Waktu Posting : 09-06-2014 18:25 | Dibaca : 3511x
14-08-2014 07:30
Jerawat barangkali telah hilang serta tak memiliki isi lagi, tetapi persoalan baru hadir. Sisa luka kehitaman yang amat mencolok bikin muka tak mulus serta mengganggu performa. Barangkali, sisa luka ini nongol sebab tangan Anda yang usil memencet jerawat waktu masih muncul. Tetapi, sebenarnya, tanpa ada memencet jerawat juga jerawat masih bisa menyebabkan sisa luka sebab ada gangguan kolagen yang disebabkan oleh radang dalam kulit. Pertama-tama, ketahui dulu seperti apakah itu luka sisa jerawat. Bekas-bekas jerawat bisa dibedakan seperti di bawah ini : 1. Atrophic, sisa jerawat bopeng yang agak dangkal 2. Bentuk boxcar, sisa jerawat bopeng yang lebih dalam serta menggulung. 3. Bentuk ice-pick, sisa jerawat yang terlihat seperti bolongan kecil diatas nya tetapi nyatanya dalam. Warna kulit pun memerankan dalam keseriusan sisa luka. Orang dengan warna kulit yang lebih gelap barangkali bakal menderita penggelapan atau mungkin hyperpigmentation, sedangkan orang dengan warna kulit cerah bakal condong merasakan kemerahan atau mungkin erythma pada sisa luka. Baca juga : Waspadai, Minuman Keras Bisa Akibatkan Buta Mata Sisa luka jerawat bakal jadi tambah fatal bila ter-ekspos atau mungkin menjalani beberapa hal tersebut di bawah ini : 1. Terserang paparan cahaya matahari Cahaya matahari pada sisa luka bakal bikin sisa luka menggelap serta memperlambat pemulihan. Cahaya ultraviolet pada matahari merangsang melanosit (pigmen penghasil sel) yang menyebabkan menyusutnya warna kulit. Karenanya, sebelum saat keluar rumah, senantiasa gunakan tabir surya dengan SPF 30 atau mungkin SPF yang lebih tinggi yang memiliki kandungan zinc oxide. Gunakan lagi setalah berkeringat ataupun berenang, atau mungkin sesudah ada dibawah matahari sepanjang kian lebih dua jam. Batasi saat dibawah matahari, terlebih pada jam 10. 00-14. 00, dan gunakan baju yang membuat perlindungan. 2. Memencet jerawat Tangan Anda barangkali gatal hendak memegang serta keluarkan isi jerawat yang mengganggu, tetapi Anda butuh bersabar bila tak hendak memiliki sisa luka yang susah di hilangkan. Memencet jerawat cuma bikin radang makin kronis serta melukai kulit. Bahkan juga, memencet jerawat bisa menyebabkan munculnya nanah serta bakteri masuk lebih dalam ke kulit hingga mengakibatkan kerusakan kolagen lebih lagi. Baca juga : Efek Negatif dari Penggunaan Kawat Gigi atau Behel 3. Memoleskan vitamin E Vitamin E nyatanya menghindar sistem pengobatan sisa luka jerawat. Pada intinya, tiada faedah apa pun dari memoleskan vitamin E ke sisa luka, bahkan juga berbagai orang bisa alami persoalan kulit. Dalam menyembuhkan sisa luka jerawat, bisa dikenakan cream berjenis kortikosteroid. Waktu jerawat kemerahan serta bengkak, cream ini bisa dioles-oleskan untuk bikin radang mereda. Kandungan kortiskosteroid bakal diserap oleh sel kulit serta kurangi peradangan. Tetapi cream tipe ini pula mempunyai banyak dampak samping apabila dipakai dengan cara asal-asalan. Oleh karena itu, penggunaan cream ini baiknya memperoleh pengawasan dari dokter. Setelah itu, waktu jerawat telah tak memerah serta mulai jadi kering, berikan cream kulit yang berperan membuat cerah pigmen kulit seperti Kojic acid yang memiliki bahan basic ekstrak jamur, arbutin atau mungkin ekstrak bearberry, serta vitamin C. Upaya lain untuk mempercepat luka sisa jerawat yang tidak kunjung hilang ialah dengan prosedur laser. Umumnya, prosedur ini dikerjakan pada sisa luka jerawat yang dalam. Pada sisa luka yang tak serius, cuma dibutuhkan kesabaran supaya sisa luka bisa menghilang seutuhnya. Berbagai minggu sesudah jerawat pecah dengan cara alami serta segera jadi kering jadi luka, pembuluh darah baru bakal isi ruang luka untuk memberikan nutrisi kulit. Oleh karena tersebut luka baru jerawat umumnya berwarna merah muda. Berbagai bln. lalu, kolagen yang bangun jaringan kulit mulai membuat serta isi sisi yang terluka tadi. Perlu tempo tahunan untuk hilangnya sisa luka lantaran rusaknya kulit serta jaringan lemaknya disebabkan jerawat.
18-06-2014 23:06
Pernahkah Anda menonton video di YouTube tentang telur yang matang lebih cepat karena pengaruh telepon genggam? Ancaman radiasi dari ponsel memang tak bisa dianggap sepele. Jika radiasi telepon genggam saja bisa membuat telur matang sempurna, apa jadinya telinga kita jika hampir setiap hari menempel dekat sekali dengan alat elektronik itu? Perdebatan mengenai bahaya gelombang elektromagnetik dan radiasi dari telepon seluler bagi kesehatan manusia sudah berlangsung sangat lama. Ada ilmuwan yang membenarkan mengenai bahaya tersebut, ada pula yang membantahnya. Dasarnya, penelitian seputar pengaruh telepon genggam terhadap manusia menunjukkan hasil yang berbeda. Namun, pada intinya semua perangkat yang mengeluarkan gelombang elektromagnetik pasti bisa mempengaruhi tubuh manusia. Eksperimen sederhana seperti menggoreng telur menggunakan radiasi dari telepon genggam yang tengah aktif menunjukkan bahwa gelombang itu mengubah sesuatu yang organik. Baca juga : Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Eksperimen itu cukup masuk akal karena frekuensi yang digunakan telepon genggam mirip dengan microwave yang juga mengandalkan gelombang elektromagnetik, memang digunakan untuk memanaskan makanan dalam kehidupan sehari-hari. Yang menjadi masalah adalah, penggunaan telepon genggam sangat dekat ke telinga dan otak yang sangat sensitif terhadap gelombang frekuensi tertentu. Orang yang secara rutin berdiri di dekat antena microwafe selama dua-tiga tahun dapat dipastikan akan sakit. Gelombang elektromagnetik dapat mempengaruhi struktur dalam tubuh, termasuk komposisi berbagai macam cairan dalam telinga seperti ion kalium, ion natrium, protein, serta berbagai enzim. Padahal cairan-cairan itu sangat penting dalam proses pendengaran. Penyebab gangguan pendengaran yang lebih signifikan sebenarnya adalah suara. Jangan pikir hanya suara keras seperti konser dan kegaduhan pabrik yang bisa membuat seseorang kehilangan pendengarannya. Suara musik dari pemutar musik MP3 juga berpotensi membuat pendengaran kita terganggu jika kita terbiasa menyetel volume musik di atas 60% dengan durasi lebih dari satu jam setiap hari. Paparan suara yang keras dapat merusak sensor yang berada di sel rambut dalam rumah siput telinga. Ironisnya, suara-suara itu menyerang frekuensi percakapan di atas 2.000 Hertz terlebih dahulu. Sementara itu, frekuensi percakapan itu berada pada 500 Hertz, 1.000 Hertz, 2.000 Hertz, dan 4.000 Hertz. Dengan begitu, banyak penderita gangguan pendengaran yang terlambat menyadari bahwa pendengarannya bermasalah. Baca juga : Tips Sukses Diet Sehat Baik telepon genggam maupun suara gaduh bukanlah hal asing dalam hidup kita. Bagaimana pun harus diakui, kita tidak bisa begitu saja melepaskan diri dari kedua hal tersebut. Telepon genggam (ponsel) misalnya, mengambil peranan penting dalam kelangsungan komunikasi kita. Sementara itu, kebisingan juga tak dapat terhindarkan terutama untuk masyarakat perkotaan. Yang bisa kita lakukan mungkin menekan risiko sampai sekecil mungkin, demi menghindarkan diri dan keluarga dari segala ancaman kesehatan. Ini bisa kita lakukan dengan aktif melakukan pencegahan. Cara Mengurangi Risiko Ancaman Gangguan Pendengaran Gunakan handsfree untuk menerima panggilan dari telepon genggam. Semakin dekat telepon genggam dengan telinga, semakin besar pula potensi radiasi yang akan terpaapr pada kepala kita. Usahakan tidak menerima panggilan telepon terlalu lama. Pilih jenis telepon genggam dengan tingkat radiasi terendah. Jika suhu telepon genggam terasa meningkat alias memanas, sebaiknya jauhkan dari tubuh kita. Jauhkan telepon genggam dari anak-anak karena otak dan tubuh mereka masih dalam tahap perkembangan yang sangat sensitif terhadap segala potensi gangguan. Setel volume pemutar musik MP3 atau radio maksimal 60%. Sebaiknya tidak mendengarkan musik melalui earphone lebih dari satu jam. Hindari membiarkan anak-anak berada di pusat permainan di mall selama berjam-jam. Hindari berada di tempat bising seperti konser dan klub malam dalam waktu lama. Periksakan telinga ke dokter THT setiap 3-6 bulan sekali.
12-05-2024 10:46
Dalam era digital seperti sekarang ini, mempromosikan klinik gigi melalui internet menjadi semakin penting untuk menjangkau calon pasien yang selalu terhubung dengan dunia maya. Dengan memanfaatkan website klinik gigi dan memberikan konsultasi online, Anda dapat meningkatkan eksposur dan memperluas jangkauan klinik Anda. Di dalam artikel ini, kita akan membahas strategi-strategi efektif tentang cara mempromosikan klinik gigi dengan menggunakan website dan konsultasi online. 1. Membangun Website Klinik Gigi yang Menarik Website klinik gigi menjadi salah satu alat yang paling penting dalam mempromosikan klinik secara online. Pastikan bahwa website Anda memiliki desain yang menarik dan responsif, sehingga pengunjung dapat dengan mudah menemukan informasi yang mereka butuhkan. Selain itu, pastikan informasi tentang layanan, jadwal dokter, fasilitas, dan testimoni pasien tersedia secara lengkap di dalam website. Selain itu, optimalkan promosi web klinik gigi dengan memperhatikan SEO (Search Engine Optimization). Gunakan kata kunci yang relevan, seperti mempromosikan klinik gigi , konsultasi online, dan layanan klinik gigi, agar website Anda lebih mudah ditemukan di mesin pencari seperti Googl. 2. Memanfaatkan Media Sosial dan Konten Berkualitas Selain memiliki website yang menarik, memanfaatkan media sosial juga merupakan strategi yang efektif untuk memperluas jangkauan klinik gigi Anda. Aktiflah dalam melakukan posting tentang berita terkini seputar kesehatan gigi, tips perawatan gigi, dan juga testimoni pasien yang puas dengan layanan klinik Anda. Dengan cara ini, Anda dapat menjaga keterlibatan pengikut dan meningkatkan kepercayaan calon pasien terhadap klinik Anda. Buatlah konten berkualitas yang informatif dan relevan dengan kebutuhan calon pasien. Konten-konten menarik seperti artikel kesehatan gigi, video tutorial perawatan gigi, atau infografis tentang pentingnya perawatan gigi yang baik dapat membantu menarik minat calon pasien untuk menggunakan layanan klinik gigi Anda. 3. Memberikan Konsultasi Online Dalam menjalankan *konsultasi online* klinik gigi, pastikan Anda memberikan informasi yang akurat dan bermanfaat kepada calon pasien. Anda dapat memanfaatkan platform pesan instan, email, atau bahkan telepon untuk memberikan konsultasi kepada calon pasien yang membutuhkan informasi seputar perawatan gigi. Jangan lupa untuk mengiklankan *konsultasi online* ini di dalam website klinik gigi Anda serta melalui media sosial. Dengan begitu, calon pasien dapat dengan mudah menemukan cara untuk mendapatkan konsultasi yang mereka butuhkan, tanpa harus datang langsung ke klinik. Dengan menerapkan strategi-strategi di atas, Anda dapat mempromosikan klinik gigi dengan lebih efektif melalui internet. Pastikan untuk terus memantau dan mengevaluasi kinerja promosi online Anda agar bisa terus meningkatkan eksposur dan menarik lebih banyak pasien potensial ke klinik gigi Anda.