Waktu Posting : 11-06-2024 23:54 | Dibaca : 521x
Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya :
1. Tingginya Tekanan Darah
Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90.
2. Kebiasaan Merokok
Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho.
3. Mengidap Penyakit Jantung
Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak.
4. Genetik
Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
5. Obesitas
Jika obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke.
6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol
Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat.
7. Mengidap Diabetes
Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi.
8. Usia
Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun.
9. Gender
Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut.
Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.
01-09-2014 13:37
Apakah anda kerap merasakan capek, tertekan, serta susah untuk berkonsentrasi? Bila ya, jadi kemungkinan anda termasuk juga satu di antara beberapa puluh juta orang didunia yang mempunyai kandungan testosteron rendah atau “Low-T”. Peran Testosteron didalam Tubuh Testosteron adalah hormon stereoid dari grup androgen yang memegang fungsi utama untuk kesehatan, baik pada pria atau wanita. Dengan cara rata-rata, pria dewasa membuahkan seputar 20 kali semakin banyak dibanding wanita. Kandungan testosteron ada di titik paling tinggi pada umur muda, serta bakal alami penurunan waktu seorang masuk umur 30-an. Kecuali bertanggungjawab pada manfaat seksual, testosteron pula bertindak utama dalam melindungi otot serta tulang supaya terus kuat, dan melindungi lemak untuk terus terdistribusi dengan cara rata di tubuh. Kecuali pergantian manfaat seksual dan penurunan massa otot serta kepadatan tulang, rendahnya tingkat testosteron dapat mengakibatkan beragam permasalahan kesehatan termasuk juga penambahan cholesterol “jahat”. Baca juga : Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat dan Sehat Tingkatkan Kandungan Hormon Testosteron Dengan cara Alami Sesungguhnya, suplemen untuk tingkatkan hormon testosteron telah ada sepanjang bertahun-tahun, tetapi orang-orang masih tetap sangsi pada ada dampak samping untuk periode panjang. Serta dalam berbagai keadaan, seperti beberapa orang yang mempunyai kisah kanker prostat memanglah diperingatkan untuk tak konsumsi suplemen itu. Berita baiknya, ada jalan alami serta aman untuk tingkatkan kandungan testosteron, salah satunya ialah semacam tersebut : 1. Turunkan berat tubuh Lemak tubuh berlebihan bisa turunkan kandungan testosteron, terlebih bila keunggulan berat tubuh itu terlalu fokus dalam bentuk lemak perut. Suatu studi di University at Buffalo temukan bahwa 40 % dari pria obesitas memiliki kandungan testosteron yang rendah. Adapun studi yang lain pula temukan bahwa 75 % lelaki yang amat gemuk, baik muda maupun tua, di ketahui mempunyai kandungan testosteron yang rendah. Jadi, satu diantara jalan keluar untuk tingkatkan kandungan testosteron ialah dengan jalan turunkan berat tubuh. 2. Minum kopi Kecuali bisa menyajikan sentakan daya, cafein bisa tingkatkan kandungan testosteron. Suatu studi dari Harvard School of Public Health temukan bahwa minum lima (170 gr) cangkir kopi sehari-hari sepanjang satu bulan di ketahui bisa tingkatkan rasio testosteron jadi estrogen nyaris sejumlah 200 % pada pria yang keunggulan berat tubuh walau dampaknya tak tahan lama. Akan tetapi, baiknya anda tanyakan terlebih dulu pada dokter sebelum saat mengkonsumsinya. 3. Tingkatkan konsumsi vitamin D Vitamin D sesungguhnya pula adalah hormon, serta menurut suatu riset yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, seputar 75 % orang Amerika kekurangan vitamin ini. Suatu studi sepanjang tiga th. pada pria dewasa yang dipublikasikan pada Hormone and Metabolic Research temukan bahwa pria yang memiliki kandungan vitamin D yang tinggi di ketahui kandungan testosteronnya lebih tinggi dibanding dengan mereka yang kandungan vitamin D dalam tubuhnya rendah. Studi lain temukan bahwa pria dengan kandungan testosteron rendah yang di beri suplemen vitamin D (3. 332 IU) sehari-hari sepanjang satu tahun alami kenaikan kandungan testosteron sebesar 20 %. Kaum ilmuwan yakin bahwa vitamin D bikin tubuh dari merubah testosteron-ke-estrogen, dimana ketika yang sama bikin reseptor pada kelenjar adrenal (yang melepas hormon testosteron) jadi lebih peka. 4. Menangani stres Menurut suatu studi dari University of Texas di Austin, bila seorang stres, tubuhnya bakal melepas hormon stres kortisol dalam jumlah yang besar. Hal semacam ini bisa menghalangi peran dari hormon testosteron. Robert Josephs, pemimpin riset itu mengungkap bahwa saat kandungan kortisol terus tinggi seperti yang dihadapi orang dalam situasi stres, jadi kekuatan untuk mereproduksi (testosteron) bakal makin susah. Tetapi dampak hormon kortisol bakal menyusut bersamaan dengan berkurangnya tingkat stres yang dihadapi seorang. Baca juga : 10 Cara Alami Meningkatkan Energi 5. Cukup tidur Suatu riset di Belanda temukan bahwa pria berumur lanjut (64-74 th.) bisa menambah kandungan testosteron mereka dengan memperoleh tidur malam cukup. Makin lama mereka tidur, makin banyak hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Terlampau sedikit tidur bisa turunkan kandungan testosteron. suatu studi di University of Chicago Medical Center temukan bahwa kurang tidur sepanjang satu minggu bisa turunkan kandungan testosteron sampai 15 %. 6. Olahraga Kecuali bisa melindungi kesehatan, berolahraga bisa tingkatkan kandungan testosteron. Suatu studi di Baylor University temukan bahwa kandungan testosteron bakal terus tinggi sepanjang 48 jam ke depan sesudah lakukan latihan angkat beban. Disamping itu, studi yang tidak sama tunjukkan bahwa berolahraga kurun waktu yang pendek yaitu lari cepat 6 detik, dengan cara penting bisa tingkatkan kandungan hormon testosteron. Riset lain temukan bahwa berolahraga pada malam hari pula efisien dalam tingkatkan kandungan testosteron. Akan tetapi, janganlah terlalu berlebih dalam mengerjakannya, lantaran suatu studi di Universirty of North Carolina temukan bahwa berolahraga terlalu berlebih bisa turunkan kandungan testosteron sebesar 40 %. 7. Makan kacang Almond, kacang Brasil, Walnut, serta kacang tanah bisa tingkatkan produksi testosteron. Berbagai studi sudah temukan bahwa pria yang konsumsi makanan tinggi lemak tidak jemu tunggal, yaitu tipe lemak yang kerap diketemukan dalam kacang-kacangan, di ketahui mempunyai kandungan testosteron yang amat tinggi. Kandungan asam aspartat (1 dari 20 asam amino penyusun protein) yang tinggi dalam kacang-kacang itu bisa tingkatkan produksi hormon testosteron serta tingkatkan aliran darah pada badan.
16-03-2016 23:17
Selebriti cantik Dhanti Mahardika selalu menjaga kesehatan tubuh dengan makan makanan sehat sehingga bisa terhindar dari penyakit kronis seperit tumor dan kanker. Menurutnya, terhindar dari penyakit kronis tersebut bisa didapat dengan pola makan sehat dan menghindari makanan yang mengandung senyawa yang tidak baik bagi tubuh. Lebih baik makan sesuatu yang natural, daripada harus sesuatu yang instan tetapi mengandung bahan pengawet yang berbahaya bagi tubuh. Pola makan sehat yang dijalani Dhanti adalah tidak makan nasi, Ia mengganti karbohidrat nasi dengan sayur-sayuran dan buah-buahan. Selain itu, makanan yang dikonsumsi Dhanti diolah dengan cara direbus atau di-steam. Menurutnya, cara tersebut lebih baik.daripada diolah dengan cara digoreng yang banyak kandungan minyaknya. Baca juga : 5 Langkah Supaya Lebih Bahagia Di Kantor Menurut Dhanti, menjaga kesehatan dari berbagai penyakit menjadi hal penting yang harus dilakukan. Sudah beberapa tahun belakangan ini ia tidak makan daging merah. Kata Dhanti, daging merah memiliki kandungan struktur, enzim dan hormon yang tidak dibutuhkan tubuh. Daging merah juga tidak baik untuk mereka yang memiliki sejarah keluarga dengan kanker. Karena itu, untuk protein, hewani Dhanti lebih memiliki konsumsi ikan. Sementara untuk protein nabati, ia suka makan tempe, kacang-kacangan dan jamur. Selain menjaga asupan makan, presenter Extra Seleb ini juga mengimbanginya dengan olahraga. Olahraga rutin dilakukan Dhanti setiap hari agar tubuhnya fit. Olahraga yang rutin dijalani Dhanti seperti yoga, thai boxing dan lari. Baca juga : Bubur Kacang Hijau Bagus untuk Kulit Selain dengan cara-cara yang seperti Dhanti Mahardika lakukan, Anda pun bisa mencegah resiko terkena tumor sejak dini dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan atau obat herbal. Beberapa minuman kesehatan yang sangat dianjurkan untuk rutin dikonsumsi diantaranya adalah Jus Mengkudu "Ultra Noni", Jus Kulit Manggis "Ultra Mangosteen", dan Dragon Noni.
28-06-2014 23:07
Kira-kira 10% dari orang yang mempunyai hipertensi (tekanan darah tinggi) dikarenakan oleh penyakit lain. Bila tekanan darah tinggi dikarenakan oleh penyakit lain, maka hal semacam ini dikatakan hipertensi sekunder. Dalam masalah hipertensi sekunder, saat pemicunya diobati, umumnya desakan darah bakal kembali normal atau alami penurunan dengan cara penting. Berbagai penyakit lain yang bisa mengakibatkan hipertensi sekunder ialah : Penyakit ginjal kritis. Sleep apnea. Tumor atau penyakit kelenjar adrenal lain. Coarctation of aorta yakni penyempitan aorta yang dipunyai dari lahir, yang bisa mengakibatkan desakan darah tinggi di lengan. Kehamilan. Pemakaian pil KB. Kecanduan alkohol. Disfungsi tiroid. Sedang pemicu 90% masalah hipertensi yang lain belum di ketahui, serta hal semacam ini dikatakan hipertensi primer. Walau pemicu khusus desakan darah tinggi belum di ketahui, tetapi ada berbagai aspek spesifik yang di ketahui menyajikan peran pada desakan darah tinggi. Baca juga : Kiat Berpuasa untuk Penderita Hipertensi Berbagai Aspek Yang Tak Dapat Dirubah Umur : Bersamaan pertambahan umur, maka makin kemungkinan besar Anda meningkatkan desakan darah tinggi, terlebih sistolik disebabkan arteri jadi keras. Hal itu beberapa besar dikarenakan oleh aterosklerosis, atau “pengerasan arteri”. Ras : Semakin banyak orang Afrika-Amerika mempunyai desakan darah tinggi dibanding orang kulit putih. Orang Afrika-Amerika meningkatkan desakan darah tinggi pada umur lebih muda serta lebih cepat meningkatkan komplikasi desakan darah tinggi yang lebih kronis. Kisah keluarga (Turunan) : Desakan darah tinggi condong alami penurunan di keluarga. Tipe Kelamin : Biasanya, pria mempunyai kemungkinan semakin besar untuk meningkatkan desakan darah tinggi dibanding wanita. Kemungkinan ini beragam bergantung dari usia serta bermacam di antara grup etnis. Berbagai Aspek Yang Dapat Dirubah Obesitas : Defisini obesitas yakni bila berat tubuh Anda lebih berat 30% atau lebih diatas berat tubuh ideal Anda. Obesitas berkenaan erat dengan desakan darah tinggi. Orang yang gemuk mempunyai kemungkinan dua sampai enam kali semakin besar untuk meningkatkan desakan darah tinggi dibanding mereka yang berat tubuhnya di kisaran berat tubuh ideal. Kaum profesional medis amat merekomendasikan supaya seluruhnya orang dengan obesitas serta desakan darah tinggi untuk turunkan berat tubuh mereka sampai kisaran 15% dari berat tubuh ideal mereka. Dokter dapat menolong Anda mengkalkulasi kisaran berat tubuh ideal Anda. Sensitivitas natrium (garam) : Berbagai orang memiliki sensitivitas tinggi pada natrium (garam), serta desakan darah mereka naik bila mereka makan garam. Kurangi konsumsi natrium condong turunkan desakan darah mereka. [ Baca juga : Makanan untuk menambah Sel darah Merah ] Orang Amerika konsumsi natrium 10 sampai 15 kali semakin banyak dari yang diperlukan. Makanan cepat saji serta makanan olahan memiliki kandungan natrium dalam jumlah tinggi. Banyak pula obat OTC yang memiliki kandungan natrium dalam jumlah tinggi, umpamanya obat pereda rasa sakit. Bacalah label makanan untuk tahu berapakah banyak kandungan natrium di dalamnya. Jauhi makanan yang memiliki kandungan natrium tinggi. Maksud yang hendak dicapai ialah tak kian lebih 1500 mg natrium /hari. Minum alkohol : Minum kian lebih 1-2 gelas alkohol /hari condong menambah desakan darah pada mereka yang peka pada alkohol. Pil KB (pemakaian kontrasepsi oral) : Berbagai wanita yang memakai pil KB alami desakan darah tinggi. Kurang olahraga (kurang kesibukan fisik) : Pola hidup yang kurang kesibukan fisik menyajikan peran pada pengembangan obesitas serta desakan darah tinggi. Oba-obatan : Ada berbagai obat spesifik yang condong menambah desakan darah, seperti amfetamin (stimulan), pil diet, serta berbagai pil yang dipakai untuk menyembuhkan tanda-tanda flu serta alergi.