Waktu Posting : 24-03-2016 00:04 | Dibaca : 2843x
28-04-2014 02:46
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu : A. Osteomalacia Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang. Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah? Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang. Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut : a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu : a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi. Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak. d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif. Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia. b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda B. Osteoporosis Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun. Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun. Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk. Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya. Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda b. Melakukan terapi kekuatan tulang c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda. Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.
02-12-2014 23:23
Asslm Wr Wb. Dokter saya seorang ibu usia 50 th, sy sering merasakan nyeri lutut terutama saat gerakan berjongkok dan nyeri telapak kaki terutama saat bangun tidur. apa penyebabnya ? dapatkah disembuhkan ?
24-05-2016 18:27
Apapun kegiatan fisik Anda, bila mulai bernapas tersengal-sengal, yang Anda hasilkan bahkan semakin banyak karbondioksida. Bila seorang menanggung derita asma, olah raga bakal terganggu lantaran karbon dioksida menjadikan badan bereaksi dengan terhalangnya saluran pernafasan. Bukanlah artinya selaku pasien asma Anda tak bisa berolah raga. Anda cuma mesti hati-hati dalam pilih tipe/jenis olah raga yang jitu. Apapun tipe olah raga yang Anda tentukan, yang utama ialah Anda dapat mengatur pernafasan Anda. Bernapaslah lewat hidung, bukannya mulut Anda. Olah raga yang Anda kerjakan mesti bikin Anda terasa bahagia. Baca juga : 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh Apa sajakah tipe olah raga yang aman untuk pasien asma? Inilah 4 jenis olah raga yang baik untuk penderita asma: 1. Renang Berenang bikin semua badan bekerja tanpa ada memiliki resiko cedera sendi, hingga pas untuk semua umur. Pastikan kolam renang didalam ruang ialah pilihan lantaran udara hangat serta lembab, hingga saluran udara Anda tak bakal jadi kering yang punya potensi menyebabkan serangan asma. 2. Latihan singkat Latihan serta berolahraga yang sangat mungkin Anda untuk mengambil istirahat dengan teratur pula kurangi resiko alami serangan. Contoh : basket, netball, tenis, bola voli, angkat beban enteng, serta jalan kaki. Semuanya berolahraga ini menguatkan kardiovaskular tanpa ada membebani Anda. 3. Yoga Walau biasanya berintensitas rendah, yoga bisa melatih badan dengan baik, menolong menguatkan otot, serta menentramkan fikiran Anda. Berhubung beberapa besar yoga dikerjakan didalam ruang, peluang terjadinya serangan asma lebih kecil dari pada berolah raga diluar ruang. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi 4. Jalan kaki di treadmill Dingin serta udara kering kerap dikatakan semacam satu diantara penyebab asma terburuk. Ini jadi permasalahan apabila Anda sukai jogging serta jalan kaki. Berita baiknya : jogging serta jalan kaki aman dikerjakan pasien asma. Yang paling baik ialah mengerjakannya di treadmill dalam ruang, hingga Anda bisa hindari penyebab serangan asma. Mohon diingat kalau walau latihan-latihan ini di anggap berisiko rendah, mereka tak seutuhnya bebas resiko. Bawalah senantiasa inhaler Anda bila mendadak Anda diserang asma. Bila berlangsung, hentikan olah raga apapun yang Anda kerjakan serta secepatnya mencari pertolongan medis bila Anda tak bisa mengatur asma Anda. Selain dengan cara di atas, untuk mengatasi masalah asma Anda bisa mengkonsumsi secara rutin obat-obatan herbal seperti Ultra Noni, Dragon Noni dan Ultra Mangosteen.