Waktu Posting : 02-07-2024 03:51 | Dibaca : 223x
Farmasi, sering kali disalahartikan hanya sebagai ilmu tentang obat-obatan. Namun, cakupannya jauh lebih luas, memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat. Artikel ini akan mengupas peran krusial farmasi dalam berbagai aspek kehidupan, melampaui batas obat-obatan.
Memahami Farmasi: Lebih dari Sekedar Obat
Farmasi adalah bidang ilmu yang mempelajari segala hal terkait obat-obatan, mulai dari penemuan dan pengembangan, hingga pembuatan, distribusi, dan penggunaannya. Para profesional di bidang ini, yaitu apoteker, memiliki keahlian dalam memastikan penggunaan obat yang aman, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan pasien.
Peran farmasi tidak hanya terbatas pada obat-obatan. Apoteker juga berperan dalam edukasi kesehatan masyarakat, memberikan konseling tentang penggunaan obat, dan membantu pasien dalam pengelolaan penyakitnya.
Lebih lanjut, farmasi juga terlibat dalam penelitian dan pengembangan obat baru, memastikan kualitas obat yang beredar di masyarakat, dan berkontribusi dalam regulasi dan kebijakan terkait obat-obatan.
Dampak Nyata Farmasi: Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat
Kontribusi farmasi dalam kesehatan masyarakat sangatlah signifikan. Berikut beberapa contohnya :
Tantangan dan Masa Depan Farmasi
Meskipun memiliki peran krusial, farmasi masih menghadapi beberapa tantangan. Kurangnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya peran apoteker, masih maraknya peredaran obat ilegal, dan kompleksitas sistem kesehatan menjadi beberapa contohnya.
Namun, masa depan farmasi terlihat cerah. Kemajuan teknologi dan penelitian terus membuka peluang baru untuk pengembangan obat-obatan yang lebih efektif dan aman. Peran apoteker sebagai edukator dan konselor kesehatan pun semakin penting dalam era informasi ini.
Dengan sinergi antara apoteker, pemerintah, dan masyarakat, farmasi dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat yang optimal.
Farmasi bukan hanya tentang obat-obatan, tetapi juga tentang kesehatan masyarakat secara keseluruhan. Apoteker memiliki peran penting dalam memastikan penggunaan obat yang tepat, aman, dan efektif, serta dalam edukasi dan pencegahan penyakit. Dengan terus berinovasi dan beradaptasi, farmasi dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mewujudkan masa depan yang lebih sehat bagi semua. Untuk info selengkapnya dapat mengakses https://pafikotabireuen.org/ .
13-07-2016 22:09
Saat musim kemarau, cuaca cenderung panas dan kering serta matahari menyengat di kulit. Itulah mengapa kamu juga butuh pintar-pintar mengakali bagaimana caranya agar kamu tidak kepanasan sepanjang hari dan bisa beraktivitas seperti biasa tanpa terganggu. Baca juga : Tips Memilih Cream Pemutih Wajah yang Aman Salah satunya adalah dengan cermat memilih baju. Warna baju seringkali juga jadi pertimbangan ketika akan keluar rumah, banyak orang pasti akan menghindari baju warna hitam jika akan keluar rumah saat hari sedang panas. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata bukan baju warna hitam yang seharusnya kamu hindari saat suhu di luar sedang panas. Memakai baju warna hitam sangat aman dipakai ke mana saja, bahkan jika hari sedang panas dan kamu berkeringat, karena meskipun kamu berkeringat, pakaian hitam tak akan terlihat basah karena keringat. Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Berbeda jika kamu memakai baju warna abu-abu. Bukan hanya terasa panas karena abu-abu adalah turunan warna dari hitam, baju warna abu-abu juga rentan memperlihatkan bercak basah karena keringat. Jadi, saat cuaca panas, jangan pakai baju warna abu-abu. Dibanding baju warna hitam yang panas tapi bisa menyamarkan keringat di baju, abu-abu cenderung panas dan bisa membuatmu malu karena bercak basah di ketiak atau di punggung. Nggak mau ini terjadi kan?
15-06-2014 00:43
Jantung adalah satu diantara organ vital untuk manusia. Ketidakpahaman manusia perihal organ itu bikin banyak mitos beredar di orang-orang. Yang kritis, tak sedikit yang memercayai, walaupun lalu dapat dibuktikan salah. Serta bila salah, nyawa taruhannya. Mitos 1 : orang muda tak terkena serangan jantung Kata siapa? Mitos ini benar-benar lama beredar di orang-orang, juga barangkali ada banyak yang memercayai. Namun faktanya, sesudah masa 90-an pasien serangan jantung makin muda. Saat ini, terdaftar sejumlah 20 % masalah serangan jantung dibawah umur 40, sejumlah 40% diantara umur 40-45, serta 40% diatas umur 50. Itu penyebab tiap-tiap orang dianjurkan untuk lakukan penelusuran serta pencegahan dari awal, sesudah umur 25. Ada tiga aspek yang menambah resiko terkena penyakit jantung, yakni terlampau banyak konsumsi lemak serta gula, kemalasan fisik, serta dampak radikal bebas. Bila aspek resiko ini dirangkum jadi satu, ujungnya ialah pola hidup! Waspada! Baca juga : Waspadai, Kanker Usus Mengincar Anda Mitos 2 : jantung tak butuh beristirahat " Bila jantung beristirahat, mati, dong, orangnya! " Walau tak betul-betul berhenti berdenyut, jantung juga butuh beristirahat. Kapan? Di waktu kita tidur. Pada saat tidur, jantung berkontraksi minimum, yakni seputar 50-60 denyut per menit. Pekerjaan jantung sejatinya benar-benar berat. Setiap saat berdenyut, jantung memompa 70-80 cc darah. Serta dalam satu menit, jantung berdenyut 70-100 kali. Berarti, dalam satu menit jantung bakal memompa 500 cc cairan darah, serta ada 30. 000 cc atau seputar 5. 000-6. 000 liter darah dipompa tiap-tiap hari. Ini penyebab tidur benar-benar utama untuk kesehatan jantung. Mitos 3 : serangan jantung diwariskan? Pada dasarnya, penyakit jantung tak alami penurunan dengan cara genetik. Tetapi, bila keluarga Anda mempunyai kisah serangan jantung yang tinggi, maka itu mempertinggi resiko Anda terkena. Oleh karena itu Anda mesti dapat mengetahui diri serta lingkungan Anda, berhenti merokok, olahraga teratur, melindungi kolesterol, gula, serta berat tubuh, plus periksakan diri Anda dari awal. Baca juga : Tips Mendongkrak Stamina Orang Tua Mitos 4 : dada kiri nyeri = serangan jantung? Belum pasti iya, namun belum pasti juga tak. Bila rasa nyeri jadi lebih kuat saat aktif berkegiatan, serta gejalanya alami penurunan dengan pemberian obat nitrat dibawah lidah, maka itu mengindikasikan sakit jantung. Namun, apabila sakit di dada bisa ditunjuk dengan terang memakai jari -dan bila ditekan jadi nyeri, besar kemungkinan ini sakit otot dada. Di Indonesia, umumnya sinyal serangan jantung yang nampak ialah sakit di ulu hati, kembung serta seperti masuk angin. Tidak sama dengan di AS yang nyeri bermula dari dada, lalu menjalar ke lengan kiri serta leher. Yang menghebohkan, riset di Kampus Airlangga pada 1980-an tunjukkan, saat beberapa orang yang terasa masuk angin di check, sebenarnya 30 % diantara mereka terkena serang jantung koroner. Mitos 5 : dapat mendeteksi serangan jantung Salah besar. Ada argumen kuat kenapa serangan jantung bisa dimaksud 'the silent killer', tidak cuma di Indonesia, tetapi di semua dunia. Faktanya, sejumlah 30 % masalah serangan jantung tak mempunyai tanda-tanda serta selesai dengan kematian. Ini yang dimaksud sudden death. Pemberitahuan untuk pertama serta paling akhir kalinya. Memanglah, sebagian serangan jantung, terlebih bila dikarenakan bisul penyumbat pembuluh darah yang besar, menyebabkan tanda-tanda. Namun pecahnya bisul pembuluh darah yang kecil, yang ukurannya kurang dari 50 % penyumbatan, inilah yang mengakibatkan sudden death. Plak-plak kecil inilah yang jahat. Bagaimana tak, ia tak tampak dengan EKG, tak terdeteksi dengan tes treadmill. Ia baru bakal terlihat bila dikerjakan Multislice CT scan. Dari sinilah julukan silent killer berasal.
19-06-2014 21:27
Hingga saat ini belum ada obatnya untuk penyakit Alzheimer. Mengurangi gejala merupakan langkah penanganan yang bisa diambil yang ditujukan untuk memperlambat perjalanan penyakit. Dokter umumnya menyediakan obat-obatan yang bisa menambah manfaat kimiawi otak yang lebih efisien apabila diberikan pada pasien yang belum kronis. Dengan melakukan pencegahan Anda dapat memperlambat rusaknya beberapa sel otak itu. Otak kita didesain oleh Sang Pencipta untuk digunakan sebagaimana halnya otot. Inilah kuncinya. Pepatah, Use it or lose it, masih berlaku dalam hal ini. Otak pun bisa aus apabila tidak sering digunakan. Ialah salah apabila berkhayal bakal memanjakan diri dengan duduk tenang saja apabila telah tua. Begitupun salah kaprah apabila Anda punya maksud memanjakan orang tua dengan memberikan layanan keseluruhan serta bikin mereka tinggal duduk serta berbaring saja. Memanglah kegiatan telah semestinya dikurangi apabila umur tak lagi muda. Tetapi, kesehatan fisik serta otak malah tergantung pada apakah Anda selalu beraktivitas fisik serta mental. Beragam kesibukan, baik yang melibatkan otot ataupun otak butuh selalu dikerjakan malah untuk melindungi kesehatan otot serta otak itu sendiri. Melindungi kesehatan otak Kunci kesehatan otak ialah menjadikan neuron selalu aktif serta menguatkan sambungan-sambungannya. Langkahnya, seringlah melatih otak dengan berusaha mengingat sesuatu, berkonsentrasi pada sesuatu, fokus perhatian pada sesuatu, serta menciptakan kaitan (asosiasi). Kegiatan-kegiatan tersebut misalnya : 1. Selalu menjalin komunikasi diantara beberapa orang yang bersifat positif serta berdiskusi. 2. Selalu melibatkan diri dalam kegiatan yang mengasyikkan, apakah itu usaha (mengelola perpustakaan, warung, atau toko kecil), sosial (bakti sosial), atau hoby pribadi (berkebun, dlsb) 3. Bermain dengan hewan peliharaan atau cucu-cucu. Membacakan narasi untuk mereka atau bermain (catur, puzzle, scrable, monopoli, halma, serta tebak-tebakan). 4. Berkebun serta jalan kaki di sekitar taman yang rindang. Olahraga ringan bisa menolong kelancaran aliran darah yang membawa oksigen serta nutrisi ke otak. Juga menolong pembuangan bekas metabolisme yang dapat mengendap diantara neuron. 5. Membaca buku yang menghibur serta menghidupkan imajinasi yang bisa merangsang kerja otak serta menyehatkan sambungan antar selnya. 6. Piknik, jalan-jalan ke tempat yang indah juga merupakan aktivitas yang menciptakan kesenangan yang bisa merangsang stabilitas produksi senyawa kimiawi otak serta menguatkan beberapa sel otak. 7. Mengobrol mengenai zaman dulu yang mengasyikkan (bernostalgia) juga menyebabkan neurotransmitter otak.