Cara Meningkatkan Kadar Hormon Testoteron Secara Alami

Additional Image

Waktu Posting : 01-09-2014 13:37 | Dibaca : 3041x

Apakah anda kerap merasakan capek, tertekan, serta susah untuk berkonsentrasi? Bila ya, jadi kemungkinan anda termasuk juga satu di antara beberapa puluh juta orang didunia yang mempunyai kandungan testosteron rendah atau “Low-T”.

Peran Testosteron didalam Tubuh

Testosteron adalah hormon stereoid dari grup androgen yang memegang fungsi utama untuk kesehatan, baik pada pria atau wanita. Dengan cara rata-rata, pria dewasa membuahkan seputar 20 kali semakin banyak dibanding wanita. Kandungan testosteron ada di titik paling tinggi pada umur muda, serta bakal alami penurunan waktu seorang masuk umur 30-an.

Kecuali bertanggungjawab pada manfaat seksual, testosteron pula bertindak utama dalam melindungi otot serta tulang supaya terus kuat, dan melindungi lemak untuk terus terdistribusi dengan cara rata di tubuh. Kecuali pergantian manfaat seksual dan penurunan massa otot serta kepadatan tulang, rendahnya tingkat testosteron dapat mengakibatkan beragam permasalahan kesehatan termasuk juga penambahan cholesterol “jahat”.
 
Baca juga : Cara Menurunkan Berat Badan Dengan Cepat dan Sehat

Tingkatkan Kandungan Hormon Testosteron Dengan cara Alami

Sesungguhnya, suplemen untuk tingkatkan hormon testosteron telah ada sepanjang bertahun-tahun, tetapi orang-orang masih tetap sangsi pada ada dampak samping untuk periode panjang. Serta dalam berbagai keadaan, seperti beberapa orang yang mempunyai kisah kanker prostat memanglah diperingatkan untuk tak konsumsi suplemen itu. Berita baiknya, ada jalan alami serta aman untuk tingkatkan kandungan testosteron, salah satunya ialah semacam tersebut :

1. Turunkan berat tubuh
Lemak tubuh berlebihan bisa turunkan kandungan testosteron, terlebih bila keunggulan berat tubuh itu terlalu fokus dalam bentuk lemak perut. Suatu studi di University at Buffalo temukan bahwa 40 % dari pria obesitas memiliki kandungan testosteron yang rendah. Adapun studi yang lain pula temukan bahwa 75 % lelaki yang amat gemuk, baik muda maupun tua, di ketahui mempunyai kandungan testosteron yang rendah. Jadi, satu diantara jalan keluar untuk tingkatkan kandungan testosteron ialah dengan jalan turunkan berat tubuh.

2. Minum kopi
Kecuali bisa menyajikan sentakan daya, cafein bisa tingkatkan kandungan testosteron. Suatu studi dari Harvard School of Public Health temukan bahwa minum lima (170 gr) cangkir kopi sehari-hari sepanjang satu bulan di ketahui bisa tingkatkan rasio testosteron jadi estrogen nyaris sejumlah 200 % pada pria yang keunggulan berat tubuh walau dampaknya tak tahan lama. Akan tetapi, baiknya anda tanyakan terlebih dulu pada dokter sebelum saat mengkonsumsinya.

3. Tingkatkan konsumsi vitamin D
Vitamin D sesungguhnya pula adalah hormon, serta menurut suatu riset yang diterbitkan dalam Archives of Internal Medicine, seputar 75 % orang Amerika kekurangan vitamin ini. Suatu studi sepanjang tiga th. pada pria dewasa yang dipublikasikan pada Hormone and Metabolic Research temukan bahwa pria yang memiliki kandungan vitamin D yang tinggi di ketahui kandungan testosteronnya lebih tinggi dibanding dengan mereka yang kandungan vitamin D dalam tubuhnya rendah.

Studi lain temukan bahwa pria dengan kandungan testosteron rendah yang di beri suplemen vitamin D (3. 332 IU) sehari-hari sepanjang satu tahun alami kenaikan kandungan testosteron sebesar 20 %. Kaum ilmuwan yakin bahwa vitamin D bikin tubuh dari merubah testosteron-ke-estrogen, dimana ketika yang sama bikin reseptor pada kelenjar adrenal (yang melepas hormon testosteron) jadi lebih peka.

4. Menangani stres
Menurut suatu studi dari University of Texas di Austin, bila seorang stres, tubuhnya bakal melepas hormon stres kortisol dalam jumlah yang besar. Hal semacam ini bisa menghalangi peran dari hormon testosteron. Robert Josephs, pemimpin riset itu mengungkap bahwa saat kandungan kortisol terus tinggi seperti yang dihadapi orang dalam situasi stres, jadi kekuatan untuk mereproduksi (testosteron) bakal makin susah. Tetapi dampak hormon kortisol bakal menyusut bersamaan dengan berkurangnya tingkat stres yang dihadapi seorang.
 
Baca juga : 10 Cara Alami Meningkatkan Energi

5. Cukup tidur
Suatu riset di Belanda temukan bahwa pria berumur lanjut (64-74 th.) bisa menambah kandungan testosteron mereka dengan memperoleh tidur malam cukup. Makin lama mereka tidur, makin banyak hormon testosteron yang beredar dalam darah mereka. Terlampau sedikit tidur bisa turunkan kandungan testosteron. suatu studi di University of Chicago Medical Center temukan bahwa kurang tidur sepanjang satu minggu bisa turunkan kandungan testosteron sampai 15 %.

6. Olahraga
Kecuali bisa melindungi kesehatan, berolahraga bisa tingkatkan kandungan testosteron. Suatu studi di Baylor University temukan bahwa kandungan testosteron bakal terus tinggi sepanjang 48 jam ke depan sesudah lakukan latihan angkat beban. Disamping itu, studi yang tidak sama tunjukkan bahwa berolahraga kurun waktu yang pendek yaitu lari cepat 6 detik, dengan cara penting bisa tingkatkan kandungan hormon testosteron. Riset lain temukan bahwa berolahraga pada malam hari pula efisien dalam tingkatkan kandungan testosteron. Akan tetapi, janganlah terlalu berlebih dalam mengerjakannya, lantaran suatu studi di Universirty of North Carolina temukan bahwa berolahraga terlalu berlebih bisa turunkan kandungan testosteron sebesar 40 %.

7. Makan kacang
Almond, kacang Brasil, Walnut, serta kacang tanah bisa tingkatkan produksi testosteron. Berbagai studi sudah temukan bahwa pria yang konsumsi makanan tinggi lemak tidak jemu tunggal, yaitu tipe lemak yang kerap diketemukan dalam kacang-kacangan, di ketahui mempunyai kandungan testosteron yang amat tinggi. Kandungan asam aspartat (1 dari 20 asam amino penyusun protein) yang tinggi dalam kacang-kacang itu bisa tingkatkan produksi hormon testosteron serta tingkatkan aliran darah pada badan.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Obat Herbal Asam Lambung yang Ampuh

11-07-2018 05:12

Kesehatan tubuh khususnya lambung sering dikesampingkan oleh sebagian orang, mereka mulai perhatian pada kesehatan lambung ketika timbul gejala asam lambung hingga masuk periode kronis dan  akut. Obat herbal asam lambung dapat menjadi solusi mudah dan ampuh untuk mengatasi asam lambung dengan cepat. Penderita asam lambung dapat memanfaatkan tanaman, buah-buahan dan bahan-bahan untuk masakan  yang mudah ditemukan seperti  jahe, kunyit, pisang, tepung kanji, hingga baking soda. Berikut ini cara pemanfaatannya untuk mengobati maupun mengatasi gangguan asam lambung secara mudah. Obat Herbal Asam Lambung dari Tanaman dan Bahan Olahan    Jahe dan kunyit umumnya sudah sering digunakan untuk mengatasi asam lambung, tanaman tersebut merupakan  salah satu kelompok tanaman obat herbal paling ampuh.  Parutan dari jahe dan kunyit yang dicampur segelas air lalu diminumkan pada penderita asam lambung menjadi solusi paling aman dan menjamin kesembuhan. Kemudian pisang, buah yang mengandung  serat ini menjadi solusi penderita asam lambung untuk menghindari mereka agar tidak memakan makanan yang tidak sehat, selain itu  buah pisang  mudah dicerna dan membuat cepat kenyang. Selanjutnya tepung kanji dan baking soda, dua bahan tersebut sering dimanfaatkan untuk olahan makanan. Cara menggunakan tepung kanji dan baking soda untuk mengobati asam lambung sangat mudah tinggal mencampur segelas air dan tepung kanji setelah diaduk penderita asam lambung bisa langsung meminumnya,  begitu pun dengan baking soda cara membuatnya sama. Semua bahan dan tanaman merupakan jenis yang aman dan ampuh untuk pengobatan secara herbal. Apalagi jenis tepung kanji, aman untuk ibu hamil trimester pertama yang mengalami asam lambung dan mual dengan bau jahe maupun kunyit dapat diatasi dengan pengunaan larutan tepung kanji sebagai obat herbal untuk atasi asam lambung karena tepung kanji yang terbuat dari ektrak tanaman singkong.  Obat herbal asam lambung dari bahan dan tanaman di atas dapat  dicoba untuk mengobati dan mengatasi asam lambung secara mudah, efisien dan ampuh menghilangkan sakit karena asam lambung kambuh. 

Featured Image
Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS

28-04-2014 21:50

Pencegahan dan Pengobatan HIV/AIDS  - Respon internasional terhadap penyakit HIV/AIDS ini cukup besar yang dibuktikan dengan program penurunan penyakit seksual ini dalam bentuk program kesehatan WHO yaitu MDG’S 2015 (Millenium Development Government’s 2015). Program ini secara langsung ditujukan untuk mengurangi kesakitan serta kematian akibat penyakit HIV/AIDS. Selain itu, juga diberikan pengarahan terhadap orang – orang disekitar penderita untuk tidak menjauhi serta mengucilkan penderita penyakit HIV/AIDS karena penyakit ini tidak mampu menular hanya dengan sentuhan fisik biasa. Pengarahan yang dilakukan ini tentunya menjadi poin penting para petugas kesehatan untuk mampu memberitahukan kepada masyarakat tentang penyebab penyakit HIV/AIDS, cara penularan penyakit HIV/AIDS, pencegahan penyakit HIV/AIDS serta melakukan pengobatan penyakit HIV/AIDS. Selengkapnya mengenai penyakit HIV/AIDS ini mungkin dapat anda lihat dalam ulasan berikut ini, yaitu : Baca juga : Rahasia Sembuhkan Marasmus Anak   Apa itu penyakit HIV/AIDS?        Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang terjadi akibat hubungan seksual yang tidak sehat. HIV merupakan jenis virus yang menyebabkan penyakit seksual satu ini. Sedangkan untuk penyakit yang diderita oleh kalangan ODHA( orang dengan HIV/AIDS) ini dinamakan dengan AIDS ( Acquired Immune deficiency Syndrome).  Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa HIV merupakan jenis virusnya sedangkan penyakit seksual ini dinamakan dengan AIDS. Mungkin kedua pengertian ini banyak disalah artikan oleh masyarakat sehingga dengan artikel ini anda dapat memahami dengan mudah mengenai kedua kata ini yang sebenarnya memiliki definisi yang berbeda. Apa penyebab penyakit seksual ini? Penyakit seksual yang mematikan serta tidak dapat disembuhkan ini disebabkan oleh beberapa perilaku yang tidak sehat. Diantara beberapa perilaku yang tidak sehat ini diantaranya yaitu sebagai berikut ini : 1.      Melakukan hubungan seksual yang berganti – ganti pasangan tanpa menggunakan alat pengaman seperti kondom. 2.      Melakukan hubungan seksual yang menyimpang melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi jarum suntik secara bergantian. Hal ini sebenarnya banyak dialami para ODHA ( Orang Dengan HIV/AIDS ) yang melakukan konsumsi narkoba suntik. Oleh sebab itu, anda perlu berhati – hati terhadap penggunaan jarum suntik dengan memastikan terlebih dahulu sterilitas jarum suntik.  Bagaimana cara penularan penyakit ini? Penyakit HIV/AIDS merupakan penyakit yang biasa dikenal dengan penyakit menular seksual yang memiliki masa inkubasi paling lama. Masa inkubasi dalam rentang yang lama ini dikaitkan dengan sistem kerja virus yang memang menyerang sel CD4 yang berperan penting dalam ketahanan atau kekebalam tubuh individu, sehingga apabila virus ini sudah masuk dalam tubuh anda maka anda akan mudah terserang beberapa bibit penyakit lainnya. Untuk itu, anda perlu melakukan pencegahan penularan virus ini. Sebelum melakukan pencegahan penyakit HIV/AIDS maka anda perlu mengetahui terlebih dahulu cara penularan virus ini. HIV bisa menular melalui : Baca juga : Tips Mengatasi Asam Urat dengan Aman dan Nyaman   a.       Cairan seksual Dalam berhubungan intim sebaiknya anda tidak melakukannya dengan banyak orang karena kesehatan organ reproduksi seseorang itu tidak bisa dipastikan secara langsung.  Jika anda melakukan hubungan seksual dengan ODHA tanpa alat pengaman maka secara langsung cairan seksual tersebut menular pada anda. b.      Injeksi narkoba suntikan Cairan suntikan yang digunakan secara bergantian ini dapat menyebabkan terjadinya penyakit HIV/AIDS dikarenakan HIV bisa menular melalui darah sehingga ketika anda melakukan injeksi secara langsung dan bergantian maka tentunya anda akan berisiko untuk tertular penyakit satu ini. c.       Melalui cairan darah Cairan darah ODHA merupakan perantara yang pasti menyebabkan terjadi penyakit HIV/AIDS. Untuk itu, anda yang sedang ingin melakukan transfuse darah perlu berhati – hati dalam menggunakan darah orang lain tersebut. Bagaimanakah cara pencegahan penyakit HIV/AIDS? Untuk mencegah terjadinya angka kesakitan penyakit HIV/AIDS yang meningkat maka anda perlu melakukan beberapa langkah pencegahan diantaranya yaitu 1.      Pastikan anda dan pasangan anda hanya melakukan hubungan seksual dengan satu orang saja atau tidak berganti – ganti pasangan. 2.      Melakukan hubungan seksual yang wajar dengan menghindari seksual melalui oral maupun anus. 3.      Melakukan injeksi suntikan yang steril dan tidak berganti – ganti. 4.      Mendekatkan diri kepada sang khalik untuk mempertebal iman. 5.      Melakukan transfuse darah yang memang sudah di screening dari HIV. Bagaimana cara pengobatan penyakit HIV/AIDS? 1.      Dengan melakukan VCT atau tes HIV/AIDS secara dini 2.      Melakukan konsumsi ARV untuk mengembalikan efektivitas trombosit anda 3.      Melakukan hubungan seksual yang aman dengan memakai kondom 4.      Tidak melakukan injeksi suntikan secara bergantian dengan orang lain 5.      Melakukan pengobatan serta konsultasi tentang penyakit HIV/AIDS yang teratur dengan petugas kesehatan

Featured Image
obat depresi

01-07-2014 22:29

Hampir 6 bulan ini saya mengalami sejenis depresi,perasaan selalu tidak nyaman,ingin marah2 terus,selama ini saya minum xanak yg dosisnya 0.5mg 2 tablet setiap hari,sering juga saya mengalami sakit kepala,yang ingin saya tanyakan apa extra jus kulit manggis bisa digunakan sebagai anti depresi?saya juga sudah melakukan cek darah lengkap,tontegen torak,USG semua hasilnya normal

...