Waktu Posting : 14-08-2017 22:42 | Dibaca : 1816x
22-07-2016 09:33
Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga : Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga: 5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini) 9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula
09-07-2014 08:11
Kebiasaan jajan telah amat menempel pada orang-orang Indonesia. Dari anak kecil sampai orang dewasa kerap beli makanan kecil untuk iseng dikonsumsi sembari bersantai bersama keluarga atau melihat TV. Dalam menentukan jajanan banyak yang perlu kita cermati, agar jajanan yang kita beli tak cuma enak untuk dimakan namun pula menyehatkan serta tak menyebabkan penyakit. Jajanan yang amat akrab di lingkungan orang-orang Indonesia satu diantaranya yakni gorengan. Jajanan ini disukai lantaran terasa enak, harga terjangkau, serta gampang diperoleh. Di tepi jalan mana saja gampang kita jumpai penjual makanan ini. Namun barangkali Anda telah jemu pula dengar pendapat begitu kurang menyehatkannya hidangan gorengan. Dari bahaya kolesterol, potensi penyumbatan pembuluh darah, juga kegemukan.  Baca juga : Makanan Untuk Ciptakan Sperma Sehat Tak usah cemas lebih jauh, di bawah ini ada 5 jalan makan gorengan yang aman untuk kesehatan Anda.  1. Prinsip Beli Gorengan Waktu Anda bakal beli gorengan, cermatilah kebersihan dari pembuatan panganan ini serta tempat tempat berjualannya. Makanan yang dijajakan di pingir jalan pasti telah terkontaminasi polusi dari asap kendaraan yang melalui. Debu-debu di jalanan pula bisa mengotori makanan yang di jual. Jadi rangkuman prinsip beli gorengan ialah kebersihan. Tetapi kecuali itu ada hal yang lain yang pada prinsipnya mesti Anda camkan baik-baik, yaitu Anda mesti meyakini pedagang gorengannya. 2. Yakinkan Anda Yakin Pada Pedagang Gorengan Kesayangan Anda Barangkali Anda pun belum lupa bahwasanya ada beberapa pedagang nakal yangg mencampurkan minyak dengan kantong plastik untuk dipakai menggoreng dagangannya yang pernah santer terdengar beberapa waktu lalu. Ke dalam minyak panas tersebut dimasukkan kantong plastik hingga plastik meleleh serta turut tercampur berbarengan minyak serta makanan. Hal semacam ini ditujukan untuk bikin hasil gorengan jadi lebih crispy. Tetapi mereka tak mencermati bahwasanya hal itu beresiko untuk kesehatan pemakai. Plastik memiliki kandungan zat bernama melamin yang tak bisa dikonsumsi oleh manusia. Konsumsi melamin bisa mengakibatkan pembentukan Kristal-kristal di ginjal yang bisa mengakibatkan penyakit batu saluran kemih atau batu ginjal yang bisa berlanjut jadi tidak berhasil ginjal sampai kematian. 3. Janganlah Makan Gorengan Bila Anda Mempunyai Kisah Kolesterol, Tingginya kandungan kolesterol  pada makanan itu bisa disebabkan oleh minyak yang telah dipakai berulang-ulangkali untuk menggorong hingga untuk Anda dengan kisah kolesterol tinggi mesti membatasi jumlah yang dikonsumsi selain karena adanya bahaya makanan terkontaminasi kotoran serta melamin. Bisa jadi minyak goreng yang digunakan penjual diklaim pada program iklannya tiada kolesterol, walaupun memanglah benar ada, tetapi ironisnya kolesterol itu malah bentukan kemudiannya minyak goreng yang disantap sesudah lewat proses pencernaan di badan kita. 4. Bila Anda Tengah Diet, Janganlah Makan Gorengan Minyak yang dipakai besar potensinya gampang menumpuk jadi lemak di badan. Karena Anda bakal makin kesusahan turunkan berat tubuh bila kudapan selingan Anda tetap ditemani gorengan nikmat nan berminyak. Nah, janganlah coba-coba sentuh gorengan bila Anda tengah program turunkan berat tubuh. Tetapi bila memanglah terpaksa, coba mengkompensasikannya dengan menambah kegiatan olahraga cardio, seperti jogging, lari, berenang serta yang lain.  Baca juga : Mengenal Untuk Menghindari Kanker Usus Selanjutnya, ialah trick makan gorengan untuk orang yang suka makan gorengan ditemani kopi serta rokok. 5. Bila Gorengan ialah Kegemaran Anda Kurangi Rokok, Kopi serta Mulai Giatlah Berolahraga Konon tuturnya rekan gorengan paling enak ialah rokok serta kopi. Namun ironisnya, konsekwensinya tak sesedap terasa. Pasalnya gorengan yang mempunyai kandungan minyak serta berisiko jadi kolesterol didalam badan telah jadi potensi resiko penyumbatan pembuluh darah. Bila Anda menggabungkan rokok serta kopi, maka komplitlah resiko penyumbatan lebih gampang berlangsung. Rokok di kenal semacam pencetus rusaknya dinding pembuluh darah yang mempermudah terjadinya penyumbatan di lalu saat, sesaat kopi yang mencetus penambahan desakan darah selanjutnya. Dengan olahraga, Anda bisa kurangi resiko penyumbatan pembuluh darah. Kecuali itu lemak yang tertimbun jadi menyusut lantaran pembakaran kalori yang didapat dari penambahan kegiatan latihan serta olahraga yang ada dari olahraga. Nah, saat ini Anda telah tahu bukan hanya apapun yang perlu Anda cermati waktu beli gorengan? Betapa lebih sebaiknya bila Anda membuatnya sendiri dirumah hingga kebersihan serta kesehatannya bakal lebih terjaga. Anda serta keluarga juga tak butuh takut lagi apabila hendak konsumsi gorengan.
26-05-2014 12:38
Datang tak diundang, pergi mesti diusir dengan paksa! Apakah itu? Begitulah Depresi. Menakutkan? Pasti, ini menyerang seluruh kelompok manusia, baik selebritis ataupun pemirsa selebritis, orang kaya serta juga orang miskin yang kerap sok bahagia. Anak kecil serta anak besar. Apakah Depresi itu? Depresi ialah sama juga dengan rasa sedih, murung, kesal, tak bahagia, serta menanggung derita. Orang biasanya memakai arti depresi untuk memperjelas pada situasi yang melibatkan rasa sedih serta emosi negatif yang mengganggu, rasa kesal, rasa tak mempunyai harga diri, tak bertenaga, kencederungan bunuh diri serta juga hingga bertindak bunuh diri (APA, 1994). Statistik dari WHO menyebutkan bahwasanya tiap-tiap tahun depresi merenggut melebihi 850. 000 jiwa. Baca juga : Obat Tradisional Sakit Gigi Berlubang Ada dua jenis depresi, yakni depresi yang tergolong ringan serta berat (menetap). Depresi yang ringan datang serta pergi dengan sendirinya, ditandai dengan hati yang berat, sedih, serta murung. Depresi berat dicirikan oleh perasaan tak bermanfaat atau bersalah dan kerap dibarengi tanda-tanda fisik seperti turun berat tubuh, sakit kepala, sampai tak enak kondisi tubuh. Pasien depresi berat condong untuk menarik diri, tak perduli pada lingkungan seputar, dan kesibukan fisik yang terbatas. Di bawah ini ialah 6 terapi untuk melawan depresi : 1. Janganlah paranoid Janganlah kerap memikirkan perihal kemungkinan terburuk, hal semacam ini bakal menjadikan Anda gampang mengalami kekhawatiran serta makin ciut keberanian. Belajarlah untuk ikhlas serta melakukan realita yang ada, karena Anda tak bakal gampang tertekan atau mendapatkan kekhawatiran. 2. Konsentrasi pada hal positif Cobalah lebih konsentrasi pada beberapa hal positif dalam hidup Anda, berhenti mengingat omongan orang. Seluruh orang mempunyai kekurangan tetapi juga mempunyai kemampuan untuk melampauinya dengan keunggulan, memikirkan negatif cuma bakal menyebabkan Anda gampang sakit. Baca juga : Yuk Kenali Tanda-tanda Demensia 3. Jauhi over thinking Satu diantara rutinitas orang yang gampang stres ialah saat dia over thinking, batasi rutinitas ini dengan lebih merealisasikannya di banding cuma mengenangkannya. Over thinking dapat bikin Anda gampang kuatir serta senantiasa memikirkan negatif. 4. Buat Rencana Buat gagasan harian supaya Anda tak gampang hilang konsentrasi atau random dalam mengerjakan suatu hal, yakinkan Anda mempunyai goal, jadi Anda bakal lebih konsentrasi pada hal semacam itu. Lebih teratur serta terencana bakal bikin Anda lebih teratur serta tak hilang arah. 5. Janganlah memikirkan hitam serta putih Anda bakal tertekan waktu cuma membagi kehidupan jadi hitam serta putih, benar atau salah. Hidup ini terdapat beberapa warna serta begitulah kenapa kita tidak dapat memperhatikan suatu hal dari satu segi saja, terkadang Anda mengerjakan kekeliruan, namun pasti ada pelajaran di dalamnya. 6. Hidup Teratur Makan sehat, olahraga serta istirahat cukup ialah terapi paling gampang yang dapat Anda kerjakan. Sesibuk apa pun Anda, janganlah lupa untuk melaksanakan kebiasaan penting ini. Biasanya lantaran Anda tak teratur melaksanakan hal itu, Anda gampang sakit di saat stres menerpa.