiri tingkah laku makan pilih-pilih sepanjang makan. Searah saat, anak bakal memperoleh semua sesuatu yang dibutuhkan untuk tumbuh serta berkembang dengan cara normal. Janganlah memaksa anak untuk makan. Saat orang tua jadi penilai paling baik dari apa yang baiknya anak makan serta kapan, anak ialah penilai paling baik atas seberapa banyak yang baiknya mereka makan. Makanan baiknya dipakai semacam sumber gizi bukan hanya semacam hadiah atau hukuman.
28-04-2014 20:22
Marasmus pada anak – anak tidak lagi menjadi jenis penyakit yang hanya menyerang pada berbagai kalangan anak ekonomi rendah saja. Pasalnya, peran orang tua yang mampu menyajikan makanan sehat dengan jumlah gizi yang cukup juga menjadi poin penting didalamnya. Jenis makanan sehat tidak hanya dinilai dari nominal makanannya saja namun juga dipengaruhi oleh nilai gizi yang berada didalamnya. Asupan makanan itu sendiri harus seimbang antara nilai karbohidrat, protein, vitamin serta lemak yang tentunya menjadi nutrisi yang baik bagi tubuh anak anda. Untuk lebih jelasnya mengenai beberapa rahasia menyembuhkan Marasmus pada anak, anda dapat mengetahuinya dalam ulasan berikut ini : Pengetian Marasmus adalah gangguan kesehatan anak yang disebabkan oleh asupan gizi yang buruk atau kurang. Kejadian penyakit ini tidak hanya dikaitkan dengan kondisi ekonomi keluarga yang rendah namun juga didukung oleh pengetahuan gizi yang cukup oleh orang tuanya, infeksi penyakit atau kelainan fisik anak serta lingkungan yang tidak memungkinkan untuk anak mendapatkan konsumsi makanan yang memang memadai. Untuk itu, peran orang tua serta para promoter kesehatan dibutuhkan agar terbentuk rasa kerja sama yang kuat dalam mengurangi kejadian penyakit akibat gizi kurang atau Marasmus ini. Gejala Marasmus Bagi anda para orang tua perlu memantau perkembangan tubuh anak anda, terutama ketika anda berusia sekitar 0 – 2 tahun. Dalam rentang usia yang seperti ini biasanya anak – anak mudah untuk terserang penyakit Marasmus ini. Diantara gejala klinis yang tampak pada penyakit Marasmus ini antara lain yaitu : a.      Tulang rusuknya akan terlihat lebih jelas b.     Dinding perut akan mengalami hipotonus dan kulit yang longgar c.      Hilangnya lemak sub kutan dengan anggota gerak yang akan terlihat jelas d.     Wajah anak akan terlihat lebih kering, berkeriput serta tampak lebih tua e.      Berat badan anak akan turun menjadi 60% berat badan anak normal pada seusianya f.      Penahan sistem panas anak akan hilang sehingga suhu tubuh anak cenderung dingin Patofisiologi Marasmus Marasmus merupakan jenis kelainan sindrom yang terjadi akibat berbagai faktor / multi faktor. Diantara berbagai faktor tersebut antara lain yaitu : -      Tubuh anak – anak sendiri (host) -      Penyebab (agent) -      Lingkungan sekitarnya (environment) Ketiga faktor inilah yang berperan penting terhadap kejadian penyakit Marasmus. Tubuh anak ini menjadi faktor internal yang memperparah kejadian penyakit Marasmus, seperti halnya kelainan fungsional maupun anatomi tubuh anak yang memang mampu mengakibatkan penyakit Marasmus semakin parah. Faktor kedua yaitu penyebab penyakit yang menjadikan anak untuk menderita gangguan gizi buruk ini. Penyebab atau agent penyakit ini multifaktor seperti yang sudah dijelaskan dalam ulasan diatas. Kemudian faktor terakhir yang menjadikan anak untuk menderita penyakit ini yaitu lingkungan sekitarnya. Lingkungan sekitar yang masih belum memiliki akses pelayanan terkait pengetahuan gizi makanan tentunya menyebabkan kejadian Marasmus juga semakin parah. Pencegahan Marasmus Penyakit Marasmus membutuhkan tindakan pencegahan yang tepat untuk mengurangi dampak buruk dari penyakit ini. Berbagai tindakan tersebut membutuhkan peran orang tua yang optimal seperti halnya : a.      Pemberian ASI eksklusif terutama pada usia anak 0 – 2 tahun. ASI ( air susu ibu ) merupakan nutrisi yang tepat untuk kesehatan anak. Dengan pemberian ASI yang cukup ini tentunya akan membentuk kekebalan tubuh yang kuat terutama saat ASI pertama yang masih mengandung kolostrum. b.     Meningkatkan kebersihan lingkungan dan personal hygiene Tindakan pencegahan yang kedua ini ditujukan untuk mengurangi paparan zat infeksius terhadap kesehatan tubuh anak, khususnya pengaruh untuk penyakit Marasmus ini. c.      Pemberian imunisasi Kegiatan posyandu yang memberikan imunisasi bagi anak – anak perlu anda kunjungi. Pasalnya, dengan pemberian imunisasi ini mampu memberikan kekebalan tubuh anak anak terhadap beberapa agent penyakit. Selain itu, pada kegiatan posyandu juga dilakukan penimbangan berat badan anak anda sehingga anda akan mengetahui secara pasti pertumbuhan anak anda. d.     Mengikuti penyuluhan atau resep untuk mengolah makanan yang sehat bagi anak. Makanan anak memang berbeda dengan makanan yang anda konsumsi biasanya. Kecukupan nilai gizi serta rasa makanan tersebut sebaiknya harus memadai. Pengobatan Marasmus Marasmus merupakan kelainan gizi pada anak yang dapat anda sembuhkan dengan beberapa langkah berikut ini, yaitu : 1.     Cegah atau atasi Marasmus dengan diet tinggi karbohidrat dan protein agar terhindar dari hipoglikemia 2.     Berikan konsumsi air / mineral yang cukup agar anak tidak mengalami dehidrasi 3.     Mulailah memberikan makanan dengan jumlah gizi yang cukup 4.     Jangan lupa untuk melakukan penimbangan anak secara teratur untuk mengetahui berat badan anak setelah menderita Marasmus
18-06-2014 14:29
Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak. Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.