Waktu Posting : 17-06-2014 20:02 | Dibaca : 2805x
14-07-2025 10:24
Lingkungan hidup merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup manusia dan seluruh makhluk di bumi. Krisis iklim, pencemaran udara dan air, serta deforestasi yang masif adalah bukti bahwa kerusakan lingkungan telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.Dalam menghadapi tantangan ini, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pelestarian alam. Menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi lingkungan, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat.Peran Masyarakat dalam Pelestarian LingkunganMengubah Pola Hidup ke Arah yang Lebih Ramah Lingkungan Langkah kecil seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, beralih ke transportasi ramah lingkungan, dan menghemat energi dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif. Gaya hidup berkelanjutan adalah bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan.Partisipasi dalam Kegiatan Lingkungan Masyarakat dapat terlibat dalam berbagai program seperti penanaman pohon, pembersihan sungai, daur ulang sampah, dan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi alam, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.Edukasi dan Kampanye Sosial Edukasi lingkungan kepada keluarga, tetangga, dan komunitas lokal sangat penting. Masyarakat juga bisa memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi, mengajak aksi, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam.Pengawasan dan Pelaporan Warga dapat menjadi "mata dan telinga" dalam menjaga lingkungan sekitar, dengan melaporkan aktivitas yang merusak lingkungan seperti pembuangan limbah sembarangan, pembakaran hutan, atau penebangan liar kepada pihak berwenang.Bermitra dengan Pemerintah dan Lembaga Lingkungan Sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah sangat penting dalam pelaksanaan program lingkungan. Melalui forum warga, musyawarah desa, atau komunitas lingkungan, masyarakat bisa menyuarakan aspirasi dan terlibat dalam perencanaan hingga evaluasi kebijakan lingkungan.Contoh Nyata di LapanganBeberapa daerah di Indonesia telah menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan. Misalnya, Desa Penglipuran di Bali dikenal karena kebersihannya dan komitmen warganya dalam menjaga kelestarian alam. Di Jawa Barat, program Bank Sampah berhasil mengubah sampah menjadi sumber ekonomi dan mengurangi beban TPA.Menjaga alam berarti menjaga masa depan generasi yang akan datang. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini tidak dapat dipulihkan hanya dengan regulasi dan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan tindakan nyata dari masyarakat. Saat setiap individu mulai peduli dan bertindak, perubahan besar pun akan terjadi. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah kita, untuk Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.Dinas Lingkungan Hidup Indonesia (https://dlhindonesia.id/) sebagai instasi yang memiliki peran penting terhadap pengelolaan lingkungan hidup terus berupaya agar pelestarian lingkungan hidup dapat dilaksanakan. Upaya yang dilakukan baik melalui pengawasan, penegakan hukum maupun pemantauan kualitas lingkungan serta pemulihan lingkungan.Dinas Lingkungan Hidup Indonesia (DLH) mengajak seluruh lapisan masyarakat: individu, komunitas, dunia usaha, sekolah, dan lembaga lainnya untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan hidup melalui aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan. Mari kita wujudkan Indonesia yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, dimulai dari langkah kecil di lingkungan kita sendiri. DLH siap bekerja bersama Anda untuk hari ini, dan untuk generasi yang akan datang. Lebih lanjut kunjungi situs resminya di https://dlhindonesia.id/.
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula
31-03-2016 09:50
Bagi Yang Ingin Menjadi Ayah, Inilah 5 Makanan Yang Harus Ada Di Piring Anda - Makanan turut berperan utama dalam mendukung kesuburan lelaki untuk dapat menghamili. Beberapa lelaki alami penurunan kesuburan semacam efek dari pola makan yang jelek. Berkurangnya kesuburan bakal bikin calon bapak membutuhkan saat lebih lama untuk dapat mempunyai anak. Oleh karenanya, utama untuk mengaplikasikan pola makan sehat serta seimbang untuk mendongkrak kualitas sperma. Walau belum banyak riset mengenai bagaimana diet tingkatkan kesuburan lelaki, tetapi tiada ruginya apabila calon bapak coba mencukupi keperluan nutrisi untuk menolong keadaan sperma. Hal semacam ini pada gilirannya tingkatkan kesempatan lelaki untuk dapat mempunyai momongan. Lantas apa sajakah makanan yang direferensikan untuk kaum calon bapak? Tersebut ialah berbagai makanan beserta kandungan gizi yang dapat diprioritaskan. Baca juga : Cara Meningkatkan Daya Tahan Tubuh Makanan yang memiliki kandungan folat Seperti idealnya keperluan seseorang calon ibu, calon bapak pula memerlukan konsumsi folat atau vitamin B9. Satu studi tunjukkan kalau lelaki yang kekurangan folat bisa alami masalah untuk menghasilkan sperma yang sehat. Kecuali itu, ada beberapa kecil temuan yang mengaitkan pada mengkonsumsi makanan yang kaya folat dengan produksi sperma dengan jumlah yang lebih tinggi. Mengkonsumsi asam folat harian yang disarankan ialah sejumlah 400 mikrogram. Anda dapat mencukupi keperluan folat dari polong-polongan (umpamanya kacang tanah, kacang hijau, serta kedelai), sereal, kentang, dan juice jeruk. Berbagai tipe sayuran hijau, seperti bayam, brokoli, serta kecambah pula dapat anda mengkonsumsi untuk mencukupi keperluan folat. Makanan yang kaya vitamin C serta anti-oksidan lain Nutrisi ini menolong menghindar sperma cacat serta tingkatkan gerakan sperma. Anti-oksidan bisa menolong tingkatkan kualitas sperma dengan kurangi jumlah radikal bebas yang bisa mengakibatkan rusaknya membran sel. Dalam berbagai riset, pria yang pola makannya rendah kandungan anti-oksidan condong mempunyai kualitas sperma yang jelek. Anti-oksidan diantaranya datang dari vitamin C, vitamin E, dan beta karoten (satu tipe vitamin A). Anda dapat meminum secangkir juice jeruk /hari lantaran memiliki kandungan sekitaran 124 mg vitamin C. Anda pula dapat konsumsi apel serta anggur. Makanan yang memiliki kandungan vitamin D Satu studi tunjukkan kalau lelaki yang kekurangan vitamin D mempunyai sperma yang kurang bergerak gesit. Meskipun temuan ini masihlah membutuhkan riset lebih mendalam, telah sepatutnya kita memenuhi keperluan vitamin D harian. Sesungguhnya tubuh kita bikin vitamin D dengan memproses cahaya matahari yang di terima, namun makanan yang kaya vitamin D pula dapat menolong memenuhi keperluan kita. Nutrisi itu dapat didapat dari ikan yang berminyak dan makanan yang telah diperkaya dengan vitamin D, seperti berbagai tipe sereal sarapan ataupun margarin. Anda bisa membaca kandungan gizi makanan pada label di paket. Makanan yang memiliki kandungan zinc serta selenium Kekurangan zinc bisa bikin sperma menggumpal serta berperan pada infertilitas atau tak subur (mandul). Data yang lain tunjukkan kalau rendahnya kandungan zinc serta selenium dihubungkan dengan kualitas sperma yang jelek serta penurunan kekuatan sperma untuk bergerak. Anda bisa memvariasikan makanan yang memiliki kandungan zinc setiap harinya untuk mencukupi 11 mg keperluan zinc. Anda bisa peroleh 2, 38 mg zinc dari 85 gr daging ayam. Enam buah tiram ukuran tengah bisa menyumbang 11 mg zinc. Sedang konsumsi 85 gr daging sapi tenderloin menyumbang 4, 8 mg zinc. Pilihan yang lain ialah satu cangkir kacang panggang untuk 3, 5 mg zinc. Disamping itu, makanan sumber selenium diantaranya ikan, daging, telur, serta roti. Baca juga : Saat Kepala Sering Pusing Atasi dengan 7 Tindakan Ini Suplemen multivitamin Multivitamin bisa menolong memenuhi keperluan nutrisi harian yang demikian bermacam dengan cara instan, membuatnya lebih praktis dalam pilih vitamin yang diperlukan. Tetapi, bukanlah bermakna suplemen multivitamin bisa menukar manfaat makanan. Tanyakan dengan dokter terlebih dulu untuk tahu suplemen multivitamin yang sesuai sama untuk kebutuhanmu. Kecuali memperhatikan pola makan, lelaki pula butuh teratur olahraga, menghindar stres terlalu berlebih, dan setia pada satu pasangan untuk hindari terinfeksi penyakit menular seksual yang dapat berisiko jadikan sperma tak subur, seperti klamidia serta gonore.