Waktu Posting : 25-06-2018 12:56 | Dibaca : 1689x
Indonesia merupakan salah satu Negara yang memiliki banyak tumbuhan. Bahkan tanaman Indonesia sering digunakan untuk jamu bagi produk Jepang. Penggunaan tanaman milik Negara lain untuk dijadikan produk tentu saja harus memiliki izin karena menjadi hak milik Indonesia. Indonesia sendiri juga tidak berbeda dengan Jepang yang memakai tanaman untuk obat herbal. Indonesia juga memakainya untuk obat herbal.
Obat herbal sendiri adalah obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan atau bisa juga berasal dari berbagai macam campuran ekstrak tumbuhan. Mulai dari akar, buah, biji batang bahkan bunga. Obat herbal dibagi menjadi dua jenis. Jenis yang pertama adalah jenis obat herbal tradisional, obat herbal tradisional merupakan jenis obat herbal yang sudah terkenal sejak turun temurun, misalnya jamu. Sementara itu jenis yang kedua adalah obat herbal non-tradisional, obat herbal jenis ini adalah jenis yang belum pernah dikenal sebagai obat herbal turun temurun, namun memiliki potensi untuk menyembuhkan atau mengobati atau memiliki manfaat bagi tubuh. Hal misalnya ditemukan paa daun kelor. Saat ini juga sudah banyak bermunculan obat herbal yang dijual bebas dikarenakan semakin banyak orang juga yang memakainya sebagai alternatif dari obat biasa. Beberapa manfaat lain yang bisa didapat dari obat herbal adalah:
Seperti yang sudah diketahui banyak orang. Obat biasa meski dibuat dari tanaman juga akan tetapi mengandung bahan kimia, sehingga berpotensi menyebabkan berbagai efek samping. Sementara itu, obat herbal lebih minim resiko terkena efek sampingnya sehingga lebih banyak orang yang memilih obat herbal.
Manfaat lainnya adalah karena harganya cenderung lebih murah dibandingkan dengan obat tradisional, maka otomatis jumlah pengeluaran oleh pasien juga lebih sedikit dibandingkan saat membeli obat tradisional.
Obat herbal cenderung memiliki dosis ringan dan biasanya dipakai pada masa penyembuhan. Oleh karena itu pembeliannya tidak perlu menggunakan resep dari dokter, meskipun ada juga dokter herbal seperti yang ada di Korea Selatan.
Itu tadi beberapa manfaat pemakaian obat herbal. Semoga bermanfaat bagi kita semua.
05-10-2014 17:38
Pernahkah Anda mendengar sebuah penyakit bernama ‘limfoma’? Limfoma ialah keganasan pada system limfe. Keganasan ialah perkembangan sel yang tak normal serta terlalu berlebih. Keganasan ini menyerang sel darah putih, yang disebut sisi dari system pertahan tubuh manusia. Apa sajakah tanda-tanda dari limfoma? Mari kita simak satu per satu. 1. Pembesaran kelenjar getah bening Pembesaran kelenjar getah bening adalah pembesaran pada system kelenjar getah bening. Disebabkan perkembangan sel terlalu berlebih jadi sel bakal berkumpul serta membuat tonjolan. Tonjolan ini umumnya bisa teraba di berbagai daerah seperti leher, ketiak atau selangkangan. Baca juga : Turunkan Berat Badan dengan Konsumsi Pisang 2. Demam Demam pula adalah tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Demam bisa berlangsung disebabkan berbagai hal, salah satunya ada senyawa kimia yang dihasilkan, kematian sel. Pasien bisa mengeluhkan ada demam berkelanjutan yang tak pulih dengan obat penurun panas. Demam yang dihadapi pasien mungkin tak dibarengi ada infeksi pada organ lain, yang makin menguatkan ada limfoma pada pasien. Di bawah ini berbagai tanda-tanda limfoma yang lain : 3. Penurunan berat tubuh Penurunan berat tubuh adalah tanda-tanda khas dari keganasan. Metabolisme pada pasien dengan keganasan bisa bertambah. Hal semacam ini bakal mengakibatkan terjadinya penurunan berat tubuh. Kecuali itu, pasien dengan keganasan dapat pula mengeluh ada penurunan nafsu makan yang selanjutnya mengakibatkan penurunan berat abdan. Baca juga : Body Mass Index Bila tak diakukan dengan baik, penurunan berat tubuh bisa beresiko jelek pada situasi umum pasien. 4. Lemas Lemas adalah tanda-tanda umum yang dikeluhkan oleh pasien dengan keganasan. Tetapi, lemas ialah tanda-tanda yang tak khusus serta bisa didapati pada beragam kelainan yang lain. Jadi untuk menegakkan diagnosis limfoma dibutuhkan kontrol untuk tahu tanda-tanda lain yang ada. Itu ialah empat tanda-tanda yang umum didapati pada pasien dengan limfoma. Tetapi untuk memastikan diagnosis dibutuhkan kontrol fisik yang komplit oleh dokter. Bila Anda mengeluhkan tanda-tanda di atas, coba tanyakan ke dokter paling dekat.
21-06-2018 01:36
Pada abad 21 ini orang lebih suka makan di luar karena lebih praktis da nada banyak pilihan menu yang menarik. Indonesia sendiri sedang trend dengan bisnis kuliner yang kekinian. Misalnya saja martabak aneka topping, atau kue cubit yang memiliki banyak rasa.Semakin banyak makanan yang baru juga tidak menutup kemungkinan banyaknya racun atau kolesterol dan gula yang tinggi. Untuk itu banyak muncul penyakit dikarenakan makanan yang disantap. Apalagi terkadang penjual memakai bahan yang dilarang untuk kesehatan, sehingga membahayakan kesehatan dari pembeli. Untuk mengobati penyakit yang sudah terlanjur ada, maka penderita bisa memakai obat herbal yang memiliki efek samping lebih sedikit jika dibandingkan dengan obat biasa. Obat herbal sendiri adalah obat yang dibuat dari 100% tumbuh-tumbuhan dari alam. Obat herbal tidak memakai bahan tambahan lain seperti hewan atau zat kimia. Ada dua jenis obat herbal, yaitu tradisional dan non-tradisional. Tradisional adalah jenis obat yang sudah sering dipakai sebagai obat herbal dan sudah terkenal seperti jamu. Sementara non-tradisional adalah jenis obat yang sebelumnya belum pernah diketahui manfaatnya, akan tetapi memiliki khasiat yang cukup bagus bagi tubuh. Nah, ada beberapa tumbuhan yang sering dijadikan sebagai obat herbal. Berikut ini daftarnya: · Belimbing Siapa yang tidak tahu buah yang sangat segar dimakan ini. Ternyata buah yang memiliki nama latin Averhhoa Carambola ini memiliki cukup banyak khasiat. Misalnya saja untuk mengatasi kolesterol yang tinggi. Hal ini karena belimbing tinggi akan gizi yang bisa menjaga ketahanan tubuh. · Lidah buaya Lidah buaya atau yang biasa disebut sebagai aloe vera kini cukup populer semenjak produk kosmetik yang berasal dari Korea Selatan memakainya sebagai bahan utama untuk mencerahkan dan menjaga kelembapan kulit. Akan tetapi tidak hanya itu, lidah buaya juga bisa digunakan sebagai obat kanker. Caranya tinggal dijadikan minuman, namun harus berhati-hati karena lidah buaya mengandung getah yang cukup gatal. Itu tadi artikel mengenai beberapa tumbuhan yang bisa dijadikan sebagai obat herbal.
25-07-2024 04:22
Nahdlatul Ulama (NU) merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perkembangan agama Islam di Nusantara. Berdiri di awal abad ke-20, NU lahir sebagai respons terhadap ancaman dari berbagai pihak yang berusaha menyerap tradisi Islam dari luar Nusantara dan menghilangkan kearifan lokal yang telah berkembang selama berabad-abad. Sebelum NU didirikan, pada akhir abad ke-19, datanglah kolonialisme Belanda yang memberikan tekanan terhadap keberadaan Islam di Indonesia. Pemerintah kolonial Belanda mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertujuan untuk mengisolasi masyarakat Muslim dari akses terhadap tradisi Islam yang sejati, serta menciptakan ideologi baru yang lebih sesuai dengan kepentingan mereka. Hal ini membuat ulama-ulama dan masyarakat mulai merasa khawatir akan keberlangsungan agama Islam di tanah air. Pada tahun 1926, para ulama dan tokoh masyarakat yang peduli terhadap keberadaan agama Islam berkumpul di Surabaya dan mendirikan Nahdlatul Ulama. Organisasi masyarakat ini bertujuan untuk mempertahankan tradisi Islam Nusantara dengan prinsip-prinsip agama yang membawa rahmat bagi alam semesta. NU pun mulai menggalang kekuatan dalam pergerakan dakwah dan mendidik masyarakat tentang kodrat agama yang lembut serta damai. Seiring berjalannya waktu, Nahdlatul Ulama tumbuh menjadi kekuatan yang sangat kuat dalam masyarakat Indonesia, terutama di pulau Jawa. Melalui organisasinya, NU berhasil menjaga kearifan lokal dan mengintegrasikannya dengan ajaran Islam, menjadikan Islam Nusantara sebagai representasi dari harmoni antara ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. Dengan demikian, berdirinya Nahdlatul Ulama menjadi tonggak penting dalam sejarah Islam di Indonesia. Ormas Islam terbesar ini tidak saja berhasil mempertahankan tradisi Islam Nusantara, tetapi juga menjadi pelopor dalam membumikan ajaran agama yang menciptakan damai dan toleransi di Indonesia. NU hadir sebagai benteng penjaga ke-Islaman dari ancaman-ancaman luar yang ingin merusak tradisi dan kearifan lokal yang telah lama melekat pada masyarakat Indonesia. Dengan demikian, melalui perjuangan keras mereka, NU telah membuktikan bahwa keberadaan Islam di Nusantara bukanlah tanpa identitas lokal, melainkan sebuah warisan yang kaya akan tradisi dan nilai-nilai yang harus dijunjung tinggi. Semangat perjuangan NU dalam mempertahankan tradisi Islam Nusantara membawa inspirasi bagi perjalanan agama Islam di Indonesia hingga saat ini.