Waktu Posting : 14-08-2017 22:42 | Dibaca : 1855x
29-08-2022 05:33
Inkontinensia urine merupakan kondisi hilangnya kontrol kandung kemih. Kondisi ini umum terjadi dan sering kali membuat pengidapnya merasa malu. Tingkat keparahannya berkisar dari sering buang air kecil saat batuk atau bersin, hingga keinginan untuk buang air kecil yang begitu tiba-tiba dan kuat. Alhasil, pengidapnya tidak bisa ke toilet tepat waktu. Meskipun sering terjadi seiring bertambahnya usia, inkontinensia urine bukanlah konsekuensi penuaan yang tidak terhindarkan. Jika inkontinensia urine mempengaruhi aktivitas sehari-hari, maka jangan ragu untuk mengunjungi dokter. Biasanya, penyesuaian gaya hidup dan perubahan pola makan atau bahkan perawatan medis tertentu dapat mengobati gejala inkontinensia urine. Inkontinensia urine bisa disebabkan oleh kondisi yang terkait saluran kemih bagian bawah maupun kondisi yang tidak terkait saluran kemih bagian bawah. Jika terkait saluran kemih bagian bawah, kondisi ini lebih diakibatkan karena aktivitas otot dinding kandung kemih yang berlebihan. Hal tersebut bisa dipengaruhi oleh penyakit saraf, sumbatan di saluran kemih, batu di kandung kemih atau pun kanker kandung kemih. Namun, inkontinensia urine juga dapat terjadi meski saluran kemih normal. Kondisi tersebut biasanya terjadi pada lanjut usia dan terkait dengan kondisi mobilitas juga kognitif. Penyebab inkontinensia sementara atau jangka pendek dapat mencakup : Infeksi Saluran Kemih (ISK) Infeksi di dalam saluran kemih (uretra, ureter, kandung kemih dan ginjal) dapat menyebabkan rasa sakit dan meningkatkan kebutuhan untuk buang air kecil Kehamilan Selama kehamilan, rahim memberi tekanan ekstra pada kandung kemih saat mengembang. Sebagian besar wanita yang mengalami inkontinensia selama kehamilan menyadari bahwa inkontinensia akan hilang dalam beberapa minggu setelah melahirkan. Obat-obatan Inkontinensia dapat menjadi efek samping dari obat-obatan tertentu, termasuk diuretik dan antidepresan. Minuman Mengonsumsi minuman tertentu, seperti kopi dan alkohol, dapat membuat seseorang perlu buang air kecil lebih sering. Jika kamu berhenti mengonsumsi minuman ini, kebutuhan untuk sering buang air kecil pun akan menurun. Sembelit Sembelit kronis (tinja yang keras dan kering) dapat menyebabkan seseorang memiliki masalah kontrol kandung kemih. Sementara itu, penyebab inkontinensia kronis atau jangka panjang dapat meliputi: Gangguan Dasar Panggul Ketika seseorang memiliki masalah dengan otot-otot dasar panggul, maka dapat memengaruhi fungsi organ, termasuk kandung kemih. Stroke Kondisi ini dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah dengan kontrol otot. Hal ini mencakup otot-otot yang mengontrol sistem kemih. Diabetes Ketika mengidap diabetes, tubuh memproduksi lebih banyak urine. Peningkatan jumlah urine dapat menyebabkan masalah kebocoran. Selain itu, neuropati perifer dapat mempengaruhi fungsi kandung kemih. Menopause Ketika tubuh wanita mengalami perubahan kadar hormon dengan cepat, otot-otot dasar panggul juga bisa menjadi lebih lemah. Hal ini bisa terjadi seiring bertambahnya usia. Multiple Sclerosis Jika seseorang mengidap kondisi ini, mungkin akan mengalami kehilangan kontrol dengan kandung kemih, yang menyebabkan masalah kebocoran. Pembesaran Prostat Ketika prostat lebih besar dari biasanya, dapat menyebabkan beberapa masalah kontrol kandung kemih. Kondisi ini juga disebut sebagai benign prostatic hyperplasia. Pasca Pengobatan Kanker Prostat Selama operasi kanker prostat, otot sfingter terkadang dapat rusak yang menyebabkan inkontinensia stres. Berdasarkan jenisnya, berikut adalah beberapa gejala infeksi saluran kencing yang bisa terjadi: Inkontinensia Stres Urine bocor keluar di saat terjadi tekanan di kandung kemih, misalnya saat batuk, bersin, atau tertawa. Inkontinensia Urge Pengidap memiliki keinginan yang kuat untuk tiba-tiba buang air kecil diikuti dengan keluarnya urine yang tidak sengaja (mengompol). Pengidap bisa buang air kecil hingga lebih dari 8 kali dalam sehari, termasuk di malam hari. Inkontinensia Overflow Pengidap sering mengompol dalam jumlah urine yang sedikit-sedikit karena kandung kemih tidak sepenuhnya kosong. Inkontinensia urine di antaranya dapat dicegah dengan: Menjaga berat badan tetap ideal. Latihan otot panggul ( senam kegel). Membatasi mengonsumsi minuman yang bersifat diuretic, seperti teh dan kopi. Jika gejala inkontinensia urine sudah mengganggu kehidupan sosial atau menyebabkan ketidaknyamanan (rasa sakit, demam, iritasi kulit karena air kencing), segera periksa ke dokter untuk dapat ditangani dengan tepat.
02-06-2014 13:56
Diet sukse sulit didapatkan jika Anda tidak tepat menerapkan program diet yang harus Anda jalankan. Salah satu program diet yang dapat Anda coba ialah diet golongan darah. Program diet yang dilalukan berdasarkan golongan darah si pelaku diet nin mampu mewujudkan tubuh proporsional nan indah. Ingin mengetahui cara diet yang tepat berdasarkan program diet ini? Mari kita cari tahu bersama-sama! Diet Golongan Darah O Untuk melaksanakan diet golongan darah, sebaiknya Anda mengetahui tiga klasifikasi makanan yang baik dan tidak baik untuk dikonsumsi. Golongan makanan baik merupakan jenis makanan yang mampu menjadi obat penyembih masalah tubuh Anda. selain itu, kategori makanan netral yang akan Anda konsumsi tidak akan memberikan efek negatif atau pengaruh lain pada tubuh. Sedangkan kategori makanan yang harus dihindari merupakan jenis makanan yang mengandung racun dan dapat membahayakan tubuh. Baca juga : Kandungan dan Manfaat Buah Naga bagi Kesehatan Tubuh Untuk mensukseskan diet golongan darah O, Konsumsilah sayuran hijau dan makanan yang mengandung protein tinggi. Contoh makanan sangat baik yang dapat Anda konsumsi ialah seafood yang mengandung protein tinggi. Jangan menganggap semua sayuran baik untuk program diet. Anda yang bergolongan darah O harus menghindari sayuran seperti terong, jamur, tauge, kentang, dan makanan lainnya yang banyak mengandung lektin. Untuk menghindari masalah gangguan lambung, nyeri sendi dan alergi, cobalah untuk mengkonsumsi makanan berkategori netral seperti ikan tuna, tempe, daging, dan susu kedelai. Lakukan pula olahraga kardio seperti berenang, jogging, dan bersepeda yang mampu meningkatkan kebugaran dan kesegaran tubuh. Baca juga : Manfaat Senam Hamil Diet Golongan Darah A Jika Anda memiliki golongan darah A, menjadi seorang vegetarian menjadi pilihan yang paling tepat. Anda dapat mengkonsumsi buah dan sayur yang lebih sehat dari pada daging merah atau seafood yang malah menambah masalah kegemukan. Namun, pengkonsumsian lemak, protein, dan kebutuhan zat lainnya juga harus dipenuhi agar tubuh menjadi seimbang. Oleh karena itu, Anda dapat mengkonsumsi ikan tuna, kurma, daging ayam, dan telur yang cenderung berkategori makanan netral tidak memberikan efek lain pada tubuh. Diet Golongan Darah B Jika Anda memiliki darah B, cobalah mengkonsumsi aneka ikan laut, brokoli, dan yogurt yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Anda dapat meningkatkan kekebalan tubuh Anda walaupun golongan darah B memiliki tingkat antibody yang sangat tinggi sehingga Anda dapat terhindar dari berbagai penyakit. Untuk mensukseskan diet ini, cobalah untuk menghindari pengkonsumsian daging ayam, kacang tahan, alpukat, belimbing, air sida, daging bebek, dan jagung yang mampu memperbesar resiko serangan jantung dan penggumpalan darah. Oleh karena itu, Anda dapat mengkonsumsi jenis makanan netral seperti daging sapi, telur ayam, dan kacang merah yang tidak akan memberikan efek lain pada tubuh. Jadi, diet golongan darah ini mudah bukan?
20-05-2020 06:48
Tidak ada satupun orang tua yang tidak mengalami tantangan dalam membimbing anak belajar dari rumah selama masa pandemik Covid-19 selama dua bulan ini. Pada awal pandemik, anak sangat bersemangat karena tidak perlu repot-repot bangun pagi dan sarapan sebelum menempuh kurang lebih 30 menit untuk bersekolah. Tidak hanya itu, waktu mereka untuk mengakses ponsel pintar pun jauh lebih banyak ketimbang saat bersekolah. Seiring berjalannya waktu, mereka pun mulai bosan di rumah dan ingin kembali bertemu teman-temannya. Mereka juga lebih lama bermain dengan gadget ketimbang mengerjakan tugas, karena semua tugas bisa dengan cepat diselesaikan. Orang tua—terutama ibu—pun tak bisa sepenuhnya fokus dengan proses belajar mengajar, karena beberapa dari mereka tetap harus menjalani rutinitas pekerjaan. Nah, ini tantangan orang tua untuk mengembalikan minat belajar anak sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai lagi di bulan Juli 2020. Apalagi, selama bulan Juni hingga Juli 2020, kurikulum kegiatan belajar mengajar sudah selesai sehingga anak benar-benar bebas bermain—meski tetap di dalam rumah. Simak 8 tips mudah ajak anak untuk menyesuaikan diri untuk bersekolah lagi pasca liburan sambil tetap belajar dari rumah. Tetap Bangun Pagi Seperti Masuk Sekolah Seperti Biasa Butuh kedisiplinan orang tua untuk membangunkan anak di pagi hari—seperti saat mereka bersekolah—lengkap dengan kegiatan mandi dan sarapan. Persiapkan ruangan belajar Lengkapi ruang belajar atau kamar anak dengan sarana belajar yang menarik, sehingga mereka betah untuk tetap belajar dari rumah dengan mengerjakan beberapa latihan soal yang dikemas dengan cara yang tak kalah menarik Persiapkan materi latihan soal semenarik mungkin Lagi-lagi Anda harus menjadi seorang ibu ‘super’ yang dapat memberikan pendidikan terbaik bagi Anak. Kita dimudahkan dengan akses internet yang memberi banyak wawasan tentang metode belajar menarik , sesuai denga n usia tumbuh kembang anak. Jangan Terlalu Lama Tentukan Jam Belajar Metode belajar mengajar secara daring di negara-negara maju hanya membutuhkan waktu 10 jam untuk lima hari belajar. Jangan paksa anak terlalu lama belajar, apalagi dengan bentakan-bentakan karena Anda sudah tidak sabar melakukan rutinitas rumah tangga. Persiapkan Lagi Kelengkapan Sekolah Terkadang orang tua abai dengan hal ini, sehingga saat sekolah benar-benar akan dimulai, keributan terjadi dengan anak karena mencari kelengkapan sekolah. Tetap Berhubungan Intens dengan Pengajar Selama belajar dari rumah, orang tua berkomunikasi rutin dengan guru wali kelas murid. Hal ini harus dipertahankan meskipun anak nantinya akan naik ke kelas yang baru. Hal ini penting karena Anda tetap harus memantau perkembangan terbaru dari Dinas Pendidikan. Olahraga rutin di sekitar rumah Berada di rumah saja bukan berarti tidak keluar rumah untuk melakukan kegiatan olahraga. Jogging di kompleks perumahan atau sekitar rumah saja sudah sangat membantu anak untuk menjaga tubuh tetap bugar. Tentu Anda juga harus konsisten untuk melakukan hal yang sama Konsistensi Pernahkah Anda terpikir bahwa Anda pernah melarang anak mengakses gadget mereka terus menerus, padahal Anda sendiri ‘rajin’ update status? Anak memiliki kecenderungan meniru ketimbang mendengar. Jika Anda ingin memberikan pembelajaran efektif kepada anak, Anda perlu konsisten dan konsekuen dengan peraturan yang Anda buat sendiri. Belajar dari rumah bisa menjadi sangat menarik. Dukungan orang tua sangat penting dalam hal ini, karena Anda dan anak mendapat kesempatan untuk menikmati waktu berkualitas selama dua bulan. Bukankah sejatinya pendidikan anak yang terbaik adalah dari orang tua?