Waktu Posting : 21-09-2018 16:54 | Dibaca : 1355x
Alkohol seringkali digunakan sebagai salah satu bahan dalam skincare ataupun kosmetik. Banyak orang yang menghindari kandungan alkohol saat ingin memilih produk skincare dan kosmetik karena beranggapan jika alkohol dapat membawa dampak buruk pada kesehatan kulit. Alkohol memang terkenal sebagai kandungan "berbahaya" yang dianggap dapat menyebabkan kulit iritasi, kering bahkan bersifat karsinogenik.
Namun ternyata, anggapan jika alkohol berbahay ternyata salah besar. Jika memang berbahaya, maka produk kosmetik atau skincare tidak akan dapat beredar luas dan tidak akan mendapat ijin BPOM, namun nyatanya banyak produk beralkohol yang mengantongi ijin BPOM yang berarti aman untuk digunakan.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan beauty vlogger asal korea selatan, ia mengatakan jika alkohol merupakan produk yang aman digunakan untuk kulit dan ada beberapa manfaat dari alkohol yang ada dalam sebuah produk kosmetik maupun makeup seperti berikut ini :
1. Alkohol sebagai pelarut
Alkohol merupakan pelarut yang sangat baik untuk bahan lain yang ada dalam produk sehingga kandungan dalam produk skincare atau kosmetik tersebut dapat terformulasikan secara baik dan bekerja maksimal pada kulit.
2. Alkohol sebagai pengawet
Alkohol berperan penting untuk mencegah formula produk agar tidak terkontaminasi oleh kuman, bakteri dan jamur sehingga formula produk tidak akan berubah dan dapat bekerja maksimal saat diaplikasikan pada kulit dan produk pun tetap higienis. Alkohol juga akan menambah masa kadaluarsa produk sehingga dpaat lebih lama digunakan.
3. Alkohol akan mengurangi kadar minyak pada kulit
Efek ini pasti akan sangat disenangi oleh orang dengan tipe kulit berminyak karena dapat menggunakan produk mengandung alkohol serta mampu mengurangi kadar minyak berlebih pada kulit. Namun proses tersebut bersifat sementara dan kandungan alkohol tidak akan mengganggu atau mengubah secara signifikan produksi minyak alami pada kulit.
4. Alkohol dapat meringankan tekstur produk
Kandungan alkohol dalam produk skincare dan kosmetik dapat meringankan tekstur formula produk sehingga saat diaplikasikan pada kulit maka akan memberikan efek ringan.
12-06-2014 10:27
Gigi yang didapatkan kawat untuk maksud medis ataupun kosmetik adalah pusat berkumpulnya bekas makanan serta plak yang bisa menodai gigi serta bikin warna alami gigi beralih. Gigi memanglah jadi lebih rapi, tetapi dibarengi dengan munculnya persoalan baru pada gigi. Untuk yang memilki gigi berkawat, benar-benar utama untuk terus melindungi kebersihan gigi sesudah makan dengan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Sesudah menyikat gigi, terus kerjakan penelusuran jika tetap ada bekas makanan yang menyangkut di sela-sela kawat. Pakai juga obat kumur fluoride yang bisa meraih sela-sela gigi berkawat yang tak bisa dijangkau sikat gigi. Petunjuk Menyikat Gigi Berkawat Pastikan sikat gigi dengan bulu lembut umum untuk memulai kebiasaan menyikat gigi. Sikat dengan gerakan dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas pada tiap-tiap area yang berkawat. Lalu, awalilah menyikat gigi dengan proxabrush atau sikat gigi yang berupa seperti pohon Natal. Sikat gigi tipe ini dengan cara spesial didesain untuk bersihkan diantara dua kawat. Gerakkan sikat dari atas ke bawah serta dari bawah ke atas diantara ke-2 jalur kawat. Gerakkan sekian kali sebelum saat beralih ke area lain sampai gigi bersih. Baca juga : Yuk Mengenal Hepatits A Petunjuk Makan dengan Gigi Berkawat Menggunakan kawat bermakna kurangi sedikit kebebasan dalam mengunyah serta melahap apapun. Memanglah banyak tipe makanan terus dapat di nikmati sepanjang makanan bisa dipotong kecil-kecil, tetapi terus ada tipe makanan yang baiknya dihindari sekalipun supaya kawat tak kendur atau jadi lepas. Tipe makanan itu ialah : 1. Makanan yang keras serta susah digigit seperti apel serta kue yang keras. 2. Makanan yang kenyal seperti karamel. 3. Jagung. 4. Kacang-kacangan yang keras serta wortel. 5. Es serta permen karet. Aktivitas lain yang harus diwaspadai oleh orang yang memakai kawat gigi ialah aktivitas olahraga. Ada kemungkinan terpukul di muka untuk mereka yang hoby olahraga hingga melukai mulut, gigi, atau juga muka. Gunakan pelindung mulut yang didesain sesuai sama ukuran serta wujud mulut serta terbuat dari plastik keras serta mampu membuat perlindungan jaringan lunak dalam mulut. Bila Kawat Terlepas atau Kendur Persoalan yang umum dihadapi ialah saat kawat rusak, karet mengendur, atau jalur kawat yang mencuat pada tempat yang tak semestinya. Hal semacam ini bisa menyebabkan ketidaknyamanan untuk pemakai kawat gigi meskipun bukan situasi yang darurat. Tetapi, baiknya terus menghubungi dokter gigi yang mengatasi pemasangan kawat. Baca juga : Ada Apa Di Balik Terapi Pijat? Tersebut aksi pertolongan pertama saat berlangsung persoalan dengan posisi kawat. 1. Kawat terlepas. Gunakan sedikit lilin ortodontis untuk tempelkan kawat ke posisi awal mulanya untuk sesaat saat. Umumnya, lilin ortodontis (lem) bakal diberikan waktu pertama kali menempatkan kawat. 2. Karet terlepas. Bila hal semacam ini berlangsung, taruh karet serta selekasnya jadwalkan kontrol dengan dokter gigi yang mengatasi. 3. Kawat yang mencuat serta rusak. Pakai ujung pensil yang mempunyai penghapus untuk meggerakkan kawat yang mencuat ke posisi yang lebih aman serta tak mengganggu. Bila tak sukses, gunakan sedikit lilin ortodontis (lem) di ujung kawat yang mencuat. Janganlah coba memotong kawat lantaran ada resiko kawat tertelan atau terhirup e paru-paru. Bila berlangsung sariawan atau luka disebabkan kawat yang mencuat, kumur dengan air gara atau obat kumur antiseptik. Resiko lain memakai kawat ialah ada kerentanan bibir serta mulut merasakan sariawan. Umumnya, sariawan yang diakibatkan oleh kawat gigi bisa diobati dengan salep yang meredakan rasa sakit serta menolong mengobati lukanya.
26-01-2016 09:26
Kasus keracunan massal Keracunan makanan dan minuman tengah menjadi topik hangat yang dibahas masyarakat belakangan waktu ini. Terlebih kasus wanita cantik bernama Wayan Mirna yang meregang nyawa akibat mengkonsumsi kopi. Kasus ini sempat mendapatkan sorotan publik, mengingat hingga saat ini belum diketahui siapa yang sengaja meracuni wanita tersebut. Apalagi belum ada kepastian dari pihak polisi ada motif apa dibalik pembunuhan yang dilakukan melalui racun minuman tersebut. Kasus Mirna sebenarnya bukanlah satu-satunya kasus keracunan yang ditangani oleh pihak polisi. Hanya saja kasus ini cukup menarik, sebab ditemukan racun sianida dalam dosis yang sangat mematikan di dalam kopi wanita tersebut. Padahal sianida sendiri adalah salah satu jenis racun yang memang sudah dilarang keras digunakan oleh pemerintah. Dalam kasus ini sendiri, bisa dibilang sianida dimasukkan secara sengaja ke dalam kopi untuk menghilangkan nyawa si pengkonsumsinya. Yang lebih memprihatinkan lagi adalah pembunuhan ini terjadi di sebuah tempat umum, kafe yang cukup ternama. Selain kasus kematian Mirna melalui racun sianida, kita diingatkan kembali dengan beberapa kasus keracunan massal. Beberapa diantaranya sempat menjadi bencana luar biasa, akibat jumlah korban yang mencapai ratusan orang. Kita mungkin juga tidak lupa kasus keracunan sekeluarga yang usai melahap makanan hasil olahan tangan sang ibu rumahtangga. Baca juga : Mengenali Alarm Dari Tubuh yang Kekurangan Vitamin Menilik semua kasus keracunan tersebut, kita tentu waspada dengan kondisi kesehatan keluarga kita. Tentu tak ada salah satu dari kita yang menginginkan anggota keluarga mengalami keracunan makanan dan minuman. Oleh karena itu, memang ada baiknya kita memproteksi atau melindungi keluarga kita agar tak mengalami keracunan. Setidaknya menghindarkan mereka dari mengkonsumsi makanan yang telah terkontaminasi racun ataupun bakteri penyebab keracunan pada tubuh. Bahan baku makanan yang kita konsumsi sebenarnya sangat rentan terkontaminasi racun. Pasalnya pestisida yang digunakan untuk menyuburkan pertumbuhan tanaman pun dapat meracuni tubuh. Terlebih jika Anda tidak benar dalam upaya membersihkan atau mengolahnya sebelum dimasak. Saat membersihkan sayuran atau buah-buahan, ada baiknya dicuci di bawah air mengalir. Penggunaan pupuk pada sayur-sayuran dan buah-buahan pun harus diperhatikan dan diminimalisir masuk ke dalam tubuh Anda. Pastinya akan lebih terjamin higienis dan sterilitasnya jikalau Anda mencuci atau membersihkannya sebelum diolah atau dikonsumsi. Sayuran yang baru dipetik tersebut, bisa Anda olah dengan menu atau resep andalan keluarga. Saat disajikan, tentu akan terlihat betapa menikmatinya anggota keluarga dengan menu sederhana berbahan dasar alami nan segar. Perlu diingat, pengolahan yang salah dapat menjadi perantara dari racun atau bakteri untuk masuk ke dalam tubuh Anda. Sebagai pembeli yang bijak, Anda harusnya lebih teliti dalam memilih bahan baku masakan yang hendak diolah. Sebaiknya jangan membeli bahan makanan yang telah rusak atau tidak layak konsumsi lagi. Pasalnya bahan makanan seperti ini sudah sangat mudah dikontaminasi oleh bakteri atau racun yang menyebabkan keracunan. Hal ini sangat berlaku pada daging yang sudah banyak dihinggapi lalat atau binatang layaknya cacing hati yang perlu diperhatikan secara seksama. Pada dasarnya, penyebab keracunan pada seseorang adalah bakteri yang berkembang di dalam makanan yang mereka konsumsi. Proses pengolahan dan penghidangan yang tidak bersih atau higienis pun bisa menjadi perantara keracunan makanan dan minuman. Bakteri yang hidup pada proses tersebut pada akhirnya melepaskan toksin atau racun pada makanan yang mereka hinggapi. Biasanya makanan yang paling mudah terkontaminasi adalah makanan dengan kadar lemak tinggi. Makanan yang diproses dengan cara pengalengan pun sangat rentan dari kontaminasi bakteri maupun racun. Mengingat kondisi kaleng kemasan yang bisa saja cacat saat sampai ke tangan Anda atau sebelum diolah dan disajikan. Adapun bahan makanan yang sangat rentan terkontaminasi racun adalah kerang, cumi, daging-dagingan, susu, yogurt, roti, keju, biskuti, es krim ataupun makanan hasil laut. Untuk semua makanan berkandungan lemak tinggi seperti ini, Anda perlu menjaga higienisitasnya lebih tinggi dan steril. Penanganan keracunan dini Lalu, apa sajakah penanda dari keracunan itu sendiri pada tubuh seseorang? Tak sulit sebenarnya mengenali gejala atau ciri-ciri keracunan pada seseorang dengan daya tahan tubuh yang lemah. Biasanya mereka akan mengeluhkan dan merasakan pusing disertai pening, perut yang berasa mual dan berakhir pada muntah-muntah, seringnya buang air besar, badan yang terasa limbung atau bergoyang, demam tinggi yang disertai menggigil sampai kejang-kejang. Bila sudah mengalami kejang-kejang, ini artinya racun yang masuk ke dalam tubuh Anda sudah mencapai otak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada baiknya segera mengambil tindakan medis. Tindakan kritis yang paling dianjurkan untuk dilakukan adalah membawa pasien ke UGD (Unit Gawat Darurat). Biasanya dokter akan mengambil tindakan yang lebih serius, di samping melakukan infus pada tubuh pasien. Infus pada pasien penderita keracunan makanan dan minuman bertujuan mengganti cairan tubuh yang hilang. Pasalnya ada banyak cairan yang keluar saat gejala keracunan dialami dan mengakibatkan lemas dan lunglai. Seperti yang telah diketahui bersama, ada banyak cara yang bisa dijadikan perantara makanan menjadi beracun. Faktor semacam ini biasanya diakibatkan oleh bahan makanan mentah yang memang tidak layak konsumsi. Artinya bahan baku tersebut mengandung zat berbahaya, seperti peptisida yang memang masih menempel pada buah-buahan maupun sayuran. Keracunan bisa pula diakibatkan oleh penyimpanan bahan dasar berupa susu maupun daging yang tidak tepat di dalam lemari pendingin. Baca juga : Waspadai Penyakit di Musim Hujan Dengan Cara Pencegahannya Keracunan bisa pula diakibatkan oleh pengolahan yang salah, seperti yang telah disebutkan sebelumnya. Salah satunya adalah mengolah mie instan tanpa mengganti air rebusaan terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Air rebusan tersebut tetap dijadikan kuah untuk mie yang siap Anda konsumsi tersebut. Kondisi ini bisa pula diakibatkan oleh daging, burger ataupun sosis yang dimasak tanpa matang secara merata. Alhasil bakteri pada daging tidak mati secara sempurna dan malah dikonsumsi oleh tubuh. Hal lainnya yang patut Anda waspadai adalah makanan siap konsumsi yang telah masuk masa kadaluarsa. Seperti yang kita ketahui, sayur bayam lebih baik dikonsumsi langsung dan tidak melebihi waktu 3 jam setelah dimasak. Pasalnya ada zat berupa racun yang berkembang pada sayuran karena terpapar suhu ruangan cukup lama. Kondisi lainnya adalah proses pengolahan makanan yang tidak memperhatikan kadar higienisitas dan dimasak oleh mereka yang tengah sakit. Bagi Anda yang tengah mencari cara menangani keracunan pada anggota keluarga, ada baiknya mengetahui saran satu ini. Dimana memberikan air kelapa muda atau susu murni pada mereka yang mengalami keracunan. Dengan catatan, si penderita keracunan masih dalam keadaan sadar dan masih bisa diajak berkomunikasi. Pada mereka yang sudah tidak sadar, miringkan kondisi tubuh atau hingga tertelungkup untuk mengeluarkan makanan yang masih bisa dikeluarkan. Untuk tindakan selanjutnya, bawa penderita ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan keracunan makanan dan minuman.
23-05-2016 04:57
Sebelumnya Anda terkena penyakit, sebaiknya kita lakukan berbagai usaha untuk mencegahnya. Tahukah Anda bila orang dewasa itu umumnya diserang flu atau pilek tiga kali dalam setahun? Masing-masing penyakit flu itu biasanya berjalan hingga 1 minggu atau dua minggu. Penyakit flu bisa pula demikian parah yang baru dapat sehat selama sebulan atau lebih. Nah, agar tidak mudah sakit dan sistim kekebalan badan selalu terpelihara ada berbagai langkah yang bisa kita dikerjakan. Berikut ini tujuh langkah yang bisa Anda lakukan untuk membuat perlindungan sistim kekebalan badan kita : 1. Meditasi Fikiran kita bisa kurangi kemungkinan kita diserang flu sebesar 40-50 persen, menurut penelitian dari Kampus Wisconsin - Madison pada 2012 lalu 55 orang yang menjalani teknik menentramkan fikiran bisa mempunyai 13 type penyakit lebih sedikit dan 51 hari bebas penyakit makin banyak daripada berbagai orang dari grup kontrol sepanjang musim pilek dan flu berjalan. Ini karena meditasi bisa kurangi efek fisik yang karena oleh stres yang dapat melemahkan system kekebalan badan. Baca juga : Inilah Resiko Kesehatan untuk Pekerja Shift Malam 2. Konsumsi Lebih Banyak Bawang Putih Alisin, kandungan yang ada di dalam bawang putih bisa melawan virus. Karenanya makanlah dua siung bawang putih sehari-harinya supaya bisa membantu kita agar tak gampang terkena penyakit. 3. Olahraga Sedikitnya 5 Hari Satu minggu Berolahraga 30 hingga 60 menit sehari bisa membuat lancar aliran darah sampai berbagai sel imun dapat tersalurkan ke semua segi badan. Dan demikian direferensikan untuk menggerakkan olah-raga lima hari sepanjang 1 minggu. 4. Bersihkan dan Keringkan Tangan Sering-seringlah bersihkan tangan Anda, terlebih waktu barusan menyentuh satu hal yang dicurigai mempunyai kandungan bakteri atau kuman. Tetapi yakinkan pula Anda mengeringkan tangan Anda setelah mencucinya. Kenapa? Karena bakteri tetap masih bisa menempel di tangan yang masih tetap basah. Jangan sampai lupa pula selalu untuk ganti handuk yang basah dengan handuk kering sekerap mungkin saja. 5. Tidur yang Cukup System imun kita butuh istirahat untuk tetaplah sehat. Dalam satu penelitian yang ditangani di Carnegie Mellon University, walaupun berbagai orang berkata bila mereka merasa fresh setelah tidur kurang dari tujuh jam/hari, tetapi mereka memiliki kemungkinan tiga kali lipat makin besar diserang flu di banding berbagai orang yang bisa tidur sedikitnya delapan jam setiap harinya. Baca juga : 4 Jenis Olahraga Ini Baik untuk Penderita Asma 6. Kurangi Konsumsi Makanan Manis Dalam satu penelitian di Kampus Loma Linda, berbagai orang yang konsumsi 6 sdm gula (baik dari jus jeruk, madu, atau minuman manis yang lain), berbagai sel darah putih yang bisa menahan infeksi kehilangan kemampuannya untuk membunuh bakteri dan virus. System imun kita akan alami penurunan sepanjang kian lebih satu jam setelah kita makan atau minum yang manis-manis. 7. Minum Air Putih yang Cukup kepala petugas medis dari Bastyr Center yakni Jamey Wallace, MD, Alami Health di Seattle mengemukakan kalau mencukupi kepentingan cairan badan dengan baik bisa hindari kita diserang dari infeksi. Jamey Wallace mengemukakan bila selaput lendir serta pula berbagai sel imun di sekresi kita bertugas untuk melawan virus penyakit flu, dan peranannya bakal tak jalan baik apabila kita dehidrasi. Tak cuma beberapa tips di atas, kita pun perlu mengonsumsi cukup buah dan sayuran, terlebih yang mempunyai kandungan vitamin C. Sebelumnya terkena penyakit, baiknya kita lakukan berbagai upaya mencegah yang tentu lebih gampang dan murah. Maka dari itu segera cegah dengan Ultra Noni, Ultra Mangosteen atau pun Dragon Noni.