Waktu Posting : 26-05-2014 00:52 | Dibaca : 2901x
13-07-2014 18:45
Galaktosemia merupakan kelainan dimana badan tak dapat memetabolisme galaktosa. Hal semacam ini dikarenakan oleh ada defisiensi enzim galactose-1-phosphate uridyl transferase yang bertindak merubah galaktosa jadi glukosa untuk lalu dipakai selaku tenaga. Galaktosa yang tak bisa dimetabolisme itu bakal terakumulasi dalam darah serta dan menyebabkan berbagai persoalan kesehatan seperti mual, muntah, diare, jaundice, hipoglikemi, pembengkakan hati, retardasi mental, katarak, masalah dalam proses pembekuan darah, kerentanan pada infeksi, atau juga rusaknya organ yang lain. Oleh karenanya butuh dilaksanakan perlakuan yang pas, satu diantaranya yakni penyusunan diet yang sesuai. Hal yang butuh dicermati pada diet untuk galaktosemia ialah konsumsi galaktosa dari makanan. Satu diantara sumber galaktosa yakni susu serta pula hasil olahannya seperti keju, yogurt, mentega, cream, serta beberapa produk lain yang memiliki kandungan susu. Lantaran makanan yang tak bisa diberikan pada pasien galaktosemia adalah asupan sumber kalsium dan protein, maka butuh dikerjakan modifikasi diet untuk terus mencukupi konsumsi protein serta kalsium sesuai akan keperluan. Baca juga : Hanya Mengkonsumsi Jus Setiap Hari, Bolehkah? Untuk mencukupi keperluan protein, pasien galaktosemia tetap bisa konsumsi pangan hewani kecuali susu seperti daging sapi, daging unggas serta pula telur. Susu kedelai pula bisa diberikan semacam substitusi susu sapi, baik untuk mencukupi kecukupan protein ataupun kalsium. Kecuali itu, keperluan kalsium pula bisa didapat dari sumber makanan nabati yakni sayuran hijau seperti brokoli serta pula olahan kacang kedelai yang lain. Tetapi jika konsumsi kalsium dari sumber-sumber itu belum memenuhi, bisa diberikan suplementasi kalsium. Namun, sudah pasti hal itu butuh pertimbangan selanjutnya hingga pemenuhan keperluan kalsium dari makanan tetap merupakan penyelesaian yang paling utama. Baca juga : Rahasia Sukses Turunkan Berat Badan Utama, vitamin! Zat gizi lain yang butuh dicermati ialah vitamin yang bisa didapat dari buah serta sayuran. Vitamin itu bisa menolong melindungi ketahanan badan pada infeksi, mengingat pasien galaktosemia rawan pada nfeksi. Hingga kecukupan vitamin butuh dicermati. Kecuali itu, untuk persoalan muntah serta diare pada pasien galaktosemia, mesti diberikan cairan serta pula elektrolit yang cukup untuk hindari terjadinya dehidrasi. Kesuksesan penyusunan diet untuk pasien galaktosemia sudah pasti amat di pengaruhi oleh peran keluarga. Hingga butuh dikerjakan edukasi gizi tentang galaktosemia dan dietnya tak cuma untuk pasien tetapi pula pada keluarga, terlebih ibu. Hal semacam itu karena ibu merupakan orang yang bertindak dalam pemenuhan keperluan gizi keluarga. Ibu mesti pandai-pandai mengontrol makanan yang bakal dikonsumsi anak, baik makanan yang dimasak sendiri ataupun makanan yang dibeli dalam wujud siap makan. Butuh kecermatan dalam membaca label serta komposisi dalam tiap-tiap buatan makanan. Penyusunan diet yang jitu bisa kurangi sinyal serta gejala yang diakibatkan galaktosemia, dan bisa menghindari pasien dari komplikasi penyakit yang barangkali bakal nampak.
13-06-2014 19:52
Sejuta alasan terkadang dilontarkan saat berhadapan dengan kenyataan bahwa kita harus memulai olah raga. Mau joging, malas berpanas-panasan. Mau treadmill, sudah terbayang kaki yang akan super pegal. Faktor bosan juga sering kali hinggap karena membayangkan olah raga konvensional yang dianggap kurang menantang. So, jika ingin memiliki tubuh bugar, stop cari alasan! Mau coba yang berbeda? Ayo lakukan TRX (Total Resistance eXercise) atau yang banyak disebut sebagai suspension training. Pencinta olah raga ini semakin tumbuh sukur dalam dua tahun terakhir. Meski mayoritas dilakukan perempuan, tak jarang olah raga ini juga menarik minat kaum lelaki yang ingin rehat dari olah raga hardcore. Latihan ini bisa mengencangkan otot tubuh di bagian yang diinginkan dengan memfokuskan gerakan di bagian itu. Banyak orang yang mengaku tertarik dengan TRX karena unik, yakni memakai tali dan pas dicoba ternyata enak, tidak perlu ngos-ngosan seperti halnya lari, tapi bisa bakar kalori banyak sekali. Baca juga : Olahraga Malam, Sehatkah? TRX pada awalnya diciptakan oleh seorang anggota Angkatan Laut AS, Randy Hetrick. Ide latihan ini muncul ketika ia tinggal di dalam kapal selam dan tidak memiliki peralatan latihan serta terbatasnya ruangan untuk berlatih. Ia Kemudian sebagian dari perlengkapan parasut dan sabuk karatenya ia gunakan untuk membuat sebuah protottipe TRX yang dimodifikasi menjadi bentuk yang saat ini dikenal. Sejak itu, TRX didesain bagi pasukan Angkatan Laut AS untuk teknik mengolah tubuh yang efektif, namun dalam waktu singkat. Penggunaannya semakin meluas dalam tiga tahun terakhir karena sekarang, siapa pun bisa melakukannya. Metode pelatihan pada olah raga ini adalah menggunakan beban tubuh sendiri sebagai pusat gravitasi untuk melatih otot inti, misalnya bagian perut serta otot-otot tubuh lainnya. Cara penggunaannya adalah menggenggam ujung tali dengan berat badan sebagai beban. Tak seperti mesin kebugaran yang sarat dengan beban logam dan skala beban yang diatur, TRX hanya memanfaatkan tiang palang dan tali kokoh yang mampu menopang beban tubuh pemakainya. Baca juga : Bedah Plastik Estetik, Sehatkah? Bukan hanya fisik, mental pun diuji agar tetap fokus karena keseimbangan dan daya tahan juga masuk agenda latihan ini. Meski terlihat simpel, penggunanya bisa melakukan full body workout karena seluruh bagian otot tubuh bisa dilibatkan di setiap gerakannya secara otomatis. Latihan ini juga bisa dibilang unik karena secara umum menggunakan tangan atau kaki pada titik jangkar tunggal, sementara badan tidak kontak dengan lantai. Keadaan ini memberikan ketidakseimbangan sehingga memungkinkan untuk melatih keseimbangan, kekuatan daya tahan, fleksibilitas, integritas gabungan, dan pencegahan cedera. Mengingat banyaknya kaum hawa yang tertarik dengan olah raga ini, apakah ada hubungan langsung antara latihan TRX dan perampingan tubuh?
05-05-2014 08:24
Menghindari Sakit Jantung di Waktu Tua - Saat ini banyak sekali usia muda yang meninggal pada umur 30-an. Dikarena serangan jantung, hanya kena 1x serangan, langsung meninggal. Keadaan ini sebenarnya bisa dihindari, asalkan dilakukan sejak muda. Beberapa tips pending di masa muda, untuk menjaga kesehatan di masa depan: 1. Olahraga Teratur Olahraga teratur minimal 3x seminggu, durasi 1 jam. Atau 30 menit tiap hari, itu juga bisa menjaga peredaran darah kita selalu lancar. Melatih jantung kita supaya rajin memompa darah. Darah yang dihasilkan dari peredaran darah yang lancar, akan lebih encer tidak kental. Karena ciri-ciri kena penyempitan pembuluh darah yaitu memiliki darah kental, sehingga memiliki kadar kolesterol tinggi. 2. Menghindari Makan Junk Food Biasanya anak muda suka sekali dengan junk food seperti: hamburger, pizza, fried chicken, hot dog, hal itu yang membuat kolesterol tinggi di darah, dan lama-kelamaan terjadi penyempitan pembuluh darah. Walaupun masih muda, tetapi jika tiap hari makan junk food, maka siapapun akan bisa terkena penyempitan pembuluh darah, dan umur 30-an bisa kena sakit jantung. Ganti pola makannya dengan makan tanpa gorengan, sayur-sayuran dan buah-buahan bisa dijadikan alternatif yang baik. Baca juga : Penyakit yang di Anggap Ringan, Tapi Mematikan 3. Rajin Puasa Minimal seminggu 1 hari untuk puasa, ini dimaksudkan agar organ-organ tubuh kita kembali normal. Karena kenyataannya jika pada saat bulan puasa, seluruh kadar dalam darah semuanya membaik, dikarenakan asupannya secukupnya dan tidak berlebihan. Cukup 1 hari dalam seminggu untuk puasa dari subuh sampai magrib. Jika agak malas berpuasa, bisa dengan cara yaitu, makan pada saat lapar sekali, dan berhenti makan pada saat belum kenyang, ini juga membantu mengurangi asupan makanan yang berlebihan ke tubuh kita. 4. Kontrol Darah Kontrol darah untuk menjaga dari hal-hal yang melebihi batas normal. Jika kolesterol yang diatas normal, segera kurangi makanan goreng-gorengan dan junk food. Jika asam uratnya yang tinggi, kurangi sayuran yang berwarna hijau dan jeroan-jeroan. Jika trigliseridanya naik, kurangi makan karbohidrat, seperti nasi. Jika gula darah yang naik, kurangi makanan yang manis-manis. Setelah cek di laboratorium, hasilnya dijadikan patokan untuk merubah pola makan dan pola hidup, agar hasilnya semua kembali dalam batas normal. 5. Hindari Stress Stress adalah akibat dari keinginan yang tidak sesuai dengan kenyataan. Coba hindari stress dengan cara ikhlas. Lepaskan segala permasalahan kantor atau kerjaan jika berada di rumah. Tidak perlu membahas pekerjaan jika ada di rumah. Istirahatkan pikiran jika memang harus istirahat. Tidur jangan terlalu malam, dan bangun juga jangan terlalu siang. Jika stress, bisa membuat metabolisme melambat, tidak terjadinya keseimbangan tubuh, bisa jadi pusing, maag, pegal-pegal, tidak bisa tidur dan banyak lagi. Dan yang pasti bisa langsung mendapatkan serangan jantung. Akhirnya sakit jantung berkepanjangan. Dan selalu minum obat medis, padahal obat medis itu memiliki 2 mata pisau, yang satu untuk menyembuhkan penyakitnya dan satunya akan menimbulkan penyakit baru. Stress adalah sumber dari banyak penyakit, jadi hindari stress, ikhlas dan serahkan masalah pada akhirnya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Baca juga : Pentingnya Memahami Kulit dan Fungsinya 6. Gunakan Obat Herbal sebagai Pendamping Obat Medis Obat herbal harus sebagai pendamping obat medis, tidak jadi yang utama tapi juga jangan sampai dilupakan, karena obat medis awalnya juga berasal dari penelitian obat-obat herbal. Semuanya yang serba alami pasti lebih baik, karena ciptaan Allah selalu lebih sempurna daripada ciptaan manusia. Obat herbal yang paling aman adalah berbentur cairan, karena lebih cepat diserap tubuh dan tanpa efek samping ke ginjal, karena berbentuk cairan bukan ekstrak yang harus dilarutkan dahulu. Demikian penjelasan dari saya, sesuai dengan pengamatan dan pengalaman saya selama ini. Semoga bermanfaat bagi pembaca. (TTR)