Waktu Posting : 11-06-2014 21:15 | Dibaca : 2561x
08-07-2014 11:23
Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus - Kanker usus dapat diakibatkan karena pencernaan saat buang air besar kurang lancar. Sering menahan BAB adalah kebiasaan yang salah. Kondisi yang seharusnya tubuh harus segera membuang kotoran menjadi Anda tahan. Maka kotoran akan tumbuh menjadi sumber penyakit. Berada dekat dengan daerah usus maka tidak menutup kemungkinan penyakit seperti kanker usus akan mudah menyerang. Baca juga : Mengenal untuk Menghindari Kanker Usus Anda akan sangat tersiksa, sudah menahan keinginan untuk BAB, perut melilit, dan yang terjadi saat ingin sekali BAB menjadi sulit untuk dikeluarkan. Pengaruh pasti adalah kanker usus akan Anda derita. Sangat baik untuk membiasakan hidup sehat tanpa menahan keinginan untuk BAB. Pencernaan yang sehat, usus akan sehat, dan kanker usus dapat terhindarkan. Sebab penyakit kanker usus bukanlah termasuk penyakit karena genetik. Lebih berpengaruh pada gaya hidup yang kurang sehat terlebih kurang mengkonsumsi asupan serat. BAB yang sehat adalah setiap hari. Jika ada satu atau sampai dua hari tidak dapat BAB maka Anda kurang mengkonsumsi serat. Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat Bayangkan, BAB yang sudah ada di daerah anus namun tidak dapat keluar karena Anda tidak merasakan keinginan untuk BAB. Maka selama dua hari saja BAB sudah akan menyebabkan sumber penyakit. Untuk itu paksa agar Anda memiliki keinginan untuk BAB dengan banyak mengkonsumsi sumber gizi seperti serat. Selain serat juga konsumsi yogurt agar usus Anda selalu sehat karena mengandung prebiotik dan probiotik.
05-07-2016 05:07
Imunisasi merupakan salah satu cara mencegah penyakit berat pada anak. Infeksi yang bisa dicegah dengan imunisasi antara lain polio, campak, difteri, tuberkulosis, dan hepatitis B. Vaksin dibuat dengan melemahkan virus atau bakteri, namun dalam bentuk yang tidak membahayakan tubuh. Malah, bagian dari virus atau bakteri yang sudah dilemahkan itu akan membantu tubuh membentuk antibodi yang membuat anak menjadi kebal terhadap penyakit tertentu. Pada kasus peredaran vaksin palsu yang baru diungkap oleh kepolisian, diduga para tersangka pemalsuan vaksin mencampur cairan infus dengan antibiotik atau vaksin tetanus. Baca juga : Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah Menurut ahli vaksin, dr.Dirga Sakti Rambe Msc-VPCD, ada dua efek negatif pemberian vaksin palsu pada bayi. "Yang pertama dampak keamanan vaksin palsu itu dan yang kedua dampak proteksi atau kekebalan, yakni bayi yang diberi vaksin palsu tentu tidak memiliki proteksi atau kekebalan," kata Rambe seperti dikutip Antara. Ahli vaksin dari Universitas Siena, Italia itu, menambahkan, terkait dampak keamanan, kata dia, tergantung dari larutan yang dicampurkan pembuat vaksin palsu. Saat ini, kandungan yang terdapat dalam vaksin palsu masih diteliti lebih lanjut oleh Pusat Laboratorium Forensik Kepolisian Indonesia dan Badan POM. "Yang jelas proses pembuatan vaksin palsu tentu tidak steril bisa tercemar virus, bakteri, dan lain sebagainya yang tidak baik bagi kesehatan," katanya. Dia menambahkan, kemungkinan jangka pendek yang dapat terjadi adalah timbulnya infeksi. "Infeksi bisa bersifat ringan bisa juga infeksi sistemik. Infeksi berat bisa berupa demam tinggi, laju nadi meningkat, laju pernafasan meningkat, leukosit meningkat, anak sulit makan minum hingga terjadinya penurunan kesadaran," katanya. Menurut Kementrian Kesehatan RI dalam twitnya melalui akun @KemenkesRI, karena vaksin palsu dibuat dengan cara yang tidak baik, maka kemungkinan timbulkan infeksi. Baca juga : Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis! Gejala infeksi ini bisa dilihat tidak lama setelah diimunisasikan. Jadi kalau sudah sekian lama tidak mengalami gejala infeksi setelah imunisasi bisa dipastikan aman. Bisa jadi anak Anda bukan diimunisasi dengan vaksin palsu, tetapi memang dengan vaksin asli. Sementara itu, untuk dampak proteksi tujuan vaksinasi tidak tercapai, yaitu membentuk kekebalan tubuh sebelum seseorang jatuh sakit. Misalnya, seorang anak mendapat vaksinasi Hepatitis B sebanyak 3 kali. Setelah terpenuhi, anak ini kebal bila kelak terpapar oleh virus Hepatitis B. Ia sudah kebal tanpa harus jatuh sakit. Sementara anak yang tidak divaksinasi, harus sakit dulu baru dapat memiliki kekebalan. Bila ternyata anak ini mendapatkan vaksin yang palsu, tentu kekebalan itu tidak pernah ada.
10-07-2014 07:56
Tahukah Anda apa faedah keringat untuk kesehatan badan? Sampai kini kita kerap keluarkan keringat baik disengaja ataupun tidak seperti waktu dalam kemacetan di jalan, tengah presentasi di kantor atau tengah makan siang dengan nasi hangat serta lauk sambal pedas. Keringat yang mengucur paling-paling cuma diseka dengan sapu tangan atau tissue. Kita tak sempat mencari tahu kenapa keringat keluar serta apa fungsinya untuk badan. Di bawah ini ialah manfaat-manfaat keringat untuk kesehatan badan : 1. Keringat bikin suhu badan terus dingin Keringat berperan untuk mengatur suhu badan, yaitu mendinginkan suhu badan anda yang naik saat olahraga. Berkeringat amat utama untuk proses pendinginan badan dengan cara alami. Baca juga : Tips Diet Sehat Dengan Buah-buahan 2. Keringat bisa bersihkan toksin dari badan Keringat menolong badan Anda dengan cara alami buang toksin. Penelitian sudah memperlihatkan bahwasanya keringat memiliki kandungan beragam tipe senyawa, terhitung sedikit logam yang punya potensi beracun, seperti kadmium, aluminium, serta mangan. Ini ialah argumen utama kenapa berkeringat dikira semacam detoxicant (penetralisir zat beracun). 2 juta sampai 5 juta kelenjar keringat di kulit manusia bisa memerankan utama dalam menyingkirkan banyak zat beracun yang ada di badan. 3. Keringat bisa membuat cantik kulit Keringat memiliki kandungan sedikit antibiotik yang bisa melawan bakteri yang ditemukan dengan cara alami pada kulit. Berkeringat pula bisa bersihkan pori-pori yang hingga bikin kulit tampak cerah serta halus. Banyak berkeringat pula bisa memperlambat sinyal tanda penuaan awal serta kurangi efek rusaknya kulit. 4. Keringat membuat lancar aliran darah Berkeringat pula bisa menolong menambah kesehatan jantung serta pembuluh darah. Saat badan memanas serta keluarkan keringat, jantung bekerja lebih keras untuk menambah aliran darah. Mekanisme ini berguna untuk kesehatan periode panjang. 5. Keringat bisa melawan infeksi Kaum dokter menyampaikan bahwasanya berkeringat bisa menangkis methicillin-resistant Staphylococcus aureus, lebih di kenal semacam MRSA, bakteri jahat yang bertanggungjawab untuk berbagai infeksi yang susah diobati. Keringat sudah dapat dibuktikan memerankan utama dalam memerangi bakteri beresiko serta jamur pada kulit. Itu lantaran keringat memiliki kandungan nitrit, dimana sesudah meraih permukaan kulit bakal mengkonversi jadi oksida nitrat, gas kuat dengan karakter spektrum anti-bakteri serta anti-jamur. Keringat pula memiliki kandungan antibiotik atau peptida antimikroba alami yang dikatakan DermIcidin, yang bisa membunuh MRSA serta bakteri jelek yang lain yang ada di permukaan kulit. 6. Turunkan stres Keringat tak dengan cara segera bisa turunkan stres atau menambah situasi hati. Tetapi, menambah panas badan dengan olahraga atau sauna mempunyai efek positif. Endorfin serta bahan kimia yang lain yang dilepaskan waktu olahraga dengan cara alamiah menambah mood serta turunkan stres. Baca juga : Ciri Kanker Kulit Basal Cell Carsinoma 7. Keringat bisa mencegah asma Bila anda berkeringat banyak sesudah olahraga, maka sangat mungkin anda untuk meminimalisir terjadinya asma. Riset dari Kampus Michigan menyampaikan bahwasanya berkeringat bisa menolong turunkan kemungkinan terjadinya asma. Serta makin anda berkeringat saat olahraga, makin baik, lantaran makin anda berkeringat, makin rendah kemungkinan anda alami asma. 8. Membakar kalori Berkeringat pula dapat menolong turunkan berat tubuh. Saat badan dipanaskan waktu olahraga, lemak dalam badan larut dalam air serta keluar dari badan melalui keringat. Berkeringat bisa membakar 300 kalori per jam. 9. Keringat menolong melawan penyakit Sempat bertanya-tanya kenapa anda berkeringat saat anda tengah demam? Berkeringat ialah jalan badan dalam memberi tahu sistem kekebalan badan untuk melawan penyakit. Tak cuma menolong melindungi berat tubuh, keringat pula berguna saat anda tengah demam. Penambahan kegiatan metabolik merangsang sistem kekebalan badan. Jadi, saat anda demam, berkeringat ialah jalan badan anda untuk berupaya mengobati sendiri.