Waktu Posting : 28-04-2014 02:46 | Dibaca : 9647x
Apa beda Osteomalacia dengan Osteoporosis? - Defisiensi zat gizi dalam tubuh mampu menurunkan fungsi tubuh seperti halnya muncul gangguan berupa osteomalacia dan Osteoporosis. Kedua gangguan ini sering diartikan sama oleh sebagian masyarakat. Padahal dalam kenyataannya, kedua penyakit ini memiliki pengertian yang jauh berbeda satu sama lainnya. Jika dilihat dari sepintas mungkin keduanya ini merupakan bentuk gangguan organ yang sama yaitu tulang namun untuk lebih jelasnya anda akan mengetahui secara jelas dan detail tentang perbedaan keduanya yaitu :
A. Osteomalacia
Osteomalacia merupakan gangguan atau kelainan tulang akibat berkurangnya atau menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap kalsium atau vitamin D. Gangguan penyakit ini bisa menyebabkan tulang menjadi lunak serta kehilangan kekuatannya yang lama kelamaan akan menyebabkan cacat pada tulang.
Baca juga : Apa Itu Demam Berdarah?
Penderita : penderita penyakit osteomalacia sebagian besar yaitu anak – anak yang memiliki kelainan tulang dengan bentuk yang bengkok. Kelainan tulang ini dikarenakan asupan vitamin D yang kurang ataupun ketidakmampuan tulang untuk menyerap kalsium bagi kekuatan tulangnya. Namun, tidak hanya anak – anak yang berisiko menderita penyakit osteomalacia namun juga orang dewasa mampu berisiko menderita penyakit ini. Perbedaan nyata antara penderita anak – anak dan dewasa ini terletak pada pemulihan tulangnya. Anak – anak lebih mudah untuk dilakukan pemulihan tulangnya jika menderita osteomalacia dibandingkan dengan penderita dewasa karena susunan tulang dewasa sudah berada tahap pertumbuhan maksimal sehingga sulit dilakukan pembenahan sekalipun dengan cara operasi tulang.
Gejala : Manifestasi klinis yang biasanya dapat diketahui oleh para penderita penyakit osteomalacia yaitu sebagai berikut :
a. Kelemahan otot pada bagian alat geraknya terutama pada bagian gerak bawah
b. Perasaan nyeri pada bagian tulang belakang atau punggung, kaki serta daerah panggul penderitanya
c. Jika tidak dilakukan penanganan yang serius maka akan muncul kesulitan gerak bagi penderitanya
d. Munculnya kelainan tulang kaki dengan bentuk tulang yang menjadi bengkok
Pencegahan: Untuk menghindari penyakit osteomalacia ini, anda perlu melakukan beberapa upaya preventif di bawah ini yaitu :
a. Melakukan konsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi serta vitamin D. Contoh makanannya seperti telur, kecambah, ikan laut, dll
b. Melakukan kebiasaan diri untuk berjemur dibawah sinar matahari di pagi hari. Matahari merupakan unsur kimiawi yang memberikan vitamin D yang baik bagi pertumbuhan tulang. Anda mampu mendapatkan vitamin D secara alami ini dengan berjemur dibawah matahari pada pada pukul 7 sampai dengan pukul 9 pagi.
Baca juga : Berbagai Penyebab Jerawat di Wajah
c. Berhati – hatilah ketika anda memutuskan diri untuk melakukan rongent atau penyinaran tulang dengan radiasi sinar yang terlalu lama. Hal ini mampu memunculkan kelainan tulang yang akan membuat anda kesulitan untuk bergerak.
d. Melakukan konsumsi multivitamin agar tulang anda tidak kekurangan asupan vitamin terutama yaitu vitamin D. Fungsi vitamin D yang penting inilah yang memungkinkan seseorang untuk mengkonsumsi vitamin D secara eksklusif.
Pengobatan: pengobatan yang dapat dilakukan untuk menyembuhkan penyakit osteomalacia yaitu
a. Melakukan operasi tulang jika memang tulang anda mengalami pembengkokan karena gangguan penyakit osteomalacia.
b. Konsultasi dengan dokter untuk mengetahui beberapa treatment / pengobatan tentang tulang
c. Mengkonsumsi multivitamin untuk nutrisi tulang anda
B. Osteoporosis
Penyakit Osteoporosis merupakan penyakit tulang yang terjadi akibat kepadatan tulang yang berkurang. Hal ini dapat dikatakan bahwa Osteoporosis merupakan kondisi tulang yang mudah mengeropos. Jika anda mengalami kondisi tulang yang seperti ini maka sudah pasti anda akan mengalami produktivitas kerja yang menurun.
Penderita: penyakit Osteoporosis banyak menyerang kalangan individu yang sudah mengalami lanjut usia atau menopause. Secara alami, kepadatan tulang memang akan mengalami penurunan kepadatan ketika umur tulang juga bertambah dewasa namun bukan berarti Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang wajar terjadi. Akhir – akhir ini, Osteoporosis juga banyak dialami kalangan individu usia 20 tahunan sehingga hal ini merupakan bukti nyata bahwa Osteoporosis menjadi gangguan tulang yang harus segera diatasi agar tidak terjadi produktivitas individu yang kian menurun.
Baca juga : Beberapa Gangguan Kekurangan Iodium
Gejala: penyakit Osteoporosis ini akan membuat penderitannya mengalami nyeri sekitar tulang belakang, kemampuan tulang untuk bergerak pun menjadi sedikit terganggu, mengalami sakit didaerah sekitar sendi, anatomi tulang belakang yang akan sedikit membungkuk.
Pencegahan: tahap awal untuk mencegah terjadinya Osteoporosis yaitu dengan melakukan cek kepadatan tulang secara teratur, konsumsi susu yang kaya akan kalsium tulang, mengonsumsi makanan yang mengandung kalsium tinggi, rajin berolahraga, mengurangi aktivitas yang terlalu berat, dan lain sebagainya.
Pengobatan : jika anda sudah mengalami gangguan Osteoporosis ini maka yang perlu anda lakukan adalah mencegah penyakit ini untuk tidak bertambah parah. Untuk itu, maka berikut ini beberapa upaya yang tepat dalam mengobati penyakit osteoporosi, yaitu
a. Melakukan konsultasi dengan dokter terkait penyakit anda
b. Melakukan terapi kekuatan tulang
c. Melakukan konsumsi suplemen kalsium bagi tulang anda.
Semoga artikel mengenai perbedaan Osteoporosis dan osteomalacia ini bermanfaat untuk anda.
01-07-2014 12:53
Penyakit peredaran darah pada manusia kerapkali jadi pemicu utama seorang alami pergantian dalam badan mereka, kelainan pada penyakit ini amatlah bermacam. Kelainan atau penyakit pada system peredaran manusia dikarenakan oleh berbagai aspek yakni aspek keturunan serta aspek bukan hanya keturunan. Sistem peredaran darah adalah satu diantara sistem organ yang paling utama yang bertanggungjawab untuk melakukan aktivitas utama spesifik. Sistem ini terdiri pada darah, pembuluh darah, serta jantung. Seluruh komponen ini memerankan utama dalam tugas normal dari hati manusia serta sistem peredaran darah dengan cara menyeluruh. Jantung memompa darah ke beragam organ lewat pembuluh darah, dimana oksigen serta nutrisi didistribusikan ke bagian-bagian badan. Menurut riset medis, penyakit serta masalah pada sistem peredaran darah menyumbang angka kematian paling tinggi dibanding dengan penyakit lain. Disusul oleh unsur keturunan atau unsur genetik yang mengakibatkan penyakit sistem peredaran darah pada manusia. Oleh karenanya, dengan angka yang begitu besarnya maka amat perlu untuk kita guna lebih mengetahui sistem peredaran darah. Baca juga : Mengenal Penyebab Xerostomia (Bibir Kering) dan Cara Mencegahnya Peranan utama dari sistem peredaran ialah untuk memasok oksigen, hormon, serta nutrisi utama yang lain ke beberapa sel badan serta jaringan. Dalam siklus ini, pula melakukan pekerjaan menukar karbon dioksida dengan oksigen. Tiap-tiap masalah atau penyimpangan dalam siklus peredaran darah mengakibatkan keadaan medis, yang bisa ringan hingga kronis. Untuk rekomendasi Anda, di bawah ini ialah daftar masalah sistem peredaran darah. 1. Angina Angina, ditandai dengan berat serta berulang ketidaknyamanan dada serta nyeri, dikarenakan lantaran kurangnya pasokan darah atau suplai oksigen pada otot jantung. Pada intinya, itu diwujudkan selaku komplikasi yang diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah. Angina kerap dikira semacam sinyal peringatan serangan jantung yang bakal datang. Jadi, itu mesti dibawa ke dokter secepat mungkin. 2. Aritmia Tanda-tanda utama aritmia jantung ialah irama jantung yang tak teratur, dimana jantung berdetak tak normal, baik pada tingkat lebih lambat atau lebih cepat. Dalam lazimnya kejadian, ditemukan jadi persoalan bawaan serta hasil dari cacat jantung. Menurut tingkat keparahan aritmia, obat, prosedur bedah, serta menanamkan alat picu jantung yang diadopsi dalam rencana untuk mengatur irama jantung. 3. Aterosklerosis Aterosklerosis ialah persoalan aliran darah, disebabkan akumulasi timbunan lemak dalam dinding pembuluh darah, khususnya arteri. Dengan kata lain, arteri teristimewa di pengaruhi oleh aterosklerosis. Sepanjang jangka waktu, arteri mengeras serta dinding kehilangan elastisitasnya. Komplikasi aterosklerosis tergolong ke dalam penyakit jantung serta serangan jantung. 4. Cardiomyopathy Lain dalam daftar penyakit serta masalah sistem peredaran darah terhitung kardiomiopati, yang dikarenakan lantaran melemahnya otot jantung atau miokardium. Pada fase awal, otot-otot ventrikel atau otot ruangan jantung yang lebih rendah dipengaruhi. Bila tak diobati, menyebar ke otot-otot jantung atas. Dalam kejadian yang kronis, kardiomiopati bisa mengakibatkan gagal jantung kongestif serta kematian. 5. Bawaan jantung cacat Semacam arti jalan, cacat jantung bawaan muncul pada waktu lahir serta bisa berat atau ringan. Janin barangkali memperlihatkan perubahan yang tak komplit atau abnormal organ jantung, mengakibatkan tanda-tanda seperti murmur jantung pada bayi. Pemicu pasti penyakit jantung bawaan ini belum ditemukan. Dalam berbagai kejadian, persoalan genetik ini mengakibatkan cacat, sedangkan yang lain berkembang tiada dalih apa pun. Baca juga : Sekilas Tentang Penyakit Kanker Tulang 6. Penyakit arteri koroner Penyakit arteri koroner, pula diketahui semacam penyakit jantung koroner, selama ini adalah penyakit yang paling umum dari sistem peredaran darah didiagnosis yang pada orang dewasa. Hal semacam ini dikarenakan lantaran aterosklerosis, yakni, akumulasi plak di dinding arteri koroner, yang dengan cara tak langsung mengakibatkan kerusakan suplai darah ke jantung. Penyakit arteri koroner ialah pemicu utama kematian di penjuru dunia. 7. Hipertensi Hipertensi atau disebut juga dengan tekanan darah tinggi merupakan masalah lain yang kerap didiagnosis dari sistem peredaran darah, disini, tensi darah (sistolik serta diastolik) membaca terus berkelanjutan lebih tinggi dari tingkat yang direferensikan normal. Bila tak dilaksanakan sesuai waktunya, hipertensi mengakibatkan rusaknya pada jantung serta pembuluh darah, hingga menambah resiko serangan jantung serta penyakit jantung yang lain. 8. Hiperkolesterolemia Seperti namanya menandakan, hiperkolesterolemia atau kolesterol tinggi ditandai dengan tingkat kolesterol tinggi, ada dua tipe utama dari kolesterol, yakni low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat serta high density lipoprotein (HDL) atau kolesterol baik. Hadirnya jumlah tinggi kolesterol jahat (LDL) menambah resiko penyakit jantung serta stroke. Penambahan statistik penyakit system peredaran darah khususnya disumbang oleh pola hidup saat ini repot, kurang kegiatan fisik, serta rutinitas makan yang tak sehat. Konsekuenssinya, obesitas, stres, merokok, serta rutinitas tak sehat yang lain adalah aspek resiko utama penyakit sistem peredaran. Diagnosis awal, intervensi terapi yang benar, serta menganut pola hidup sehat amat perlu untuk memerangi penyakit serta masalah yang terkait dengan masalah tugas sistem peredaran darah.
17-07-2022 21:04
Macan macam darah wanita sejatinya tidak hanya merah terang saja namun setiap wanita bisa memiliki warna darah haid yang berbeda-beda. Hal tersebut bisa menjadi indikator kondisi kesehatan kamu. Setiap menstruasi, kamu mungkin akan melihat darah berwarna merah tua, merah terang, cokelat tua, hingga orange. Sebagian besar warna darah haid itu memang bisa dibilang normal. Tapi, warna lain bisa saja menjadi “alarm” agar kamu memeriksakan diri ke dokter. Menurut American Academy of Obstetricians and Gynecologists, darah menstruasi dapat digunakan sebagai tanda kesehatan yang vital. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui arti dari tiap warna darah haid. Berikut macam-macam warna darah haid yang bisa kamu temukan. Merah Tua Ketika kamu terbangun pada pagi hari dan melihat darah menstruasi berwarna merah gelap, jangan khawatir. Hal ini terjadi karena darah tersebut tersimpan cukup lama di uterus, sehingga teroksidasi. Hal tersebut tidaklah berbahaya. Selain itu, warna merah gelap juga dapat menjadi tanda bahwa menstruasi kamu di bulan itu akan selesai. Hal ini seiring dengan berkurangnya jumlah darah yang keluar. Merah Terang Warna merah terang dalam darah menstruasi umumnya terjadi pada hari-hari awal. Artinya, darah tersebut masih segar dan mengalir dengan cepat. Warna merah terang ini dapat bertahan selama periode menstruasi atau dapat berubah warna menjadi lebih gelap ketika menstruasi akan selesai. Hal tersebut diiringi jumlah darah yang semakin berkurang. Akan tetapi, warna merah terang juga dapat menjadi tanda adanya infeksi tertentu, seperti klamidia atau gonore. Kedua jenis infeksi tersebut dapat menyebabkan perdarahan di tengah siklus menstruasi. Misalnya saja, flek atau perdarahan di luar jadwal haid kamu. Merah Muda Penyebab warna haid berubah menjadi warna merah muda salah satunya akibat siklus haid lebih singkat atau jumlah darah lebih sedikit. Rendahnya tingkat hormon estrogen dalam tubuh juga dapat menyebabkan warna darah menjadi merah muda. Selain itu, faktor-faktor seperti stres dan perubahan fisik yang drastis juga dapat membuat warna darah menstruasi menjadi merah muda. Orange Jika darah menstruasi berwarna jingga, tak perlu khawatir. Hal ini terjadi karena percampuran darah menstruasi warna merah dengan cairan jernih di mulut rahim. Warna orange bisa terjadi di awal menstruasi. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa warna ini menjadi tanda adanya infeksi menular seksual di daerah vagina atau mulut rahim. Cokelat Tua Biasanya, warna darah menstruasi cokelat tua menandakan bahwa menstruasi akan segera dimulai atau segera berakhir. Darah bercampur dengan cairan lendir vagina, sehingga berwarna coklat tua. Oleh karena itu, kamu tidak perlu panik ketika mengalaminya. Warna darah haid coklat tua juga bisa menandakan awal kehamilan atau disebut perdarahan implantasi. Darah cokelat tua ini bisa keluar lebih awal dari jadwal haid atau di sekitar jadwal haid. Hitam Walaupun mungkin tampak agak mengerikan, darah haid berwarna hitam umumnya menandakan darah butuh waktu lama untuk keluar. Darah yang tersimpan dalam rahim akan mengalami oksidasi, sehingga perlahan-lahan berubah warna dari merah menjadi merah tua, kecokelatan, kemudian hitam. Akan tetapi, waspadalah jika darah berwarna hitam disertai keluhan, seperti bau busuk, demam, kesulitan BAK, gatal, atau bengkak pada area sekitar vagina. Bisa jadi, hal tersebut menandakan adanya sumbatan pada saluran reproduksi tersebut. Abu-abu Warna abu-abu pada darah menstruasi merupakan warna yang harus kamu waspadai. Warna tersebut rupanya dapat menjadi pertanda adanya infeksi, seperti vaginosis baktrealis. Apalagi kalau warna darah menstruasi itu muncul bersamaan dengan gejala tertentu, misalnya demam, gatal, serta bau amis pada cairan vagina. Sebaiknya, kamu langsung memeriksakan kesehatan ke dokter untuk mengetahui dan menanggulangi risiko infeksi. Selain warna darah haid, banyak karakteristik lain yang bisa dijadikan patokan untuk mengecek kesehatan wanita, seperti frekuensi, durasi, volume darah, dan gumpalan yang terbentuk saat haid. Setiap wanita harus mengetahui bagaimana warna darah haid yang normal dan mana yang berbahaya. Jika menemukan ada yang berbeda, kamu bisa langsung mencari tahu penyebabnya dengan memeriksakan diri ke dokter ahli.
02-06-2014 06:11
Evolusi membuat beberapa fungsi organ-organ menjadi tidak terlihat, padahal mungkin organ-organ tersebut dulunya sangat bermanfaat bagi nenek moyang manusia. Berikut ini penjelasan fungsi dari organ-organ yang terlihat kurang berguna tersebut. 1. Puting susu pada pria Puting susu pada wanita berguna untuk menyusui keturunannya yang masih bayi, namun pada pria, fungsi organ ini seperti tidak ada. Puting susu pada pria sebenarnya ada karena semua makluk hidup saat diciptakan awalnya adalah wanita. Sehingga kedua jenis kelamin sama-sama memiliki puting susu, namun tanpa estrogen (hormon kewanitaan), organ tersebut hanyalah ornamen semata. Baca juga : Ketahui 4 Asupan Pencegah Migrain 2. Rambut ketiak Profesor evolusi biologi manusia di Harvard University, Daniel Lieberman, menjelaskan, ada dua tipe kelenjar keringat di tubuh, ekrin dan apokrin yang banyak terdapat pada ketiak. Kelenjar apokrin penting untuk mengeluarkan sinyal seksual. Sehingga dengan adanya rambut, bau yang dihasilkan dari kelenjar tersebut bertahan lebih lama. 3. Alis Para peneliti percaya, alis dapat melindungi mata dari keringat dan air hujan, sehingga membantu nenek moyang untuk berburu. Namun menurut Lieberman, alis juga berfungsi untuk menunjukkan emosi sehingga membantu dalam berkomunikasi. 4. Usus buntu Usus buntu merupakan organ vestigial, yang artinya kehilangan banyak fungsi awalnnya karena proses evolusi. Awalnya, kata Lieberman, organ ini berfungsi sebagai wadah fermentasi pada usus. Namun karena manusia tidak lagi makan makanan berkualitas rendah seperti rumput, maka organ ini tidak lagi berfungsi. Namun penelitian menunjukkan, organ ini mungkin penting sebagai tempat tumbuhnya banyak bakteri "baik". Baca juga : Apakah Minum Susu Bikin Tubuh Gemuk? 5. Amandel Amandel merupakan organ yang penting untuk sistem imun. Melalui mulut, bakteri banyak masuk ke dalam tubuh. Nah, untuk mencegah infeksi, maka sel imun di tenggorokan melancarkan aksi melawan bakteri tersebut . 6. Gigi bungsu Gigi merupakan organ yang sudah tumbuh meski belum digunakan. Artinya meskipun gigi bungsu baru terlihat setelah dewasa, namun sejatinya organ ini sudah tumbuh jauh sebelumnya. Dulu manusia membutuhkan gigi bungsu untuk mendukung tulang rahang supaya tumbuh dengan baik. Namun karena manusia makan makanan yang tergolong lunak dan masak, maka tulang rahang pun tidak tumbuh dengan kapasitas penuh. Sehingga tidak ada tempat bagi gigi bungsu untuk tumbuh.