Waktu Posting : 19-08-2014 15:55 | Dibaca : 3253x
15-07-2016 07:24
Padatnya kegiatan, kerap membuat orang menunda jadwal makan, atau bahkan lupa untuk mengisi perut. Sebaiknya kurangi atau hentikan kebiasaan tersebut. Jika telat makan terus menerus akan buruk bagi kesehatan Anda.  1. Mood memburuk, mudah murung dan lesu Hal ini terjadi karena tubuh kekurangan glukosa yang seharusnya disuplai dari makanan. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman  2. Metabolisme melambat Dengan tidak adanya asupan makanan maka proses metabolisme melambat, yang berakibat pada berkurangnya kemampuan fisik dan mental anda. 3. Kram perut Makan teratur sangat bermanfaat bagi tubuh. Selain untuk asupan nutrisi, juga bisa mengatur sistem pencernaan untuk lebih aktif. Jika Anda selalu menangguhkan makan, apalagi keseringan, maka sistem pencernaan akan terkejut, dan meresponnya tidak bagus. Akibatnya perut pun akan kram. Baca juga : Jangan Terlalu Sering Pegang Payudara dan Vagina Pacar  4. Maag Sekalipun anda tidak makan, lambung tetap dapat menghasilkan asam. Normalnya asam ini tidak akan membahayakan jaringan lambung. Tapi itu akan berubah jika Anda sering telat makan. 5. Nutrisi kurang, tubuh jadi kurang fit Akibatnya tubuh bisa terserang bakteri seperti H Pylori yang dapat meningkatkan kadar asam lambung. Jika berlebihan dapat merusak jaringan lambung dan mengakibatkan maag.Â
14-07-2025 10:24
Lingkungan hidup merupakan fondasi utama bagi keberlangsungan hidup manusia dan seluruh makhluk di bumi. Krisis iklim, pencemaran udara dan air, serta deforestasi yang masif adalah bukti bahwa kerusakan lingkungan telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.Dalam menghadapi tantangan ini, peran aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam upaya pelestarian alam. Menjaga alam bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau organisasi lingkungan, melainkan merupakan kewajiban bersama seluruh lapisan masyarakat.Peran Masyarakat dalam Pelestarian LingkunganMengubah Pola Hidup ke Arah yang Lebih Ramah Lingkungan Langkah kecil seperti mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, beralih ke transportasi ramah lingkungan, dan menghemat energi dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara kolektif. Gaya hidup berkelanjutan adalah bentuk kepedulian nyata terhadap lingkungan.Partisipasi dalam Kegiatan Lingkungan Masyarakat dapat terlibat dalam berbagai program seperti penanaman pohon, pembersihan sungai, daur ulang sampah, dan kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan. Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi alam, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antarwarga.Edukasi dan Kampanye Sosial Edukasi lingkungan kepada keluarga, tetangga, dan komunitas lokal sangat penting. Masyarakat juga bisa memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan informasi, mengajak aksi, dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga alam.Pengawasan dan Pelaporan Warga dapat menjadi "mata dan telinga" dalam menjaga lingkungan sekitar, dengan melaporkan aktivitas yang merusak lingkungan seperti pembuangan limbah sembarangan, pembakaran hutan, atau penebangan liar kepada pihak berwenang.Bermitra dengan Pemerintah dan Lembaga Lingkungan Sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah sangat penting dalam pelaksanaan program lingkungan. Melalui forum warga, musyawarah desa, atau komunitas lingkungan, masyarakat bisa menyuarakan aspirasi dan terlibat dalam perencanaan hingga evaluasi kebijakan lingkungan.Contoh Nyata di LapanganBeberapa daerah di Indonesia telah menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga lingkungan. Misalnya, Desa Penglipuran di Bali dikenal karena kebersihannya dan komitmen warganya dalam menjaga kelestarian alam. Di Jawa Barat, program Bank Sampah berhasil mengubah sampah menjadi sumber ekonomi dan mengurangi beban TPA.Menjaga alam berarti menjaga masa depan generasi yang akan datang. Kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini tidak dapat dipulihkan hanya dengan regulasi dan teknologi, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan tindakan nyata dari masyarakat. Saat setiap individu mulai peduli dan bertindak, perubahan besar pun akan terjadi. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari rumah kita, untuk Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan.Dinas Lingkungan Hidup Indonesia (https://dlhindonesia.id/) sebagai instasi yang memiliki peran penting terhadap pengelolaan lingkungan hidup terus berupaya agar pelestarian lingkungan hidup dapat dilaksanakan. Upaya yang dilakukan baik melalui pengawasan, penegakan hukum maupun pemantauan kualitas lingkungan serta pemulihan lingkungan.Dinas Lingkungan Hidup Indonesia (DLH) mengajak seluruh lapisan masyarakat: individu, komunitas, dunia usaha, sekolah, dan lembaga lainnya untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan hidup melalui aksi nyata dan kolaborasi berkelanjutan. Mari kita wujudkan Indonesia yang bersih, hijau, dan berkelanjutan, dimulai dari langkah kecil di lingkungan kita sendiri. DLH siap bekerja bersama Anda untuk hari ini, dan untuk generasi yang akan datang. Lebih lanjut kunjungi situs resminya di https://dlhindonesia.id/.
24-05-2014 08:33
Bersin, kulit memerah, kulit gatal, bengkak-bengkak, dan asma. Gejala-gejala itu adalah salah satu yang timbul akibat alergi. Sebenarnya, alergi bisa sembuh atau tidak, ya? Pertanyaan itu sering terlintas di benak mereka yang memiliki alergi pada satu atau bahkan beberapa hal. Respon tubuh akibat alergi biasanya akan membuat kegiatan sehari-hari tidak lagi nyaman dijalani. Efeknya juga membuat kerepotan orangtua yang memiliki anak beralergi. Menurut dokter spesialis kulit, R. Amir Hamzah, bila seseorang memiliki bakat alergi (atopi), bakat tersebut akan selalu ada di dalam tubuhnya. Saat pencetusnya berada dekat dengannya, maka alergi pun muncul. Alergi tidak dapat disembuhkan, tetapi dapat dicegah dan dihindari faktor pemicu alerginya. Saat reaksi alergi muncul, bentuknya bervariasi dari yang ringan seperti kaligata atau biduran sampai reaksi shock anafilaktik. Penyakit alergi di berbagai negara di dunia meningkat pesat selama dua dekade terakhir. Alergi adalah gejala klinis yang disebabkan oleh reaksi berlebihan atau hipersensitif dari sistem kekebalan tubuh seseorang terhadap masuknya bahan-bahan yang bersifat imunogenik atau antigenik. Baca juga : Obat Herbal Tradisional Penyakit Diare Bahan-bahan yang dapat menyebabkan alergi disebut sebagai alergen yang dapat berasal dari dalam tubuh sendiri ataupun lingkungan. Penyakit atopik yang sering terjadi antara lain dermatitis atopik (DA), alergi obat, alergi makanan, alergi terhadap alergen hirup, urtikaria (kaligata/biduran), dan angiodema (bengkak di tubuh, terutama mata atau bibir). Keringat memang dapat merangsang gatal pada orang-orang yang memiliki DA. Namun, mekanisme yang mendasarinya belum diketahui. Pada sebuah penelitian dikemukakan bahwa penderita DA sensitif terhadap zat yang terdapat pada keringat itu sendiri yaitu antigen autolog pada keringat. Tubuh akan melepaskan zat histamin sebagai respons terhadap antigen tersebut melalui mekanisme hipersensitivitas. Bila Anda memiliki alergi, terapi yang paling tepat dan utama adalah menghindari faktor pencetus yang menyebabkan alergi. Obat-obat pun dapat diberikan untuk membantu mengurangi gejala alergi. Pada anak-anak, seiring bertambahnya usia, terkadang alergi akan berkurang terutama pada makanan. Baca juga : Cegah Myasthemia Grafis dengan Obat Herbal Untuk mengatasi alergi, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk mengetahui jenis alergi, melakukan tes alergi, dan mendapatkan terapi. Namun, hal utama yang perlu dilakukan apabila kita tahu menderita alergi adalah menghindari faktor-faktor yang dapat mencetuskan reaksi alergi. Bila didiamkan, alergi itu dikhawatirkan dapat menimbulkan gangguan klinis pada berbagai organ tubuh seperti kulit, mata, dan saluran pernapasan. Dampak lanjutannya pun bisa muncul seperti lecet, jaringan parut, atau infeksi akibat garukan karena rasa gatal. Alergi dapat pula mengganggu sistem susunan saraf pusat yang dapat mengganggu perkembangan dan perilaku seseorang. Selain itu, dampak alergi dapat menurunkan kualitas hidup, mengganggu pekerjaan, menimbulkan rasa malu, serta sulit konsentrasi. Pada anak-anak, dampak alergi itu dapat mengganggu proses belajar. Namun, yang benar-benar butuh dikerjakan ialah mengidentifikasi aspek pemicunya. Sesudah itu, menaikkan ketahanan badan, seperti olahraga dengan teratur, beristirahat dengan cukup, serta pastinya konsumsi makanan atau minuman kesehatan, satu diantaranya ialah Ultra Mangosteen. Ultra Mangosteen ini terbuat berbahan alami ekstrak kulit buah manggis serta daun sirsak. Dalam kulit buah manggis ada xanthone. Dengan cara khusus, manfaat utama xhantone itu ialah semacam antioksidan, yaitu semacam pelindung sel pada sistem oksidasi atau penuaan sel. Bahan aktifnya membuat perlindungan sel serta kurangi rusaknya sel disebabkan radikal bebas. Kecuali itu, ia juga bermanfaat semacam antibakteri, antikanker, serta antiradang. Beragam riset diluar negeri menuturkan, kulit buah manggis yang telah masak memiliki kandungan polyhydroxy-xanthone yang disebut derivat mangostin serta beta-mangostin. Senyawa-senyawa ini ialah turunan xanthone yang dalam badan bertindak semacam antikanker, antipenuaan awal serta antialergi.