Mata Minus Bisa Dicegah Dengan 5 Cara Ini

Additional Image

Waktu Posting : 18-08-2014 23:31 | Dibaca : 2391x

Mata minus ialah satu diantara masalah yang kerap didapati oleh kawula muda sekarang ini. Mereka yang terserang mata minus atau istilah medisnya myopia bakal mempunyai penurunan pandangan. Penderitanya kesusahan untuk memperhatikan objek yang letaknya jauh. Umumnya untuk menangani hal semacam ini dipakai kacamata lensa cekung ataupun menggunakan lensa kontak spesial. 

Masalah mata ini sesungguhnya dapat dihindari dengan melaksanakan latihan mata. Menurut buku yang terbit pada tahun 1920 karya Dr Bates menyajikan panduan menarik supaya mata terus mempunyai ketajaman yang akurat. Spesialis mata itu menyajikan arahan sebagaimana tersebut di bawah ini untuk dilaksanakan dengan cara teratur : 
 
Baca juga : Mengenal Kesemutan dan Faktor Penyebabnya  

Menyembunyikan mata. Langkahnya, duduk rileks menghadap meja serta tempatkan berbagai bantal hingga mempunyai ketinggian sejajar dengan mata. Simpan siku pada bantal paling atas sambil menutupkan ke dua tangan pada mata. Yakinkan situasi gelap gulita hingga mata tak dapat memperhatikan sebab kedap sinar. Biarlah mata dalam keadaan itu selama sekitar 10 menit serta ulangilah 2-3 kali satu hari. Maksud latihan ini untuk merangsang mata lebih santai. 
 
Menggerakkan bola mata. Manfaat latihan ini untuk melumasi bola mata sekalian membersikannya dengan memakai air mata. Langkahnya, pandang satu diantara objek di titik paling jauh. Ikuti dengan menggerakkan mata kanan-kiri dengan sambil berkedip. Kerjakan kedipan itu sejumlah 100 kali dalam satu hari. 
 
Mengambil keputusan warna tidak sama untuk sehari. Umpamanya, hari ini Anda bakal konsentrasi untuk seringkali memperhatikan objek dengan warna hijau. Besoknya kuning, lusa merah, serta demikian selanjutnya. Latihan seperti ini untuk menolong menajamkan pandangan seorang berkenaan warna. 
 
Baca juga : 
Cara Memilih Tas Punggung yang Tepat untuk Anak Supaya Tidak Cedera 

Berrjemur. Latihan ini pas dikerjakan waktu cahaya matahari kuat serta cuaca cerah. Tutup mata Anda serta tujukan muka ke matahari. Dalam situasi mata tertutup itu, ikuti dengan menggerakkan kepala ke kanan-kiri hingga posisinya hampir terkena pundak. Satu session latihan lebih kurang 3-5 menit. Maksudnya supaya peredaran darah di ruang leher lebih lancar. 
 
Berpindah pandangan waktu terlampau lama memandang suatu objek. Umpamanya buat Anda yang kerap bekerja di depan computer, luangkan melihat objek lain di dalam aktivitas. Anda bisa melihat objek di sekeliling seperti pohon, poster, jalanan, dsb. Ini mempunyai tujuan supaya menambah kekuatan memperhatikan peripheral serta menghindar rabun jauh ataupun dekat. Dalam berbagai kejadian, diprediksi jadi satu diantara jalan untuk menangani katarak.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Memahami Klinik Kuret dan Biaya Kuret Secara Medis

13-12-2025 09:38

Prosedur kuretase atau kuret merupakan tindakan medis yang dilakukan untuk membersihkan jaringan di dalam rahim. Tindakan ini sering disalahpahami karena dikaitkan dengan praktik ilegal, padahal dalam dunia medis, kuret memiliki indikasi kesehatan yang jelas dan legal. Oleh karena itu, pemahaman tentang klinik kuret yang aman serta informasi mengenai biaya kuret menjadi sangat penting bagi perempuan yang membutuhkan penanganan medis yang tepat.Apa Itu Prosedur Kuret?Kuretase adalah prosedur medis yang dilakukan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi (SpOG) untuk membersihkan jaringan rahim. Prosedur ini tidak selalu berkaitan dengan aborsi, dan justru sering dilakukan karena alasan medis, antara lain :Kehamilan tidak berkembang (missed abortion)Sisa jaringan kehamilan yang tertinggal setelah keguguranPerdarahan rahim yang tidak normalPolip atau jaringan abnormal di rahimKeperluan diagnostik (biopsi endometrium)Kuret dilakukan di fasilitas kesehatan resmi dengan prosedur steril, pemantauan medis, serta standar keselamatan yang ketat.Ciri Klinik Kuret yang Aman dan TerpercayaMemilih klinik aborsi atau klinik kuret yang aman bukan soal harga murah atau proses cepat, melainkan soal keselamatan pasien. Klinik atau fasilitas kesehatan yang terpercaya umumnya memiliki ciri-ciri berikut :Ditangani Dokter Spesialis Kandungan (SpOG) Prosedur kuret wajib dilakukan oleh dokter berkompeten dengan izin praktik resmi.Fasilitas Kesehatan Berizin Tindakan dilakukan di rumah sakit, klinik bersertifikat, atau fasilitas medis resmi yang terdaftar.Pemeriksaan Awal yang Lengkap Meliputi USG, pemeriksaan darah, serta evaluasi kondisi kesehatan pasien.Informed Consent (Persetujuan Tindakan Medis) Pasien mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai prosedur, risiko, dan pemulihan.Pemantauan Pascatindakan Klinik terpercaya selalu menyediakan observasi dan kontrol lanjutan.Jika sebuah tempat menawarkan tindakan kuret tanpa pemeriksaan atau dilakukan secara sembunyi-sembunyi, hal tersebut patut diwaspadai karena berisiko tinggi terhadap kesehatan.Biaya Kuret: Faktor yang MempengaruhiBiaya kuret di fasilitas kesehatan resmi bervariasi, tergantung pada beberapa faktor medis, antara lain :Jenis kuret (kuret diagnostik, kuret terapeutik, atau vakum aspirasi)Kondisi pasien dan tingkat komplikasiBiaya dokter dan tim medisObat-obatan dan anestesiFasilitas rawat jalan atau rawat inapDi Indonesia, biaya kuret di fasilitas resmi umumnya berkisar dari beberapa juta rupiah, tergantung kompleksitas tindakan dan lokasi fasilitas kesehatan. Dalam kondisi tertentu, prosedur kuret juga bisa ditanggung BPJS Kesehatan apabila memenuhi indikasi medis dan dilakukan sesuai prosedur rujukan.Risiko Jika Kuret Dilakukan Tidak AmanMelakukan kuret di tempat tidak resmi atau oleh tenaga non-medis dapat menimbulkan risiko serius, seperti :Infeksi rahimPerdarahan hebatKerusakan dinding rahimGangguan kesuburan jangka panjangRisiko kematianKarena itu, edukasi mengenai layanan kuret yang aman menjadi sangat penting agar pasien tidak tergiur oleh iklan layanan ilegal yang menjanjikan proses cepat dan murah.Pentingnya Konsultasi MedisJika mengalami masalah kehamilan, keguguran, atau perdarahan abnormal, langkah terbaik adalah segera berkonsultasi dengan dokter kandungan. Dokter akan menentukan apakah kuret memang diperlukan atau ada alternatif penanganan lain yang lebih sesuai dan aman.Layanan kuret aman & terpercaya hanya dapat diperoleh di fasilitas kesehatan resmi dengan tenaga medis profesional. Memahami peran klinik kuret yang legal serta faktor penentu biaya kuret membantu pasien mengambil keputusan yang tepat dan bertanggung jawab. Kesehatan reproduksi adalah hal yang serius, sehingga setiap tindakan medis harus dilakukan secara aman, legal, dan sesuai standar kedokteran.

Featured Image
Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental

21-06-2014 07:07

Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi.   Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor   2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian.   Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.

Featured Image
10 Kebiasaan Penyebab Diabetes

22-07-2016 09:33

Berikut adalah beberapa hal kebiasaan hidup sehari-hari yang bisa menjadi penyebab diabetes: 1. Teh manis Penjelasannya sederhana. Tingginya asupan gula menyebabkan kadar gula darah melonjak tinggi. Belum risiko kelebihan kalori. Segelas teh manis kira-kira mengandung 250-300 kalori (tergantung kepekatan). Kebutuhan kalori wanita dewasa rata-rata adalah 1.900 kalori per hari (tergantung aktivitas). Dari teh manis saja kita sudah dapat 1.000-1.200 kalori. Belum ditambah tiga kali makan nasi beserta lauk pauk. Patut diduga kalau setiap hari kita kelebihan kalori. Ujungnya: obesitas dan diabetes. Pengganti: Air putih, teh tanpa gula, atau batasi konsumsi gula tidak lebih dari dua sendok teh sehari. 2. Gorengan Karena bentuknya kecil, satu gorengan tidak cukup buat kita. Padahal gorengan adalah salah satu faktor risiko tinggi pemicu penyakit degeneratif, seperti kardiovaskular, diabetes melitus, dan stroke. Penyebab utama penyakit kardiovaskular (PKV) adalah adanya penyumbatan pembuluh darah koroner, dengan salah satu faktor risiko utamanya adalah dislipidemia. Dislipidemia adalah kelainan metabolisme lipid yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol total, LDL (kolesterol jahat) dan trigliserida, serta penurunan kadar HDL (kolesterol baik) dalam darah. Meningkatnya proporsi dislipidemia di masyarakat disebabkan kebiasaan mengonsumsi berbagai makanan rendah serat dan tinggi lemak, termasuk gorengan. Pengganti: Kacang Jepang, atau pie buah. Baca juga :  Akhlaq Suami Terhadap Istri 3. Suka ngemil Kita mengira dengan membatasi makan siang atau malam bisa menghindarkan diri dari obesitas dan diabetes. Karena belum kenyang, perut diisi dengan sepotong atau dua potong camilan seperti biskuit dan keripik kentang. Padahal, biskuit, keripik kentang, dan kue-kue manis lainnya mengandung hidrat arang tinggi tanpa kandungan serta pangan yang memadai. Semua makanan itu digolongkan dalam makanan dengan glikemik indeks tinggi. Sementara itu, gula dan tepung yang terkandung di dalamnya mempunyai peranan dalam menaikkan kadar gula dalam darah. Pengganti: Buah potong segar. 4. Kurang tidur. Jika kualitas tidur tidak didapat, metabolisme jadi terganggu. Hasil riset para ahli dari University of Chicago mengungkapkan, kurang tidur selama 3 hari mengakibatkan kemampuan tubuh memproses glukosa menurun drastis. Artinya, risiko diabetes meningkat. Kurang tidur juga dapat merangsang sejenis hormon dalam darah yang memicu nafsu makan. Didorong rasa lapar, penderita gangguan tidur terpicu menyantap makanan berkalori tinggi yang membuat kadar gula darah naik. Solusi: Tidur tidak kurang dari 6 jam sehari, atau sebaiknya 8 jam sehari. 5. Malas beraktivitas fisik Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, kasus diabetes di negara-negara Asia akan naik hingga 90 persen dalam 20 tahun ke depan. “Dalam 10 tahun belakangan, jumlah penderita diabetes di Hanoi, Vietnam, berlipat ganda. Sebabnya? Di kota ini, masyarakatnya lebih memilih naik motor dibanding bersepeda,” kata Dr Gauden Galea, Penasihat WHO untuk Penyakit Tidak Menular di Kawasan Pasifik Barat. Kesimpulannya, mereka yang sedikit aktivitas fisik memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibanding mereka yang rajin bersepeda, jalan kaki, atau aktivitas lainnya. Baca Juga:  5 Obat Efektif Untuk Osteoarthritis Solusi: Bersepeda ke kantor. 6. Sering stres Stres sama seperti banjir, harus dialirkan agar tidak terjadi banjir besar. Saat stres datang, tubuh akan meningkatkan produksi hormon epinephrine dan kortisol supaya gula darah naik dan ada cadangan energi untuk beraktivitas. Tubuh kita memang dirancang sedemikian rupa untuk maksud yang baik. Namun, kalau gula darah terus dipicu tinggi karena stres berkepanjangan tanpa jalan keluar, sama saja dengan bunuh diri pelan-pelan. Solusi: Bicaralah pada orang yang dianggap bermasalah, atau ceritakan pada sahabat terdekat. 7. Kecanduan rokok Sebuah penelitian di Amerika yang melibatkan 4.572 relawan pria dan wanita menemukan bahwa risiko perokok aktif terhadap diabetes naik sebesar 22 persen. Disebutkan pula bahwa naiknya risiko tidak cuma disebabkan oleh rokok, tetapi kombinasi berbagai gaya hidup tidak sehat, seperti pola makan dan olahraga. Pengganti: Permen bebas gula. Cara yang lebih progresif adalah mengikuti hipnoterapi. Pilihlah ahli hipnoterapi yang sudah berpengalaman dan bersertifikat resmi. 8. Menggunakan pil kontrasepsi Kebanyakan pil kontrasepsi terbuat dari kombinasi hormon estrogen dan progestin, atau progestin saja. Pil kombinasi sering menyebabkan perubahan kadar gula darah. Menurut dr Dyah Purnamasari S, Sp PD, dari Divisi Metabolik Endokrinologi RSCM, kerja hormon pil kontrasepsi berlawanan dengan kerja insulin. Karena kerja insulin dilawan, pankreas dipaksa bekerja lebih keras untuk memproduksi insulin. Jika terlalu lama dibiarkan, pankreas menjadi letih dan tidak berfungsi dengan baik. Solusi: Batasi waktu penggunaan pil-pil hormonal, jangan lebih dari 5 tahun. Baca juga : Cara Tahan Lama Tanpa Obat Kuat (Ejakulasi Dini)   9. Takut kulit jadi hitam Menurut jurnal Diabetes Care, wanita dengan asupan tinggi vitamin D dan kalsium berisiko paling rendah terkena diabetes tipe 2. Selain dari makanan, sumber vitamin D terbaik ada di sinar matahari. Dua puluh menit paparan sinar matahari pagi sudah mencukupi kebutuhan vitamin D selama tiga hari. Beberapa penelitian terbaru, di antaranya yang diterbitkan oleh American Journal of Epidemiology, menyebutkan bahwa vitamin D juga membantu keteraturan metabolisme tubuh, termasuk gula darah. Solusi: Gunakan krim tabir surya sebelum “berjemur” di bawah sinar matahari pagi selama 10-15 menit. 10. Keranjingan soda Dari penelitian yang dilakukan oleh The Nurses’ Health Study II terhadap 51.603 wanita usia 22-44 tahun, ditemukan bahwa peningkatan konsumsi minuman bersoda membuat berat badan dan risiko diabetes melambung tinggi. Para peneliti mengatakan, kenaikan risiko itu terjadi karena kandungan pemanis yang ada dalam minuman bersoda. Selain itu, asupan kalori cair tidak membuat kita kenyang sehingga terdorong untuk minum lebih banyak. Pengganti: Jus dingin tanpa gula

...