Waktu Posting : 25-04-2016 04:57 | Dibaca : 2819x
20-08-2014 18:59
Virus Ebola pertama kali diketemukan pada 1976, virus ini sudah berkali-kali menebar di berbagai wilayah di Afrika membunuh beberapa ribu orang. Di samping itu, penyebaran yang cepat menyebabkan penyakit ini jadi satu diantara wabah yang paling menakutkan didunia. Ada lima spesies virus Ebola : Zaire, Sudan, Tai Forest, Bundibugyo, serta Reston. Spesies Zaire menyebabkan satu diantara wabah yang paling mematikan serta tingkat kefatalannya dapat hingga 90%. Bagaimana penyebaran virus Ebola? Manusia bisa tertular virusnya dari binatang melalui kontak langsung yang dilaksanakan dengan darah binatang yang terinfeksi, kotoran, atau mungkin cairan lain yang keluar dari tubuh. Kecuali itu, WHO pula mencatat bahwasanya pengobatan tradisional serta paktik penguburan di lokasi pedesaan jadi aspek dari penyebaran penyakit ini. Baca juga : Meredakan Stres dengan Makanan Bermanfaat Alami Penyakit yang dikarenakan oleh virus ebola masih menghantui beberapa orang di penjuru dunia. Pasalnya, penyakit ebola kembali mewabah yang tak cuma menyerang beberapa orang di daerah aslinya, yakni berbagai negara di Benua Afrika. Penyakit ini dicurigai mulai menebar ke benua lain seperti Eropa. Tak tertutup kemungkinan masyarakat di Asia juga dapat terserang ebola. Setiap saat satu diantara sel terinfeksi virus Ebola, rusaknya serta hadirnya partikel virus bakal membuat aktif molekul yang dikatakan sitokin. Pada badan yang sehat, sitokin ini bertanggungjawab memprovokasi tanggapan inflamasi hingga tubuh tahu bila tengah terserang benda asing. Namun dalam masalah pasien Ebola, sitokin yang terlampau banyak bakal mengakibatkan beberapa gejala seperti flu, yang disebut sinyal pertama dari terinfeksi virus Ebola. Virus ebola memanglah ganas waktu menginfeksi. Pasien bakal mengalami tubuh yang amat tak nyaman. Virus itu menyebabkan gejala demam, mual, pendarahan internal serta eksternal, serta banyak gejala yang lain. Terkadang pasien menderita gejala seperti orang terserang penyakit tipus, malaria, atau mungkin desentri. Baca juga : Inilah Diet yang Perlu Diikuti Penderita Glaukoma Langkah pencegahan amat penting supaya ebola tak hingga menjangkiti. Ada berbagai jalan untuk mencegah penularan virus ebola : Jauhi berpegian ke daerah yang di ketahui semacam tempat awal diketemukannya wabah ebola. Bisa saja virus terus berkembang di daerah itu. Umpamanya bila Anda hendak ke Afrika, cari info terlebih dulu negara yang sampai kini jadi tempat penyebaran penyakit ebola. Bersihkan tangan ialah satu diantara langkah tepat untuk mencegah beragam penyakit. Dari tangan yang kotor, banyak penyebab penyakit masuk ke pada badan. Bersihkan tangan menggunakan sabun atau mungkin cairan antiseptik dengan kandungan alkohol minimum 60 % menolong mencegah penularan bakteri patogen serta virus. Jauhi konsumsi daging hewan liar terlebih di lokasi sebagai epidemi ebola. Kecuali itu, jauhi juga berdekatan dengan hewan iar yang masih hidup ditempat itu. Bila Anda berbarengan orang yang terinfeksi ebola, jauhi kontak fisik dengannya. Virus bisa menular lewat darah, air mani, cairan vagina, sampai air liurnya. Penularan umumnya amat cepat waktu pasien telah wafat atau mungkin dalam keadaan kronis. Mengerti prosedur ingindalian infeksi ebola. Petugas kesehatan bakal memandu untuk hal itu. Umpamanya Anda bakal dianjurkan untuk menggunakan sarung tangan, masker, sampai pelindung mata. Termasuk juga, Anda dituntut untuk memahami jalan menyeterilkan alat kesehatan sampai jalan buang jarum yang sudah terpakai oleh pasien. Bila ada pasien ebola yang mati, janganlah asal untuk mengatasi. Pasalnya, virus masih dapat menjalar sekalipun pasien tak bernyawa lagi. Biarlah tim dokter yang menguburkannya dengan prosedur khusus.
03-10-2014 17:41
Apakah anda hendak meminum kopi atau cuma hendak sebatas ikuti trend sembari nongkrong bersama-sama dengan rekan-rekan? Saat ini sangat banyak kedai kopi yang bermunculan, namun anda hendak meminum kopi yang bersahabat juga dengan Anda? saat ini ada pula kopi instan dengan banyak pilihan. Namun anda pula mesti waspada apabila anda mempunyai penyakit lambung atau dapat di kenal dengan penyakit maag. Cafein yang terdapat didalam kopi sendiri bisa menyebabkan timbulnya asam lambung yang mengakibatkan rasa sakit di lambung. Menentukan kopi yang aman untuk lambung pasti amat utama terlebih untuk penderita penyakit maag, hal semacam ini pasti lantaran kopi memiliki kandungan cafein yang bisa menyebabkan kenaikan asam lambung. Pilih kopi yang jitu mesti jadi perhatian, lantaran sekarang ini minum kopi tak cuma jadi hoby, tetapi pula jadi tren pola hidup yang selalu diminati.  Baca juga : Cara Menjalankan Pola Hidup Sehat Menurut pakar kopi yaitu Adi W. Taroepratjaeka, sesungguhnya apabila meminum kopi tak senantiasa beresiko jelek pada lambung anda, pada intinya kopi itu memiliki karakter yang asam. Pada kopi yang berjenis espresso biasanya memiliki kandungan keasaman seputar 5 – 5, 5. Walau sebenarnya juice jeruk memiliki kandungan pH 4 serta pula pada makanan rujak yang memiliki kandungan pH 3, 5. Apabila anda makan dengan kandungan asam yang umum, kenapa ini tak berlaku pada kopi? Ini lantaran kandungan asam kopi memiliki penyebab yang cepat yang menyebabkan timbulnya asam lambung terlalu berlebih. Kopi tipe arabika, menurut sesungguhnya cukup aman untuk lambung penderita maag lantaran memiliki kandungan cafein yang lebih rendah. Hal semacam ini sudah dibuktikan dengan berbagai orang yang memiliki sakit maag, namun masih tetap aman saat konsumsi kopi Arabika. Kandungan cafein yang tinggi pada kopi memanglah bisa berbentuk toksin, serta lambung memiliki batas spesifik untuk mentolerir cafein yang dikonsumsi. Adapun batas normal minum kopi ialah dua cangkir satu hari, yang memiliki kandungan cafein setara dengan tiga shot espresso. Batasan itu dinilai aman, bahkan juga dapat menyehatkan untuk tubuh.  Baca juga : ALS dan Permasalahannya Bagi Kesehatan Sekarang ini beberapa orang yang bikin kopi dari biji yang pecah serta kecil. Dengan jalan ini, jadi seorang bakal memerlukan jumlah kopi yang semakin banyak untuk secangkir kopi, serta nyatanya hal semacam ini pula bakal membuahkan kandungan cafein yang semakin banyak pada secangkir kopi, dibanding dengan kopi yang di buat dari bubuk kopi halus. Tentang banyak buatan kopi putih instan yang di jual, baiknya tak dikonsumsi terlalu berlebih. Lantaran walau aman untuk lambung, tetapi kandungan gulanya terlampau tinggi. Tidak sama dengan kopi hitam yang walau manis, tetapi terbagi dalam komposisi kopi yang semakin banyak dibanding dengan gula yang dipakai. Sedang kopi putih instan, memiliki kandungan gula serta krimer yang lebih tinggi dibanding gulanya.
07-07-2016 22:58
Beberapa penyakit terkadang memiliki gejala yang sama sehingga salah diagnosis bisa terjadi. Oleh karena itu, jelilah mengamati gejala penyakit sehingga kita bisa memberikan informasi yang jelas kepada dokter. Gejala seperti diare berkepanjangan, berat badan turun tanpa sebab, dan sakit perut merupakan gejala yang bisa menandakan berbagai penyakit, misalnya radang usus ataupun kanker. Diagnosis yang tidak tepat akan membuat pengobatan yang diberikan tidak optimal dan akhirnya penyakitnya akan berkepanjangan. Ketahui apa saja penyakit yang paling sering salah didiagnosis. Baca juga : Efek Terburuk Jika Bayi Diberi Vaksin Palsu - Diagnosis: Depresi Penyakit sebenarnya: Sleep apnea Sleep apnea merupakan gangguan tidur yang menyerupai depresi. Studi menunjukkan, setidaknya ada 73 persen pasien yang mengidap sleep apnea dengan gejala mirip dengan depresi, seperti bad mood, menyakiti diri sendiri, dan pikiran untuk bunuh diri. Namun, ketika pasien tersebut dirawat dengan perawatan untuk sleep apnea, sembilan di antaranya sembuh. Gejala-gejala kondisi ini meliputi perasaan sedih atau putus asa, tidak bertenaga, dan kecemasan bisa dikatakan mirip dengan gejala depresi. Penyakit lain dengan gejala yang mirip adalah masalah tiroid, penyakit bipolar, kekurangan vitamin D, dan gula darah rendah. Baca juga : Umur Pria Menentukan Subur Tidaknya Sperma - Diagnosis: IBS (irritable bowel syndrome) Penyakit sebenarnya: Penyakit celiac Penyakit celiac merupakan gangguan pencernaan yang bisa dipicu oleh terlalu banyak mengonsumsi gluten, seperti roti. Penyakit ini terkadang butuh waktu cukup lama, yakni 6-10 tahun sebelum terdeteksi akurat. Gejala penyakit celiac hampir sama dengan masalah pencernaan lain sehingga dokter banyak yang keliru dan harus mengidentifikasi apa yang terjadi dengan usus Anda. - Diagnosis: Migrain Penyakit sebenarnya: Stroke Jika Anda berusia di bawah 50 tahun dan mengalami mati rasa, sulit berbicara, penglihatan kabur, terkadang dokter mendiagnosisnya sebagai migrain, vertigo, atau keracunan alkohol. Ketika peneliti mengkaji ulang data pasien yang berusia 16-50 tahun, 14 persen di antaranya dipulangkan karena hanya sakit kepala atau mabuk. Salah satu penyebabnya adalah karena sangat jarang orang berusia kurang dari 45 tahun yang terkena stroke. - Diagnosis: Artritis reumatoid (radang sendi) Penyakit sebenarnya: Fibromyalgia (nyeri tubuh) Gejala arthritis, yakni rasa nyeri dan bengkak pada persendian, sering dirasakan pula oleh penderita fibromyalgia. Penyakit ini juga memiliki gejala sakit kepala, mengantuk, dan tidak nyaman pada usus. Jika sakit pada tubuh berpindah-pindah ke bagian tubuh yang lain dan berlangsung selama tiga bulan, segera periksa ke dokter untuk penanganan fibromyalgia lebih lanjut. - Diagnosis: Multiple sclerosis Penyakit sebenarnya: Penyakit lyme Kelelahan, sakit kepala, nyeri otot, dan sendi adalah gejala yang bisa muncul pada penderita multiple sclerosis dan penyakit lyme. Gejala lyme juga menyerupai penyakit lain, seperti fibromyalgia dan flu.