Waktu Posting : 17-10-2014 18:55 | Dibaca : 3013x
20-08-2014 11:43
Apakah Anda termasuk juga seorang yang kerap menderita stres? Bila benar, maka makanan di bawah ini layak untuk Anda cobalah. Beragam tekanan serta persoalan hidup bikin orang tidak bisa menjauhi stres. Kejadian untuk menyebabkan stres tak mesti mengagumkan, menjumpai macetnya jalanan juga telah dapat menambah hormon stres yang bernama kortisol. Kortisol yang meningkat bikin seorang menghendaki makanan karbohidrat yang manis. Walau sebenarnya makin banyak kita mengonsumsi makanan itu bahkan jadi memperburuk keadaan hati. Oleh karenanya jauhi makanan tinggi karbohidrat waktu stres.  Baca juga : Cara Mencegah Penularan Virus Ebola  Redakan stres dengan mengonsumsi 7 makanan di bawah ini yang dianjurkan oleh konselor gizi. 1. Asparagus Walau makanan ini melahirkan makanan dengan bau unik waktu buang air kecil, makanan ini tinggi folat. Folat dapat mengurangi tingkat stres. 2. Alpukat Lembutnya daging alpukat tentu saja tidak ada yang menampik, perbaiki mood Anda dengan makan buah yang kaya Vitamin B ini yang baik untuk kesehatan mental. Kecuali itu alpukat kaya glutathione yang dengan cara spesial menyerap lemak spesifik yang mengakibatkan rusaknya oksidatif. 3. Kacang Mete Camilan ini umumnya di sajikan dengan cita rasa asin. Konsumsi satu hidangan saja untuk Anda yang tak mau berat tubuh naik. Satu hidangan kacang mete memiliki kandungan zinc yang baik dapat mengurangi kekhawatiran serta depresi. Tubuh tidak dapat menghasilkan zinc hingga konsusmi setiap hari untuk menstabilkan emosi. 4. Teh Hijau Walau tak memiliki kandungan cafein, teh hijau memliki asam amino yang dikatakan theanine. Kecuali itu menurut peneliti dari University of Illinois dapat membuat perlindungan tubuh dari berbagai macam kanker dan merangsang otak yang berkenaan menambah kemampuan kerja mental.  Baca juga : Mengkonsumsi Roti Tawar Berlebihan Ternyata Berdampak Negatif  5. Cokelat Telah banyak yang tahu bila makanan ini dapat memulihkan mood baik. Hal semacam ini dikarenakan oleh flavonoid yang dapat bikin seorang lebih enjoy. Dan phenthylamine, suatu zat kimia yang menambah suasan hati Anda. 6. Jeruk Banyak yang mengetahui jeruk kaya Vitamin C. Menurut peneliti vitamin ini menolong orang untuk mengatur stres dengan cara efisien, lantaran dapat mengurangi level hormon stres kortisol. 7. Outmeal Semangkuk oatmeal selaku menu sarapan bakal menolong tubuh memperoleh karbohidrat kompleks yang mengakibatkan otak memproduksi serotonin, zat yang bikin Anda terasa baik. Outmeal pula kaya zat anti-oksidan yang dapat membuat perasaan menentramkan yang menolong melawan stres.
09-05-2016 02:48
Udara panas kerapkali bikin anak-anak tidak nyaman waktu tidur siang ataupun malam. Hingga pilihan memakai kipas angin atau AC waktu anak-anak tidur jadi satu diantara jalan keluar supaya udara selalu sejuk. Tetapi, apakah benar tidur memakai kipas angin dalam kurun waktu yang lama dapat menyebabkan anak alami paru-paru basah? Sebenarnya tiada sebutan paru-paru basah dalam dunia medis. Penyakit yang umumnya menyerang paru-paru itu diberi nama pneumonia. Pemicunya juga bukan akibat pemakaian kipas angin sepanjang tidur. Pneumonia adalah penyakit radang paru-paru yang sebenarnya dapat menyerang siapapun, dari bayi sampai orang lansia. Baca juga : Cara Mengobati Mata Bengkak Tanpa Obat Tetes Mata Bakteri pneumonia yang mengakibatkan radang di paru-paru ini umumnya menyerang waktu pertahanan badan rendah, hingga bakteri ini amat gampang memperbannyak diri. Gejala paling utama pneumonia ialah batuk yang dibarengi dengan napas cepat serta sesak napas (asma/bengek). Untuk menghindarinya, Anda harus meyakinkan anak mendaparkan gizi yang seimbang, hingga ketahanan badan anak senantiasa terpelihara. Kecuali itu, cermati pula kebersihan lingkungan anak. Disamping itu, apabila benar-benar kipas angin atau AC dapat menjadikan anak tambah nyaman sewaktu tidur, jadi untuk mencegah masalah kesehatan, Anda dapat mengakalinya dengan menghindari kipas itu. Hindarkan mengarahkan kipas dengan cara langsung ke arah badan anak. Kecuali itu, secepatnya tukar baju anak apabila basah akibat keringat. Baca juga : Inilah 3 Nutrisi Utama untuk Pelari Sementara itu bagi Anda yang tidak ingin terkena penyakit paru-paru, Anda bisa mencegah dan menangkalnya dengan rutin mengkonsumsi minuman kesehatan produksi kami diantaranya Ultra Noni, Ultra Mangosteen dan DragonNoni.
02-06-2014 03:29
Gaya hidup mengonsumsi makanan sehat kian digandrungi. Tren mengunggah gambar dan cerita di media sosial juga dipercaya memiliki andil besar dalam menyebarluaskan gerakan ini. Mengunggah foto makanan sehat yang dihias atau dibnetuk khusus agar eye catchy menjelma sebagai keasyikan tersendiri. Salah satu metode yang semakin diakrabi, yaitu mengonsumsi makanan mentah (raw food). Diet raw food adalah penatalaksanaan cara makan dengan cara cuma mengkonsumsi makanan mentah. Biasanya makanan ini dimasak dengan menggunakan panas yang rendah. Diet ini sangat baik bagi kesehatan tubuh manusia karena dipercayai para pelaku diet bisa mencegah penuaan dini, menangkal penyakit degeneratif seperti kanker, menurunkan berat badan, dan lain-lain. Beberapa selebritis Hollywood berhasil melakukannya. Sebut saja Cher, Uma Thurman, Lisa Bonet, Natalie Portman, Sting, Jason Mraz, sampai Alicia Silverstone. Selebriti tanah air pun tak kalah gencar. Ada Sophie Navita yang kini bergelut dengan kampanye #indonesiamakansayur, juga penyanyi Andien dan Titi DJ yang terlihat gemar mengunggah foto gaya hidup sehatnya di Instagram. Beberapa tag familiar seperti #rawfood, #eatclean, dan #youarewhatyoueat juga tampak berseliweran di media sosial seperti Instagram, Twitter, dan Path. Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? Beberapa dekade lalu, Artturi Virtanen, seorang ahli biokimia asal Finlandia, menciptakan teori diet raw food. Teori itu juga menyebutkan, dalam pemanasan makanan secara berlebihan akan terbentuk beragam senyawa asing pada makanan yang tak dapat dicerna dengan baik. Selain merangsang terbentuknya zat kimia yang berpotensi menimbulkan kanker, pengolahan makanan modern juga bisa melenyapkan agen-agen antikanker. Pengikut raw food diet (raw foodist) memiliki anggapan bahwa memasak makanan akan menghancurkan nilai atau daya kehidupan yang dimiliki makanan itu. Untuk itu, pengikut diet ini tidak akan makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, dan biji-bijian yang dipanaskan lebih dari 46 derajat Celcius. Untuk memulainya secara konsisten, tentu tak sembarangan. Seseorang harus membekali diri dari pengetahuan tentang cara mengolah dengan benar berbagai bahan mentah yang akan dikonsums. Sebab jika tidak, malah akan berakibat buruk bagi kesehatan. Pakar Gizi Klinik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Gaga Irawan Nugraha, menyebutkan ada plus minus yang didapatkan saat seseorang menerapkan gaya hidup diet raw food. Beberapa syaratnya adalah makanan mentah itu bebas dari bahan kimia dan bersih. Selain itu, seseorang yang menerapkan metode ini harus tahu benar kebutuhannya terhadap komposisi gizi. Baca juga : Mandi Garam Bisa Hilangkan Letih dan Kurangi Lemak Keputusan untuk memasak sayur-sayuran atau membiarkannya tetap mentah saat dikonsumsi, bersipat personal. Itu sangat bergantung pada kandungan apa yang ingin tetap dijaga. Namun, secara umum, mengolah sayur sebenarnya tak akan merusak kandungan mineral dan seng. Saat mengonsumsi sayur, seseorang biasanya mencari mineral dan serat. Vitamin yang terkandung dalam sayuran bisa diganti dari buah-buahan dan jenis makanan lain. Jadi sah-sah saja jika sayur diolah terlebih dahulu sebelum dikonsumsi jika yang diinginkan adalah mineral dan serat. Sementara itu, saat mengkonsumsi kacang-kacangan, kandungan yang bisa didapatkan adalah vitamin, mineral, lemak, dan protein. Namun, seluruh zat gizi dalam kacang-kacangan diliputi oleh dinding sel sehingga takmudah dicerna tubuh. Agar dinding sel mudah pecah, cara termudah yaitu memasaknya. Namun, ada cara lain untuk mengonsumsi kacang-kacangan ini secara mentah, yaitu direndam selama beberapa waktu sebelum dikonsumsi. Secara umum, definisi pola makan yang sehat adalah mengonsumsi makanan yang mengandung zat gizi cukup yang diperlukan tubuh. Konsumsi makanan mentah hanya satu dari beberapa metode yang bisa dilakukan seseorang untuk melakukan diet, menjaga kesehatan, sekaligus bentuk kepedulian linkungan. Intinya bukan mentah atau tidaknya makanan, tapi komposisi makanan utama dan camilan yang dikonsumsi seseorang, serta kebersihan makanan itu sendiri.