Waktu Posting : 07-07-2016 22:58 | Dibaca : 2379x
Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter.
Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker.
Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis.
Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu
Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh.
Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah.
Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma
Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat.
Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.
Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.
Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus.
Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.
Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.
29-05-2014 09:50
Assalamualaikum :) Mba dr lely ,,, hihi maaf lagi pen nyobain konsul via web :p Mba memang nya kalau di bawah usia 6 bln ( yg seharusnya hanya mengkonsumsi asi ), trus diberikan asupan makanan selain asi dan bahkan makanan orang dewasa, apakah akan menyebabkan penyakit2 lambung dan semacamnya pada usia dewasa? Kok banyak yg bilang gt ya ... atau cuma mitos? hehe Jazakillah mba dr lely. Wassalamualaikum warahmatullah
14-09-2017 07:14
Ciri-ciri Penyakit Diabetes pada Wanita - Penyakit Diabetes Melitus adalah penyakit jangka panjang atau kronis yang ditandai dengan kadar gula darah atau glukosa yang jauh di atas normal. Dan glukosa itu sendiri sangat penting perannya bagi kesehatan tubuh manusia karena sebagai sumber energi yang utama baik bagi otak maupun bagi sel-sel yang membentuk otot serta jaringan pada tubuh. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun terhadap wanita, ada beberapa ciri yang khusus. Ada baiknya mengetahui gejala-gejala terserang penyakit diabetes yang terjadi pada setiap orang, yaitu sebagai berikut : Meningkatnya rasa haus Meningkatnya rasa lapar Sering buang air kecil Sering merasa kelelahan Berat badan turun tanpa sebab Merasa mual dan muntah-muntah Mulut terasa kering Kulit terasa gatal Kemampuan melihat berkurang Proses penyembuhan luka berlangsung lama Di samping gejala-gejala di atas yang secara umum, terdapat gejala yang khusus yang terjadi pada wanita, yaitu : Infeksi pada area vagina Infeksi jamur di area organ intim wanita Mengalami gangguan fungsi hormonal Seringkali mengalami depresi Kadar kolesterol yang dimiliki lebih tinggi jika dibandingkan dengan pria Mengalami polycystic ovary syndrome atau kondisi terganggunya fungsi ovarium pada wanita yang berada di usia subur Apabila terdapat gejala-gejala di atas namun terkadang tidak disadari, sebaiknya melakukan pemeriksaan lebih lanjut agar mendapat diagnosa yang pasti. Dan bagi yang telah terdiagnosa menderita sakit diabetes jangan berkecil hati. Tak ada salahnya mencoba obat diabetes alami yaitu dengan mengkonsumsi buah mengkudu . Buah mengkudu telah terbukti khasiatnya dalam menyembuhkan penyakit diabetes. Mengkudu memiliki kandungan seperti vitamin, serat alami, kalium, fosfor serta kandungan nutrisi lainnya yang bermanfaat bagi penderita diabetes. Selain itu juga mengandung antioksidan yang tinggi sehingga dapat membantu dalam proses penyembuhan diabetes.
09-08-2017 12:24
Banyak sekali orang yang mengalami masalah dengan berat badan. Tak jarang pula mereka harus rela melakukan diet ketat untuk membuang lemak yang ada pada tubuh. Banyak cara untuk mendapatkan tubuh ideal, baik dengan melakukan diet sehat dengan mengkonsumsi sayur dan buah, menggunakan obat herbal , atau olahraga secara rutin. Namun yang perlu diingat, lakukan diet dengan benar jangan sampai salah langkah dengan melakukan diet ekstrim yang justru akan berbahaya bagi kesehatan. Menurunkan berat badan dengan cepat, aman dan tanpa efek samping merupakan idaman dan menjadi pilihan banyak orang. Melangsingkan tubuh secara alami atau dengan menggunakan obat herbal terbukti ampuh dan aman tanpa menimbulkan efek samping bagi tubuh. Mendapatkan tubuh ideal merupakan suatu kebanggaan bagi pria maupun wnaita. Mereka akan tampil lebih percaya diri serta dapat beraktifitas dengan nyaman dan sehat. Bukan hanya itu, mereka pun akan lebih mudah mendapatkan ukuran baju yang pas dimanapun mereka berada. Bagi Anda yang sedang melakukan diet untuk mendapatkan tubuh ideal. Jangan lupa untuk mengetahui apa saja yang menjadi penyebab berat badan naik secara drastis karena percuma saja melakukan diet jika tidak diimbangi dengan menghindari penyebabnya. Berikut ini beberapa penyebab berat badan dapat naik secara drastis, antara lain : Stres, usia diatas 40 tahun, kondisi medis seperti kekurangan hormon tiroid, terlalu banyak mengkonsumsi gula dan obat-obatan. Ada beberapa cara cepat menurunkan berat badan secara alam, yaitu : # Mengkonsumsi Makanan Penurun Berat Selama ini makanan merupakan faktor utama penyebab berat badan naik drastis. Namun, ada beberapa jenis makanan yang justru dapat membuat tubuh menjadi lebih sehat dan ideal. Apa saja makanan tersebut? 1. Konsumsi Sayur Sup. Didalam sayur sup mengandung berbagai macam zat yang dapat mengikis lemak dalam tubuh sehingga dapat bermanfaat bagi kesehatan dan menurunkan berat badan. 2. Konsumsi Cokelat Panas. Setiap satu cangkir cokelat panas terkandung antioksidan yang berperan besar untuk menurunkan hormon kortisol yang berfungsi meningkatkan lemak dalam tubuh. 3. Telur dan Sosis. di dalam telur dan sosis mengandung banyak protein yang membuat perut lebih mudah kenyang setelah mengkonsumsinya. Selera makan akan berkurang drastis jika mengkonsumsi kedua makanan ini. 4. Kopi. Kopi dapat meningkatkan metabolisme tubuh karena mengandung asam klorogenat antioksidan (CGA). Asam ini akan membakar timbunan lemak di dalam tubuh. # Berolahraga Olahraga merupakan cara cepat untuk menurunkan berat badan karena saat melakukan gerakan olahraga maka otomatis akan membakar lemak dalam tubuh sehingga berat badan akan ikut menurun. Olahraga 1 : Berenang Olahraga 2 : Sit Up Olahraga 3 : Push Up Olahraga 4 : Berjalan Cepat Olahraga 5 : Lari # Mengkonsumsi Obat Penurun Berat Badan Saat mengkonsumsi obat penurun berat badan harus berhati-hati, perhatikan komposisi apa saja yang menjadi bahan baku obat tersebut. Usahakan menggunakan obat herbal yang aman dan tidak menimbulkan efek samping.