Waktu Posting : 09-10-2014 19:27 | Dibaca : 593x
10-07-2018 22:51
Sebum merupakan kelenjar lemak alami dari tubuh kita yang membuat kelembaban kulit tetap terjaga. Akibat rendahnya tingkat minyak, kulit kering terlihat kusam, pecah-pecah, tingkat kelembaban rendah, dan terasa kencang. Namun jika ternyata anda pemilik kulit kering, tidak perlu khawatir. Karena ada beberapa cara perawatan kulit kering agar cantik. Permukaan kulit yang terasa dan terlihat kasar adalah gejala kulit kering yang sering muncul. Selain itu, pemilik kulit kering sering mendapati permukaan kulit mereka terasa kencang atau kaku saat mandi, setelah mandi, atau saat berenang. Bahkan kemerahan dan rasa gatal juga biasanya muncul. Berikut dijelaskan cara ampuh perawatan kulit kering yang alami. Perawatan kulit kering secara alami Gunakan sabun pelembap Penyebab kulit kering memang sangat bervariasi. Salah satu yang paling sering menyebabkan seseorang mengalami gangguan ini adalah sabun yang kurang cocok. Terutama jika sabun badan digunakan untuk muka. Mulai sekarang pastikan menggunakan sabun pelembap untuk menjaga kesegaran kulit. Apalagi khusus untuk sabun wajah, sebaiknya pilih yang mengandung pelembap yang tinggi. Pakai pelembap setelah mandi Ketika cuaca berubah-ubah seperti sekarang ini, penggunaan pelembap kulit setelah mandi akan membantu mengatasi kulit kering sepanjang hari. Ada banyak sekali produk pelembap kulit yang dijual di pasaran. Masing-masing merek tentu memiliki keunggulan tersendiri. Apapun pilihanmu, pastikan pelembap tersebut mengandung banyak nutrisi untuk kulit. Madu Kelembaban kulit kering bisa dikembalikan dengan menggunakan madu. Madu juga dapat mengatasi siku yang kasar, dan bibir & tumit yang kering. Tidak Mandi Terlalu Lama Mandi terlalu lama dapat menyebabkan kulit semakin kering, jadi jangan biasakan menghabiskan banyak waktu di kamar mandi. Waktu mandi terlama adalah 15 menit. Selain itu, tidak perlu menggosok badan dengan kuat hingga badan terasa benar-benar bersih, karena itu hanya akan menghilangkan minyak alami pelembab kulit. Hindari Mandi Air Panas Setelah beraktivitas seharian penuh, memang mandi air panas terasa menyegarkan. Namun ternyata, mandi air panas justru tidak baik untuk kulit, karena menyebabkan kulit kehilangan kelembaban dan kering, yang kemudian bisa menimbulkan gatal-gatal, ruam, dan infeksi. Jadi, sebaiknya anda menggantinya dengan air hangat. Mengatasi kulit kering sebenarnya cukup sederhana, namun juga perlu konsistensi. Hanya dengan mengubah beberapa kebiasaan hidup seperti yang sudah dijelaskan di atas tentang perawatan kulit kering, kebanyakan kulit kering bisa teratasi.
02-06-2014 06:11
Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.
21-07-2016 20:08
Keputihan adalah salah satu masalah yang biasa menyerang wanita. Jika keputihan itu terlanjur menyerang Anda, maka obat tradisional keputihan solusinya. Namun, jika hal ini dibiarkan tentu tidak baik bagi kesehatan. Keputihan bisa menimbulkan rasa tidak nyaman sehingga bisa mengganggu aktifitas Anda sehari-hari. Keputihan ini disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya bakteri yang menyerang daerah kewanitaan. Bakteri tersebut bisa muncul di daerah kewanitaan karena beberapa hal juga. Keputihan bisa timbul karena penderita kurang baik dalam merawat daerah kewanitaannya. Keputihan tidak akan muncul jika wanita menjaga daerah kewanitaannya dengan baik dengan cara membersihkannya secara teratur. Anda bisa menggunakan obat keputihan pada wanita tersebut dengan membuatnya sendiri di rumah tanpa harus membeli obat-obatan yang aneh. Baca juga : Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Softlens Obat tradisional yang akan dijelaskan di bawah ini adalah ramuan herbal yang menggunakan bahan-efek samping dari obat herbal kemasan yang sudah dijual di pasar. Anda bisa mempercayai obat yang Anda gunakan, terutama jika Anda yang meraciknya sendiri kan? Anda bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti bawang putih, daun sirih, dan bahan alami lain yang dijamin keamanan dan keampuhannya dalam mengobati keputihan yang menyerang Anda. Bawang Putih Obat tradisional keputihan yang pertama bisa dibuat dari bahan bawang putih. Ya, bawang putih terkenal sejak dahulu kala karena khasiatnya. Bawang putih mengandung beberapa zat penting yang diperlukan tubuh Anda. Bawang putih berperan sebagai anti biotik. Adapun cara membuatnya adalah sediakan beberapa siung bawang putih secukupnya. Haluskan bawang putih dan oleskan di sekitar daerah organ vital Anda. Anda bisa melakukannya secara rutin untuk menghilangkan bakteri jahat di organ vital Anda. Hal yang harus Anda perhatikan yakni bawang putih memiliki sifat pengencer darah, sebaiknya Anda juga berkonsultasi ke dokter terlebih dulu. Kunyit Obat tradisional keputihan berikutnya berbahan dasar kunyit. Kunyit atau si kunir ini memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan. Kunyit bisa menghilangkan keputihan dengan ramuan di bawah ini. Sediakan beberapa buah kunyit, daun sambiloto 5 lembar dan buah delima secukupnya. Cara membuatnya, tumbuklah dan campurkan semua bahan dan rebuslah bersama air sebanyak 3 gelas. Anda juga bisa menambahkan gula atau madu untuk perasa manis. Setelah itu, Anda bisa mengonsumsi ramuan ini sebanyak 2 kali sehari untuk memaksimalkan hasilnya. Daun Sirih Obat tradisional keputihan selanjutnya adalah daun sirih. Daun sirih terpercaya menghilangkan bakteri. Daun sirih juga menimbulkan bau yang sedap dan mengobati bau tak sedap. Cara membuat ramuan daun sirih ini adalah sediakan daun sirih secukupnya, air 2 hingga 3 gelas. Caranya, rebuslah daun sirih tersebut bersama air yang sudah disediakan hingga mendidih. Minumlah air rebusan daun sirih secara teratur. Probiotik Obat tradisional untuk keputihan berikutnya adalah berbentuk makanan yang mengandung zat Probiotik. Apa itu Probiotik? Probiotik adalah zat yang mengandung bakteri sehat. Jadi, konsumsilah makanan yang banyak mengandung zat tersebut agar daerah vital Anda menjadi lebih sehat dan terbebas dari keputihan. Selanjutnya ada Tea Tree Oil. Tea Tree Oil adalah bahan sejenis minyak yang bisa Anda beli di apotek. Gunakan secara teratur untuk menghilangkan bakteri yang ada di daerah vital Anda. Kulit ara dan beringin Obat tradisional keputihan selanjutnya yang bisa Anda gunakan untuk mengobati keputihan adalah kulit pohon ara dan kulit pohon beringin. Mengapa demikian? Kulit kedua pohon tersebut mengandung zat efektif yang bisa mengobati keputihan Anda. Gunakan serbuk dari kulit pohon dan rebuslah bersama dengan air. Selanjutnya, Anda hanya tinggal menyemprotkan atau memercikan air rebusan hangat ke daerah vital Anda. Lakukanlah secara teratur untuk melihat hasilnya. Bunga Mangga Obat tradisional untuk penyakit keputihan berikut adalah ramuan dengan bahan dasar biji buah mangga. Ya, Anda bisa menggunakan biji buah mangga yang ampuh meredakan keputihan. Gunakan bijinya untuk dibuat serbuk kemudian buatlah pasta halus untuk dioleskan ke organ vital. Lakukan secara teratur agar cepat sembuh. Baca juga : Beberapa Penyebab Penis Loyo Akar bayam Obat tradisional keputihan yang berikutnya adalah akar daun bayam. Senyawa yang terkandung di dalamnya ampuh mengobati infeksi bahkan di organ vital sekalipun. Sifat akar bayam adalah anti bakterial, Anda bisa merebusnya dan meminum airnya secara rutin. Bila tidak, Anda bisa juga rutin mengonsumsi sayur bayam yang diolah menjadi aneka sayuran, seperti salah satunya adalah keripik daun bayam. Mudah bukan? Ramuan kombinasi Obat tradisional keputihan yang terakhir adalah ramuan kombinasi. Anda bisa mengombinasikan beberapa ramuan di atas sekaligus. Pertama, Anda bisa menggunakan pasta biji mangga, biji ketumbar, dan juga jeruk nipis. Ambillah bahan tersebut untuk dioleskan ke daerah vital. Anda perlu melakukannya secara rutin untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Hasil akan maksimal jika ditambahkan bahan lain seperti kunyit dan daun sirih. Bagaimana, mudah bukan tips membuat obat tradisional keputihan ini? Anda tidak perlu was-was lagi karena obatnya bisa Anda buat sendiri. Selamat mencoba dan semoga bermanfaat.