Cara Sederhana Yang Ampuh Turunkan Tekanan Darah Tinggi

Additional Image

Waktu Posting : 23-10-2014 03:23 | Dibaca : 2316x

Tekanan darah tinggi dapat menyerang siapapun tak perduli tua ataupun muda. Pola hidup yang tak sehat jadi salah satu aspek pemicunya terlebih terkait dengan makanan yang Anda mengkonsumsi.

Bila Anda terserang tekanan darah tinggi atau hipertensi, jadi bisa menimbulkan bermacam penyakit beresiko yang lain seperti jantung serta stroke. Hingga saat Anda menderita penyakit ini, cobalah perawatan rumahan tersebut untuk menyembuhkannya.
 
Baca juga : Cara Mudah Mengatasi Nyeri Punggung

Memperbanyak mengkonsumsi buah serta sayur
Kaum pakar kesehatan merekomendasikan Anda untuk sekurang-kurangnya konsumsi 4-5 jumlah buah serta sayur /hari untuk melindungi tekanan darah Anda supaya terus termonitor. Buah serta sayur kaya bakal mikronutrien seperti vitamin serta mineral yang menolong turunkan tekanan darah.

Mengkonsumsi gandum
Bila Anda menderita tekanan darah tinggi, coba untuk ganti konsumsi karbohidrat yang umum Anda makan dengan gandum. Karena gandum dapat menyerap tekanan darah Anda.

Mengkonsumsi protein
Protein berkwalitas tinggi seperti putih telur, daging tanpa ada lemak, makanan laut, serta kacang-kacangan baik untuk melindungi tekanan darah Anda. Karena makanan diatas bisa tingkatkan cholesterol sehat tubuh Anda.
 
Baca juga : 5 Nutrisi Penting untuk Merawat Kesehatan Mata
 
Minum air kelapa
Air kelapa dapat dibuktikan efisien untuk turunkan tekanan darah Anda. Dalam suatu riset kesehatan diketemukan bahwa mereka yang minum air kelapa dengan cara teratur bisa turunkan tekanan darah sampai 71%.

Demikianlah berbagai jalan sehat yang dapat Anda cobalah untuk turunkan tekanan darah. Jalan itu ditanggung lebih aman dibanding dengan mengkonsumsi obat-obatan yang dapat menyebabkan dampak samping.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Penyakit Stroke Dan Faktanya Yang Harus Anda Ketahui

27-08-2014 20:17

Stroke adalah penyakit yang datangnya tak dapat ditebak. Cuma saja, sesungguhnya aspek penyebab stroke telah berlangsung demikian lama. Tetapi orang terkadang tak ingin tahu serta terjerat dengan kehidupan yang tak sehat. Umpamanya, beberapa orang yang doyan dengan makanan tinggi lemak hingga tak mengerti jumlah kolesterolnya telah di ambang batas.  Stroke dipicu juga oleh naiknya tekanan darah (hipertensi). Ketika kolesterol bikin penumpukan plak di pembuluh darah, hadirnya hipertensi bisa bikin pembuluh itu pecah. Mengakibatkan bakal berlangsung serangan stroke dengan cara mendadak.    Baca juga : Penyebab Bau Kaki dan Cara Mengatasinya   Ada berbagai kenyataan perihal stroke yang baiknya Anda kenali. Tersebut di bawah ini kenyataan perihal stroke yang baiknya diwaspadai berlangsung pada diri Anda :  Stroke ialah penyakit yang tak dapat ditebak datangnya. Serangan stroke kerap berlangsung demikian saja tanpa ada disadari penderitanya. Ini berlangsung pada orang yang telah mempunyai akumulasi aspek resiko stroke cukup tinggi. Hingga, ketika “momen”-nya tiba, serangan stoke bakal nampak. Oleh karenanya, kerjakan penelusuran kandungan kolesterol serta tekanan darah dengan teratur selaku aspek terpenting terjadinya penyakit ini. Stroke dapat menyebabkan seorang segera tidak sadarkan diri, serta ada juga yang mendadak sebagian badan tak dapat bergerak.  Stroke mempunyai tanda-tanda. Sebelum saat datangnya stroke, kerap juga nampak tanda-tanda yang berlangsung pada pasien. Umpamanya separuh sisi badan susah digerakkan, lidah cadel waktu bicara, sampai sakit kepala yang mencekat. Apabila ada hal aneh ini pada diri Anda, secepatnya datangi rumah sakit.  Rusaknya sisi badan lantaran stroke masih tetap dapat diperbaiki. Catatannya, perlakuan pada pasien tak terlambat. Seorang yang terserang serangan stroke serta diatasi dengan cara benar dalam kurun waktu kurang dari 3 jam dari serangan, masih tetap berpeluang untuk diselamatkan fungsi badannya. Keterlambatan perlakuan bisa menimbulkan resiko rusaknya permanen.  Tak seluruh penggumpalan darah di otak mengakibatkan stroke. Tetapi penyumbatan aliran darah di otak menyumbang kira-kira 14-15 % dari masalah stroke yang ada. Mungkin kelumpuhan satu sisi badan nampak lantaran sumbatan di pembuluh darah kecuali otak.  Stroke umumnya menyerang pada satu diantara bagian otak, baik kanan atau mungkin kiri. Bila satu diantaranya terkena stroke, maka sisi yang lumpuh arahnya berlawanan. Umpamanya stroke menyerang otak samping kiri, maka sisi badan kanan yang menderita dampak stroke. Begitupun demikian sebaliknya.  Dipandang dari jenis kelaminnya, pria yang berumur diatas 60 thn lebih berisiko terserang stroke di banding wanita. Tetapi wanita yang kerap mengalami migrain lebih memungkinkan mempunyai resiko terserang stroke di banding pria yang pula sering migrain. Dipandang dari rasnya, orang Asia serta kulit putih lebih rendah mempunyai resiko terkena stroke di banding masyarakat asli Amerika serta Afrika. Baca juga : Trik Mengatasi Keriput Kecil yang Diakibatkan Depresi

Featured Image
Tips Aman dan Seru Saat Solo Traveling

05-10-2018 04:26

Liburan merupakan hal yang paling ditunggu-tunggu untuk melepas penat setelah melakukan banyak aktivitas yang padat. Berlibur bersama teman-teman memang menyenangkan, namun ada juga yang lebih memilih untuk melakukan perjalanan liburan sendirian (solo traveling) dengan berbagai macam alasan. Dengan melakukan liburan sendirian, maka risiko pun akan semakin besar dan ditanggung sendiri. Biaya yang seharusnya dapat ditekan karena bisa dibagi dengan teman harus ditanggung sendiri hingga risiko keamanan atau hal-hal tidak menyenangkan lainnya. Namun jangan khawatir untuk Anda yang berencana melakukan solo traveling, Anda pun dapat melakukan liburan dengan aman dan seru dengan mengikuti beberapa tips berikut ini : 1. Lakukan seservasi secara online Memesan hotel dadakan setelah sampai di tempat tujuan sangat tidak efektif apalagi saat melakukan solo traveling. Sebaiknya lakukan pemesanan hotel secara online karena lebih mudah dan praktis serta menghindari kejadian jika hotel telah penuh. 2. Selalu waspada saat berkenalan dengan orang baru Agar suasana tidak sepi memang perlu menjalin komunikasi dengan orang-orang baru di sekitar tempat wisata. Senyum saat ada yang menoleh merupakan senjata andalan dan ucapkan sepatah dua patah kata saat mereka mengajak mengobrol. Namun tetap harus berhati-hati dan jangan langsung percaya pada orang yang baru dikenal. 3. Jangan terlalu sering menggunakan earphone Earphone dapat menjadi teman selama perjalanan, namun terlalu sering menggunakan earphone akan menyebabkan tingkat komunikasi dengan orang lain berkurang sehingga Anda tidak mendapat teman baru untuk mengobrol saat melakukan solo traveling. 4. Pelajari budaya lokal Setiap daerah atau negara memiliki budaya yang berbeda. Saat hendak mengunjungi suatu tempat lebih baik pelajari terlebih dahulu, tempat, budaya dan kehidupan sehari-hari masyarakat disana agar dapat memahami kebiasaan penduduk setempat. Bisa juga dengan mempelajari bahasa mereka agar dapat berkomunikasi dengan baik. 5. Lakukan duplikasi dokumen penting Banyak risiko yang dapat terjadi selama perjalanan, untuk mengantisipasi hal-hal buruk yang dapat terjadi maka sebaiknya lakukan duplikasi beberapa dokumen penting seperti paspor, VISA, KTP, tiket pesawat dan hotel.  

Featured Image
Ketahui Penyebab Strokedi Sini

11-06-2024 23:54

Dari dulu hingga kini, stroke termasuksalah satu penyakit yang paling ditakuti. Penyakit ini terjadi ketika jaringan otak tidak berfungsi dengan baik dan aliran darah serta oksigen ke dalamnya kurang. Hingga saat ini, diketahui setidaknya ada beberapa hal yang dapat menyebabkan dan meningkatkan risiko stroke, di antaranya : 1. Tingginya Tekanan Darah Penyebab paling umum terjadinya stroke adalah tingginya tekanan darah, atau dalam dunia medis disebut hipertensi. Sebaiknya kamu waspada akan ancaman stroke jika memiliki tekanan darah lebih dari 140/90. 2. Kebiasaan Merokok Memiliki kebiasaan merokok dapat meningkatkan risiko terkena stroke. Pasalnya, nikotin yang terkandung di dalam rokok dapat meningkatkan tekanan darah (penyebab paling umum dari stroke). Selain itu, asap rokok juga dapat menyebabkan lemak di arteri leher utama menumpuk, darah menjadi lebih kental, dan lebih rentan membeku. Bahaya rokok ini juga perlu diwaspadai oleh mereka yang sering terpapar asap rokok, lho. 3. Mengidap Penyakit Jantung Penyakit jantung dan stroke memang bisa dibilang memiliki hubungan yang erat. Pasalnya, orang yang mengidap penyakit ini lebih rentan terserang stroke, dibanding yang tidak. Hal ini tak terlepas dari fungsi jantung yang sangat vital, yaitu memompa darah ke seluruh tubuh. Berbagai gangguan pada jantung yang dimaksud dalam hal ini termasuk fibrilasi atrium, kerusakan katup jantung, detak jantung yang tidak teratur, dan arteri yang tersumbat karena timbunan lemak. 4. Genetik Faktor ini cukup berpengaruh pada risiko stroke seseorang. Artinya, jika kamu memiliki anggota keluarga dengan riwayat stroke, risiko kamu untuk bisa mengalami kondisi serupa akan meningkat. Oleh karena itu, penting untuk membiasakan diri dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin. 5. Obesitas Jika  obesitas disebut-sebut bisa sebabkan stroke, jawabannya tentu iya. Hal ini diperkuat dengan pernyataan yang tertuang dalam Obesity and Stroke Fact Sheet dari Obesity Action Coalition, yang menjelaskan bahwa peluang untuk terkena stroke dapat meningkat pada orang yang kelebihan berat badan, tak peduli pria ataupun wanita. Selain itu, obesitas juga menjadi faktor risiko untuk hipertensi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menyebabkan stroke. 6. Kolesterol Tinggi yang Tak Terkontrol Kolesterol yang kadarnya terlalu tinggi akan membentuk lapisan pada dinding-dinding pembuluh darah. Akibatnya, pembuluh darah menjadi sempit, sehingga sel-sel darah pun menjadi sulit mengalir ke seluruh tubuh. Jika aliran darah terhambat, risiko penyakit berbahaya seperti stroke pun meningkat. 7. Mengidap Diabetes Diabetes bisa dibilang penyebab tidak langsung terjadinya stroke. Hal ini karena orang yang mengidap penyakit ini biasanya lebih rentan mengalami tekanan darah tinggi dan cenderung obesitas. Kedua kondisi itu dapat meningkatkan risiko stroke. Terlebih, diabetes dapat membuat pembuluh darah menjadi rusak, sehingga stroke jadi lebih mungkin terjadi. 8. Usia Meski bukan faktor penentu utama (karena siapapun bisa mengalami stroke), usia nyatanya dapat meningkatkan risiko. Secara umum, peluang seseorang untuk terserang stroke akan meningkat seiring bertambahnya usia, terutama setelah berusia lebih dari 55 tahun. 9. Gender Pada usia yang sama, jika dibandingkan, wanita memiliki risiko yang lebih kecil ketimbang pria, untuk mengalami stroke. Namun, bukan berarti wanita terbebas dari risiko stroke, lho. Mengingat penyakit ini dapat menyerang siapa saja, tanpa pandang bulu. Hanya saja, kemungkinan stroke pada wanita baru meningkat ketika telah menginjak usia lanjut. Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya stroke. Cegah penyakit ini dengan menerapkan gaya hidup sehat. Jika kamu merasa berisiko mengalami penyakit ini, jangan ragu untuk mendiskusikannya dengan dokter maupun mengonsumsi obat sesuai petunjuk ahli farmasi. Kunjungi websitenya di https://pafisorongkab.org/.    

...