Waktu Posting : 19-08-2014 15:55 | Dibaca : 3395x
08-07-2014 11:23
Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus - Kanker usus dapat diakibatkan karena pencernaan saat buang air besar kurang lancar. Sering menahan BAB adalah kebiasaan yang salah. Kondisi yang seharusnya tubuh harus segera membuang kotoran menjadi Anda tahan. Maka kotoran akan tumbuh menjadi sumber penyakit. Berada dekat dengan daerah usus maka tidak menutup kemungkinan penyakit seperti kanker usus akan mudah menyerang. Baca juga : Mengenal untuk Menghindari Kanker Usus Anda akan sangat tersiksa, sudah menahan keinginan untuk BAB, perut melilit, dan yang terjadi saat ingin sekali BAB menjadi sulit untuk dikeluarkan. Pengaruh pasti adalah kanker usus akan Anda derita. Sangat baik untuk membiasakan hidup sehat tanpa menahan keinginan untuk BAB. Pencernaan yang sehat, usus akan sehat, dan kanker usus dapat terhindarkan. Sebab penyakit kanker usus bukanlah termasuk penyakit karena genetik. Lebih berpengaruh pada gaya hidup yang kurang sehat terlebih kurang mengkonsumsi asupan serat. BAB yang sehat adalah setiap hari. Jika ada satu atau sampai dua hari tidak dapat BAB maka Anda kurang mengkonsumsi serat. Baca juga : Kiat Makan Gorengan yang Sehat Bayangkan, BAB yang sudah ada di daerah anus namun tidak dapat keluar karena Anda tidak merasakan keinginan untuk BAB. Maka selama dua hari saja BAB sudah akan menyebabkan sumber penyakit. Untuk itu paksa agar Anda memiliki keinginan untuk BAB dengan banyak mengkonsumsi sumber gizi seperti serat. Selain serat juga konsumsi yogurt agar usus Anda selalu sehat karena mengandung prebiotik dan probiotik.
08-06-2014 09:02
Ingin mempunyai wajah yang cantik, seger serta bebas dari problem, Anda tidak selamanya mesti keluarkan dana besar untuk pergi ke salon atau untuk ‘’memermak ‘ wajah. Anda juga tidak mesti senantiasa menggunakan bermacam perawatan wajah yang mahal harga nya atau yang berkandungan bahan kimia. Dengan sedikit ketelatenan, Anda dapat menjaga wajah dengan bahan alami yang ada di seputar kita yakni dengan memakai masker yang terbuat dari buah serta sayur. Kecuali murah, pastinya masker ini tanpa bahan kimia. Masker di wajah mempunyai bebearapa faedah. Kecuali melembutkan kulit, manfaat masker ialah menyingkap pori-pori yang terhalang lantaran kotoran, debu, ataupun bekas kosmetik yang tak dapat hilang lantaran pembersih umum. Masker tradisional dapat juga kembalikan kelembapan serta kehalusan kulit. Berikan masker di wajah sama juga dengan merilekskan otot-otot wajah. Baiknya pakai masker 1-2 kali satu minggu, maka kulit bakal terlihat cerah serta kencang. Sangat banyak sayur serta buah-buahan yang bisa dipakai untuk membuat masker alami ini, salah satunya seperti wortel, kentang, pepaya, alpukat, stroberi, lemon, tomat, anggur, pisang, anggur maupun bengkuang. Biasanya bermacam buah-buahan alami aman dipakai pada kulit jika dalam dosis yang jitu. Tetapi pada kulit peka, terkadang tetap bereaksi pada bahan alami itu, seperti gatal atau iritasi mudah. Untuk mencobanya pada kulit, berikan sedikit bahan masker tradisional itu pada punggung tangan atau wajah sepanjang beberapa waktu. Apabila kulit tak rasakan gatal atau yang lain, Itu bermakna kulit kulit Anda aman dengan kandungan bahan masker itu. Baca juga : Khasiat Hebat Wedang Jahe Bagi Tubuh Wanita Kandungan Manfaat Wortel memiliki kandungan vitamin A yang benar-benar tinggi dan semacam sumber vitamin C, masker ini pas dipakai untuk kulit normal serta condong berminyak. Sedang untuk wajah berjerawat, terapkan masker apel. Vitamin C lebih tinggi ada pada strawberry, pas dipakai untuk kulit berminyak. Pisang tidak cuma memiliki kandungan vitamin C tetapi juga vitamin B6 serta potassium dan memiliki kandungan moisturaizer alami yang bisa melembabkan wajah, hingga bisa dipakai pada kulit kering. Masker bengkuang pas untuk seluruh tipe kulit. Bengkuang mempunyai kelebihan lain yang membuatnya selalu di cari semacam satu diantara bahan perawatan kecantikan tradisional. Ya, bengkuang juga mengencangkan serta melembapkan kulit. Tidak kalah dengan kentang, umbi penyejuk ini mampu bersihkan kulit wajah. Sedang kentang, tipe umbi satu ini memiliki kandungan potasium, zat besi, karbohidrat, vitamin B, dan vitamin A serta C yang diperlukan kulit untuk semacam antioksidan penangkal radikal bebas untuk memperlambat penuaan awal. Semacam masker wajah buatan sendiri, kentang diprioritaskan untuk mereka yang mempunyai persoalan kulit berminyak serta berjerawat. Pepaya yang juga satu diantara primadona bahan alami dunia kecantikan merupakan buah yang kaya faedah. Kandungan estrogen, vitamin A, serta C di dalamnya dapat meremajakan kulit dengan mengangkat beberapa sel kulit mati dan menghindar kerutan. Serta pas dipakai seluruhnya kulit serta dapat menangani jerawat pada wanita lewat cara mengempeskannya. Sesudah menentukan satu diantara masker tradisional diatas untuk hasil optimal campur dengan air mawar yang saat ini ada banyak dalam paket. Memiliki kandungan sari bunga mawar, kombinasi masker bakal lebih harum serta berikan kesegaran pada kulit. Ini berperan semacam toner dalam langkah paling akhir perawatan masker wajah. Jadi, sesudah memoleskan masker, mendiamkannya sepanjang 10-15 menit, serta membersihkan dengan air hangat, Anda dapat mengambil kapas serta menuangkan toner air mawar. Baca juga :Lendir Siput Ternyata Bisa Cegah Keriput Sesungguhnya benar-benar gampang bukan hanya membuat masker buatan sendiri cuma dengan memakai bahan yang alami seperti diatas. Di bawah ini resep masker alami : * Masker Wortel Bahan : - 2-3 buah wortel memiliki ukuran sedang - 4-5 sendok makan madu Langkah pembuatan serta pemakaian : - Rebus wortel lalu leburkan sampai lembut - Campur dengan madu - Berikan di wajah, biarlah 10-15 menit. - Bersihkan serta basuh dengan air dingin. * Masker Apel Bahan : - 1 buah apel memiliki ukuran sedang - 5 sendok makan madu Langkah pembuatan serta pemakaian : - Parut apel sampai halus - Campur dengan madu - Berikan di wajah, biarlah 10-15 menit - Bersihkan dengan air dingin. * Masker Strawberry Bahan : - 8-10 buah strawberry - 3 sendok makan madu Langkah pembuatan serta pemakaian : - Leburkan strawberry memakai garpu, janganlah pakai blender - Campur dengan madu - Berikan di wajah lalu diamkan sepanjang 10-15 menit - Bersihkan serta bersihkan wajah dengan air dingin * Masker Pisang Bahan : - 2 buah pisang memiliki ukuran sedang - 1 sendok makan madu - 1 sendok makan oatmeal - 1 sendok makan susu bubuk Langkah pembuatan serta penggunaan - Leburkan pisang memakai garpu, janganlah terlampau halus lantaran bakal membuahkan air yang terlampau banyak - Campur dengan madu, oatmeal serta susu bubuk - Berikan pada semua wajah, biarlah hingga 10-15 menit - Bersihkan dengan air dingin * Masker Alpukat Bahan : - ½ buah alpukat - 5 sendok makan madu Langkah pembuatan serta pemakaian : - Leburkan alpukat dengan memakai garpu - Campur madu - Beri serta ratakan ke semua wajah, biarlah sampai 10-15 menit - Bersihkan dengan memakai waslap yang telah dibasahi air dingin. * Masker Lemon Langkahnya semacam tersebut : • Imbuhkan 1 sendok teh juice lemon pada putih telor kocok • Berikan di wajah serta biarlah 10 menit • Sesudah itu bersihkan dengan air mawar atau air hangat * Pisang : • Ambillah pisang ambon yang telah masak lalu hancurkan • Imbuhkan minyak zaitun • Pakai serta ulangilah dengan cara teratur ramuan itu semacam masker wajah.
26-01-2016 09:26
Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.