Waktu Posting : 24-05-2016 18:27 | Dibaca : 2345x
31-05-2014 01:02
Dari hasil penelitian dan situasi konkret masyarakat Indonesia terungkap, kesadaran memelihara kesehatan gigi-mulut di berbagai tingkatan usia masih sangat rendah. Dibutuhkan edukasi terus-menerus agar masyarakat lebih memperhatikan kesehatan mulut dan giginya. Minimnya perhatian terhadap kesehatan mulut harus diwaspadai. Pasalnya, mulut merupakan cerminan tubuh. Secara keseluruhan, kondisi kesehatan mulut dan gigi yang buruk menunjukkan ancaman terhadap kesehatan seluruh tubuh. Ada bukti kuat mengenai hubungan antara kesehatan gigi dengan organ tubuh, terutama jantung. Infeksi yang berawal dari gusi sangat mungkin menyebar ke organ tubuh lainnya. Parahnya, selama ini banyak orang merasa gigi merupakan bagian yang berbeda dari tubuh. Sejatinya, ada pembuluh darah menuju ke gigi dan juga ke seluruh bagian tubuh. Baca juga :Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Selain masalah gigi dan gusi, gangguan kesehatan mulut yang sering terjadi adalah sariawan atau seriawan. Rata-rata satu dari lima orang rutin terserang gangguan sariawan. Bukan hanya merepotkan dan mengganggu saat makan, minum, maupun sikat gigi, sariawan dapat menjadi masalah serius. Meski begitu, karena dianggap hanya gangguan biasa, sariawan sering disepelekan. Di dunia kedokteran, sariawan disebut stomatitis afiosa rekuren. Luka kecil ini bisa bersarang di sekitar pipi, lidah, langit-langit, gusi, bibir, bahkan sampai di belakang tenggorokan. Meski demikian, sariawan tidak menular dengan cara apapun pada orang lain. Dalam satu keluarga ada satu kecenderungan untuk sama-sama punya kebiasaan menderita sariawan. Jika Anda sering sariawan, 90 persen kemungkinan anak Anda rentan menderita sariawan. Hingga kini belum diketahui secara pasti penyebab utama sariawan. Namun, ada beberapa hal yang diduga kuat menjadi pemicunya. Di antaranya berhubungan dengan kebiasaan makan seseorang dan terganggunya daya tahan tubuh. Pola makan harian kita cenderung kurang vitamin B12 dan zat besi sehingga timbul sariawan. Mereka yang alergi makanan juga rentan menderita sariawan. Baca juga : Obat Herbal Ampuh Untuk Mengobati Epilepsi Luka di mulut yang disebabkan bibir atau lidah tergigit atau kebiasaan menyikat gigi terlalu keras sehingga melukai gusi, juga bisa menjadi pemicu. Kondisi kejiwaan, terutama stres, potensial sebagai pemicu sariawan. Sariawan sering menimpa remaja dan orang dewasa yang berusia sekitar 20-an. Perempuan lebih rentan terhadap sariawan ketimbang pria. Banyak wanita mengalami sariawan pada hari-hari awal datang bulan. Sebenarnya sariawan bisa sembuh dengan sendirinya jika faktor pemicu dapat dikendalikan. Saat ini beberapa obat dapat digunakan untuk mempercepat proses penyembuhannya, baik obat tetes, kapsul, tablet, atau suntikan seperti nistatin, ketokonasol, flukonasol, itrakonasol, dan amfoterisin-B. Sebagai pencegahan sekaligus membantu penyembuhan sariawan, obat kumur sangat berguna. Selain mengatasi peradangan, obat kumur bisa membantu menghilangkan bau mulut. Upaya menjaga kesehatan mulut untuk meredam datangnya penyakit, memang tepat. Meningkatkan kesadaran akan kesehatan mulut dan kepedulian untuk merawatnya sejak dini menjadi kunci utamanya.
15-06-2014 09:17
Apabila Anda terhitung orang yang kerap sakit perut dalam wujud apapun, serta sampai kini condong mengabaikannya, saat ini telah waktunya Anda mulai waspada setiap saat sakit perut menyerang. Lantaran, tanda-tanda kanker kolorektal (kanker usus) yang timbul pada tiap-tiap stadium berlainan. Tanda-tanda umum ialah terjadinya pergantian rutinitas BAB dari yang awal mulanya lancar serta teratur, jadi lebih tidak sering atau bahkan jadi susah BAB. Ini ialah tanda-tanda awal kanker kolorektal pada stadium awal, waktu mulai berlangsung penyempitan serta penyumbatan pada usus besar serta dubur. Beberapa gejala yang lain : Baca juga : Mengenal 5 Mitos Seputar Jantung 1. Alami diare, sembelit, kembung, nyeri di perut sisi belakang, tegang, atau rasa tidak nyaman lain pada perut dengan cara terus-menerus - berlangsung melebihi 6 bulan - namun tak diketahui pemicunya. Anda tak tengah haid, tak barusan memakan makanan pedas, tak kekenyangan makan, dsb. 2. Nafsu makan selalu menyusut atau berat tubuh turun dengan cara dramatis tidak dengan menjalankan diet apapun. 3. Kerap terasa lemah serta kelelahan walau tak mengerjakan pekerjaan berat. 4. Adakalanya, apabila diraba jadi ada tonjolan atau benjolan di bagian dalam perut. 5. Feses mulai bercampur dengan darah, serta makin lama jumlah darahnya semakin banyak. Dapat pula darah keluar dari dubur tidak dengan diikuti feses. Apabila tanda-tanda ini telah berlangsung, ada kemungkinan kanker telah mulai masuk stadium tinggi. Baca juga : Dapatkan Hidup Sehat dengan Pola Tidur yang Sehat Langkah paling simpel untuk mendeteksi ada kanker rektum ialah melalui kontrol dubur, yakni dokter memasukkan jari ke dalam daerah rektum lewat dubur pasien. Kontrol ini cuma memerlukan tempo 5 menit serta cukup dikerjakan di klinik rawat jalan, tak mesti dirumah sakit besar. Tetapi langkah tersebut cuma bisa mendeteksi kanker yang terdapat pada 5 hingga 8 cm paling akhir dari rektum. Untuk mendeteksi kanker yang terdapat lebih jauh didalam usus besar, bisa dilaksanakan kontrol sigmoidoskopi atau kolonoskopi. Suatu teropong serat optik yang lentur dimasukkan ke dalam usus besar lewat rektum untuk mengambil sepotong kecil jaringan tumbuh untuk diuji selanjutnya di laboratorium. Langkah lain ialah lewat barrium enema atau kontrol dengan X Ray (sinar X) untuk memeriksa usus besar dengan cara menyeluruh. Ke-2 kontrol yang dimaksud paling akhir ini mesti dikerjakan dirumah sakit yang relatif besar atau komplit.
15-05-2015 21:19
Kadar kolesterol darah Mendengarkan kata kolesterol, mungkin yang terbayang di benak Anda adalah sesuatu yang negatif. Bagaimana tidak, kebanyakan orang tentunya sudah tidak asing dengan istilah kolesterol tinggi bukan? Terlebih penyakit satu ini memang menjadi penyakit lumrah yang diderita oleh kaum urban dan masyarakat modern. Koleseterol sendiri sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh untuk membangun dinding sel serta memproduksi hormon. Catatan penting, kolesterol yang dibutuhkan tentunya dalam batas normal. Jika sudah melewati ambang batas, tentunya membutuhkan obat herbal untuk penyakit kolesterol. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa yang memiliki tekstur lembek dan terletak diantara lemak dan sel tubuh. Itulah mengapa kita sering mendengar istilah kandungan kolesterol di dalam aliran darah. Setidaknya, ada 2 jenis kolesterol dalam tubuh, yaitu LDL (low density lipoprotein) atau kolesterol jahat dan HDL (high density lipoprotein) atau kolesterol baik. Baca juga : Resep untuk Merapatkan Vagina  Selain berperan aktif dalam produksi hormon, kolesterol pun adalah komponen pentin dalam pembentukan asam empedu. Tak hanya itu, kolesterol pun menjadi salah satu komponen dalam vitamin D dan produksi hormon steroid. Sayangnya, kadar kolesterol di dalam darah tetaplah tidak boleh terlalu kebanyakan. Hal tersebut akan memicu berbagai penyakit berbahaya, seperti serangan jantung, tekanan darah tinggi, batu empedu, stroke dan lain sebagainya. Kadar trigliserida dan kolesterol Selain kolesterol adapula trigliserida, yakni sejenis lemak di dalam aliran darah. Kadar trigliserida yang tinggi di dalam tubuh biasanya diikuti pula oleh kadar kolesterol yang tinggi. Kondisi ini berarti kadar LDL jauh lebih tinggi daripada kadar HDL di dalam aliran darah. Kolesterol seyogyanya berasal dari dalam maupun luar tubuh manusia, yaitu dari makanan yang Anda konsumsi. Biasanya makanan semacam ini berasal dari hewan, seperti telur dan daging. Baca juga : Cara Membuat Jus Buah yang Enak dan Menyegarkan  Penumpukan kolesterol pada aliran darah ternyata mampu menyempitkan pembuluh darah di dalam tubuh. Alhasil darah pun kesulitan mengalir lewat pembuluh darah yang ada di seluruh bagian tubuh Anda. Mungkin Anda tak menyadarinya dari sekrang, namun jumlah darah yang berkurang mengaliri seluruh jaringan tubuh akan berdampak tidak baik. Hal inilah yang coba dijelaskan dalam kesehatan.tips dan menyajikan obat herbal untuk penyakit kolesterol