Waktu Posting : 28-04-2014 04:54 | Dibaca : 2727x
Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah - Jerawat sering mengganggu penampilan anda terutama ketika jerawat muncul dalam wajah anda. Gangguan berupa benjolan di wajah ini sering membuat anda merasa nyeri sekitar wajah serta memberikan bekas yang menampilkan noda hitam di wajah anda. Berbagai cara juga dilakukan untuk menghilangkan jerawat pada bagian wajah ini, baik menggunakan produk kosmetik di pasaran maupun di berbagai klinik kesehatan dokter kulit. Diantara cara menghilangkan jerawat di wajah ini antara lain yaitu berikut ini :
1. Menggunakan sabun sulfur atau obat sulfur yang mampu mematikan benjolan jerawat di wajah.
2. Menggunakan masker ekstrak lemon yang memang mampu mengeringkan jerawat di wajah anda.
3. Resorsinol merupakan obat jerawat yang memang dapat mengeringkan jerawat anda karena obat jerawat ini mampu berperan sebagai anti bakteri, anti fungsi serta keratol.
Nah, sebaiknya sebelum anda melakukan pengobatan jerawat ini anda perlu untuk mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini. Tujuannya adalah agar anda mampu mengobati jerawat sesuai dengan sasaran atau faktor penyebabnya. Jika anda ingin mengetahui beberapa penyebab jerawat di wajah ini maka berikut ini ulasannya, yaitu :
Baca juga : Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis?
Penyebab Jerawat di Wajah
Penyebab jerawat di wajah ini terbagi atas 5 faktor yang saling berkaitan satu sama lainnya untuk memunculkan benjolan di sekitar wajah yang berisi hormone ataupun nanah. Berikut ini merupakan kelima faktor tersebut yaitu
1. Faktor Keturunan
Jerawat merupakan salah satu gangguan kulit yang menjadi bagian dari penyakit herediter. Kesinambungan diantara genetik dengan kejadian penyakit jerawat ini memang memungkinkan untuk terjadi. Pasalnya, jerawat juga muncul akibat dari pengaruh kandungan darah dalam tubuh penderitanya. Apabila keluarga anda memiliki riwayat gangguan kulit berupa jerawat ini maka sudah pasti anda akan mengalaminya jika kulit anda tidak kunjung dirawat karena jerawat berhubungan erat dengan kandungan darah parental.
2. Faktor Jenis Kulit
Kulit merupakan bagian yang luas disepanjang tubuh anda. Kesehatan bagian kulit ini memang memiliki peranan yang penting untuk menjaga kepercayaan diri anda. Apalagi bagian kulit wajah anda ini, tentunya menjadi bagian pertama kali yang mampu memberikan daya tarik terhadap orang lain. Untuk itu, anda perlu melakukan perawatan kulit wajah anda agar terhindar dari gangguan kulit wajah khusunya yaitu jerawat. Munculnya jerawat banyak dikaitkan dengan jenis kulit yang berminyak. Namun, sebenarnya jerawat ini juga bisa terjadi pada kulit kering sekalipun jika penderitanya jarang melakukan perawatan kulit. So, you must care with your skin!
Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium
3. Faktor Jenis Kosmetik
Faktor yang ketiga ini merupakan contoh faktor eksternal yang dapat mempengaruhi terjadinya jerawat. Gangguan jerawat tidak hanya muncul dari faktor pengaruh internal namun juga dapat dipengaruhi oleh faktor bagian eksternal salah satunya yaitu pengaruh pemilihan kosmetik ini. Alat perawatan wajah seperti halnya kosmetik ini memang banyak bermunculan di pasaran, baik yang dijamin oleh BPOM (badan pengawasam obat dan makanan) maupun alat kosmetik produksi rumahan. Untuk itu anda perlu melakukan pemilihan yang cocok untuk kosmetik ini. Langkah – langkah yang dapat jadikan pedoman untuk memilih kosmetik yang cocok bagi kulit anda yaitu :
- Lakukan pengenalan jenis kulit anda
- Usahakan anda memilih produk kosmetik yang memiliki ijin edar seperti BPOM, MUI, dll.
- Jangan sesekali anda memilih produk kosmetik yang mengandung merkuri atau zat alergen semacamnya.
- Gunakanlah kosmetik yang memang dianjurkan oleh dokter kulit atau tenaga medis lainnya jika kulit anda tergolong sensitif.
4. Faktor Kebersihan
Kesehatan kulit wajah yang terhindar dari bahaya jerawat membutuhkan perhatian khusus terutama dari segi kebersihannya. Pasalnya, keberadaan bakteri serta virus penyebab jerawat banyak berkeliaran disekitar anda. Untuk itu, anda harus menjaga kebersihan alat – alat kosmetik yang bersentuhan langsung dengan kulit wajah anda seperti halnya spon bedak, kuas make up serta handuk anda. Anda perlu membersihkannya setiap minggunya atau pun menggantikannya ketika sudah terlihat kotor.
5. Faktor Kebiasaan
Kebiasaan anda sehari – hari juga mampu menimbulkan jerawat di wajah anda. Berbagai kebiasaan yang berisiko terhadap munculnya jerawat ini antara lain yaitu kebiasaan anda yang malas mencuci muka terutama setelah bepergian, kebiasaan mengkonsumsi makanan yang mengandung kacang serta coklat dan berbagai aktivitas anda lainnya yang mampu merangsang hormon untuk menimbulkan jerawat di wajah anda.
08-07-2016 07:08
Pertolongan Pertama Gejala Keracunan Makanan yang Mengandung MSG Apabila Anda atau keluarga mengalami gejala keracunan makanan yang mengandung MSG, sebaiknya jangan panik dan segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan intensif agar tidak mengalami keracunan yang lebih parah lagi. Untuk dapat mengatasi gejala keracunan makanan yang mengandung MSG ini, lakukanlah pertolongan pertama pada si penderita dengan mengikuti langkah-langkah berikut ini : 1. Menganalisis Gejala Keracunan Makanan Periksa kembali gejala-gejala keracunan makanan yang disebutkan di atas. Cek perlahan dan Anda tidak perlu panik, kepanikan hanya akan membuat Anda tidak dapat menangani kondisi ini. Baca juga : Tips Mengatasi Flu atau Pilek Secara Alami 2. Periksa Asupan Makanan Ingat-ingat kembali makanan apa saja yang sudah masuk kedalam mulut Anda. Jika gejala keracunan makanan ini terjadi pada anggota keluarga Anda, maka sebaiknya tanyakan kepadanya makanan apa yang telah ia konsumsi. 3. Minum Air Putih atau Susu Susu diketahui dapat meredakan gejala akibat keracunan makanan dan MSG. Setelah gejala mereda, langsung minum banyak air putih agar racun yang ada dalam tubuh Anda segera terbuang melalui urin. Baca juga : Makanan Lebaran yang Mengakibatkan Penyakit Kambuh 4. Minum Obat Anda juga bisa meminum obat penetralisir racun yang dijual di toko obat. Biasanya obat ini memiliki kandungan alami untuk meredakan gejala keracunan makanan yang disebabkan oleh MSG. 5. Hubungi Dokter Saat gejala keracunan makanan tidak mereda, segeralah hubungi dokter agar mendapatkan penanganan yang lebih baik. Saat gejala keracunan tambah parah dan Anda tidak berbuat apa-apa, dikhawatirkan racun cepat menyebar dan berpengaruh pada organ tubuh yang lain.
25-07-2014 05:50
Tumor otak terjadi karena perkembangan sel otak yang abnormal. Kondisi ini bisa mencetus kanker jinak bahkan kanker ganas. Keadaan ini dikenal sebagai tumor intrakranial yang disebabkan oleh pembelahan sel abnormal dan tidak bisa dikendalikan. Perkembangan tumor bisa menekan jaringan otak sensitif yang bisa mengganggu fungsi saraf dan otak. Penerapan obat herbal untuk tumor otak sebaiknya dilakukan, karena terbukti lebih manjur tanpa efek samping negatif. Baca juga : Rahasia di Balik Warna Buah dan Sayuran Penyakit tumor bisa disebabkan oleh berbagai faktor, diantaranya faktor kebiasaan buruk, faktor pola makan yang tidak sehat dan pengaruh zat karsinogenik. Kebiasaan buruk seperti merokok dan konsumsi minuman beralkohol sangat baik anda hentikan. Makanan yang tinggi kandungan lemak dan minim kandungan serat juga penting untuk anda perhatikan. Hati-hati juga berbagai zat karsinogenik yang bisa mencetus tumor, seperti penyedap rasa, pewarna makanan, pengawet dan sebagainya. Serangan tumor juga bisa dikarenakan oleh terapi antibiotik, terapi radiologi, stres karena kesibukan kerja dan lain sebagainya. Baca juga : Tanaman Obat Keluarga Sedangkan gejala yang ditimbulkan sebagai pertanda serangan kanker tumor bermacam-macam. Gejala tersebut bisa berupa kesulitan untuk berkonsentrasi, gampang terasa mual, sebagian badan dan wajah mengalami kelumpuhan, kesulitan dalam berjalan, penurunan fungsi penglihatan dan pendengaran, tubuh terasa lemas, rasa kantuk berkepanjangan dan sebagainya. Pada penderita wanita bisanya masa haid berhenti dengan tidak normal dan pada bayi terlihat ubun-ubunnya menonjol.
02-07-2014 08:07
Kesemutan, atau kebas, ialah “gejala” yang nyaris sempat dihadapi oleh seluruh orang. Umumnya kesemutan menyerang jika kita terlampau lama diam, atau ada dalam satu posisi spesifik, umpamanya duduk sembari melipat kaki untuk saat yang lama, atau tangan terhimpit tubuh pada waktu tidur. Bila telah kesemutan, umumnya lama-lama jadi kebal, atau juga ngilu, tetapi bakal berangsur-angsur hilang bila kita mulai menggerak-gerakkan sisi badan yang kesemutan itu. Lantaran sifatnya easy-come-easy-go, maka kita condong berasumsi kesemutan ialah hal “biasa”, walau sebenarnya kesemutan malah mungkin saja tandanya ada beberapa hal yang tak umum. Lho kok bisa? Kesemutan biasanya memanglah gampang hilang waktu sisi badan yang kesemutan dikibas-kibaskan atau digerakkan perlahan-lahan. Tetapi ada juga kesemutan yang tak hilang sendiri. Jika seorang alami kesemutan di satu sisi badan, lalu menjalar ke sisi badan lain di sekelilingnya, serta lalu memperburuk beberapa fungsi badan yang lain, mungkin saja itu ialah manifestasi tumor dibagian depan otak. Suatu penyakit sangat serius dengan tanda-tanda awal remeh. Pada intinya kesemutan merupakan satu tanda-tanda manifestasi dari masalah sistem saraf sensorik disebabkan rangsang listrik di sistem itu tak tersalur dengan cara penuh dengan karena beberapa macam. Yang paling simpel, umpamanya, jalan darah tertutup disebabkan satu sisi badan spesifik ditekuk terlampau lama. Pada orang peka, tidur miring terlampau lama saja bisa mengakibatkan kesemutan. Pula duduk dengan siku ditekuk. Baca juga : Kesemutan, Jangan Anda Anggap Sepele Sistem saraf sensorik memiliki prosedur kerja baku. Stimulus berbentuk sentuhan, desakan, rasa sakit, serta suhu panas atau dingin di terima oleh reseptor di kulit, yang lalu diantar ke saraf pinggir, lalu masuk ke dalam susunan saraf pusat di sumsum tulang belakang. Disini stimulus diteruskan ke atas hingga ke thalamus (pusat penyebaran utama impuls-impuls sensoris). Dari sini stimulus diantar ke kulit otak (cerebral cortex). Baru pada waktu inilah apa yang dirasakan tadi disadari oleh si individu. Bila ada masalah dalam jalur sensori baku tadi, timbullah kesemutan. Kesemutan yang tak dibarengi beberapa gejala lain umumnya mengisyaratkan ada masalah pada reseptor di kulit atau pada cabang-cabang saraf pinggir. Tetapi kita harus lebih waspada bila ada tanda-tanda lain diluar kesemutan, seperti dihadapi Tanto. Tidak cuma kelumpuhan, kesemutan dapat pula dibarengi masalah penglihatan, pendengaran, paduan keduanya, atau yang lain. Bila ada tumor di otak kecuali tanda-tanda kesemutan atau tidak tipis tadi, ada pula sakit kepala, muntah-muntah, serta kelumpuhan kecil. Kesemutan semacam sisi dari tanda-tanda penyakit sesungguhnya step paling awal dari satu proses kehilangan rasa. Bila step paraesthesia (kesemutan) telah terlampaui, pasien meningkat pada hypaesthesia (baal) hingga pada akhirnya alami anaesthesia (hilang rasa sekalipun). Maka apabila kesemutan tidak hilang cuma dengan dikibaskan, apabila semula cuma jadi di dua jari lalu di seluruhnya jari, lalu merambat ke tangan ; apabila semula cuma berlangsung sekali-sekali tetapi saat ini nyaris setiap hari, atau apabila kesemutannya sudah meningkat jadi baal, itu waktunya kita pergi ke dokter. Kesemutan dapat merupakan tanda-tanda penyakit serius, namun dapat pula cuma disebabkan sambilan. Orang yang terlampau banyak berbaring atau kurang gerak, tak tahu lantaran sakit, lemah, atau obesitas, dapat pula menanggung derita kesemutan disebabkan bagian-bagian spesifik badannya terus-menerus tertekan. Juga penciutan otot dapat pula berlangsung. Masalah yang diberi nama neuropathy desakan ini kerap didapati pada pasien TBC kronik serta stroke yang lumpuh samping serta kurang memperoleh perawatan fisioterapi. Arti neuropati sendiri terkait dengan semua jenis penyakit, radang atau rusaknya yang menimpa saraf pinggir. Baca juga : Tips Puasa Bagi Penderita Maag Pada pasien jantung, kesemutan tidak hanya nampak disebabkan neuropati desakan, tetapi bisa pula timbul lantaran komplikasi jantung dengan sarafnya. Yang berlangsung umpamanya, si pasien melakukan operasi pemasangan klep jantung. Waktu pemasangan, ada bekuan darah melekat, yang lalu terbawa aliran darah ke atas, hingga berlangsung embolic cerebral. Apabila sumbatan di otak itu kebetulan tentang daerah yang mengatur sistem sensorik, si pasien bakal rasakan kesemutan samping. Apabila daerah yang mengatur sistem motorik pula terkena, kesemutan pula dibarengi kelumpuhan. Pada pasien stroke yang berlangsung pula serupa. Apabila yang diserang sistem motorik, ia lumpuh. Tetapi, apabila yang diserang sistem sensorik, yang ia rasakan cuma kesemutan atau baal samping. Namanya sensoric stroke. Bagaimana dengan anak-anak? Apabila satu kali Buyung mengeluh, " Ujung-ujung jariku seperti dirambati banyak semut, lalu terakhir 'semut-semut' itu seperti merambat ke atas, " kemungkinan besar kesemutan anak ini disebabkan kekurangan vitamin. Umumnya ini terkena anak-anak yang agak besar. Kesemutan pada anak-anak tidak sering berlangsung, lantaran jaringan sarafnya tetap fleksibel serta anak-anak umumnya lebih aktif bergerak. Semacam efek sambilan obat, kesemutan bisa pula timbul, umpamanya apabila konsumsi INH (obat TBC) atau furadatin (obat infeksi). Di samping itu, kesemutan pula bisa dikarenakan oleh aspek imunologi. Poly neuroradiculopathy tentang akar-akar saraf yang masuk atau meninggalkan tulang belakang serta berlangsung lantaran ada zat-zat spesifik didalam badan yang tak bisa ditolerir oleh badan. Pada orang dewasa, terkadang kesemutan itu didahului oleh flu berat. Kesemutan itu makin menghebat, naik dari ujung jari menjalar hingga ke pusar. Gejalanya berkembang jadi rasa tidak tipis. Lalu pasien sulit jalan. Ini tanda-tanda radang sumsum tulang belakang, yang berlangsung lantaran serangan virus, umumnya cytomegalovirus. Apabila berlangsung infeksi di tulang belakang, dapat dari pusar ke bawah tidak bisa digerakkan. Pasien tidak bisa mengontrol buang air kecil. Buang air besar juga susah. Penyakit ini diberi nama myelitis (radang sumsum tulang belakang). Bergantung pada rusaknyanya, penyakit ini bisa sembuh keseluruhan, bisa juga hanya pulih beberapa, namun ada pula yang hingga lumpuh. Maka hadapi pasien kesemutan, dokter senantiasa bakal menyelidiki sisi badan yang alami kesemutan, luasnya, tempat awal kesemutan, serta perubahan kesemutan itu dari awal. Seluruhnya info ini bakal tunjukkan pemicu persoalan. Mungkin pada saraf pinggir, pada otot, sumsum tulang belakang, atau juga otak.