Waktu Posting : 14-01-2015 03:57 | Dibaca : 2844x
Jerawat adalah salah satu masalah pada kulit wajah yang paling sering diderita banyak orang. Penyebab dari jerawat itu sendiri sebenarnya ada banyak. Namun penyebab paling besar timbulnya jerawat adalah kurangnya menjaga kebersihan kulit wajah dan dari segi makanan yang dikonsumsi. Sayangnya masalah jerawat pada kulit wajah tidak hanya muncul saat jerawat itu datang. Bahkan saat jerawat itu pergi masalah baru akan muncul kembali. Masalah tersebut adalah luka yang ditimbulkan akibat jerawat yang pernah muncul. Luka yang ditimbulkan ini biasanya membekas berwarna hitam. Diindikasi luka menghitam ini akibat dari tangan usil yang suka memencet jerawat saat masih belum atau sudah muncul. Namun penjelasana medis tentang luka menghitam ini adalah karena terganggunya kolagen akibat radang yang disebabkan oleh jerawat. Karena membekas dan juga berwarna hitam, luka bekas jerawat ini akan mengurangi kemulusan kulit wajah. Akibatnya wajah terlihat suram dan tidak menyenangkan.
Baca juga : Obat Tradisional Kolesterol
Jenis-jenis Luka Bekas Jerawat
Rasanya banyak orang pernah mengalami munculnya jerawat pada wajah. Banyak orang pula mengalami luka bekas jerawat yang sangat mengganggu kemulusan kulit wajah. Namun tidak banyak orang yang memiliki wawasan luka yang ditimbulkan akibat munculnya jerawat. Padahal wawasan ini perlu untuk dapat mengobati bekas luka jerawat kita dengan tepat sehingga wajah bisa kembali mulus.
Ada tiga jenis luka bekas jerawat yang telah teridentifikasi. Luka bekas jerawat pertama adalah atrophic, yakni luka jerawat yang tidak dalam melainkan sedikit dangkal. Luka kedua adalah boxcar. Luka kedua ini adalah jenis luka bekas jerawat yang lebih dalam dari luka pertama dan memiliki ciri-ciri luka yang menggulung. Luka ketiga adalah ice pick yakni luka bekas jerawat yang sangat dalam yang tampilannya menyerupai lubang kecil dibagian atasnya. Ketiga luka ini biasanya memiliki tingkat keparahan yang dapat dilihat dari warna kulit tempat timbulnya jerawat. Biasanya orang dengan kulit warna hitam akan cenderung mengalami bekas luka yang menghitam pula. Sedangkan pada orang yang memiliki kulit cerah, bekas luka akan kemerahan.
Luka-luka bekas jerawat ini jika dibiarkan akan membawa dampak buruk pada kulit wajah. Bahkan luka-luka ini semakin bertambah parah karena beberapa hal dibawah ini:
1. Terpapar sinar matahari atau uv.
2. Dipencet/ disentuh dengan tangan.
3. Diolesi dengan vitamin E.
Baca juga : Bersih dari Komedo dengan Bahan Alami
Mengatasi Bekas Luka Jerawat
Untuk mengatasi bekas luka jerawat sangat efektif dilakukan jika kita mengetahui bekas luka-luka yang ditimbulkan oleh jerawat. Namun yang paling sering digunakan untuk mengatasi bekas luka jerawat adalah dengan menggunakan cream jerawat yang berjenis kortikosteroid. Gunakan cream jerawat ini selama jerawat muncul dan meradang. Oleskan cream pada jerawat yang meradang supaya kortikosteroid diserap kulit sehingga radang akan berkurang. Namun cream ini adalah cream yang dalam penggunaannya harus berada dalam pengawasan dokter karena jika dipakai dengan serabutan akan membawa dampak berbahaya bagi kulit wajah.
Penggunaan cream jenis kortikosteroid ini akan berefek langsung pada jerawat yang timbul. Setelah dioleskan, cream ini akan memberikan efek kering pada jerawat dan tidak lagi berwarna merah meradang. Saat luka jerawat mengering sebaiknya gunakan pigmen kulit yang akan membantu kecerahan wajah kembali normal. Pigmen kulit seperti kojid acid sangat bagus digunakan karena bahan-bahan alami seperti jamur, bearbarry dan vitamin C. Untuk luka jerawat yang sangat dalam biasanya diatasi dengan melakukan prosedur laser yang lebih mahal dari prosedur lainnya.
12-01-2026 21:38
Perkembangan teknologi digital pada tahun 2026 membawa perubahan besar terhadap cara kerja algoritma sosial media. Platform seperti Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook terus memperbarui sistemnya untuk memastikan setiap pengguna menerima konten yang paling sesuai dengan minat dan kebiasaannya. Algoritma tidak lagi berfungsi sekadar menyebarkan konten populer, tetapi menjadi alat seleksi cerdas yang menilai kualitas, relevansi, dan dampak sebuah konten.Bagi kreator, brand, dan pelaku pemasaran digital, memahami algoritma sosial media 2026 menjadi langkah penting untuk menjaga visibilitas dan pertumbuhan akun secara berkelanjutan.Algoritma Instagram 2026: Hubungan Akun dan Audiens Jadi PenentuAlgoritma Instagram 2026 semakin berfokus pada hubungan antara akun dan pengikutnya. Sistem menilai seberapa dekat interaksi yang terjalin melalui komentar bermakna, konten yang disimpan, serta intensitas berbagi melalui direct message. Interaksi pasif seperti sekadar memberi like tidak lagi menjadi indikator utama.Konten Reels tetap mendapatkan prioritas distribusi, terutama jika mampu mempertahankan perhatian penonton dalam durasi tertentu. Instagram juga mulai mengutamakan konten yang memberikan manfaat nyata, seperti edukasi, tips, dan insight relevan. Dalam konteks algoritma sosial media, Instagram 2026 semakin membatasi jangkauan akun yang mengandalkan konten berulang tanpa nilai tambah.Algoritma TikTok 2026: Retensi sebagai Kunci UtamaTikTok mempertahankan reputasinya sebagai platform dengan algoritma sosial media paling adaptif. Pada 2026, sistem TikTok semakin mengandalkan data perilaku mikro pengguna, termasuk durasi menonton, kebiasaan mengulang video, serta pola scroll harian.Video dengan pembuka yang kuat tetap penting, namun TikTok kini memberikan peluang besar bagi konten berdurasi menengah hingga panjang. Konten edukatif, opini, dan storytelling memiliki performa baik selama mampu menjaga retensi penonton. Algoritma sosial media TikTok 2026 menilai seberapa lama dan seberapa sering sebuah konten dikonsumsi oleh audiens yang relevan, bukan hanya seberapa cepat video tersebut viral.Algoritma YouTube 2026: Pengalaman Menonton MenyeluruhAlgoritma YouTube 2026 dirancang untuk menilai kualitas konten secara menyeluruh. Watch time masih menjadi metrik penting, tetapi kini dikombinasikan dengan indikator kepuasan penonton, seperti komentar, likes, durasi sesi menonton, dan klik lanjutan ke video lain.YouTube Shorts berperan sebagai sarana menarik audiens baru, sementara video berdurasi panjang digunakan untuk membangun kepercayaan dan loyalitas. Channel dengan topik yang konsisten dan struktur konten yang jelas lebih mudah direkomendasikan. Dalam lanskap algoritma sosial media, YouTube memprioritaskan konten yang mampu mempertahankan minat penonton dalam jangka panjang.Algoritma Facebook 2026: Interaksi Komunitas Lebih DiutamakanFacebook pada tahun 2026 semakin menguatkan perannya sebagai platform berbasis komunitas. Algoritma Facebook kini memprioritaskan konten dari grup aktif, halaman dengan audiens loyal, serta postingan yang mendorong diskusi dan percakapan.Format video, terutama video native dan live streaming, masih memiliki tingkat jangkauan tinggi. Namun, konten promosi yang terlalu agresif cenderung dibatasi distribusinya. Algoritma sosial media Facebook 2026 lebih mengapresiasi konten yang memicu interaksi dua arah dan membangun hubungan sosial antar pengguna.Cara Efektif Menghadapi Algoritma Sosial Media 2026Menghadapi algoritma sosial media 2026 membutuhkan pendekatan yang lebih strategis dan berorientasi pada audiens. Kreator dan brand harus memahami kebutuhan serta minat target pasar sebelum menentukan format konten. Konsistensi tema, kualitas visual, dan pesan yang relevan menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan algoritma.Analisis data performa konten juga sangat penting untuk mengevaluasi strategi. Selain itu, distribusi konten lintas platform dapat membantu memperluas jangkauan, selama setiap konten disesuaikan dengan karakter algoritma Instagram, TikTok, YouTube, dan Facebook.Algoritma sosial media di tahun 2026 berkembang menjadi sistem yang semakin cerdas dan selektif. Platform digital tidak lagi mengutamakan kuantitas konten, melainkan kualitas, relevansi, dan interaksi yang autentik. Dengan memahami cara kerja algoritma sosial media secara menyeluruh, pelaku digital dapat membangun strategi yang lebih efektif, berkelanjutan, dan mampu bersaing di tengah dinamika dunia digital yang terus berubah.
02-01-2024 17:29
Buah merupakan salah satu sumber vitamin yang baik untuk tubuh. Maka dari itu, sedini mungkin para orangtua sering memberikan buah pada anak khususnya di usia 1 tahun ke atas sebagai pendamping makanan untuk ASI dan disesuaikan dengan pertumbuhan serta kebutuhan tiap anak. Seiring bertambahnya waktu, buah tidak hanya dikonsumsi melalui makanan saja tetapi juga dalam bentuk jus. Jus buah ini juga menjadi sumber vitamin yang mudah didapat pada sebagian orang yang mengalami kesulitan untuk mengunyah makanan dalam bentuk padat. Di antara sekian buah yang banyak digemari, nanas menjadi salah satu buah yang bagus dan sangat direkomendasikan untuk kesehatan. Bentuknya yang mengingatkan dengan Rumah Spongebob membuat nanas sangat digemari. Citrasa dagingnya yang khas membuat banyak orang yang mengolahnya menjadi makanan maupun minuman, salah satunya adalah jus nanas. Jus nanas ini sangat berkhasiat untuk kesehatan dan dapat direkomendasikan karena kandungannya yang bermanfaat seperti bromelain hingga beta karoten. Mengapa konsumsi jus nanas sangat bagus untuk kesehatan serta apa saja khasiat buah nanas yang baik untuk kesehatan? Informasi dari Medical News Today berikut dapat memberikan pemahaman lebih mengenai buah nanas dan khasiatnya. 1) Meningkatkan imunitas tubuh Sebuah penelitian pada tahun 2014 bertepatan di Filifina menemukan bahwa nanas memiliki efek samping yang baik untuk 98 anak usia sekolah. Anak-anak yang mengkonsumsi buah nanas setiap harinya menunjukkan pengurangan risiko terkena infeksi bakteri dibandingkan dengan anak-anak yang tidak mengkonsumsi buah. Selain itu, partisipan yang memiliki infeksi bakteri dan mengonsumsi buah nanas juga menunjukkan waktu penyembuhan yang hanya sebentar saja. 2) Menjaga kesehatan sistem pencernaan tubuh Buah nanas mengandung enzim bernama bromelain yang membantu tubuh untuk menghancurkan berbagai protein yang akan dicerna tubuh. Dalam bentuk kapsul, bromelain dapat mengurangi pembengkakan, memar, penyembuhan, dan rasa nyeri setelah operasi berdasarkan percobaan klinis pada tahun 2018. Namun, konsumsi buah maupun jus nanas tidak memberikan bromelain yang cukup dan harus diseimbangi dengan buah dan sayur yang kaya akan fiber. 3) Membantu mengatasi kanker dalam tubuh Sebuah studi tahun 2015 melakukan penelitian terhadap sel kanker dengan jus nanas. Mereka menemukan jus nanas dapat menekan pertumbuhan sel kanker ovarium dan usus besar. Namun, penelitian lanjutan pada manusia dibutuhkan sebelum para ilmuan dapat mengonfirmasi adanya hubungan antara jus nanas dengan pencegahan dan penanganan kanker itu sendiri. Selain itu, nanas juga memiliki kandungan beta karoten yang dapat mengurangi risiko kanker usus besar. 4) Menyehatkan kulit Jus nanas mengandung vitamin C dan beta karoten yang dimana antioksidan ini dapat mengurangi kerutan pada kulit, meningkatkan tekstur kulit, dan mengurangi kerusakan kulit dan sinar matahari serta paparan polusi. Vitamin C pada nanas juga membentuk kolagen yang dapat memberikan kekuatan pada kulit. 5) Bermanfaat untuk kesehatan mata Sebuah penelitian tahun 2016 menemukan bahwa konsumsi makanan kaya akan vitamin C seperti minum dan makan buah nanas maupun jus nanas dapat mengurangi risiko gangguan katarak pada mata. Viitamin C ini akan membantu untuk mempertahankan cairan yang dapat mencegah kerusakan yang dapat mengakibatkan katarak. Ada perhatian khusus yang harus dicermati sebelum mengonsumsi jus nanas karena sebagian orang dapat mengalami rasa tidak nyaman pada bagian bibir, mulut, dan lidah setelah mengonsumsi jus nanas karena bromelain. Bahkan, konsumsi kandungan bromelain yang berlebihan dapat menyebabkan muntah, diare, hingga munculnya ruam kemerahan pada kulit.Â
31-08-2018 14:15
Bayi yang telah menginjak usia 6 bulan sudah seharusnya diberi makanan pendamping ASI. Makanan pendamping ini bisa beragam namun harus bertekstur halus dan lembut. Beberapa makanan tersebut antara lain daging, sayur atau buah yang telah dihaluskan terlebih dahulu sebelum diberikan pada buah hati. Ternyata ada makanan pendamping ASI lainnya yang tak kalah menyehatkan dari makanan yang telah disebutkan tadi yaitu air tajin. Air tajin merupakan air yang berasal dari beras yang dimasak. Air tajin akan mendidih saat beras sudah setangah matang. Air tajin mengandung sari pati beras sebelum matang menjadi nasi. Sari pati ini memiliki sgeudang manfaat untuk kesehatan orang dewasa maupun bayi. Berikut ini beberapa manfaat air tajin untuk bayi : Sumber energi Bayi yang sehat dan aktif merupakan kebahagiaan tersendiri untuk orang tua. Agar bayi sehat dan aktif, maka ia pun perlu mendapatkan sumber energi yang banyak. Air tajin merupakan solusi yang tepat karena mengandung vitamin dan nutrisi agar anak memiliki energi yang cukup untuk beraktivitas sepanjang hari. Obat diare Air tajin mampu mengatasi dan mengobati diare baik pada orang dewasa maupun pada bayi. Air tajin mengandung nutrisi yang sangat ampuh untuk mengobati diare (diare ringan, sedang dan cukup parah). Obat penurun demam Saat bayi tak mau makan dan deman maka segera berika air tajin sebagai sumber enregi dan vitamin untuk bayi. Bukan hanya dapat membuat kenyang tapi air tajin juga mengandung banyak nutrisi yang ampuh menurunkan demam serta masalah kesehatan lainnya pada bayi.