Faktor - faktor Penyebab Penyakit Jantung

Additional Image

Waktu Posting : 25-09-2017 00:17 | Dibaca : 1832x


Faktor-faktor Penyebab Penyakit Jantung - Penyakit jantung dapat diderita oleh siapa saja, tidak memandang usia maupum jenis kelamin, dari anak yang masih balita hingga yang sudah lanjut usia dapat terkena penyakit yang satu ini, baik itu laki-laki maupun perempuan semuanya memiliki peluang untuk terkena penyakit jantung. tidaklah heran jika penyakit jantung menduduki peringkat teratas penyakit yang mematikan di dunia. Oleh sebab itu anda perlu menjaga kesehatan jantung yang dimulai dari diri sendiri.
Penyakit jantung secara teoritis disebabkan karena tidak lancarnya aliran darah ke jantung. Hal ini membuat kerja jantung jadi terhambat.  
Walaupun penyakit jantung merupakan jenis penyakit yang berbahaya, namun ternyata masih banyak orang yang belum mengetahui ataupun menyadari berbagai faktor penyebab penyakit jantung itu sendiri. Secara umum, faktor penyebab penyakit jantung adalah faktor genetik dan juga gaya hidup yang tidak sehat, seperti kebiasaan merokok dan juga terjadinya kegemukan, namun ternyata selain faktor tersebut masih ada faktor penyebab penyakit jantung yang tersembunyi yang dapat meningkatkan resiko terkena serangan jantung .
Dengan mengetahui faktor-faktor apa saja penyebab penyakit jantung, maka kita dapat melakukan pencegahan penyakit jantung secara dini, sehingga meminimalisir terjadinya serangan jantung.  
 
Faktor-faktor penyebab penyakit jantung adalah :
 
1. Faktor Keturunan
Dari beberapa penelitian yang sudah dilakukan, terdapat data yang menunjukkan bahwa jika terdapat riwayat gangguan jantung dalam keluarga baik dari keluarga wanita atau keluarga pria, keturunan mereka lebih cenderung mempunyai masalah yang serupa yaitu penyakit jantung.
 
2. Faktor Penyakit Diabetes
Para penderita penyakit diabetes dapat mengalami penyakit jantung akibat adanya komplikasi. Para penderita diabetes harus memperhatikan kesehatan karena dapat berdampak sebagai faktor penyebab penyakit jantung.
 
3. Faktor Gaya Hidup dan Kurang Olah Raga
Orang-orang yang kurang olah raga memiliki resiko serangan jantung yang lebih tinggi. Melakukan olah raga secara teratur dapat meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa dan dapat menurunkan kadar kolesterol serta menurunkan tekanan darah.
 
4. Faktor Kegemukan atau obesitas
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan tekanan darah tinggi dan ketidak normalan jumlah lemak dalam tubuh. Menghindari atau mengobati obesitas (kegemukan) adalah cara utama untuk menghindari diabetes. Diabetes kemudian akan meningkatkan resiko penyakit jantung koroner. Hati-hati dengan berat badan karena dengan berat badan yang berlebihan akan mudah terkena resiko penyakit jantung.
 
5. Faktor Stres
Kondisi stres dapat menyebabkan penyempitan arteri, kondisi dimana adanya penyempitan pada arteri yang dapat menurunkan tingkat aliran darah. Stres berat dapat menyebabkan pecahnya dinding arteri yang memicu serangan jantung.
 
Itulah beberapa faktor penyebab penyakit jantung yang bisa dijadikan bahan referensi dan juga informasi yang bisa digunakan untuk melakukan pencegahan serangan jantung  secara dini. 
Untuk bisa mencegah penyakit jantung, maka kita harus benar-benar memperhatikan faktor penyebab penyakit jantung tersebut. 
 
 
 


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Kemajuan Teknologi Tingkatkan Masalah Kesehatan

21-06-2018 01:09

Semakin canggih teknologi maka akan semakin memeprmudah manusia dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Komunikasipun akan sangat mudah dapat dengan memanfaatkan vitur video call yang tersedia di hp. Saat malas melanda maka dapat menggunakan aplikasi ojek online yang menyediakan layanan antar makanan dengan mudah. Namun, semakin canggih teknologi ternyata memiliki dampak pada kesehatan.. Apa saja dampaknya pada masalah kesehatan? Berikut ulasannya.. 1. Menyebabkan kecelakaan lalu lintas Banyak pengendara yang melalaikan keselamatan akibat asik bermain ponsel pintar saat sedang berkendara. Padahal seharusnya saat ingin menggunakan ponsel, pengendara menepi dan bukan menggunakannya saat menyetir. Hal ini lah yang mengakibatkan kecelakaan lalu lintas karena kurangnya konsentrasi saat berkendara. 2. Meningkatkan depresi Terus menerus bermain ponsel, mengecek media sosial dan mengirim pesan singkat selama 24 jam maka akan meningkatkan risiko cemas dan depresi. 3. Sakit leher Saat mengalami sakit leher maka bisa jadi penyebabnya yaitu karena terlalu sering melihat ponsel. Kebiasaan menunduk saat melihat ponsel dapat memberikan beban pada tulang leher sehingga meningkatkan risiko cedera tulang dan membuat leher menjadi sakit. 4. Kualitas tidur terganggu Kurangi kebiasaan bermain ponsel karena sinar biru yang dikeluarkan ponsel pintar dapat mengganggu kualitas tidur dan membuat tubuh lelah pada siang hari. Mata juga akan mengalami mata lelah dan nyeri kepala. 5. Menurunkan tingkat kesuburan Jika Anda mendambakan keturunan sebaiknya jangan memangku laptop pada paha saat bekerja karena dapat menurunkan tingkat kesuburan. Radiasi dan panas yang dikeluarkan laptop dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada testis dan penurunan kualitas sperma yang dihasilkan.

Featured Image
Kenali Sejak Dini Gejala Kanker Payudara Pada Pria

17-06-2014 21:05

Umumnya, beberapa sel tubuh dengan cara alami direproduksi cuma saat diperlukan. Tetapi kadang-kadang beberapa sel itu selalu jadi tambah banyak tiada dapat dikontrol hingga terbentuk jaringan padat yang dimaksud juga dengan tumor, bila beberapa sel yang jadi tambah banyak ialah sel normal, itu tak beresiko. namun bila yang jadi tambah banyak ialah sel yang abnormal, tersebut yang menyebabkan timbulnya kanker. Kanker payudara umpamanya. Sesuai sama dengan namanya, kanker ini bermula di jaringan payudara serta dapat menyebar ke seputar payudara juga ke organ tubuh yang lain. Penyebaran ini dimaksud juga dengan metastasis, Tak cuma berlangsung pada wanita, kanker payudara dapat juga tentang pria. Belum di ketahui dengan pasti apa yang mengakibatkan kanker, namun beberapa aspek dapat menambah resiko seorang terkena kanker, umpamanya : 1. Usia Pada wanita, resiko seorang terkena kanker payudara meningkat waktu usianya mulai empat puluh th. serta mulai umur enam puluh th. pada pria. 2. Genetik Resiko meningkat bila ada kerabat dekat yang sempat alami kanker payudara.   Baca juga : Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat 3. Pola makan yang tak sehat serta alami obesitas. 4. Merokok serta kerap konsumsi alkohol. 5. Malas olahraga. Di bawah ini beberapa gejala kanker payudara pada pria : 1. Tonjolan di payudara Sinyal awal dari penyakit kanker payudara pada pria ialah munculnya tonjolan di seputar payudara mereka, meskipun bila diraba tak menyebabkan rasa sakit, tetapi jika Anda temukan tonjolan tak lumrah ini maka baiknya Anda selekasnya memeriksakannya ke dokter 2. Puting berdarah Sinyal penyakit kanker payudara yang lain ialah keluarnya cairan berbentuk darah atau cairan berwarna putih dari puting susu, butuh Anda kenali, bahwasanya jika keluar cairan seperti ini dari puting susu, maka itu bermakna kanker payudara itu telah kronis.   Baca juga : Cara Pengobatan untuk Adnexitis 3. Rasa capek serta lemah Sama sesuai penyakit kanker yang lain, gejala kanker payudara juga terhitung rasa lemah serta capek pada tubuh. Hal semacam ini dikarenakan lantaran perubahan sel kanker dapat mengganggu manfaat tubuh hingga mengakibatkan capek, lemah, serta juga dehidrasi. 4. Kehilangan berat tubuh serta nafsu makan Oleh lantaran sel kanker dapat mengganggu manfaat tubuh, maka penyerapan nutrisi didalam tubuh juga tak berjalan optimal. Anda juga bisa kehilangan nafsu makan. Mengakibatkan berat tubuh tubuh Anda juga turun. 5. Masalah manfaat tubuh Beberapa sel kanker payudara terhitung tipe sel kanker yang paling agresif menyerang tubuh, mengakibatkan manfaat tubuh Anda juga bisa terganggu serta mengakibatkan beragam jenis persoalan kesehatan yang lain. Juga bisa menyerang kesehatan prostat serta hati pada pria. Terlebih pada pria, kurangnya kewaspadaan bakal bahaya kanker payudara kerapkali bikin penyakit baru terdeteksi sesudah cukup kronis. Untuk mencegah kanker payudara, dianjurkan untuk lakukan kontrol teratur dengan memeriksa diri sendiri (self-exams). Rabalah payudara untuk tahu kemungkinan ada tonjolan, atau kerjakan kontrol dengan mammograms saat Anda masuk umur empat puluh th., terlebih bila keluarga Anda mempunyai kisah kanker payudara. Kontrol dengan 3D Sonomamogram dinilai lebih akurat serta aman lantaran tak memakai radiasi.

Featured Image
Gemar Cat Rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara

31-10-2017 13:37

Gemar Cat rambut? Waspada Terkena Kanker Payudara  - Berdasarkan penelitian terbaru yang dilakukan oleh London Princess Grance Hospital menyatakan bahwa pada 14 persen wanita yang mewarnai rambutnya beresiko terkena kanker payudara . Menurut Profesor Kefah Mokbel yang merupakan ahli bedah payudara menasehati wanita agar mengurangi paparan pewarna rambut sintetis hingga dua sampai enam kali dalam setahun. Atau menggantinya dengan produk yang terbuat dari bahan herbal alami. Seperti tulisannya dalam akun twiternya "Akan lebih baik untuk memilih pewarna rambut yang mengandung konsentrasi minimum amina aromatik seperti PPD atau para-fenilendiamina (kurang dari dua persen)." Profesor Kefah Mokbel bukanlah orang yang pertama kali yang menemukan hubungan antara pewarna rambut dan kanker payudara  karena sebuah studi Finlandia pun menemukan hal yang sama bahwa wanita yang menggunakan pewarna rambut lebih mungkin dapat terkena kanker payudara . Meskipun demikian, studi ini masih belum dapat menentukan produk pewarna rambutlah yang menyebabkan terkena kanker payudara, terdapat faktor lainnya. Dikatakan demikian karena kemungkinan pada wanita yang menggunakan pewarna rambut juga menggunakan banyak produk kosmetik bila dibandingkan dengan wanita yang tidak menggunakan pewarna rambut. Walaupun demikian, cara yang terbaik yang dapat dilakukan adalah dengan melindungi diri dari kanker payudara  serta rutin untuk melakukan pemeriksaan mammogram serta Periksa Payudara Sendiri(SADARI).     

...