Waktu Posting : 10-06-2014 05:11 | Dibaca : 2621x
02-05-2014 03:11
Waspadai Batuk Tapi Jangan Takut - Batuk, jenis sakit yang satu ini tidak dikategorikan sebagai penyakit namun bisa jadi gejala bagi penyakit contohnya seperti TBC. Batuk yang menjadi gejala suatu penyakit adalah yang terjadi berkepanjangan setidaknya mencapai waktu dua minggu. Apabila sudah melebihi jangka waktu tersebut, maka jangan anggap batu yang Anda alami sebagai batu biasa. Anda harus segera mengambil tindakan baik itu ke dokter ataupun mengobatinya dengan obat herbal. Batuk sendiri dikategorikan ke dalam dua macam, ada batuk yang berdahak dan batuk kering. Pembeda dari kedua jenis batuk ini adalah penyebabnya. Batuk berdahak disebabkan oleh radang atau infeksi pada saluran pernafasan, polusi udara termasuk asap rokok, efek dari flu, dan peningkatan jumlah asam lambung. Sedangkan untuk batuk kering, penyebabnya adalah virus yang dibawa oleh flu karena biasanya batuk kering terjadi setelah flu reda, bisa juga karena adanya penyempitan pada saluran pernafasan, alergi terhadap sesuatu, efek dari pemakaian obat-obatan sejenis antibiotic, dan selain menjadi penyebab batuk kering yang terjadi bisa saja karena Anda mulai terserang asma. Batuk tentu akan mengganggu aktivitas Anda, bukan hanya karena capek terus-terusan tapi membuat Anda sendiri tidak nyaman jika berada di antara banyak orang. Anda malu dan orang merasa terganggu. Untuk itu, kenali jenis batuk Anda sebelum batuk semakin parah dan berdampak pada timbulnya penyakit serius seperti fangritis, asma, radang saluran pernafasan, difteri, atau mungkin saja ada benda asing yang masuk ke tenggorokan yang belum Anda terdeteksi. Itulah kenapa sebaiknya Anda harus memeriksakan jenis batuk Anda ini ke dokter agar diketahui penyebabnya. Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda Namun, untuk deteksi awal sebelum pergi ke dokter bisa juga Anda lakukan sendiri yaitu dengan menghitung hari dimana Anda mulai batuk, ketika sampai di empat belas hari batuk belum sembuh maka batuk inilah yang bisa jadi serius. Kemudian, apakah batuk Anda disertai sakit lain seperti demam, mual, pembengkakan di tenggorokan dan terasa sakit, serta kepala pusing. Anda harus waspada karena bisa jadi batuk tersebut bersamaan terjadi dengan amandel yang membengkak. Selanjutnya, jika batuk tersebut berdahak, Anda harus memastikan dahaknya mulai dari kekentalan dan warnanya. Seringkali batuk berdahak yang menjadi penyebab penyakit menunjukan indikasinya dengan warna yang tidak wajar bahkan bisa sampai berdarah. Harus diperhatikan juga, waktu batuk muncul setiap harinya, apakah batuk tersebut muncul setiap saat atau hanya pada waktu tertentu seperti malam hari saja. Sebagai tindakan awal dalam pengobatan batuk berupa cara pencegahan, Anda bisa melakukan beberapa cara. Anda harus mengeluarkan dahak yang terus keluar bersama dengan batuk. Jangan sampai dahak menumpuk di tenggorokan dan saluran nafas tertututpi, Anda pun akhirnya tersengal-sengal kesulitan bernafas. Hindari polusi, jika terpaksa harus keluar rumah gunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut. Suhu dingin akan membuat batuk semakin parah, jadi usahakan tubuh selalu hangat saat batuk. Begitu juga ketika mandi, sebaiknya gunakan air hangat. Minum air putih setiap hari dan jangan sampai kekurangan. Batuk tentu membuat penderitanya capek, jadi usahakan jangan sampai badan Anda kecapekan dengan bekerja juga dan membuat tubuh mengalami kelelahan. Batuk bukannya sembuh tapi malah susah sembuh. Setelah menggunakan cara tersebut sebagai pencegahan agar batuk tidak semakin parah, lakukan pula cara berikut sebagai tindakan pengobatan dengan menggunakan obat alami. Sebetulnya bisa saja secara praktis membeli obat batuk di toko obat atau di warung yang banyak dijual. Namun, pengobatan batuk secara alami lebih disarankan karena efek samping obat kimia yang tidak bagus untuk kesehatan. Baca juga : Cara Merawat Kulit Wajah Secara Alami Tanpa Efek Samping Jeruk nipis merupakan buah yang tepat untuk meredakan batuk. Caranya cukup diperas saja dan dicampurkan dengan kecap secukupnya. Anda hanya harus rutin dalam sehari mengkonsumsinya sebagai sirup obat batu alami. Batuk pun perlahan akan mereda dan sembuh. Namun, kebanyakan orang tidak menyukai campuran rasa antara air jeruk nipis dan kecap ini. Anda pun bisa mengganti kecap sebagai campurannya dengan madu. Madu lebih disukai karena terasa lebih enak dengan rasa manisnya. Anda juga bisa mencampurkan madu pada air hangat atau teh hangat yang akan Anda minum sebagai penjaga daya tahan tubuh dikala batuk. Bahan lain yang bisa digunakan dalam pengobatan alami untuk batuk adalah daun sirih dan jahe. Ambil sari daun sirih dan dengan merebusnya dalam air. Lalu, minum airnya selagi hangat setidaknya sekali sehari. Jika Anda tidak suka rasanya, Anda bisa menambahkan madu sebagai perasa dan penambah manfaat. Jangan khawatir, walaupun rasanya manis madu tidak akan membuat batuk semakin parah karena madu bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Sebetulnya, untuk Jahe Anda bisa menjadikannya sebagai penghangat alami tubuh untuk mencegah batuk semakin parah dengan tambahan bahan yaitu kencur. Anda cukup merajang atau memarut kedua bahan tersebut lalu peras airnya. Air tersebut jika diminum selain menghangatkan tenggorokan juga bisa menghangatkan suhu tubuh sehingga batuk tidak semakin parah. Selain bagi orang dewasa, cara ini juga bisa menjadi solusi bagi anak kecil yang batuk. Tapi, karena anak kecil tidak mungkin mau meminumnya, maka rajangan atau parutan jahe dan kencur bisa dioleskan pada bagian tubuhnya. Selain efek hangat diberikan lewat meminumnya, kedua bahan ini mampu menghangatkan walaupun itu hanya dioleskan pada kulit luar tubuh saja. Jadi, walaupun harus waspada terhadap batuk, dengan mengetahui cara pencegahan dan pengobatan alaminya. Anda tidak perlu takut.
04-07-2024 13:21
Angina atau angin duduk sudah menjadi momok batu-baru ini. Angin duduk ini selalu dikaitkan erat dengan penyakit jantung atau henti jantung atau sering disebut serangan jantung. Memang demikian adanya, untuk itu Anda yang memiliki penyakit jantung atau pernah mengalami angin duduk harus selalu menjaga kesehatan. Namun, saat Angina sebaiknya kenali 6 bahan alami yang terbukti sangat meringankan. Teh Rosella Teh selalu menenangkan bagi Anda yang sedang tidak enak badan. Namun, Teh Rosella ini berbeda, selain menenangkan juga menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Teh Rosella ini jika diminum dalam keadaan hangat akan memberikan efek baik bagi pencernaan dan kesehatan jantung Anda. Mengkonsumsi teh ini setiap hari dan rutin dapat mencegah Angina datang. Bawang Putih Mengkonsumsi 2-3 siung bawang putih setiap hari dapat menghilangkan plak pada arteri sehingga Anda akan terhindar dari Angin Duduk. Almond Gejala Anda terserang angin duduk adalah rasa mual dan keinginan muntah yang terjadi secara bersamaan. Ini sangat mengganggu dan terasa sakit. Untuk menenangkan kerongkongan Anda, minumlah segelas susu Almond. Selain menenangkan, kandungan Almond juga dapat menetralkan asam. Cuka Sari Apel Saat Anda merasa sedang terserang angin duduk, tidak ada salahnya segera minum satu sendok makan cuka sari apel untuk sekedar meredakan gejala ringan angin duduk. Daun Kemangi Aroma kemangi ini sangat khas dan berkhasiat, terutama untuk meringankan angin duduk yang sedang Anda derita. Mengunyah beberapa daun kemangi setiap pagi hari akan membuat Anda terhindar dari angin duduk. Lebih segar lagi jika Anda membuat jus kemangi dan meminumnya rutin. Tubuh akan membuat imun dari daun kemangi ini. Lemon Lemon ini lebih kepada pencegahan angin duduk karena dengan mengkonsumsinya rutin dapat meluruhkan lemak dan kolesterol serta mencegah penyumbatan pada pembuluh darah Anda. Peras lemon dan campurkan madu untuk lebih memberikan rasa dan manfaat tambahan. Selain 6 bahan di atas, cobalah konsumsi anggur. Anggur sudah terbukti dengan banyak penelitian yang sudah dilakukan bahwa memiliki peran penting bagi kesehatan jantung Anda. Jadi mengkonsumsi jantung dapat menghindarkan Anda dari angin duduk.
17-01-2025 18:58
Prosedur kuret (atau kuretase) di Klinik Aborsi Raden Saleh atau klinik-klinik lainnya biasanya dilakukan untuk tujuan medis tertentu yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi wanita. Kuretase adalah prosedur yang digunakan untuk membersihkan lapisan dalam rahim, biasanya dengan menggunakan alat khusus atau vakum. Berikut beberapa alasan mengapa seseorang mungkin memerlukan prosedur kuret :1. Mengatasi Kehamilan Tidak Terselesaikan (Keguguran)Jika seorang wanita mengalami keguguran, kadang-kadang masih ada sisa jaringan dari janin yang tertinggal di dalam rahim. Kuretase dilakukan untuk membersihkan sisa jaringan tersebut dan mencegah infeksi atau komplikasi lainnya.2. Aborsi MedisDalam beberapa kasus, kuretase dilakukan sebagai bagian dari prosedur aborsi untuk mengakhiri kehamilan yang tidak diinginkan atau kehamilan yang tidak berkembang dengan baik. Hal ini dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi dan dengan pertimbangan medis yang tepat.3. Masalah Kesehatan RahimKuretase dapat digunakan untuk mengatasi masalah seperti perdarahan abnormal atau fibroid. Dalam beberapa kasus, kuretase dilakukan untuk mengidentifikasi atau menangani kelainan pada lapisan rahim.4. Diagnosis Kelainan RahimKuret juga bisa digunakan untuk mengambil sampel jaringan dari lapisan rahim untuk pemeriksaan lebih lanjut, seperti untuk diagnosis kanker atau kelainan lainnya.5. Endometritis (Infeksi Rahim)Jika seorang wanita mengalami infeksi pada lapisan rahim (endometritis), kuretase bisa dilakukan untuk membersihkan infeksi tersebut dan mencegahnya menyebar.6. Gangguan Menstruasi atau Perdarahan yang Tidak NormalKadang-kadang, kuretase dilakukan untuk menangani masalah menstruasi yang sangat berat atau perdarahan yang tidak normal yang tidak dapat diatasi dengan obat-obatan.Prosedur Kuretase di KlinikJika kuretase dilakukan di Klinik Raden Saleh, prosedurnya biasanya dilakukan oleh tenaga medis yang berlisensi, seperti dokter spesialis kandungan. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diketahui tentang prosedur kuretase di klinik:Pemeriksaan dan Konsultasi: Sebelum prosedur dilakukan, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan mungkin beberapa tes, seperti USG atau tes darah, untuk memastikan bahwa prosedur ini diperlukan.Anestesi: Prosedur kuret biasanya dilakukan dengan anestesi lokal atau umum, tergantung pada kondisi pasien dan kebijakan medis.Pemulihan: Setelah prosedur, pasien mungkin perlu istirahat sejenak di klinik sebelum pulang. Biasanya, ada sedikit pendarahan atau kram yang dapat berlangsung beberapa hari setelah prosedur.Risiko dan Komplikasi: Meskipun prosedur ini relatif aman, tetap ada risiko infeksi, perdarahan berlebihan, atau cedera pada rahim. Oleh karena itu, kuretase hanya dilakukan jika benar-benar diperlukan.Jika Anda mempertimbangkan prosedur kuretase atau membutuhkan klarifikasi lebih lanjut tentang kenapa prosedur ini dilakukan di Klinik Raden Saleh, sebaiknya berkonsultasi langsung dengan dokter di klinik tersebut. Dokter akan memberikan penjelasan lebih lanjut dan membantu menentukan apakah kuretase adalah pilihan yang tepat untuk kondisi medis Anda.