Waktu Posting : 28-05-2014 02:31 | Dibaca : 2541x
26-01-2016 09:26
Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
04-07-2024 13:21
Angina atau angin duduk sudah menjadi momok batu-baru ini. Angin duduk ini selalu dikaitkan erat dengan penyakit jantung atau henti jantung atau sering disebut serangan jantung. Memang demikian adanya, untuk itu Anda yang memiliki penyakit jantung atau pernah mengalami angin duduk harus selalu menjaga kesehatan. Namun, saat Angina sebaiknya kenali 6 bahan alami yang terbukti sangat meringankan. Teh Rosella Teh selalu menenangkan bagi Anda yang sedang tidak enak badan. Namun, Teh Rosella ini berbeda, selain menenangkan juga menurunkan tekanan darah dan kolesterol. Teh Rosella ini jika diminum dalam keadaan hangat akan memberikan efek baik bagi pencernaan dan kesehatan jantung Anda. Mengkonsumsi teh ini setiap hari dan rutin dapat mencegah Angina datang. Bawang Putih Mengkonsumsi 2-3 siung bawang putih setiap hari dapat menghilangkan plak pada arteri sehingga Anda akan terhindar dari Angin Duduk. Almond Gejala Anda terserang angin duduk adalah rasa mual dan keinginan muntah yang terjadi secara bersamaan. Ini sangat mengganggu dan terasa sakit. Untuk menenangkan kerongkongan Anda, minumlah segelas susu Almond. Selain menenangkan, kandungan Almond juga dapat menetralkan asam. Cuka Sari Apel Saat Anda merasa sedang terserang angin duduk, tidak ada salahnya segera minum satu sendok makan cuka sari apel untuk sekedar meredakan gejala ringan angin duduk. Daun Kemangi Aroma kemangi ini sangat khas dan berkhasiat, terutama untuk meringankan angin duduk yang sedang Anda derita. Mengunyah beberapa daun kemangi setiap pagi hari akan membuat Anda terhindar dari angin duduk. Lebih segar lagi jika Anda membuat jus kemangi dan meminumnya rutin. Tubuh akan membuat imun dari daun kemangi ini. Lemon Lemon ini lebih kepada pencegahan angin duduk karena dengan mengkonsumsinya rutin dapat meluruhkan lemak dan kolesterol serta mencegah penyumbatan pada pembuluh darah Anda. Peras lemon dan campurkan madu untuk lebih memberikan rasa dan manfaat tambahan. Selain 6 bahan di atas, cobalah konsumsi anggur. Anggur sudah terbukti dengan banyak penelitian yang sudah dilakukan bahwa memiliki peran penting bagi kesehatan jantung Anda. Jadi mengkonsumsi jantung dapat menghindarkan Anda dari angin duduk.
04-05-2014 22:00
Penyakit Yang di Anggap Ringan, Padahal Mematikan! - Seringkali kita menganggap remeh penyakit yang ada di sekitar kita. Tanpa kita sadari penyakit tersebut dapat merenggut nyawa orang-orang disekitar kita, atau bahkan kita sendiri. Apa saja penyakit itu ? berikut beberapa penyakit sederhana yang dapat menyebabkan kematian. Mendengkur (Ngorok) Kebiasaan tidur mendengkur yang dianggap biasa oleh semua orang itu ternyata dapat menyebabkan resiko kematian. Menurut Dokter Andreas A.Prasadja dari Sleep Disorder Clinic – RS. Mitra Kemayoran, resiko itu bermula dari masalah gangguan tidur yang bernama Obstructive Sleep Apnea (OSA). Andreas menyebutkan gangguan OSA ini terjadinya penyempitan saluran pernafasa atas saat tidur. Penyempitan ini menyebabkan tidak efektifnya pertukaran antara oksigen dengan karbondioksida pada saat tidur. Akibatnya di pagi hari si penderita merasa tidak segar dan masih kurang istirahat. Tidak jarang ia juga mengeluhkan sakit kepala di pagi hari. Sedangkan pada siang hari karena banyaknya aktifitas mungkin ia tidak merasakan kantuk, tetapi di saat meeting atau sedang mengendarai rasa kantuk yang tak tertahankan bisa menyerang setiap saat. Akibatnya, Kemampuan konsentrasi dan daya ingat menurun, dan nyawa pun banyak yang melayang karena kecelakaan lalu lintas yang diakibatkan oleh rasa kantuk dan berkurangnya reflex untuk menghindar. Gigi Berlubang Sakit gigi sering dianggap sebagai penyakit yang sepele, terutama bagi orang yang belum pernah mengalaminya. Namun akibat yang ditimbulkan sakit gigi dapat mengganggu aktifitas sehari-hari dan bahkan sangat berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pasalnya apabila gigi tersebut tidak dirawat Maka gigi yang berlubang dapat menjadi jalan yang cukup besar bagi bakteri untuk dapat masuk ke dalam tubuh. Masalah utama yang menyebabkan sakit gigi adalah lubang pada gigi yang dimasuki oleh bakteri. Infeksi yang terjadi pada gusi dan akar gigi dapat menjalar ke berbagai organ vital, dan bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Baca juga : Jangan Anggap Remeh Flu Apabila daya tahan tubuh kita sedang lemah, maka infeksi bakteri akan semakin hebat. Bila tidak segera diobati, infeksi akan menyebar ke daerah di sekitar mulut seperti leher dan pipi. Kondisi ini bisa di katakan cukup serius, dan mengharuskan si penderita untuk melakukan operasi pada daerah yang terinfeksi untuk mengeluarkan nanahnya. Bila kondisinya cukup parah, ada resiko terjadinya kematian jika kondisi pasien sangat lemah, disertai komplikasi penyakit lain ataupun perawatan yang kurang intensif. Maag Penyakit yang sering dianggap sepele oleh sebagian penderitanya, namun sangat berbahaya. jika penyakit ini sudah terlalu parah, bisa menyebabkan Penyakit baru, yaitu gejala Thypus. Bahkan kematian ! Penyebab dari penyakit maag yaitu, pola makan yang tidak teratur atau sering terlambat makan sehingga menimbulkan luka pada lambung yang diakibatkan oleh aktifitas lambung pada saat perut sedang kosong. Kebiasaan buruk ini sering dilakukan oleh banyak orang dengan alasan sibuk dan lain-lain. Penyebab lainnya dari penyakit maag, yaitu stress dan kurang istirahat, kurangnya istirahat bisa menyebabkan turunnya nafsu makan dan dapat menimbulkan maag. Gejala-gejala dari penyakit maag yaitu: perut kembung, perut akan terasa penuh walaupun perut penderita sedang kosong. mual dan rasa ingin muntah pada saat makan, rasa perih pada perut dan ulu hati, merasa lapar namun tidak nafsu makan, sering bersendawa, sendawa tersebut disebabkan karna asam lambung yg tinggi. Baca juga : Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua Cara mengatasi maag dengan cepat saat sedang kambuh, yaitu dengan meminum obat yang mengandung Hydrotalcite, Magnesium hidroksia, dan Simethicone yg biasa dijual di apotik dan toko obat. Dan bagi anda yg tidak biasa meminum obat generik, terdapat juga obat tradisional/alami untuk mencegah dan mengobati maag yaitu dengan memakan Singkong Madu mentah 1 potong setiap hari sebelum makan. Selain obat-obat di atas, kita juga bisa mencegah kambuhnya penyakit maag dengan menghindari makanan pedas, asam, makanan yg mengandung santan, serta makanan yg susah di cerna oleh lambung karena membuat luka di lambung semakin parah. Dan juga menghindari minuman yg menyebabkan asam lambung naik, seperti kopi dan minuman soda. Sariawan Jangan pernah sepelekan sariawan. Apalagi, jika sariawan itu selalu muncul dalam jangka waktu 6 bulan hingga 1 tahun. sering menderita sariawan ternyata merupakan indikasi utama terjadinya penyakit pemfigus vulgaris. penyakit ini tidak bisa disembuhkan, dan akan diidap penderita hingga akhir hayatnya. Bahkan, 50 persen penderita akan meninggal dalam waktu 12 bulan jika tidak segera diberikan pertolongan. Penyakit ini tidak menular, mereka yang beresiko terkena penyakit pemfigus vulgaris rata-rata berusia antara 50 sampai 60 tahun. Dan merupakan keturunan dari bangsa Yahudi, Indian atau Mediteranian. Demam Demam merupakan penyakit yang sering dialami setiap orang dan biasanya demam terjadi akibat adanya infeksi pada tubuh manusia, penyakit demam yang bisa menyebabkan kematian adalah demam berdarah, yaitu demam yang disebabkan oleh virus dengue. Virus dengue dapat masuk ke dalam tubuh melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Gejala yang akan timbul biasanya demam tinggi mencapai 39-40 derajat celcius dan timbul secara mendadak, disertai keringat yang cukup banyak dan tubuh tampak loyo, nyeri di seluruh tubuh, pendarahan yang tampak dari luar maupun dari dalam. Bila sudah terlihat tanda-tanda seperti di atas, ada baiknya si penderita langsung dibawa ke rumah sakit. Kalau tidak maka akan menyebabkan kematian. Keracunan makanan Saat ini kita sering mendengar banyak anak-anak atau bahkan orang dewasa yang keracunan makanan. Hal ini bisa terjadi karena pengolahan makanan yang tidak sempurna, adanya zat beracun yang terkandung di dalam makanan namun kita tidak mengetahuinya. Hal ini disebabkan adanya persaingan yang tidak sehat diantara para penjual makanan dengan tujuan untuk menghancurkan usaha si lawan agar tidak laku. Atau hanya sedekar mencari keuntungan yang lebih banyak dengan cara jalan pintas. tanda-tanda keracunan makanan adalan perut akan terasa mual dan diare biasanya ini akan sembuh sendiri. Namun banyak juga akibat keracunan makanan yang berujung maut, karena penanganan yang buruk. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya Influenza Influenza atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu, merupakan penyakit yang bisa menular yang di sebabkan oleh Virus RNA dari familia Orthomyxoviriade (virus influenza). Gejala yang di timbulkan dari penyakit ini adalah badan menggigil, sakit di bagian kepala, sakit tenggorokan, nyeri otot, batuk, demam dan rasa tidak nyaman di sekujur tubuh. Influenza biasanya ditularkan melalui udara lewat batuk dan bersin, yang akan menimbulkan aerosol yang mengandung virus. Akhir-akhir ini banyak orang yang meninggal akibat penyakit influenza, flu yang sedang marak tersebar di seluruh dunia ialah flu babi (H1N1) dan flu Burung (H5N1). Bila anda sudah terjangkit segera periksakan diri ke dokter. Karena penyakit ini sangat berbahaya dan bisa merenggut nyawa anda. Diabetes Penyakit diabetes atau yang sering kita sebut penyakit kencing manis. biasanya disebabkan karena terlalu banyak mengkonsumsi gula. Banyak orang menganggap remeh penyakit ini. Padahal diabetes merupakan salah satu penyakit yang berbahaya karena bisa menyebabkan kematian. Pada tahun 2013 indonesia memiliki sekitar 8.5 juta penderita diabetes yang merupakan jumlah ke-4 terbanyak di Asia dan nomor 7 di dunia. Faktor yang menyebabkan diabetes antara lain: orang dewasa yang umurnya diatas 45 tahun, berat badan yang terlalu gemuk (obesitas), tekanan darah tinggi (140/90 mmHg) dan faktor keturunan.