Waktu Posting : 29-06-2014 17:15 | Dibaca : 2580x
Seks nampaknya bukan saja sebagai sarana kegiatan rutin yang
wajib dilakukan oleh pasangan suami istri, atau sekedar mengikuti peningkatan
hormone yang terjadi pada tubuh seseorang, namun kenyataannya lebih dari
itu. Para ilmuwan menunjukkan bahwa seks sangat bermanfaat bagi kesehatan
kita, sementara kurangnya kehidupan seks yang aktif mungkin memiliki efek
negatif. Tapi terlalu banyak seks, juga bisa berbahaya: lebih dari tiga
kali seminggu dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, membuat kita rentan
terhadap infeksi. Beberapa Hal positif yang bisa didapatkan dari kegiatan seks
yaitu,
1. Seks mampu memberikan keseimbangan kesehatan mental dan emosional. Bahkan
dalam kasus depresi ringan, setelah berhubungan seks otak melepaskan hormone
endorfin, yang berfungsi untuk mengurangi stres, mendorong kedalam keadaan
euforia.
2. Seks bisa menjadi perawatan kecantikan. Saat berhubungan seks, tubuh
wanita menggandakan tingkat estrogen yang tinggi dan ini membuat rambut
bersinar dan kulit menjadi lebih lembut.
3. Sebuah penelitian 10 tahun yang dilakukan pada 1.000 pria setengah
baya di Queens University di Belfast, Irlandia, menunjukkan bahwa seks
secara teratur meningkatkan umur manusia. Untuk usia yang sama dan kesehatan,
mereka yang memiliki orgasme lebih sering memiliki setengah tingkat kematian
laki-laki yang tidak memiliki orgasme sering seperti itu.
3. Saat berhubungan seks membersihkan pori-pori kulit, membuat kulit lebih
cerah dan mengurangi risiko dermatitis untuk berkembang.
4. Seks bisa membuat kita menurunkan berat badan. Anda membakar semua
lemak dan karbohidrat dari makan malam romantis. Quickies dari 20 menit
mingguan berarti 7 500 kalori per tahun, itu sebanyak yang Anda konsumsi pada
120 km (745 mil) dari jogging. Sebuah sesi bercinta bisa membakar sekitar
200 kalori. Ini seperti berjalan 15 menit di treadmill.
5. Seks menguatkan otot-otot kita. Anda dapat membayangkan upaya yang
dilakukan oleh otot-otot Anda melalui mereka dorongan dan flexions. Hal
ini tergantung pada stunts Anda di tempat tidur, tentu saja. Dan itu jelas
jauh lebih menyenangkan daripada berjalan bermil-mil.
6. Semakin aktif kehidupan seks Anda, semakin menarik bagi lawan jenis
Anda. Aktivitas seksual tinggi membuat tubuh melepaskan lebih banyak
feromon, zat kimia yang menarik lawan jenis.
7. Seks mempertajam indera kita, setidaknya bau. Setelah orgasme, kenaikan
hormon prolaktin membuat sel-sel batang otak membentuk neuron baru di olfactory
bulb, meningkatkan kemampuan penciuman seseorang.
8. Seks juga merupakan pereda nyeri, sepuluh kali lebih efektif daripada obat
penghilang rasa sakit yang ada. Segera sebelum orgasme, kadar hormon oksitosin
meningkat lima kali, menentukan pelepasan besar endorfin. Bahan kimia ini
menenangkan rasa sakit, dari sakit kepala ringan untuk arthritis atau migrain,
dan tanpa efek sekunder. Migrain juga menghilang karena tekanan pada
pembuluh darah otak diturunkan sementara kami melakukan hubungan
seks. Jadi sekarang kita melihat bahwa sebenarnya, sakit kepala wanita
lebih merupakan alasan yang baik untuk berhubungan seks, bukan melawannya.
9. Mencium pasangan Anda setiap hari berarti kunjungan ke dokter gigi kurang. Kissing
merangsang air liur, yang membersihkan makanan yang tersisa antara gigi dan
menurunkan keasaman di mulut, penyebab utama kerusakan gigi.
10. Sebuah sesi seks yang baik dapat menjadi obat yang baik terhadap hidung
kaku, menjadi antihistamin alami yang membantu memerangi asthma dan demam
tinggi.
Seks juga melawan kanker. Berbagai penelitian telah menunjukkan bahwa frekuensi ejakulasi yang tinggi dan aktivitas seksual terkait dengan risiko lebih rendah terkena kanker prostat di kemudian hari. Tentu saja hal ini merupakan riset yang menggembirakan.
07-10-2021 06:47
Dalam hal menjaga kesehatan para lansia tidak jarang menjadi hal yang kerap terlupakan. Salah satu penyebabnya, banyak lansia lebih memilih untuk mengutamakan kesehatan fisik dibandingkan dengan kesehatan jiwa. Padahal, kesehatan jiwa yang baik dapat mendukung terjaganya kesehatan fisik juga. Nah, untuk mengatasinya berikut cara menjaga kesehatan mental lansia. Cara Menjaga Kesehatan Mental Bagi Lansia Saat di Rumah Aja 1. Batasi Informasi Cara pertama menjaga kesehatan mental lansia yaitu dengan batasi informasi mengenai virus Corona. Informasi mengenai hal ini memang penting untuk diketahui. Namun, WHO menyarankan agar membatasi untuk menonton, membaca, dan mendengarkan berita yang malah membuat lansia jadi cemas dan gelisah. Karenanya, utamakan untuk mencari informasi dari sumber-sumber yang sudah terpercaya, termasuk juga Halodoc. Karena dalam situs Halodoc, selain menyediakan fitur konsultasi dan buat janji dengan dokter, Halodoc juga menyediakan informasi yang valid terkait dengan kesehatan. 2. Berbagi Cerita Positif Cara selanjutnya yaitu berbagi cerita positif. Bila kamu aktif di sebuah komunitas, cobalah untuk memberi informasi dan cerita positif terkait virus Corona. Jika kamu mengenal orang yang terkena COVID-19 lalu dia bisa pulih dan kembali bersama keluarganya, kamu bisa bagikan kisah tersebut di komunitas. Bisa juga dengan memberikan informasi dari pemberitaan tentang para mantan pasien di negara lain yang sudah sembuh dan sudah bisa melakukan aktivitas seperti biasa. Hal ini penting dilakukan agar tidak membuat cemas dan paradigma bahwa orang yang terkena virus ini sudah pasti akan mati. 3. Apresiasi Tenaga Medis Mungkin salah satu keluarga atau orang terdekat kamu termasuk petugas medis yang sedang menangani virus Corona ini. Atau, kamu sendiri yang termasuk bagian di antara mereka? Nah, cobalah untuk mengapresiasi diri sendiri bahwa kamu sudah melakukan yang terbaik untuk menangani pandemi ini. Maka jagalah diri kamu dengan cukup istirahat selama bekerja atau antara shift, makan makanan yang sehat, dan kelola stres dengan baik ya. Lalu bagi kamu yang memiliki keluarga, kerabat, atau teman tenaga medis, berikanlah apresiasi dengan pesan-pesan penyemangat atau tetap berhubungan secara berkala melalui media sosial. Hal ini akan membuat mentalnya semakin kuat menghadapi wabah Corona dan tentunya membantu agar virus ini segera berlalu. 4. Dukungan Emosional Seperti yang diketahui, virus Corona sangat rentan menyerang para orang tua lanjut usia terutama yang sedang mengidap penyakit. Oleh karena itu, isolasi pun dilakukan untuk mencegah mereka terkena virus tersebut. Namun, hal ini tentu saja akan berdampak bagi kesehatan mentalnya. Misalnya bagi lansia yang sedang mengalami penurunan kognitif atau demensia akan membuat mereka lebih cemas, marah, stres, dan gelisah. Bukan hanya itu, dukungan praktis dan emosional dari keluarga terdekatnya, tentu akan sangat membantu untuk menenangkannya. Untuk itu cobalah berbagi fakta sederhana tentang apa yang terjadi dan memberikan informasi yang jelas tentang cara mengurangi risiko infeksi menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.                     5. Menjaga Kesehatan Lansia Cara terakhir yaitu dengan menjaga kesehatan lansia. Agar kesehatan lansia tetap bugar, kamu bisa mengajak mereka untuk mempelajari latihan fisik yang sederhana selama #dirumahaja. Selain itu, kamu bisa mengajak mereka untuk melakukan kegiatan menyenangkan bersama dengan bercerita, melukis, menanam dan berbagai kegiatan bermanfaat lainnya yang bisa membuat mereka lebih produktif. Demikian cara menjaga kesehatan mental bagi lansia saat di #RumahAja. Semoga dapat membantu.
10-12-2022 06:08
Istilah ZISWAF mungkin masih terdengar aneh di kalangan masyarakat umum, coba saja kita tanyakan ke masyarakat umum. Apakah mereka sudah familiar dengan kata ZISWAF? Kenapa begitu? karena mereka lebih mengenal ZISWAF secara parsial yaitu zakat sebagai bentuk kewajiban, infaq atau sedekah sebagai pemberian yang disunahkan dan wakaf sendiri masih identik penyalurannya untuk pembangunan dan lahan masjid serta lahan kuburan. Di kalangan terpelajar seperti mahasiswa atau penggerak ekonomi islam istilah ZISWAF justru sangat familiar, karena selain mereka mempelajarinya juga mempraktekan instrument Islam ini sebagai perintah dan pemberian langsung dari Allah SWT. Tapi, mungkin saja di kalangan kita juga masih ada yang belum tahu istilah ZISWAF. Maka mari kita coba membuka hati dan fikiran kita untuk dapat mempelajari sehingga dapat mengetahui dan mempraktekan apa itu ZISWAF. Pengertian ZISWAF adalah Akronim atau singkatan dari Zakat, Infaq, Sedekah dan WakAF. Sehingga dalam memahami Instrument yang langsung Allah berikan kepada manusia tidak satu-satu atau parsial begitupun juga dalam mempraktekannya bisa secara utuh.  1.     Zakat adalah mengeluarkan sebagian harta dalam rangka melaksanakan perintah Allah SWT (hukumnya wajib) sesuai dengan ketentuan tertentu (haul dan nisab) juga diberikan kepada golongan tertentu. 2.     Infaq adalah memberikan sebagian harta/materi yang bersifat sukarela setiap mendapat rezeki untuk membantu sesama sebanyak yang dia kehendaki. 3.     Sedekah adalah memberikan sebagian harta baik materi maupun non materi yang bersifat sukarela sebagai bentuk kejujuran atau kebenaran iman.  4.     Wakaf adalah Jenis pemberian harta yang di cintai dalam pelaksanaannya dilakukan dengan jalan menahan (pemilikan) lalu menjadikan manfaatnya berlaku umum sesuai syariah.  Zakat, infaq, shadaqah, wakaf (ZISWAF) adalah ibadah yang memiliki dua dimensi, yaitu merupakan ibadah sebagai bentuk ketaatan kepada Allah (vertikal) dan sebagai kewajiban berhubungan baik terhadap sesama manusia (horizontal). Zakat, infaq, shadaqah, wakaf merupakan salah satu ciri dari sistem ekonomi Islam, karena implementasi azas keadilan dalam sistem ekonomi Islam yaitu yang berada atau berkecukupan dapat membantu yang kekurangan sehingga ketimpangan antara si kaya dan si miskin dapat dihilangkan.  Melalui pengelolaan yang optimal, ZISWAF berpotensi besar mengatasi berbagai permasalahan bangsa, baik ekonomi maupun sosial. Meski Indonesia punya potensi yang besar, namun ada beberapa tantangan yang menghambat, diantaranya yakni minimnya pemahaman terkait ZISWAF di masyarakat dan belum adanya alternatif instrumen baik legalitas maupun keuangan untuk mengembangkannya.  Selain itu menyalurkan ZISWAF ke lembaga resmi ada beberapa keunggulannya :  1.Sesuai dengan Syariah  2. Tidak Repot  3.Penyaluran ZISWAF lebih tepat sasaran  4. Memuliakan penerima manfaat (mustahik/mauquf alaih) dalam penyaluran  5.Pemberdayaan Masyarakat  6.Transparansi hasil Pemberdayaan  7.Mengurangi Penghasilan kena pajak  Untuk menyalurkan  ZISWAF sebaiknya dengan melalui Lembaga ZISWAF professional dan amanah . Dan salah satunya adalah BSI Maslahat.yang memiliki visi untuk menjadi Lembaga Pengelola ZISWAF (Zakat, Infaq, Shodaqah, Wakaf dan Dana Sosial)  yang terpercaya, terdepan dan modern.Mewujudkan tata kelola manajemen Zis dan dana sosial serta dana CSR yang baik sesuai dengan kaidah syariah.
30-06-2014 13:04
Merokok membunuhmu. Memang benar adanya. Selain berpengaruh langsung pada kesehatan paru-paru, merokok mengakibatkan persoalan pada gigi, diantaranya : Bau mulut. Pergantian warna gigi. Peradangan bukaan kelenjar ludah di langit-langit mulut. Meningkatnya timbunan plak serta tartar pada gigi. Hilangnya tulang dalam rahang meningkat. Resiko leukoplakia meningkat, yakni bercak putih didalam mulut. Resiko penyakit gusi meningkat, yang disebut pemicu utama hilangnya gigi. Sistem pengobatan sesudah pencabutan gigi, perawatan periodontal, atau bedah mulut jadi tambah lama. Prosedur implan gigi mempunyai tingkat kesuksesan yang lebih rendah. Resiko kanker mulut meningkat. Bagaimana Merokok Mengakibatkan Penyakit Gusi? Rokok serta hasil olehan tembakau yang lain bisa mengakibatkan penyakit gusi lantaran memengaruhi lekatan tulang serta jaringan lunak pada gigi Anda. Dengan cara lebih khusus, merokok nampaknya mengganggu manfaat normal dari beberapa sel jaringan gusi. Masalah itu bikin perokok lebih rawan pada infeksi, seperti penyakit periodontal, serta nampaknya pula mengganggu aliran darah ke gusi, yang bisa memengaruhi pengobatan luka. Baca juga : Beberapa Fakta Kegiatan Seks terhadap Kesehatan Apakah Pipa Rokok serta Cerutu Mengakibatkan Persoalan Gigi? Ya bisa. Sama halnya rokok, cerutu serta pipa rokok bisa mengakibatkan persoalan kesehatan mulut. Menurut hasil riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association, perokok cerutu alami gigi keropos serta tulang alveolar keropos (yakni keroposnya sisi tulang rahang sebagai jangkar gigi) dengan kecepatan yang setara dengan perokok. Perokok pipa pula mempunyai resiko gigi keropos yang sama juga dengan perokok. Diluar resiko ini, perokok pipa serta cerutu tetap memiliki resiko terkena kanker oral serta faring (tenggorokan), meskipun bila mereka tak hirup rokok serta konsekwensi yang lain seperti bau mulut, gigi bernoda, serta penambahan resiko penyakit periodontal (gusi). Apakah Hasil Olahan Tembakau Yang Tidak Berasap Aman? Sama halnya dengan cerutu serta rokok, hasil olahan tembakau tidak berasap (umpamanya tembakau yang dihirup serta dikunyah) memiliki kandungan sekurang-kurangnya 28 bahan kimia yang sudah dapat dibuktikan menambah resiko kanker mulut dan kanker tenggorokan serta kerongkongan. Juga, mengunyah tembakau memiliki kandungan kandungan nikotin semakin banyak dari rokok, hingga mengakibatkan pemakainya lebih susah untuk berhenti. Demikian pula dengan satu kaleng tembakau yang dihirup, bisa menyajikan semakin banyak nikotin kian lebih 60 rokok. Tembakau tiada asap bisa merangsang jaringan gusi Anda, mengakibatkan gusi berkurang dari gigi Anda. Sesudah jaringan gusi berkurang, akar gigi jadi terbuka, hingga bisa menambah resiko gigi membusuk (tooth decay). Akar gigi yang terbuka pula lebih peka pada iritasi panas serta dingin atau yang lain, hingga bikin makan serta minum jadi tak nyaman. Kecuali itu, bahan gula yang kerap ditambahkan untuk menambah rasa tembakau tiada asap bisa menambah resiko gigi membusuk. Suatu riset yang diterbitkan dalam Journal of American Dental Association memperlihatkan bahwasanya pemakai tembakau kunyah empat kali memungkinkan meningkatkan gigi membusuk dibanding yang tak memakainya. Tembakau tiada asap pula umumnya memiliki kandungan pasir serta kerikil halus, yang bisa bikin gigi Anda aus. Menghilangkan Rutinitas Tembakau Tiada memperhatikan berapakah lama Anda sudah memakai produk tembakau, bila Anda berhenti memakainya saat ini, maka resiko serius untuk kesehatan Anda bakal menyusut. Sebelas tahunan sesudah berhenti merokok, kemungkinan bekas perokok terkena penyakit periodontal (gusi) tak jauh tidak sama dibanding beberapa orang yang tak sempat merokok. Juga, dengan menurunkan frekuensi Anda merokok bisa menolong mengurangi resiko terkena penyakit gusi. Satu riset mendapatkan bahwasanya perokok yang menurunkan rutinitas merokok mereka jadi kurang dari 1/2 bungkus satu hari cuma mempunyai resiko meningkatkan penyakit gusi tiga kali semakin besar dari non perokok. Angka ini memberi arti lebih rendah dibanding resiko orang yang merokok melebihi satu 1/2 pak /hari yakni enam kali lebih tinggi dari non perokok. Riset lain yang dipublikasikan dalam Journal of the Association American Dental mendapatkan bahwasanya penyakit mulut lesi leukoplakia bisa seutuhnya pulih dalam kurun waktu 6 minggu dari 97.5% pasien pemakai olahan tembakau tiada asap berhenti memakai buatan itu. Berbagai statistik dari American Cancer Society tunjukkan berbagai argumen serius lain untuk berhenti merokok. Mereka menyebutkan bahwasanya : Kira-kira 90% dari pasien kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan memakai tembakau, serta resiko terkena kanker ini meningkat bersamaan meningkatnya frekuensi merokok atau mengunyah tembakau serta lamanya merokok. Perokok mempunyai kemungkinan enam kali semakin besar dibanding non perokok untuk meningkatkan kanker ini. Seputar 37% dari pasien yang terus merokok sesudah kanker mereka membaik, bakal meningkatkan kanker ke-2 kalinya dari kanker mulut, bibir, lidah, serta tenggorokan. Jumlah ini semakin besar dibanding dengan mereka yang berhenti merokok yakni 6%. Baca juga : Kenali Faktor Risiko Akibat Kolesterol Tinggi Bagaimana Saya Bisa Berhenti Memakai Tembakau? Untuk berhenti memakai tembakau, dokter gigi atau dokter barangkali bisa menolong meredakan ketagihan nikotin Anda dengan obat-obatan, seperti permen karet serta patch nikotin. Sebagian dari buatan ini adalah obat OTC, sedang sebagian yang lain membutuhkan resep dokter. Obat lain (seperti Zyban) membutuhkan resep dokter. Kelas berhenti merokok serta grup pendukung kerap dipakai berbarengan dengan terapi obat. Program ini di tawarkan lewat rumah sakit lokal di masyarakat Anda serta terkadang lewat pemberi kerja atau perusahaan asuransi kesehatan Anda. Tanyakan pada dokter atau dokter gigi untuk info tentang program-program sejenis yang barangkali mereka ketahui. Obat herbal serta pula hipnosis serta akupunktur adalah pengobatan lain yang barangkali bisa menolong Anda menghentikan rutinitas menggunakan tembakau.