Masalah Kesehatan yang Dapat Terjadi Saat Tubuh Mengalami Dehidrasi

Additional Image

Waktu Posting : 06-09-2018 02:13 | Dibaca : 1767x

Dehidrasi bisa terjadi saat tubuh kehilangan banyak cairan dalam jumlah yang cukup banyak sehingga tubuh perlahan akan kehilangan kemampuan untuk berfungsi secara normal. Dehidrasi bisa terjadi secara akut (sementara) maupun dehidrasi kronis (dalam jangka panjang). Penyebab dehidrasi akut pada umumnya akibat kejadian tertentu seperti olahraga yang terlalu keras hingga diare atau muntah. Sementara dehidrasi kronis pada umunya terjadi akibat gaya hidup seperti jarang minum atau mengonsumsi air yang tidak bersih.
Menurut penelitian, sekitar 75% masyarakat Indonesia menderita dehidrasi kronis.
Jika dehidrasi terus dibiarkan maka akan menimbulkan beragam masalah kesehatan pada tubuh karena air merupakan komponen penyusun tubuh yang sangat penting. Sekitar 60% tubuh tersusun dari air dan 75% dari otot, 85% dari otak manusia terdiri dari air. Jika tubuh mengalami dehidrasi maka dapat menyebabkan beberapa komplikasi pada sistem organ seperti :
1. Pencernaan
Kurang cairan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi. Disarankan untuk mengonsumsi makanan sumber serat dan banyak minum agar tidak terjadi sembelit. Mengonsumsi banyak cairan juga dapat menurunkan risiko kanker kolektoral terutama pada bagian distal (ujung usus).
2. Saraf
Kurang cairan pada tubuh dapat menyebabkan tubuh kehilangan fokus bahkan penurunan kesadaran. Mengonsumsi banyak cairan kerap dikaitkan dengan penurunan intensitas migrain.
3. Saluran kemih dan Ginjal
Banyak ahli sepakat jika kekurangan cairan dapat meningkatkan risiko infeksi saluran kemih (ISK). Dehidrasi berkaitan dengan munculnya penyakit batu ginjal serta gagal ginjal kronis.
4. Kandungan
Selama masa kehamilan, dehidrasi dapat menyebabkan berkurangnya jumlah cairan ketuban. Cairan yang cukup juga sangat diperlukan untuk ibu menyusui agar ASI lancar.
5. Peredaran darah
Dehidrasi dapat dikaitkan dengan meningkatnya kekentalan plasma darah. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan munculnya risiko DVT (deep vein thrombosis) serta emboli pulmoner, penyakit jantung koroner dan penurunan tekanan darah).

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Mengenal Penyebab Iritasi Mata

17-06-2014 18:18

Iritasi mata ialah persoalan umum yang dihadapi oleh tiap-tiap orang serta seluruhnya usia. Seperti gatal, rasa panas, terbakar atau iritasi yang menyakitkan di mata. Beberapa gejala umum yang terkait dengan iritasi mata gatal, kemerahan, nyeri, bengkak, robek, terbakar, sakit, kelelahan hingga penglihatan kabur serta ada banyak lagi. Dalam kondisi ini kerap terasa seakan-akan ada suatu hal yang ada di matanya. Beberapa situasi bisa menyebabkan iritasi mata hingga membutuhkan konsultasi segera dengan dokter mata, tetapi ada juga yang tak membutuhkan perawatan medis serta dapat pulih dengan sendirinya. Namun bila anda sempat menanggung derita keadaan iritasi mata, Anda mesti hindari menggosok mata Anda, memakai riasan mata serta anda juga mesti membuat perlindungan mata dari debu.   Baca juga : Berkenalan Dengan Infeksi Menular Seksual Tersebut merupakan banyak hal yang bisa membahayakan mata, salah satunya : 1. Benda asing yang masuk ke mata Benda asing seperti butiran debu, lensa kontak, atau bedak bubuk dapat juga membahayakan mata Anda. Benda itu bisa bikin kornea mata tergores serta saat telah terjerat di mata, bakal benar-benar susah untuk diidentifikasi. Sisa goresan itu bakal bikin Anda serta mengucek mata Anda serta pada akhirnya dapat jadi parah situasi mata Anda. 2. Luka bakar pada mata Luka bakar pada yang dikarenakan oleh uap bahan kimia, uap panas, cahaya matahari, pengeriting atau pengering rambut listrik (hairdryer), semburan api sampai ledakan kompor ialah hal yang benar-benar beresiko untuk mata. 3. Pukulan atau benturan segera pada mata Sebagian aktivitas olahraga terkadang ada yang membahayakan mata. Umpamanya saja gulat, tinju, tenis yang dapat mengena mata. Lantaran olahraga itu mempunyai kontak fisik yang cukup tinggi, kecuali itu pukulan atau benturan segera pada mata bisa dapat mengakibatkan kerusakan kulit serta jaringan di seputar mata, bola mata, juga tulang-tulang rongga mata.   Baca juga : Kiat Merawat Telinga Agar Tetap Sehat 4. Kantong hawa penyelamat (airbag) Pemakaian kantong hawa yang terbuka dengan cara automatis saat mobil alami suatu benturan keras. Sayangnya, hal itu malah bisa mencederai mata. Kecepatan kantong hawa waktu mengembang nyaris sama dengan pukulan pada mata. Tak cuma itu, bahan kimia yang ada pada kantong hawa juga dapat bikin luka bakar pada mata. 5. Serpihan yang berterbangan Serpihan yang berterbangan seperti, serbuk kayu hasil gergaji atau potongan rumput yang terurai dari mesin potong rumput bisa menusuk mata. Serpihan itu bisa terbang dengan cepat ke mata serta menyebabkan pendarahan pada irislah serta kornea mata, serta berbuntut pada rusaknya susunan bola mata. Nah, sebelum saat mata Anda terkena infeksi, baiknya Anda lakukan usaha pencegahan. Langkahnya dengan memakai kacamata pelindung waktu beraktivitas yang terkait dengan kontak fisik, bahan kimia, listrik maupun beberapa bahan lain yang beresiko untuk mata.

Featured Image
Tanda Kamu dan Dia Saling Mencintai dengan Tulus

07-12-2022 09:27

Saling mencintai menjadi hal dasar yang perlu dimiliki bagi pasangan yang ingin menjalin hubungan jangka panjang. Ketulusan dalam mencintai satu sama lain menjadi fondasi penting untuk memiliki hubungan yang langgeng. Kamu dan pasanganmu saat ini pun bisa jadi sudah memiliki fondasi dasar yang kuat tersebut. Pasangan yang saling mencitai dengan tulus biasanya akan memperlihatkan sejumlah tanda. Lima hal ini merupakan sebagian dari banyak sinyal lain yang bisa menjadi indikator ada cinta yang kuat di dalam hubungan. Selengkapnya, simak uraiannya di bawah ini. Bisa Menjaga Komitmen yang Disepakati Bersama Ketika di awal hubungan kamu dan pasanganmu membuat komitmen, maka hal terberat yang perlu dilakukan adalah menjaganya. Selama komitmen hubungan bisa dijaga dengan baik, cinta yang kuat dan tulus bisa senantiasa hadir dalam hubungan. Komitmen untuk saling setia dan selalu mengusahakan yang terbaik untuk menjaga keutuhan hubungan perlu dimiliki agar hubungan bisa bertahan. Ada Komunikasi yang Jujur dan Terbuka Bagaimana komunikasimu dengan pasanganmu? Apakah sudah bisa saling jujur dan terbuka satu sama lain? Kalau komunikasi masih lancar dan nyaman, cinta yang dimiliki bisa tetap utuh dan kuat. Namun, kalau dalam berkomunikasi masih sulit untuk terbuka dengan perasaan masing-masing, maka kenyamanan bisa berkurang dalam hubungan.  Saling Menghargai Perbedaan yang Hadir Kamu dan pasanganmu pada dasarnya adalah dua individu yang berbeda. Di samping kesamaan yang dimiliki, kalian pasti punya sejumlah perbedaan. Selama perbedaan yang ada bisa diterima dan dijembatani dengan mengutamakan sikap saling menghargai, maka cinta yang tulus akan terjaga di dalamnya. Selama perbedaan yang ada masih bisa ditoleransi dan bisa menjadi warna tersendiri dalam hubungan, maka masalah atau konflik besar bisa dihindari. Ada Ruang untuk Bertumbuh Selama ada ruang untuk tumbuh, hubungan yang dijalani bisa makin kuat seiring berjalannya waktu. Ketika kamu dan pasangan bisa tetap merangkai mimpi serta menggapai kesuksesan yang diinginkan, ada cinta yang kuat di dalamnya. Apalagi saat kamu dan pasangan bisa saling mendukung dan memberi semangat, maka hubungan yang dijalani justru bisa menjadi penguat untuk bertahan di masa-masa sulit. Saling Menjaga Rasa Percaya Rasa cemburu memang sesekali mewarnai hubungan. Tetapi tidak ada sikap posesif berlebihan. Kamu dan pasangan bisa saling menjaga rasa percaya yang ada, maka di dalamnya ada cinta kuat yang menyertai. Bisa senantiasa menjaga rasa percaya menjadi bukti ada cinta yang tulus di dalamnya. Sebab ada kenyamanan dan ketenangan yang dirasakan bersama. Semoga kamu dan pasanganmu bisa menjadi pasangan yang bahagia dalam hubungan yang dijalin, ya. Semoga cinta yang dibangun pun bisa makin kuat seiring waktu berjalan.

Featured Image
Obat Alamiah untuk Penyakit Gondok

22-05-2014 13:55

Pernahkah Anda menemui seseorang dengan leher bagian bawah yang membesar sekepalan tangan orang dewasa atau bahkan lebih? Di Indonesia, penyakit tersebut biasa disebut dengan penyakit gondok. Apakah sebenarnya penyakit gondok dan adakah pengobatan herbal alami yang bisa menyembuhkannya secara maksimal? Berikut akan kita bahas lebih lanjut mengenai gondok. Dalam tubuh manusia ada sebuah kelenjar yang letaknya di bawah leher atau di dalam kerongkongan yang bentuknya seperti kupu-kupu jika di belah. Kelenjar ini bernama kelenjar gondok. Pada ukuran normal dan sehat kelenjar ini tidak bermasalah, tidak terasa dan tidak menimbulkan rasa sakit serta tidak membesar. Tetapi pada keadaan tertentu yang jelas tidak normal kelenjar ini bisa membesar bahkan melebihi kepalan tangan manusia dewasa. Kebanyakan mereka yang mengalami pembesaran kelenjar gondok ini karena minimnya asupan gizi yang mengandung yoduim. Yodium biasa kita dapatkan dari garam laut. Pada manusia yang sehat saja kelenjar gondok yang membesar dan dibiarkan dapat mengakibatkan pasien meninggal. Dan keadaan ini juga sering terjadi tanpa disadari oleh para ibu hamil. Mereka kekurangan yodium yang akibatnya bisa membuat bayi yang dikandung terlahir cacat mental, tuna rungu bahkan meninggal dalam kandungan. Masihkah kita akan menganggap penyakit gondok sebagai suatu penyakit yang bisa disepelekan? Tentu saja tidak. Adapun, sebelum membesar dan tampak jelas dari luar, penyakit gondok memiliki beberapa gejala diantaranya adalah berkurangnya selera makan yang diakibatnya dari terganggungnya kelenjar teroid yang ada di tenggorokan. Ketika kelenjar teroid terganggu maka yang terjadi adalah tenggorokan terasa sakit karena sulit dipakai untuk menelan makanan. Baca juga : Kiat Hidup Sehat  Suhu tubuh menjadi panas tetapi hanya pada malam hari saja. Mulut terasa kaku dan sulit untuk digerakkan pada saat mengunyah makanan. Telinga terasa berbunyi seperti dengungan. Jika Anda mengalami beberapa gejala diatas cobalah periksa bagian tenggorokan atau leher Anda. Jika muncul benjolan kecil disana yang terasa saat diraba segera kedokter. Benjolan kecil itu lama kelamaan akan membesar dan itulah yang disebut dengan gondok. Penyakit gondok sangat mungkin dicegah dengan mencukupi kebutuhan yodium. Selalu gunakan garam laut murni saat memasak adalah salah satu cara termudah sehingga kelenjar teroid kita bisa bekerja dengan baik. Informasi yang juga sangat penting adalah penyakit ini tidak hanya menyerang manusia dewasa, saat ini bahkan sudah ditemukan banyak anak-anak yang juga terserang sakit gondok. Pada anak-anak, gejala yang ditunjukkan kurang lebih sama. Ini lebih disebabkan karena kelenjar teroidnya yang tidak maksimal. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Abaikan saja jika ada orang yang menganggap gondok akan sembuh sendiri tanpa pengobatan lebih lanjut. Disaat Anda ke dokter tentu saja akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan pastinya akan diberikan obat untuk membantu penyembuhan. jika gondok segera ditangani maka bisa sembuh tanpa perlu operasi. Tetapi ada juga pengobatan alami yang bisa membantu penyembuhan gondok. Anda bisa mengkonsumsi ramuan herbal ini untuk mendukung kesembuhan Anda. Pengobatannya adalah dengan daun simbar menjangan yang digiling sampai halus dengan ditambahkan garam yodium juga sedikit air. Oleskan daun dan bahan yang sudah di haluskan lalu balurkan ke bagian kelenjar yang membesar sebanyak 2x setiap harinya. Ramuan herbal lainnya yang juga bisa menyembuhkan gondok adalah daun belimbing wuluh, daun tarup, beberapa suing bawang merah, dan juga sedikit cuka. Pastikan semua daun sudah Anda cuci dengan bersih lalu remas hingga keluar airnya dan campurkan dengan cuka. Air ini gunakan untuk mengompres bagian yang bengkak setiap hari. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur   Ada beberapa jenis gondok yang memang cukup berbahaya. Jika keadaan gondok sudah sampai membuat bola mata Anda kelihatan sampai akan keluar maka ini sudah dalam fase yang gawat. Sebaiknya untuk pemeriksaan tidak perlu menunggu parah. Pengobatan herbal tetap bisa dilanjutkan diimbangi dengan pengobatan dokter. Anda bisa mengkonsultasikannya lebih dahulu. Selain pengobatan, jaga asupan makanan Anda. Garam beryodium memang dibutuhkan tetapi tidak serta merta dalam porsi yang berlebihan karena bisa mengganggu kinerja ginjal Anda.  

...