Jangan Sepelekan Influenza

Additional Image

Waktu Posting : 31-05-2014 00:35 | Dibaca : 2729x

Influenza atau flu merupakan penyakit saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) yang disebabkan infeksi virus influenza. Komponen virus yaitu spike hemaglutinin berikatan dengan reseptor yang ada pada permukaan sel inang. Selanjutnya melalui proses endositiosis nukleokapsid, virus masuk ke sitoplasma. Virus kemudian masuk ke nukleus dan bereplikasi.

Protein-protein virus yang bersifat virulen dihasilkan di sitoplasma. Setelah protein-protein virus dihasilkan, beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan nyeri pada otot akan mucul. Pada anak-anak seringkali disertai dengan mual, muntah dan diare.

Virus flu disebarkan melalui droplet infection atau percikan ludah  penderita saat bersin atau batuk, dan melalui saliva (air liur). Jika tidak segera ditangani, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, asma, infeksi telinga, dehidrasi, bronkhitis, sinus kerusakan organ hati, dan diabetes. Pada akhirnya dapat menyebabkan kematian, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi, seperti orang tua yang berusia di atas 65 tahun, bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Di Amerika Serikat diperkirakan 10% - 20% penduduk setiap tahunnya menderita influenza, dan sekira 36.000 penduduk meninggal/tahun karena komplikasi.

Baca juga : Bahaya di Balik Berat Badan Berlebihan  

Influenza disebabkan virus, jadi terapi antibiotik seperti penisilin tidak bisa digunakan. Metode yang tepat untuk mencegah infeksi virus flu adalah dengan vaksinasi sebelum musim flu tiba. Musim flu (flu season) di Amerika Serikat biasanya terjadi antara bulan November hingga April.

Ada dua jenis vaksin untuk mencegah flu. Pertama adalah flu shot yang merupakan vaksin yang berisi virus mati. Vaksin ini diberikan melalui injeksi pada lengan bagi orang-orang yang sehat, seseorang dengan kondisi medis yang kronis, dan bayi yang telah berusia lebih dari enam bulan. Kedua adalah nasal spray flu vaccine atau Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV). Vaksin jenis ini telah diperkenalkan sejak tahun 2003, berisi virus hidup yang telah dilemahkan. Vaksin ini diberikan pada penderita yang telah berusia 5-49 tahun dengan cara penyemprotan ke dalam hidung atau nasal spray.

Kedua vaksin di atas mengandung tiga jenis virus, yaitu virus A (H3N2, HINI) dan virus B. Flu shot vaksin dan LAIV bekerja dengan jalan menginduksi terbentuknya antibodi yang akan melindungi tubuh terhadap infeksi virus flu. Antara tahun 2003-2004  telah diproduksi 87,1 juta dosis vaksin flu.

Baca juga : Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal 

Kemampuan vaksin flu untuk melindungi manusia dari serangan virus flu tergantung pada dua faktor, yaitu usia dan status kesehatan penderita, serta kemiripan (match) antara strain virus yang menginfeksi dengan vaksin yang diberikan.

Seserorang yang telah divaksinasi pada kondisi tertentu dapat terserang kembali flu, hal ini terjadi karena sistem imun alami yang dibentuk tubuh belum tentu efektif terhadap strain virus baru yang menginfeksi atau vaksin yang diberikan sebelumnya, kemungkinan tidak efektif lagi terhadap virus baru.

Meskipun tingkat kematian yang disebabkan penyakit ini tidak terlalu tinggi (sekira 1%), namun pandemik yang terjadi di sekuruh dunia pada tahun 1918-1919 dengan menyebabkan kematian lebih dari 20 juta penduduk mengingatkan kita agar berhati-hati terhadap virus ini.

Obat-obatan antiviral seperti amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamavir digunakan juga untuk mencegah flu. Namun, pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dokter dan memperhatikan siapa yang akan meminum obat tersebut, dosis, usia, kondisi medis penderita dan efek samping yang mungkin timbul.

Apa yang harus kita lakukan jika telah terinfeksi virus flu? Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hindari konsumsi alkohol dan tembakau, konsumsi minuman suplemen berbahan herbal yang memiliki khasial meningkatkan imunitas, berobat ke dokter untuk meringankan flu, serta menjaga kebersihan merupakan beberapa tindakan bijaksana yang bisa dilakukan agar kesehatan segera pulih.  


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tips Memilih Sabun Mandi Pemutih Yang Aman Untuk Kulit

29-02-2016 17:41

Sabun mandi cair atau sabun batang untuk pemutih yang baik dan aman untuk kulit anda sebenarnya ada banyak dijual dipasaran. Untuk jenis sabun mandi dalam bentuk cair biasanya memiliki lebih banyak peminatnya dibandingkan dengan batangan. Karena dianggap lebih praktis untuk proses menggunakannya. Apapun jenis sabun yang digunakan anda harus memperhatikan kualitas sabun tersebut. Apakah sabun ini sangat baik untuk kesehatan kulit anda atau tidak. Selain itu anda juga harus memperhatikan apakah sabun yang anda gunakan ini sudah sesuai dengan kelembaban kulit anda atau tidak. Karena jangan sampai anda salah dalam memilih sabun mandi untuk kulit hanya karena memiliki wangi yang enak dari sabun tersebut atau karena harganya yang lebih murah. Tapi anda harus memilih sabun yang benar – benar sesuai dan cocok untuk jenis kulit anda. Karena efeknya selain akan menjadi kulit anda tampak lebih segar. Pemilihan sabun mandi yang cocok dan sesuai dengan kulit wajah anda akan membuat kulit ada menjadi semakin sehat dan segar.     Baca juga : Cara Memilih Krim Pemutih yang Aman       Tips Memilih Sabun Mandi Berdasarkan Jenis Kulit     1. Kulit Normal Hampir semua jenis kulit normal biasanya dapat menggunakan sabun mandi jenis apapun. Karena biasanya tidak akan menyebabkan banyak masalah pada kesehatan kulit anda. Hal ini karena jenis normal memiliki kelembaban kulit yang cukup selain permukaannya kulit sangat lembut dan segar. Sabun mandi yang cocok untuk jenis kulit normal adalah sabun mandi yang terbuat dari bahan dasar lavender atau rose serta minyka zaitun. Zaitun biasanya akan memberikan kulit normal menjadi lebih putih. Ini adalah salah satu cara yang lebih aman untuk anda yang memiliki kulit dengan jenis yang normal.     2. Kulit Sensitif Jika anda memiliki kulit sensitif biasanya anda akan sering mengalami iritasi jika sabun yang anda gunakan tidak cocok untuk kulit anda. Beberapa ciri dari kulit sensitif adalah kulit terlihat sangat tipis dan berwarna kemerahan. Nah untuk jenis sabun mandi yang cocok untuk anda gunakan pada jenis kulit sensitif adalah sabun yang memiliki kandungan pewangi dan pewarna yang lebih sedikit. Anda juga disarankan untuk menggunakan sabun yang memiliki pH lebih seimbang dan sedapat mungkin anda harus menggunakan sabun mandi yang memiliki kandungan ekstrak lidah buaya dan vitamin E. Karena sabun dengan kandungan ini akan lebih baik anda gunakan untuk kulit sensitif.      3. Kulit Berminyak Ciri dari kulit yang berminyak adalah kulit mudah sekali berjerawat dan permukaan kulit terlihat sangat mengkilap. Nah jika anda memiliki kulit dengan tipe ini maka akan sangat disarankan untuk menggunakan sabun khusus yang memiliki jenis kulit yang binyak yaitu sabun dengan bahan yang sangat lembut seperti seat salt atau tea tree oil. Untuk jenis kulit berlebihan pada kulit wajah anda dapat menyeimbangkan dengan bahan tersebut. Jenis sabun ini bisanya ada pada kandungan sabun dalam bentuk batangan. Anda juga sangat tidak disarankan untuk menggunakan sabun yang mengandung parfum yang memiliki jumlah terlalu banyak.     4. Kulit Kering Untuk jenis kulit yang kering biasanya kulit akan cenderung mengalami kusam. Ciri lain dari kulit yang kering adalah umumnya terdapat pada area pipi dan bagian bibir. Jika diperlukan anda harus menggunakan kelembaban yang sangat cukup. Jika anda memiliki jenis kulit ini maka pilihan yang terbaik adalah dengan menggunakan sabun dari ekstrak avocado atau minyak zaitun. Selain itu juga harus menggunakan sabun yang memiliki kandungan vitamin E     Pilih Produk Sabun Mandi Yang Aman Untuk Kulit Setelah anda mengetahui apa saja sabun yang sangat aman untuk kulit anda. Nah jika anda berencana untuk milih sabun yang bisa memutihkan kulit maka ada beberapa tips yang harus anda ikuti diantaranya adalah:     1.  Anda harus memilih produk pemutih yang berasal dari bahan yang alami Ketika anda memilih salah satu produk pemutih untuk badan maka sangat disarankan untuk memilih produk yang terbuat dari bahan yang alami. Bahan alami ini adalah cara terbaik untuk anda mencegah kemungkinan terjadinya resiko yang berbahaya pada kulit anda hingga pada kesehatan tubuh anda. Karena obat pemutih yang  terbuat dari bahan alami akan lebih aman untuk anda gunakan jika dibandingkan dengan sabun dari bahan lainnya. Menggunakan sabun dari bahan kimia biasanya akan mengakibatkan banyak sekali efek samping yang cukup berbahaya pada tubuh anda karena bahan kimia sangat keras pada kulit anda jika dibandingkan dengan sabun yang terbuat dari bahan alami. Sehingga jika anda ingin mengaplikasikan sabun mandi pemutih maka anda bisa memilih produk yang berbahan alami. Atau anda bisa juga menggunakan bahan alami langsung seperti masker buah atau dengan mandi susu.     2. Anda harus memilih sabun mandi dengan kandungan vitamin C lebih banyak Sebagai konsumen yang cukup bijak maka anda haruslah lebih teliti dalam memilih produk yang tepat untuk tubuh. Karena bahan adalah bagian yang penting untuk membuat kulit anda lebih putih. Dan salah satu bahan yang dapat melakukannya adalah sabun mandi yang memiliki kandungan antioksida dan vitamin C. Andioksida inilah yang pada dasarnya akan mencerahkan kulit dan memutihkan kulit anda menjadi lebih efektif. Sedangkan untuk vitamin C yang memiliki peran lebih mudah larut didalam air. Sehingga akan sangatlah aman untuk anda gunakan. Selain karena kandungan vitamin C. Anda juga harus memilih sabun mandi yang memiliki kandungan Vitamin A dan E.     3. Anda harus memilih sabun manid yang tanpa akan menimbukan iritasi pada kulit anda. Pada saat anda akan memilih salah satu sabun mandi untuk mmeutihkan kulit sebaiknya anda harus memilih sabun mandi yang tidak akan menimbulkan masalah iritasi pada kulit anda. Biasanya reaksi dan efek samping negatif dari sabun mandi yang salah ini terlihat setelah sekitar 2 minggu anda menggunannya. Nah jika anda menggunakan sabun mandi yang menyebabkan iritasi ini maka anda harus menghentikan penggunaanya. Karena jika anda terus membiarkannya maka kulit anda akan menjadi mengelupas. Selain itu kulit anda akan mengalami kemerahan dana kepanasan.     Baca juga : Berapa Waktu yang Cukup untuk Tidur dan Apa Manfaatnya?      4. Anda harus memilih sabun mandi yang sudah BPOM Ini adalah bagian yang cukup penting dimana anda harus memilih sabun mandi yang sudah bersertifikat BPOM. Jika anda memilih sabun mandi yang sudah BPOM maka akan dipastikan jika produk ini sangat aman anda gunakan karena sudah teruji klinis. Dengan demikian setidaknya sudah ada jaminan jika sabun mandi pemutih ini sudah aman untuk anda gunakan.     Cara Menggunakan Sabun Mandi Pemutih  Untuk Hasil Maksimal     Jika anda sudah memilih produk sabun mandi pemutih yang tepat maka sangat penting saat menggunakan sabun ini secara teratur setiap kali anda mandi. Anda harus menggosokkannya keseluruh kulit. Sehingga merata dan bersihkan dengan air bersih. http://www.sabunpemutih.co.id 

Featured Image
Ini Lho Bahaya Duduk Terlalu Lama

14-07-2014 08:26

Berbagai dekade paling akhir bila kita memperhatikan kembali persoalan kesehatan di Indonesia maka didapat pergeseran yang cukup penting dari pola penyakit infeksi jadi penyakit kronik seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes melitus, serta stroke. Pergeseran pola penyakit ini di pengaruhi oleh banyak aspek, satu diantaranya ialah gaya hidup orang-orang yang saat ini beralih. Gaya hidup yang disebut dapat dilihat dari sisi nutrisi, manajemen stres, serta kegiatan fisik. Spesial tentang kegiatan fisik, mari kita perhatikan kembali aktivitas yang kita kerjakan selama 24 jam ini, apakah kita telah memasukkan daftar olahraga di dalamnya?   Baca juga : Kenalilah Gejala Batu Empedu Seberapa kerap saat kita olahraga dibanding saat untuk duduk? Resiko penyakit kronik Beberapa besar orang yang banyak menggunakan waktunya untuk duduk serta tidak sering melakukan kegiatan fisik mempunyai resiko penyakit kronik lebih tinggi di banding orang yang cukup melakukan kegiatan fisik setiap harinya. Kegiatan duduk kerap dikatakan pula sedentary behaviour ini terhitung ketika ditempat bekerja, transportasi, melihat tv, serta dirumah yang banyak dikerjakan oleh pekerja kantor serta mahasiswa. Suatu riset dari Kansas State University pada 63. 048 pria berumur 45 serta 65 tahun sempat dikerjakan untuk hal semacam ini. Kaum partisipan studi isi survey perihal keadaan kronik yang mereka punyai serta seberapa banyak mereka duduk. Pria yang duduk lebih dari 4 jam /hari mempunyai insidensi menanggung derita penyakit kronik seperti penyakit jantung, diabetes, kanker atau desakan darah tinggi semakin besar. Semakin lama saat yang di habiskan untuk duduk tiap-tiap hari, semakin tinggi resiko terserang penyakit kronik. Penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah meningkat Sedentary behaviour mempunyai pengeluaran daya yang amat rendah kira–kira 1, 5 metabolic equivalent units (METs), hingga metabolisme badan jadi lebih rendah juga. Pembakaran kalori jadi amat lambat lantaran otot–otot badan tak banyak konsumsi daya, serta berlangsung pembentukan trigliserida serta LDL (low density lipoprotein—dikenal pula semacam kolesterol jahat—adanya hal semacam ini bisa menyebabkan penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah) makin meningkat.   Baca juga : Ingin Sehat, Kurangi Konsumsi Garam Pola metabolisme ini bakal mengakibatkan timbulnya beragam jenis penyakit kronik. Penyakit kronik tak berkenaan dengan indeks massa badan, hingga orang–orang yang mempunyai badan ideal maupun kurus terus berisiko terserang penyakit kronik. Sisipkan kegiatan fisik Ada berbagai jalan untuk menyisipkan kegiatan fisik di sela–sela aktivitas sedentary behaviour, yakni : Jauhi ada di depan computer bila tiada yang hal utama yang ditangani Upayakan melakukan relaksasi atau peregangan otot setiap satu jam dari duduk terus-menerus Berjalanlah waktu pergi ke tempat–tempat yang dekat dengan jarak tempuh 5-15 menit Tambah baik olahraga dengan rekan–teman diakhir minggu dibanding hang out makan atau nonton bersama Batasi saat melihat TV Berolahragalah minimum 30 menit tiap-tiap hari Memperbanyak minum air putih.

Featured Image
Mengenal Perubahan Fisiologis Tubuh Saat Berpuasa

09-07-2014 09:20

Berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan merupakan keharusan untuk mereka golongan muslimin. Pergantian pola makan serta pola tidur selama sebulan bakal menyebabkan beberapa pertanyaan sekitar kesehatan, apakah berpuasa baik untuk kesehatan? Untuk menjawab pertanyaan itu, pada mulanya kita mesti tahu bagaimana pergantian fisiologis didalam badan dalam keadaan berpuasa. Pergantian yang berlangsung didalam badan seorang bergantung dari berapakah lamanya ia berpuasa. Dengan cara teori, badan masuk keadaan puasa sekitar 8 jam sesudah makan paling akhir kali atau saat badan usai mengolah makanan. Pada keadaan normal, cadangan glukosa yang ada didalam badan bakal dipakai semacam sumber konsumsi daya. Selama berpuasa, kandungan glukosa inilah sumber utama daya. Sesudah cadangan glukosa habis, sumber selanjutnya yang bisa dipakai semacam pasokan daya ialah lemak. Glukosa sendiri pula dihasilkan dalam jumlah sedikit lewat mekanisme didalam hati. Puasa Dalam Periode Saat Tertentu Cuma berpuasa dalam periode waktu yang amat lama-lah yang mengakibatkan cadangan daya di ambil dari pemecahan protein yang ada di beberapa sel, pula dari otot. Pada titik inilah puasa bukan hanya merupakan satu aktivitas yang sehat lagi serta seorang telah meraih keadaan ‘kelaparan’. Pemecahan protein yang ada didalam otot bisa mengakibatkan seorang jadi amat lemas.   Baca juga : Makanan untuk Ciptakan Sperma Sehat Puasa dalam bulan Ramadhan ini berjalan dari subuh hingga terbenamnya matahari yang berjalan sekitar 12-13 jam (Indonesia). Rentang saat ini tetap bisa ditolerir seandainya cadangan daya kita yang datang dari glukosa serta lemak ada dalam jumlah cukup. Sesudah berbuka s/d saat sahur, pastinya cadangan daya atau cadangan glukosa badan bisa kembali dipenuhi hingga mencegah pemecahan protein otot untuk pemenuhan daya. Pemakaian lemak semacam satu diantara sumber daya pastinya mempunyai berbagai efek, salah satunya ialah bisa turunkan berat tubuh, melindungi protein dalam otot, serta dalam periode panjang bisa turunkan kandungan kolesterol. Penurunan berat tubuh sendiri bakal bisa menolong mengontrol penyakit diabetes melitus serta kurangi penambahan desakan darah. Pergantian komposisi badan, penurunan massa lemak, serta terkontrolnya desakan darah, diabetes, serta kolesterol bakal turunkan resiko penyakit kardiovaskuler (jantung serta pembuluh darah).   Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat Dengan berpuasa, proses detoksifikasi badan juga bisa berjalan baik dengan jalan keluarkan beragam toksin didalam badan dengan pembakaran lemak yang menumpuk. Sesudah berbagai hari berpuasa, kandungan hormon endorfin didalam badan meningkat yang bisa berbuntut pada penambahan rasa tenang, bahagia, serta kewaspadaan yang cukup baik. Dengan berpuasa, produksi asam lambung juga bakal alami penurunan hingga baik untuk pasien gastritis atau peradangan lambung. Keseimbangan konsumsi makanan serta minuman amat dibutuhkan didalam berpuasa. Organ badan yang mengatur keseimbangan cairan badan serta elektrolit seperti natrium, kalium, serta kalsium, ialah ginjal. Kekurangan cairan atau dehidrasi bisa berlangsung disebabkan kurangnya konsumsi cairan serta keringat yang terlalu berlebih disebabkan hawa panas. Konsumsi cairan yang cukup ditunjang sumber mineral serta elektrolit yang seimbang bakal melindungi manfaat ginjal kita. Kecuali itu, konsumsi karbohidrat, lemak, serta protein seimbang bakal mencegah pemecahan protein di otot serta melindungi konsumsi daya selama hari. Jadi, apakah puasa baik untuk kesehatan? Pastinya jika dikerjakan dalam kurun waktu yang benar (dari subuh sampai tenggelam matahari) serta ditunjang dengan konsumsi makanan seimbang serta tak terlalu berlebih, maka berpuasa mempunyai beragam faedah untuk kesehatan.

...