Waktu Posting : 31-05-2014 19:45 | Dibaca : 2514x
Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga.
Gejala
Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut :
Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot?
Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu.
Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza
Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun.
Penyebabnya
Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul.
Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera.
Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air.
Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit.
Penanganan
Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga.
Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit
Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi.
Apalagi yang bisa dilakukan?
Atasi dengan herbal
20-06-2022 01:13
Makan banyak tapi tetap kurus mungkin menjadi satu hal yang hampir mustahil terjadi kecuali jika kamu melakukan hal lain untuk mengimbangi kebiasaan itu setiap harinya. Kira-kira apa hal lain yang bisa mengimbangi kebiasaan tersebut? Ini beberapa tips makan banyak tapi tetap kurus. 1. Sering olahraga Banyak makan tapi tetap kurus tidak akan mungkin tanpa olahraga yang rajin. Olahraga adalah satu-satunya cara sehat untuk membakar kalori makanan yang masuk ke dalam tubuh sehingga tidak sampai ditumpuk dan diubah menjadi lemak. 2. Porsi kecil Jika ingin makan banyak apa saja tapi juga ingin tetap kurus, satu trik yang bisa diterapkan adalah makan dalam porsi kecil. Bahkan cara diet saja ada yang menerapkan makan porsi kecil tapi sering untuk menghindari kebiasaan makan berlebihan. 3. Banyak minum Makan apa saja boleh, tapi agar tidak cepat mengalami kenaikan berat badan tentunya harus diimbangi dengan minum yang banyak karena minum air putih membantu mengenyangkan perut sehingga menghilangkan nafsu makan dan mengurangi keinginan makan berlebihan. 4. Istirahat cukup Tidur yang cukup juga efektif menjaga berat badan karena kamu mengurangi waktu tergoda ngemil atau makan sembarangan. Justru ketika tubuh kurang tidur atau memaksakan diri untuk terjaga tapi sebenarnya dalam kondisi sangat lelah, justru otak akan merespon dengan mengirim sinyal 'menyuruhmu makan'. Jadi tidurlah daripada makan. 5. Tidak banyak duduk Selain olahraga, salah satu kebiasaan harian yang tidak boleh diabaikan setiap harinya adalah gaya hidup bermalas-malasan, duduk terus atau sedentary. Jika memiliki kebiasaan bermalas-malasan, sulit rasanya banyak makan tapi tetap kurus. Imbangi aktivitas harian yang aktif jika tetap ingin makan banyak.
08-04-2016 16:06
Inilah 6 Bahaya Mengenakan Celana Dalam Terlalu Ketat  - Baik pria ataupun wanita condong tak demikian memerhatikan berapakah ukuran celana dalam yang dipakai. Dalam fikiran kita, seandainya celana dalam telah terasa nyaman atau sesuai akan bentuk lekuk tubuh, jadi celana dalam telah pas untuk kita pakai. Walau sebenarnya, tanpa ada kita sadari celana dalam yang kita gunakan nyatanya sangat ketat serta dapat menimbulkan bekas tekanan karet pada lingkar pinggang waktu dilepaskan.  Baca juga : 3 Cara Mencegah Defisiensi Sel Darah Merah Sejak Usia Dini   Di bawah ini berbagai efek negatif yang didapatkan dari celana dalam yang sangat ketat. Walau kurang dirasa banyaknya orang, celana dalam yang sangat ketat sesungguhnya bikin rasa yang tak nyaman untuk ruang pinggang serta perut bawah. Ahli kesehatan bahkan juga mengatakan bila celana dalam yang sangat ketat dapat menyebabkan naiknya asam lambung ke sisi kerongkongan. Naiknya asam lambung ini pasti bakal bikin rasa mual sesudah konsumsi makanan. Kecuali itu, celana dalam yang sangat ketat pula punya potensi bikin peredaran jadi terganggu, terutama yang ada di bagian pinggul. Aliran darah yang ada dekat dengan selangkangan pula bakal terganggu hingga memiliki resiko alami kesemutan, iritasi, atau bahkan juga mati rasa. Dengan menggunakan celana dalam yang sangat ketat, jadi kita juga bakal memberi kemungkinan infeksi jamur, terutama pada ruang organ vital. Keketatan celana dalam bakal bikin ruang organ vital jadi “kurang bernafasâ€, condong lebih panas, serta pula lebih lembab. Walau sebenarnya keadaan berikut sebagai kesayangan jamur untuk berkembang serta selanjutnya menyebabkan infeksi. Kecuali itu, keketatan celana dalam pula bikin kain materialnya seringkali bergesekan dengan kulit ruang organ vital, terutama di waktu jalan. Bila gesekan ini berlangsung cukup lama, jadi ruang organ vital juga memiliki resiko terserang permasalahan iritasi kulit serta lecet-lecet.  Baca juga :  Sariawan? Atasi dengan Obat Sariawan Ampuh dari Bahan-bahan Alami  Hati-hatilah untuk pria yang sukai menggunakan celana dalam ketat. Satu riset dari Inggris mengatakan bila pria yang kerap menggunakan celana dalam ketat dapat mengganggu produksi serta gerakan sperma. Dengan ketatnya celana dalam, jadi suhu pada ruang skrotum jadi lebih panas hingga bikin produksi sperma terganggu. Kecuali itu, system limfatik atau getah bening pula bakal terganggu hingga toksin didalam tubuh juga tak dapat di keluarkan dengan baik. Karenanya ada sebagian kenyataan ini, apakah anda masihlah ingin menggunakan celana dalam yang sangat ketat lagi?
24-03-2015 11:43
Penyakit diabetes melitus dapat membuat seseorang merasa dibatasi, sebab ia harus waspada dengan apa saja yang ia konsumsi agar kadar gula dalam darah tetap terkontrol. Kondisi seperti ini bisa sangat sulit, apalagi banyak sekali godaan yang muncul seperti hidangan santapan lezat dan manis di depan mata yang menjadi pantangan baginya. Beberapa jenis makanan tersebut di antaranya mie, pasta, nasi, roti putih, kentang, kafein, gorengan dan minuman bersoda. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh penderita penyakit gula agar tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal? Baca juga : Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2 Gaya hidup sehat adalah kunci utama menjaga kadar gula darah seimbang dan terkontrol pada penderita diabetes melitus. Langkah tersebut meliputi olahraga rutin dan pola makan teratur serta tepat. Cara tersebut telah berhasil membuat banyak penderita penyakit gula atau kencing manis bertahan dengan kehidupan yang sehat dan normal, bahkan tanpa tergantung dengan obat-obatan. Yang terpenting adalah fokus penuh pada kada gula darah yang terkontrol. Jalankan diet khusus penderita diabetes yang mengacu pada pilihan makanan yang tepat. Untuk memudahkan langkah tersebut, Anda dapat mengikuti tips berikut ini: § Konsumsi makanan berserat tinggi dan karbohidrat kompleks dimana sistem pencernaan akan lebih mudah mengurainya sehingga membantu menjaga kadar glukosa. Anda dapat mengkomsumsi nasi merah, gandum, sereal, sayuran dan buah-buahan. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh § Cermat memilih yang manis, secukupnya saja dan tidak berlebihan. Kurangi porsi karbohidrat saat Anda akan makan sesuatu yang manis setelahnya. § Bijak memilih lemak. Pilih lemak tak jenuh yang dapat diperoleh dari tumbuhan dan ikan. § Jalani pola makan teratur dan buat catatan harian. Aturan yang dianjurkan, termasuk dalam upaya penurunan berat badan pada penderita penyakit gula adalah 3 kali makan utama dan 2 kali makan ringan dalam sehari. Tentunya, atur porsi secukupnya serta buat catatan harian yang bertujuan untuk merekap asupan makanan dan membantu proses evaluasi pada diet yang dijalankan. Resiko komplikasi fungsi organ setelah divonis menderita penyakit gula memang menjadi momok bagi semua orang. Akan tetapi, kemungkinan tersebut dapat dihindari atau diperkecil dengan pola hidup sehat termasuk olahraga dan diet yang tepat untuk penderita diabetes melitus.