Waktu Posting : 29-05-2014 19:15 | Dibaca : 3514x
14-01-2015 03:57
Jerawat adalah salah satu masalah pada kulit wajah yang paling sering diderita banyak orang. Penyebab dari jerawat itu sendiri sebenarnya ada banyak. Namun penyebab paling besar timbulnya jerawat adalah kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah dan dari segi makanan yang dikonsumsi. Sayangnya masalah jerawat pada kulit wajah tidak hanya muncul saat jerawat itu datang. Bahkan saat jerawat itu pergi masalah baru akan muncul kembali. Masalah tersebut adalah luka yang ditimbulkan akibat jerawat yang pernah muncul. Luka yang ditimbulkan ini biasanya membekas berwarna hitam. Diindikasi luka menghitam ini akibat dari tangan usil yang suka memencet jerawat saat masih belum atau sudah muncul. Namun penjelasana medis tentang luka menghitam ini adalah karena terganggunya kolagen akibat radang yang disebabkan oleh jerawat. Karena membekas dan juga berwarna hitam, luka bekas jerawat ini akan mengurangi kemulusan kulit wajah. Akibatnya wajah terlihat suram dan tidak menyenangkan. Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol Jenis-jenis Luka Bekas Jerawat Rasanya banyak orang pernah mengalami munculnya jerawat pada wajah. Banyak orang pula mengalami luka bekas jerawat yang sangat mengganggu kemulusan kulit wajah. Namun tidak banyak orang yang memiliki wawasan luka yang ditimbulkan akibat munculnya jerawat. Padahal wawasan ini perlu untuk dapat mengobati bekas luka jerawat kita dengan tepat sehingga wajah bisa kembali mulus. Ada tiga jenis luka bekas jerawat yang telah teridentifikasi. Luka bekas jerawat pertama adalah atrophic, yakni luka jerawat yang tidak dalam melainkan sedikit dangkal. Luka kedua adalah boxcar. Luka kedua ini adalah jenis luka bekas jerawat yang lebih dalam dari luka pertama dan memiliki ciri-ciri luka yang menggulung. Luka ketiga adalah ice pick yakni luka bekas jerawat yang sangat dalam yang tampilannya menyerupai lubang kecil dibagian atasnya. Ketiga luka ini biasanya memiliki tingkat keparahan yang dapat dilihat dari warna kulit tempat timbulnya jerawat. Biasanya orang dengan kulit warna hitam akan cenderung mengalami bekas luka yang menghitam pula. Sedangkan pada orang yang memiliki kulit cerah, bekas luka akan kemerahan. Luka-luka bekas jerawat ini jika dibiarkan akan membawa dampak buruk pada kulit wajah. Bahkan luka-luka ini semakin bertambah parah karena beberapa hal dibawah ini: 1. Terpapar sinar matahari atau uv. 2. Dipencet/ disentuh dengan tangan. 3. Diolesi dengan vitamin E. Baca juga : Bersih dari Komedo dengan Bahan Alami Mengatasi Bekas Luka Jerawat Untuk mengatasi bekas luka jerawat sangat efektif dilakukan jika kita mengetahui bekas luka-luka yang ditimbulkan oleh jerawat. Namun yang paling sering digunakan untuk mengatasi bekas luka jerawat adalah dengan menggunakan cream jerawat yang berjenis kortikosteroid. Gunakan cream jerawat ini selama jerawat muncul dan meradang. Oleskan cream pada jerawat yang meradang supaya kortikosteroid diserap kulit sehingga radang akan berkurang. Namun cream ini adalah cream yang dalam penggunaannya harus berada dalam pengawasan dokter karena jika dipakai dengan serabutan akan membawa dampak berbahaya bagi kulit wajah. Penggunaan cream jenis kortikosteroid ini akan berefek langsung pada jerawat yang timbul. Setelah dioleskan, cream ini akan memberikan efek kering pada jerawat dan tidak lagi berwarna merah meradang. Saat luka jerawat mengering sebaiknya gunakan pigmen kulit yang akan membantu kecerahan wajah kembali normal. Pigmen kulit seperti kojid acid sangat bagus digunakan karena bahan-bahan alami seperti jamur, bearbarry dan vitamin C. Untuk luka jerawat yang sangat dalam biasanya diatasi dengan melakukan prosedur laser yang lebih mahal dari prosedur lainnya.
24-05-2016 18:27
Apapun kegiatan fisik Anda, bila mulai bernapas tersengal-sengal, yang Anda hasilkan bahkan semakin banyak karbondioksida. Bila seorang menanggung derita asma, olah raga bakal terganggu lantaran karbon dioksida menjadikan badan bereaksi dengan terhalangnya saluran pernafasan. Bukanlah artinya selaku pasien asma Anda tak bisa berolah raga. Anda cuma mesti hati-hati dalam pilih tipe/jenis olah raga yang jitu. Apapun tipe olah raga yang Anda tentukan, yang utama ialah Anda dapat mengatur pernafasan Anda. Bernapaslah lewat hidung, bukannya mulut Anda. Olah raga yang Anda kerjakan mesti bikin Anda terasa bahagia. Baca juga : 7 Cara Ampuh Meningkatkan Kekebalan Tubuh Apa sajakah tipe olah raga yang aman untuk pasien asma? Inilah 4 jenis olah raga yang baik untuk penderita asma: 1. Renang Berenang bikin semua badan bekerja tanpa ada memiliki resiko cedera sendi, hingga pas untuk semua umur. Pastikan kolam renang didalam ruang ialah pilihan lantaran udara hangat serta lembab, hingga saluran udara Anda tak bakal jadi kering yang punya potensi menyebabkan serangan asma. 2. Latihan singkat Latihan serta berolahraga yang sangat mungkin Anda untuk mengambil istirahat dengan teratur pula kurangi resiko alami serangan. Contoh : basket, netball, tenis, bola voli, angkat beban enteng, serta jalan kaki. Semuanya berolahraga ini menguatkan kardiovaskular tanpa ada membebani Anda. 3. Yoga Walau biasanya berintensitas rendah, yoga bisa melatih badan dengan baik, menolong menguatkan otot, serta menentramkan fikiran Anda. Berhubung beberapa besar yoga dikerjakan didalam ruang, peluang terjadinya serangan asma lebih kecil dari pada berolah raga diluar ruang. Baca juga : Menghindari Jatuh di Kamar Mandi 4. Jalan kaki di treadmill Dingin serta udara kering kerap dikatakan semacam satu diantara penyebab asma terburuk. Ini jadi permasalahan apabila Anda sukai jogging serta jalan kaki. Berita baiknya : jogging serta jalan kaki aman dikerjakan pasien asma. Yang paling baik ialah mengerjakannya di treadmill dalam ruang, hingga Anda bisa hindari penyebab serangan asma. Mohon diingat kalau walau latihan-latihan ini di anggap berisiko rendah, mereka tak seutuhnya bebas resiko. Bawalah senantiasa inhaler Anda bila mendadak Anda diserang asma. Bila berlangsung, hentikan olah raga apapun yang Anda kerjakan serta secepatnya mencari pertolongan medis bila Anda tak bisa mengatur asma Anda. Selain dengan cara di atas, untuk mengatasi masalah asma Anda bisa mengkonsumsi secara rutin obat-obatan herbal seperti Ultra Noni, Dragon Noni dan Ultra Mangosteen.
08-07-2014 16:14
Hobi mengkonsumsi makanan yang diolah secara pengasapan termasuk kurang baik. Begitu pula hobi mengkonsumsi asinan. Memang lezat dan sedap namun dibalik itu membawa risiko kanker lambung. Apalagi di keluarga Anda ada yang pernah menderita kanker lambung, maka perlu Anda waspada terhadap diri sendiri. Sebab kanker lambung termasuk kanker yang terjadi karena keturunan atau genetik. Kanker lambung juga diakibatkan karena infeksi yang ditimbulkan oleh bakteri bernama Helicobacter pylori. Bakteri tersebut biasa hidup di dalam tubuh Anda. Daerah lapisan lendir adalah tempat tinggal si bakteri penyebab infeksi yang mengarah kanker lambung. Jika Anda mengalami gejala pernicious anemia maka perlu berhati-hati. Ketika tubuh Anda sulit mencerna sumber mikro vitamin B12 maka akan terjadi pengurangan jumlah sel eritrosit yang berbahaya bagi kesehatan. Radang lambung yang diakibatkan senyawa nikotin yang sudah menumpuk dan menjalar hingga di daerah lambung juga menjadi pemicu kanker lambung. Sebelum menyesal di kemudian hari karena penyakit kanker lambung, sehatkan pencernaan Anda. setiap hari. Beli dan konsumsi buah yang dapat melancarkan pencernaan. Buah pisang, pepaya, apel, adalah beraroma buah kaya serat, vitamin, dan mineral. Begitu juga dengan sayur seperti bayam, sawi, wortel. Walaupun secara umum semua buah dan sayur adalah baik bagi pencernaan. Seimbangkan dengan mengkonsumsi susu segar. Lambung sehat maka mengkonsumsi makanan dan minuman akan terasa nyaman. Kesimpulannya, harus rutin tiap hari buang air besar.Â