Waspada, Ini 5 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis!

Additional Image

Waktu Posting : 07-07-2016 22:58 | Dibaca : 2425x

Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter.

Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker.

Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis.

Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu  

 

 

- Diagnosis: Depresi
Penyakit sebenarnya: Sleep apnea

 

Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh.

Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah.

Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma 

 

- Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome)
Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac

 

Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat.

Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda.

 

 

- Diagnosis: Migrain
Penyakit sebenarnya: Stroke

 

Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke.

 

 

- Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi)
Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh)

 

Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus.

Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut.

 

 

- Diagnosis: Multiple sclerosis
Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme

 

Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Tahukah Anda, Memaafkan Bisa Buat Tubuh Semakin Sehat

24-06-2014 06:39

Bulan Ramadan selekasnya tiba. Anda yang beragama Islam pasti tidak sabar menanti hadirnya bulan yang penuh barokah ini. Ada saran supaya tiap-tiap orang memaafkan orang lain sebelum saat masuk bulan Ramadan. Saran itu nyatanya benar, lantaran memaafkan orang lain bakal bikin tubuh lebih sehat serta dapat melaksanakan puasa dengan maksimal. Inilah berbagai manfaat memaafkan orang lain serta hubungan dengan kesehatan Anda. Melindungi Jantung Terus Sehat Memaafkan orang lain amat erat hubungannya dengan kesehatan jantung. Suatu riset menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang hidupnya dipenuhi dendam condong mempunyai detak jantung yang cepat serta ini tak sehat. Sedang orang yang gampang memaafkan mempunyai detak jantung yang lebih rendah. Semakin keras detak jantung, kerja jantung makin terbebani. Maka jangan sampai Anda membebani jantung Anda. Maafkanlah, serta jantung Anda bakal berterima kasih pada Anda.   Baca juga : Tahukah anda, Memaafkan Bisa Buat Tubuh semakin Sehat Menurunkan Tingkat Stres Anda ketahui apa pemicu penyakit-penyakit berat di zaman ini? Stres. Satu kata yang barangkali bikin Anda tertawa, namun itu benar. Dimulai dari sakit jantung, stroke, sakit mental juga bunuh diri, seluruhnya dapat dipicu oleh stres. Fakta dari riset di Hope College menunjukkan bahwasanya memaafkan bakal menurunkan hormon stres. Orang yang memaafkan pula lebih terlindungi dari masalah mental. Menurunkan Tensi Darah Punya masalah dengan tensi darah? Maka Anda dapat bikin daftar siapa-siapa saja orang yang belum Anda lupakan kesalahannya serta belum Anda maafkan. Suatu riset menunjukkan bahwasanya orang yang ingin memaafkan orang lain mempunyai tensi darah lebih stabil serta terlepas dari persoalan tensi darah diri.   Baca juga : Cara Mencegah Terjadinya Batu Empedu Kurangi Rasa Nyeri Ada yang katakan, orang yang memaafkan condong tak gampang sakit, itu benar. Suatu riset yang dikerjakan oleh Duke University Medical Center menunjukkan bahwasanya beberapa orang yang memaafkan semakin dapat tak rasakan sakit serta nyeri. Intinya, bila Anda tetap dendam serta tak ingin memaafkan, tubuh Anda bakal menaruh rasa sakit serta nyeri dalam kurun waktu yang lama. Perpanjang Umur Usia itu rahasia Tuhan, itu benar. Tetapi selaku manusia, tiada kelirunya berusaha supaya umur kita panjang. Bila umur kita panjang, kita pun dapat melaksanakan ibadah serta semakin lebih berguna untuk sesama. Satu diantara jalan untuk panjang usia ialah memaafkan. Riset lain menunjukkan bahwasanya orang yang memaafkan serta tak mengungkit-ungkit kekeliruan orang lain lebih bahagia dengan hidupnya serta mempunyai umur yang lebih panjang. Demikianlah berbagai manfaat dari memaafkan. Tak cuma hati Anda yang lega, tubuh Anda pula jadi lebih sehat. Maka maafkanlah orang lain, maka tubuh Anda lebih siap untuk terus sehat sepanjang menggerakkan beribadah puasa.

Featured Image
Waspadai Stroke Di Usia Muda

30-06-2014 19:31

Stroke didefinisikan semacam manifestasi klinik masalah otak fokal (setempat) atau global (menyeluruh) yang berjalan lebih dari 24 jam disebabkan masalah pembuluh darah. Dengan kata lain, peristiwa stroke melibatkan komponen pembuluh darah (meliputi yang termuat di dalamnya) di otak, masalah saraf pusat (otak atau sumsum tulang), serta berjalan cukup lama. Rencana utama yang butuh dimengerti juga disini ialah kekurangan oksigen dari beberapa sel otak untuk bekerja. Oleh karenanya, sumbatan pembuluh darah serta kurangnya aliran sel darah merah didalam otak oleh hal apa pun bisa menimbulkan stroke pada ujung-ujumgnya. Dengan cara garis besar, stroke dikelompokkan jadi dua : stroke perdarahan atau stroke penyumbatan (dikatakan iskemik). Pada orang muda, stroke penyumbatan seringkali didapati dari pada stroke perdarahan.   Baca juga : Turunkan Kadar Kolesterol Anda dengan 5 Makanan Ini Beberapa unsur resiko terkena stroke memanglah bisa ditemukan pada orang muda serta temuan itu sedikit tidak sama pada orang yang lebih tua. Pada umur atau usia muda, perhatian ditujukan pada berbagai unsur resiko seperti tersebut di bawah ini  : Merokok. Merokok sejumlah 1-10 batang /hari mempunyai resiko 2.2 kali, sedang lebih dari atau sama juga dengan 40 batang rokok /hari berisiko 9.1 kali. Dalam hubungan dengan stroke, penambahan pembekuan darah dan rusaknya susunan pembuluh darah jadi mekanisme yang ditimbulkannya hingga memudahkan penimbunan lemak ataupun sumbatan didalam pembuluh darah dengan cara menyeluruh, tergolong didalam otak. Migrain. Migrain memegang fungsi sampai 2 kali lipat dari pada orang tidak dengan migrain dalam membuat stroke. Tetapi, belum banyak terjelaskan bagaimana mekanismenya. Sangkaan paling akhir memperlihatkan penurunan aliran darah di otak lantaran memanglah migrain memperlihatkan terjadinya penyempitan pembuluh darah disebabkan spasme waktu serangan. Umumnya pembuluh darah di tepi belakang semakin banyak terkena. Cermati juga bahwasanya kelainan di pembuluh darah itu sendiri bisa mengakibatkan migrain yang berlanjut jadi stroke, seperti rusaknya susunan pembuluh darah. Kehamilan. Kehamilan tidak sering mengakibatkan stroke. Biasanya peristiwanya berkisar pada berhari-hari mendekati sampai 6 minggu setelah kelahiran. Butuh dipahami bahwasanya kehamilan itu sendiri tidaklah jadi aspek resiko stroke, tetapi berbagai situasi yang diakibatkannyalah sebagai pencetus kemungkinan munculnya stroke. Kehamilan bisa mengakibatkan darah lebih kental, eklamsia, atau pergantian pada susunan jantung. Munculnya situasi tersebutlah sebagai aspek resiko terjadinya stroke. Obat Terlarang. Obat terlarang suntikan barangkali mengakibatkan terbentuknya sumbatan disebabkan dari beberapa bahan asing penyerta dan infeksi pada jantung selau asal-muasal peristiwa stroke pada pasien. Obat-obatan dengan efek pada saraf simpatis bisa mengakibatkan juga peradangan pada pembuluh darah, penambahan pembekuan darah, sampai hipertensi mendadak. Amfetamin serta kokain adalah misal obat yang bisa mengakibatkan hal itu. Kontrasepsi Oral. Kontrasepsi oral, terlebih dengan kandungan estrogen tinggi, mempunyai resiko 4 kali lipat, sedang estrogen rendah berisiko 2 kali lipat. Tetapi, dengan cara seluruh riset, masalah stroke pada mereka yg konsumsi pil kontrasepsi tergolong rendah (4 dari 100. 000 wanita per tahun). Resiko itu umumnya baru meningkat bila memanglah mempunyai migrain atau aspek resiko yang lain. Stroke Dimulai Kelainan Organ Badan Temuan lain yang lebih tidak sering semacam pemicu stroke pada umur muda ialah kelainan jantung, infeksi, serta kelainan ketahanan badan.   Baca juga : Mengenal Penyebab Xerostomia (Mulut Kering) dan Cara Mencegahnya Kelainan Jantung. Kelainan jantung yang disebut meliputi masalah irama jantung, rusaknya katup jantung, serta kelainan susunan jantung. Seluruhnya menyebabkan munculnya bekuan darah yang tetap labil hingga bisa terbawa dalam aliran darah sebelum saat pada akhirnya menyumbat pembuluh darah yang diameternya lebih kecil dari ukuran sumbatan itu. Infeksi. Infeksi pemicu stroke bisa disebabkan oleh tuberkulosis, hepatitis C, hepatitis B, HIV, sifilis, serta parasit (sistiserkus). Kelainan Daya Tahan Badan. Kelainan imunitas seperti lupus ikut bertindak oleh lantaran pembentukan berlebihan dari reaksi ketahanan badan berkumpul membuat satu sumbatan. Aterosklerosis (penyempitan pembuluh darah oleh lantaran endapan lemak) tidak sering didapati pada masalah stroke orang muda, namun memanglah di ketahui berlangsung penambahan pembentukan aterosklerosis di lingkungan orang muda saat saat ini tiada tanda-tanda. Untuk sifilis, tuberculosis, serta HIV, pengambilan cairan otak yang biasanya dikerjakan lewat tulang belakang dibutuhkan untuk konfirmasi diagnosis. Tak disangkal bahwasanya tetap ada kira-kira sepertiga masalah stroke pada umur muda yang pemicunya belum di ketahui, hingga riset selalu berjalan untuk mencari pemicu baru. Perhatian pada kesehatan jantung, infeksi, kelainan systemik lain, pemakaian obat-obatan spesifik barangkali mencetuskan stroke di umur muda. Tak tertutup kemungkinan bahwasanya di umur muda seorang telah memperlihatkan pembentukan aterosklerosis tidak dengan disadari hingga modifikasi gaya hidup telah dibutuhkan lebih dini.

Featured Image
Kenali Cara Media Sosial Merusak Kesehatan Mental

21-06-2014 07:07

Kita hidup di zaman saat media sosial seperti Facebook, Twitter, YouTube, serta yang lain jadi sisi dalam hidup. Untuk beberapa orang, media sosial juga jadi sisi utama yang tidak cuma dipakai semacam hiburan tetapi semacam perpanjangan diri mereka untuk sharing pikiran, masa lalu, serta juga perasaan didunia maya. Dengan peran yang cukup besar yang didapatkan pada media baru ini, beberapa orang tidak mengerti efek dari media sosial pada hidup mereka, satu diantaranya pada kesehatan mental. Sudah banyak riset yang membuka kaitan pada media sosial dengan kesehatan mental. Di bawah ini ialah cara-cara media sosial dapat memengaruhi serta mengakibatkan kerusakan kesehatan Anda: 1. Terasa senantiasa kekurangan Media sosial dapat jadi arena pamer untuk pemakainya. Dengan cara tidak sadar terkadang Anda juga juga bakal membanding-bandingkan diri dengan citra yang di buat rekan Anda di media sosialnya. Memperhatikan orang lain lebih bahagia serta berhasil dengan hidupnya dapat bikin Anda terasa serba kekurangan serta tak sebagus mereka. Riset membuka bahwasanya kerap memperbandingkan diri dengan rekan di media sosial bakal mengakibatkan robohnya rasa yakin diri serta tidak tidak sering mengakibatkan stres atau depresi.   Baca juga : 5 Kebiasaan yang Bisa Cegah Obesitas bagi Wanita Kantor   2. FOMO FOMO (Fears of Missing Out) ialah satu diantara efek dari biasanya memakai media sosial. FOMO adalah arti yang dipakai untuk menyebutkan ketakutan bakal ketinggalan info atau peluang berhubungan. Media sosial berikan akses yang terbuka untuk hubungan dengan adanya banyak orang. Tetapi saat pemakaian serta perannya terlalu berlebih, seorang bakal terasa terikat dengan media sosial lantaran takut melupakan peluang berhubungan dengan rekannya. Tidak heran bila beberapa orang yang terasa 'menempel' pada media sosialnya serta terasa tidak nyaman bila tidak mengecek media sosial tiap-tiap jam. 3. Takut sendirian Sesudah menggunakan banyak waktunya di media sosial, seorang bakal terasa kesepian. Media sosial tawarkan hubungan yang tidak terbatas. Aktif di media sosial seakan bikin Anda tidak sempat sendirian serta senantiasa dikelilingi oleh orang yang 'memperhatikan' Anda. Karenanya, terlampau banyak memakai media sosial bakal menyebabkan rasa takut sendirian. Anda bakal mulai susah menggunakan saat sendiri serta takut terasa sendirian.   Baca juga : 8 Manfaat Sehat dari Minyak Ikan yang Sebaiknya Anda Tahu 4. Lepas dari kehidupan nyata Beberapa orang yang memakai jati diri mereka didunia maya serta media sosial selaku deskripsi yang ideal terhadap diri mereka serta kehidupan mereka. Sering kali mereka melakukan banyak usaha pada profil didunia maya sampai mereka sendiri terasing dari kehidupan mereka yang sebenarnya. Beberapa orang sejenis ini umumnya kesusahan untuk berhubungan dengan cara segera didunia riil. Mereka bakal terasa canggung serta kuatir, tetapi bakal jadi benar-benar nyaman saat berhubungan didunia maya. 5. Kecanduan Seluruh persoalan diatas selanjutnya bakal mengerucut pada satu persoalan yang paling beresiko, yakni kecanduan media sosial. Hasrat kita untuk selalu log in serta memakai media sosial selanjutnya bakal menyebabkan titik pada otak yang terkait dengan kecanduan. Tiada di sadari Anda pada akhirnya bakal jadi kecanduan serta mempunyai ketergantungan untuk selalu memakai media sosial. Demikianlah beberapa persoalan psikologis serta kesehatan mental yang dapat dikarenakan oleh adanya media sosial. Pakai media sosial dengan cara seperlunya serta sesuai sama keperluan Anda. Jangan sempat aktivitas di media sosial malah semakin banyak konsumsi saat Anda dibanding dengan kebutuhan didunia riil. Terdapat beberapa kesibukan lain yang lebih bermanfaat di banding dengan 'nongkrong' tiada maksud di media sosial.

...