Waktu Posting : 22-09-2017 00:50 | Dibaca : 1718x
15-10-2018 04:02
Kanker adalah penyakit yang sangat mematikan karena sulit disembuhkan. Terlebih saat kanker tersebut sudah pada stadium akhir atau stadium 4 yang membuat penderitanya kehilangan semangat hidup. Ada banyak faktor penyebab kanker seperti pola makan tidak sehat, berat badan berlebih (obesitas), kurang nutrisi, terlalu sering merokok, konsumsi minuman beralkohol hingga kurangnya aktivitas fisik. Banyak sekali jenis kanker yang dapat menyerang tubuh. Namun ada beberapa jenis kanker yang rentan diderita oleh kaum wanita. Berikut jenis kanker yang rentan diderita wanita : 1. Kanker serviks Knaker serviks atau kanker leher rahim rentan menyerang negara berkembang seperti Indonesia. Namun kanker ini juga mengancam para wanita di dunia. Menurut data World Health Organization (WHO), kanker serviks merupakan jenis kanker kedua yang paling banyak menyerang wnaita di Indonesia dan menjadi peringkat keempat di dunia. Menurut data, sebanyak 10,3% wnaita di Indonesia meninggal akibat terserang kanker serviks. 2. Kanker paru-paru Di tahun 2014, kasus kanker paru-paru terjadisebanyak 9,3% dan sebanyak 9,1% penderitanya meninggal dunia. Kanker paru-paru ini terjadi akibat sel-sel jaringan paru-paru tumbuh di luar dan membentuk tumor yang menyebabkan tubuh tidak berfungsi dengan baik sehingga kualitas hidup menurun drastis. 3. Kanker payudara Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak menyerang wanita di Indonesia. Kanker payudara ini akibat munculnya sel-sel kanker di jaringan payudara yang meliputi kelenjar susu, lemak, saluran payudara dan jaringan ikat. Penyebab kanker payudara yaitu kelainan genetik, hormon dan gaya hidup yang buruk. Dari 49,9% kasus kanker payudara di tahun 2014, angka kematiannya mencapai 21,4%. 4. Kanker usus besar Di tahun 2014, sebanyak 11,7% kasus baru kanker usus besar muncul. Penyebab kanker ini diantaranya riwayat kesehatan keluarga memiliki polip di rektum atau usus besar dan memiliki radang usus. Risiko kanker usus besar akan semakin meningkat saat wanita memiliki berat badan berlebih akibat terlalu banyak mengonsumsi makanan mengandung lemak yang tinggi terutama lemak hewani. 5. Kanker ovarium Di tahun 2014 kasus kanker ovarium meningkat sebanyak 10,23%. Biasanya jenis kanker ini menyerang wanita berusia diatas 55 tahun. Namunkanker ini juga tak menutup kemungkinan dapat menyerang remaja dan anak-anak. Gejala kanker ovarium antara lain perut kembung, berat badan turun drastis, siklus haid tidak teratur dan panggul terasa tidak nyaman.
03-04-2016 18:42
Tips Mengurangi Polusi Udara Di Dalam Rumah - Kerancuan udara didalam ruang biasanya dikarenakan oleh udara dari luar tempat tinggal serta partikel atau gas yang dilepaskan dari perlengkapan serta benda-benda didalam tempat tinggal. Udara yang terkontaminasi ini paling beresiko untuk anak-anak serta bayi yang kebanyakan waktunya ada serta bermain didalam tempat tinggal. Mengakali Polusi Udara dari Luar Udara alami dari luar tempat tinggal memiliki kandungan debu, terlebih untuk yang tinggal di dekat ruang industri atau jalan raya yang padat. Anda bisa mengaplikasikan beberapa langkah di bawah ini sebagai jalan keluarnya: Pakai ventilasi serta jendela dengan filter atau kawat kasa semacam penyaring debu. Jagalah lantai tetaplah bersih dengan teratur menyapu atau pakai vacuum cleaner. Demikian pula semua sisi tempat tinggal seperti sofa, karpet, serta perlengkapan. Bersihkan furnitur setiap hari menggunakan lap basah serta piranti elektronik menggunakan lap kering. Letakkan keset di depan pintu tempat tinggal. Yakinkan pula kebanyakan orang melepas alas kaki sebelumnya masuk tempat tinggal. Jagalah tempat tinggal supaya tak sangat lembap hingga tak jadi tempat bakteri berkembang. Hal semacam ini bisa dikerjakan dengan memakai kipas angin atau AC serta menjemur baju diluar tempat tinggal. Memperbanyak tanaman di halaman sekitaran atau bila sangat mungkin, didalam tempat tinggal, yang dengan cara alami bakal melepas oksigen. Baca juga : 3 Cara Alami Taklukan Tenggorokan Gatal Mengetahui Sumber Polusi Tak cuma dari luar tempat tinggal, polusi bisa bersumber dari benda-benda didalam tempat tinggal. Mengetahui sumber-sumber ini bisa menolong Anda mengakali serta membuat udara yang lebih fresh dirumah. Karpet serta mebel baru Karpet baru biasanya memiliki kandungan volatile organic compounds (VOC) yang bisa membahayakan kesehatan, terlebih anak-anak pengidap asma serta alergi. Gas bernama VOC ini kaya akan didalam perlengkapan tempat tinggal. VOC bisa mengakibatkan sakit kepala, mual, sakit tenggorokan, serta iritasi padamata. Kecuali karpet, furnitur baru yang terbuat dari kayu umumnya dapat memiliki kandungan gas beresiko bernama formaldehida yang berisiko mengakibatkan masalah pernafasan. Sebelumnya dipakai, baiknya furnitur serta karpet baru di buka serta dijemur terlebih dulu sepanjang hari diluar tempat tinggal. Kecuali itu, buka sebanyak-banyaknya ventilasi udara pada hari-hari pertama karpet serta mebel dipakai. Jauhi pula memakai pembersih karpet semprot lantaran malah bakal semakin banyak meninggalkan bahan kimia pada susunan karpet. Penyejuk ruang Penyejuk ruang (air conditioner/AC) memanglah bisa bikin udara didalam tempat tinggal merasa sejuk. Tetapi baiknya bersihkan AC dengan teratur serta selingi pemakaiannya dengan buka jendela pada pagi atau malam hari. Bila tak, pertukaran udara dalam ruang tertutup serta ber-AC tak bakal berlangsung. Ini pula bermakna berlangsung penimbunan bakteri serta virus dalam ruang. Bakteri itu biasanya menyebar saat seorang bersin atau batuk. Kecuali itu, walau AC bermanfaat untuk melindungi supaya ruang tak sangat lembap, tetapi pemakaian AC yang terlalu berlebih lama kelamaan bisa bikin kulit serta mata kering. Buatan pengharum ruang Banyak dari pada kita yang kerap menggunakan pengharum ruang untuk membuat situasi yang fresh serta bersih. Tetapi, bukanlah betul-betul bersihkan ruang dari bau yang tak enak, namun beberapa produk ini cuma menyamarkan bau dengan aroma buatan atau sintetis serta kurangi ketajaman penciuman manusia. Berbagai bahan kimia dalam pengharum ruang pula bisa beresiko jelek pada kesehatan, seperti etanol, kampor, fenol, serta formaldehida. Beberapa bahan kimia ini berisiko mengakibatkan keadaan spesifik seperti migrain, asma, pusing, ruam. Cat dinding Jauhi menaruh cat didalam tempat tinggal lantaran buatan ini biasanya memiliki kandungan VOC. Waktu mengecat dinding, pastikan cat dengan kandungan VOC yang rendah serta yakinkan semuanya jendela dalam kondisi terbuka. Biarlah jendela tetaplah terbuka sampai berhari-hari sesudah cat jadi kering untuk meyakinkan sebanyak-banyaknya VOC yang dapat lepas ke udara luar. Buatan pembersih Buatan seperti pembersih lantai serta deterjen, terlebih yang memiliki kandungan amonia serta klorin bisa berisiko mengakibatkan masalah pernafasan. Pakai masker serta sarung tangan waktu bersihkan tempat tinggal dengan cairan pembersih membuat perlindungan kulit serta system pernafasan. Sebisa-bisanya, minimalisasi pula pemakaian pembersih semprot. Semacam alternatif, Anda bisa coba bikin cairan pembersih sendiri memakai larutan cuka atau air hangat ditambahkan soda kue untuk bersihkan sisi spesifik didalam tempat tinggal. Kecuali itu, baju yang barusan di ambil dari penatu kerap pula memiliki kandungan perchloroethylene, yakni bahan kimia yang dapat dibuktikan bisa mengakibatkan kanker pada binatang. Lakukan untuk mengangin-anginkan baju berbagai hari sebelumnya dipakai. Asap rokok Kecuali menyebabkan bau, asap rokok bisa mengakibatkan perokok pasif berisiko menderita beragam penyakit seperti sinusitis, bronkitis, pneumonia, serta jadi memperburuk gejala asma. Residu asap rokok yang ketinggalan di lantai, karpet, sofa, serta bantal jugameninggalkan aroma tak enak. Keadaan ini bisa membahayakan anak-anak yang kerap bermain di ruang itu. Baca juga : 6 Dampak Gizi Buruk Pada Saat Kehamilan yang Penting Diwaspadai Gas serta kompor Tabung gas LPG serta kompor yang bocor bisa melepas karbon monoksida yang bisa mengakibatkan kelelahan, sakit kepala, mual, serta bahkan juga kematian. Sesaat gas nitrogen dioksida bisa mengakibatkan masalah pernafasan. Kecuali meyakinkan kompor serta tabung gas terpasang dengan prima, meletakkan benda itu dekat dengan jendela atau ventilasi udara, dan menempatkan kipas angin bisa bikin gas selekasnya lepas ke luar tempat tinggal. Check pula beberapa hal lain yang berisiko jadi penyebabnya aroma tak sehat didalam tempat tinggal seperti mengosongkan isi tempat sampah dengan teratur. Pula teliti saluran pembuangan air serta WC. Pada dasarnya, udara yang fresh serta sehat semestinya tak beraroma. Bersihkan tempat tinggal serta meminimalisasi pemakaian bahan kimia bisa menolong membuat udara yang menyehatkan untuk semua anggota keluarga.
17-09-2014 00:01
Banyak riset yang sudah memperlihatkan faedah kesehatan dari mengonsumsi ikan. Serta, pada kesempatan ini nampaknya daftar faedah itu bakal jadi tambah. Pasalnya, suatu studi besar yang beberapa waktu terakhir dikerjakan sudah membuktikan bahwa mengonsumsi ikan bisa menurunkan resiko masalah pendengaran pada wanita. Ikan serta pencegahan masalah pendengaran Kaum peneliti di Brigham and Women’s Hospital di Boston, Amerika Serikat, mendapatkan bahwa mengonsumsi sekurang-kurangnya dua hidangan ikan serta omega-3 (rantai panjang asam lemak tidak jemu ganda omega-3) tiap-tiap minggunya bisa menolong menghindar atau menghalangi terjadinya masalah pendengaran. Baca juga : Cara Membakar Lemak untuk Turunkan Berat Badan Gangguan pendengaran ialah keadaan yang umum berlangsung tetapi sering kali melumpuhkan. Meskipun penurunan pendengaran kerap dikira semacam segi yang tak terelakkan disebabkan penuaan, mengidentifikasi berbagai aspek resiko yang bisa beralih dengan cara mungkin sudah menyajikan wawasan baru pada kemungkinan pencegahan atau penundaan masalah pendengaran yang berlangsung. Riset yang diterbitkan dengan cara on-line pada tanggal 10 September 2014 lantas dalam American Journal of Clinical Nutrition ini melibatkan kian lebih 65. 000 wanita dari th. 1991 sampai 2009. Dari jumlah itu, di ketahui kian lebih 11. 600 wanita alami masalah pendengaran. Baca juga : Menyikat Gigi Sebelum Tidur, Pentingkah? Tetapi wanita-wanita yang makan dua jumlah ikan atau lebih tiap-tiap minggunya di ketahui mempunyai resiko 20 % lebih rendah untuk alami masalah pendengaran dibanding dengan mereka yang tidak sering konsumsi ikan, riset tunjukkan. Semakin khusus lagi, konsumsi semakin banyak konsumsi omega-3 yang umumnya diketemukan pada makanan laut dihubungkan dengan resiko yang lebih rendah untuk masalah pendengaran. Konsumsi ikan seperti tuna, ikan berwarna gelap, ikan berwarna jelas, kerang, serta sejenisnya condong dihubungkan dengan resiko masalah pendengaran yang lebih rendah. Temuan ini tunjukkan bahwa makanan mungkin saja pula mempunyai peran utama pada pencegahan masalah pendengaran yang berlangsung. Sesaat kaum peneliti temukan jalinan pada mengkonsumsi ikan yang semakin besar serta pencegahan masalah pendengaran, riset ini tak menunjukkan jalinan sebab-akibat dengan cara segera.