Waktu Posting : 10-05-2014 08:29 | Dibaca : 2485x
|
Makanan |
Senyawa Fitokimia |
|
Jeruk dan stroberi |
Asam elagis |
|
Citrus fruit dan jus |
Flavonoid |
|
Tomat, khususnya tomat yang telah dimasak,jambu, semangka dan cabe merah |
Likopen |
|
Buah dan sayuran berwarna kuning danoranye |
Betakaroten |
|
Jeruk, apel, bawang putih, dan teh |
Quercetin |
|
Manggis |
Xanthone dan turunannya |
|
Teh (semua jenis teh, kecuali teh herbal) |
Katekin |
|
Bawang putih dan bawang merah |
Komponen sulfur seperti alisin dan saponin |
|
Produk olahan kedelai, seperi tahu, susu kedelai, tempe, kacang kedelai |
Isoflavon (diadezein dan genistein) |
|
Sayuran krusiferus, seperti brokoli, brussel sprout, kol, dan kembang kol |
Isotiosianat |
16-06-2014 16:26
Ada beberapa hal yang menjadi penyebab munculnya kolesterol tinggi dalam darah. Meningkatnya kandungan kolesterol paling banyak diakibatkan oleh konsumsi makanan yang banyak memiliki kandungan lemak jenuh, gaya hidup yang tak sehat serta seimbang, , pola hidup yang salah serta rutinitas jelek sebagai kebiasaan harian. Kolesterol tinggi adalah satu diantara penyebab timbulnya beragam jenis penyakit dalam badan manusia. Sebagai usaha pencegahan penyakit jantung serta penyumbatan pembuluh darah, mengenali kandungan kolesterol dalam darah ialah hal yang amat perlu. Umumnya, kontrol dilaksanakan dengan tes darah di laboratorium. Kontrol sederhana ini bisa memperlihatkan angka kolesterol keseluruhan, sedang kontrol yang lebih kompleks, bisa memperlihatkan keterangan ekstra berbentuk angka high density lipoprotein (HDL), low density lipoprotein (LDL), serta trigliserida. Kandungan kolesterol keseluruhan yang dianjurkan ialah tak melebihi 200 mg/dL, dengan komposisi LDL 150 mg & HDL 50 mg/dL. Pengujian kandungan kolesterol ada baiknya dilaksanakan dengan cara berkala untuk tetap mengawasi kesehatan dengan cara total. Tetapi kecuali lewat pengujian darah, ada ciri-ciri fisik yang bisa diamati untuk mendeteksi tingginya kandungan kolesterol keseluruhan dalam darah. Baca juga : Makanlah Makanan Sehat Untuk Tubuh Sehat Di bawah ini ialah ciri-ciri atau tanda-tanda fisik dari seseorang yang memiliki kadar kolesterol tinggi : 1. Terasa pegal pada pundak dan tengkuk Implikasi dari aliran darah yang tak lancar pada pembuluh darah di pundak menyebabkan pegal di tengkuk dan pundak. Aliran darah yang tak lancar juga dikarenakan ada penyumbatan pembuluh darah yang disebabkan oleh tingginya kandungan kolesterol. 2. Kaki dan tangan sering kesemutan Nyaris sama juga dengan pegal, kesemutan adalah implikasi dari aliran darah yang tak lancar di area tertentu pada badan. Kesemutan ini ada hubungannya dengan saraf yang tak memperoleh aliran darah. 3. Belakang kepala sering pusing Pusing di belakang kepala timbul sebab ada penyumbatan pembuluh darah di seputar kepala. Penyumbatan ini muncul karena kolesterol yang mulai membuat plak di pembuluh darah. Pembuluh darah pun akhirnya akan pecah dan mengakibatkan stroke jika hal ini terus dibiarkan. 4. Dada bagian kiri seperti tertusuk Dada bagian kiri memiliki hubungan dengan jantung yang bertindak seperti pemompa darah. Penyumbatan pembuluh darah di seputar jantung dapat mengakibatkan rasa nyeri seperti tertusuk. Rasa nyeri ini juga bisa menjalar sampai ke sisi leher. Nyeri dada dapat pula menjadi pertanda terjadinya serangan jantung. Keadaan ini dapat merupakan sebuah gejala bahwasanya kandungan kolesterol dalam darah sangat tinggi. Baca juga : Kiat Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan 5. Kaki dan tangan sering pegal Pembuluh darah di tangan & kaki dapat juga mampat disebabkan penumpukan kolesterol. Pegal di tangan serta kaki yang disebabkan penumpukan kolesterol umumnya berlangsung secara terus-terusan walaupun beraktivitas ringan. 6. Mudah mengantuk Hal semacam ini umumnya berlangsung lantaran kurangnya konsumsi oksigen ke otak disebabkan pembuluh darah yang menyempit lantaran ada timbunan lemak disebabkan kolesterol. Walaupun tidur Anda pada saat yang seharusnya serta mencukupi keperluan tidur 8 jam, Anda terus terasa kantuk yang berlebihan, nyaris setiap waktu terserang oleh rasa kantuk. Bila Anda kerap mengalami tanda-tanda seperti itu, periksakanlah diri Anda ke dokter untuk mengenali kandungan kolestrol dalam darah. Kunci utama dalam mengelola kadar kolesterol dalam badan ialah dengan mengatur pola makan & akitvitas fisik. Adapun cara-cara yang dapat dilaksanakan untuk mengatur kadar kolesterol dalam badan antara lain : 1. Penataan pola makan dengan mengonsumsi makanan yang rendah lemak 2. Memperbanyak makanan yang mengandung serat 3. Memperbanyak makanan yang banyak memiliki kandungan antioksidan seperti sayur & buah 4. Jauhi rokok & minuman yang mengandung alkohol 5. Laksanakan olahraga dengan cara teratur
31-05-2014 00:35
Influenza atau flu merupakan penyakit saluran pernafasan (hidung, tenggorokan, paru-paru) yang disebabkan infeksi virus influenza. Komponen virus yaitu spike hemaglutinin berikatan dengan reseptor yang ada pada permukaan sel inang. Selanjutnya melalui proses endositiosis nukleokapsid, virus masuk ke sitoplasma. Virus kemudian masuk ke nukleus dan bereplikasi. Protein-protein virus yang bersifat virulen dihasilkan di sitoplasma. Setelah protein-protein virus dihasilkan, beberapa gejala seperti demam, sakit kepala, kelelahan, kedinginan, batuk kering, sakit tenggorokan, hidung tersumbat dan nyeri pada otot akan mucul. Pada anak-anak seringkali disertai dengan mual, muntah dan diare. Virus flu disebarkan melalui droplet infection atau percikan ludah penderita saat bersin atau batuk, dan melalui saliva (air liur). Jika tidak segera ditangani, flu dapat menyebabkan komplikasi seperti pneumonia, asma, infeksi telinga, dehidrasi, bronkhitis, sinus kerusakan organ hati, dan diabetes. Pada akhirnya dapat menyebabkan kematian, terutama bagi orang-orang yang berisiko tinggi, seperti orang tua yang berusia di atas 65 tahun, bayi yang baru lahir, wanita hamil, dan seseorang dengan kondisi kesehatan yang buruk. Di Amerika Serikat diperkirakan 10% - 20% penduduk setiap tahunnya menderita influenza, dan sekira 36.000 penduduk meninggal/tahun karena komplikasi. Baca juga : Bahaya di Balik Berat Badan Berlebihan Influenza disebabkan virus, jadi terapi antibiotik seperti penisilin tidak bisa digunakan. Metode yang tepat untuk mencegah infeksi virus flu adalah dengan vaksinasi sebelum musim flu tiba. Musim flu (flu season) di Amerika Serikat biasanya terjadi antara bulan November hingga April. Ada dua jenis vaksin untuk mencegah flu. Pertama adalah flu shot yang merupakan vaksin yang berisi virus mati. Vaksin ini diberikan melalui injeksi pada lengan bagi orang-orang yang sehat, seseorang dengan kondisi medis yang kronis, dan bayi yang telah berusia lebih dari enam bulan. Kedua adalah nasal spray flu vaccine atau Live Attenuated Influenza Vaccine (LAIV). Vaksin jenis ini telah diperkenalkan sejak tahun 2003, berisi virus hidup yang telah dilemahkan. Vaksin ini diberikan pada penderita yang telah berusia 5-49 tahun dengan cara penyemprotan ke dalam hidung atau nasal spray. Kedua vaksin di atas mengandung tiga jenis virus, yaitu virus A (H3N2, HINI) dan virus B. Flu shot vaksin dan LAIV bekerja dengan jalan menginduksi terbentuknya antibodi yang akan melindungi tubuh terhadap infeksi virus flu. Antara tahun 2003-2004 telah diproduksi 87,1 juta dosis vaksin flu. Baca juga : Atasi Kram dan Nyeri Otot dengan Suplemen Herbal Kemampuan vaksin flu untuk melindungi manusia dari serangan virus flu tergantung pada dua faktor, yaitu usia dan status kesehatan penderita, serta kemiripan (match) antara strain virus yang menginfeksi dengan vaksin yang diberikan. Seserorang yang telah divaksinasi pada kondisi tertentu dapat terserang kembali flu, hal ini terjadi karena sistem imun alami yang dibentuk tubuh belum tentu efektif terhadap strain virus baru yang menginfeksi atau vaksin yang diberikan sebelumnya, kemungkinan tidak efektif lagi terhadap virus baru. Meskipun tingkat kematian yang disebabkan penyakit ini tidak terlalu tinggi (sekira 1%), namun pandemik yang terjadi di sekuruh dunia pada tahun 1918-1919 dengan menyebabkan kematian lebih dari 20 juta penduduk mengingatkan kita agar berhati-hati terhadap virus ini. Obat-obatan antiviral seperti amantadine, rimantadine, oseltamivir dan zanamavir digunakan juga untuk mencegah flu. Namun, pemakaian obat-obatan ini harus dengan resep dokter dan memperhatikan siapa yang akan meminum obat tersebut, dosis, usia, kondisi medis penderita dan efek samping yang mungkin timbul. Apa yang harus kita lakukan jika telah terinfeksi virus flu? Istirahat yang cukup, banyak minum air putih, hindari konsumsi alkohol dan tembakau, konsumsi minuman suplemen berbahan herbal yang memiliki khasial meningkatkan imunitas, berobat ke dokter untuk meringankan flu, serta menjaga kebersihan merupakan beberapa tindakan bijaksana yang bisa dilakukan agar kesehatan segera pulih.
23-05-2014 08:48
Dewasa ini dengan perkembangan dunia yang semakin menggila khususnya dalam hal teknologi telah membawa banyak sekali perubahan dalam pola hidup masyarakat. Pola hidup masyarakat modern tersebut sebagian memang terlihat baik dan bermanfaat, namun ketika kita tinjau lebih jauh lagi maka beberapa di antarannya ternyata sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat. Seperti salah satu contoh yang paling nyata adalah penggunaan komputer. Banyak orang saat ini memilih untuk bekerja di depan komputer berlama-lama. Hal ini membuat mobilitas yang mereka lakukan sangat terbatas, dan peredaran darah menjadi kurang lancar. Dan bahkan kebiasaan duduk yang terlalu lama tersebut dapat mengakibatkan penyakit yang lebih serius seperti penyakit ginjal. Ginjal merupakan salah satu organ yang dimiliki oleh manusia yang memiliki fungsi yang sangat penting. Sakit ginjal ini menjadi penyakit yang sangat ditakuti oleh pria yang memiliki usia di atas 40 tahun, karena pada fase tersebut tubuh mulai mengalami penurunan kinerja sehingga berbagai penyakit seperti sakit ginjal pun akan lebih mudah terjadi. Perlu untuk anda ketahui bahwasanya penyakit ginjal ini hampir tidak diketahui oleh para penderitannya ketika pertama kali atau awal terserang penyakit ginjal. Hal tersebut terjadi karena kekurangpahaman gejala yang terjadi, alhasil penyakit ginjal yang diketahui pun telah berada dalam tahapan kronik, dan bahkan sering kali berujung pada kematian. Berdasarkan hal tersebutlah maka pada ulasan di bawah ini saya akan menjelaskan banyak tentang gejala yang bisa dijadikan indikator bahwa seseorang terkena sakit ginjal. Sehingga penting bagi anda untuk membaca beberapa ulasan berikut ini dengan seksama.  Baca juga : Mengenal Lebih Jauh Tentang Stroke Ringan  1. Gejala pertama yang dialami oleh orang yang mengalami penyakit ginjal dan juga penyakit lainnya biasanya diawali dengan penurunan nafsu makan yang berdampak pada penurunan berat badan. Hal tersebut dapat dipicu oleh berbagai macam hal, salah satunya adalah karena sibuk bekerja. Tanpa anda sadari, ketika tubuh kekurangan asupan makanan yang cukup ini dapat berdampak buruk bagi ginjal. 2. Terjadi pembengkakan secara berkala pada bagian-bagian tubuh. Ginjal merupakan salah satu organ ekskresi yang berfungsi untuk mengeluarkan cairan yang tidak diperlukan bagi tubuh kita. Nah ketika kinerja organ ini mengalami gangguan seperti yang diakibatkan oleh kerusakan organ maka yang terjadi adalah cairan yang semakin banyak di dalam tubuh tersebut akan menyebabkan pembengkakan. Biasanya sering terjadi di pergelangan kaki.  Baca juga : Manfaat Puasa Bagi Kesehatan 3. Pada penderita tertentu penyakit ginjal ini juga sering kali disertai dengan penyakit anemia atau kekurangan darah merah. Hal tersebut berdampak pada orang yang mengalami gagal ginjal akan kelelahan sepanjang hari walaupun dia tidak sedang atau habis melakukan sebuah pekerjaan yang berat. Pada orang tertentu biasanya juga akan mengalami sesak napas. Jika anda atau keluarga anda mengalami gejala ini maka sebaiknya segera melakukan konsultasi ke dokter terkait, pasalnya gejala ini bukan hanya dijadikan gejala sakit ginjal saja tetapi juga penyakit berbahaya lainnya. Berbagai gejala yang saya sebutkan di atas memang masih terasa sebagai gejala umum. Karena berbagai penyakit lainnya terkadang juga memiliki gejala yang serupa. Namun tentunya jika anda menjumpai berbagai gejala yang saya sebutkan di atas maka sebaiknya anda segera melakukan pemeriksaan diri ke dokter terkait untuk memastikan keadaan anda. Dan jika memang anda terkena sakit ginjal, maka pengobatan awal jauh lebih baik dari pada pengobatan dalam tahap kronik. Pastikan anda selalu menjaga jumlah minuman air putih yang anda konsumsi dalam jumlah yang cukup setiap harinya sehingga anda terhindar dari penyakit ginjal ini. Demikian beberapa ulasan yang dapat saya sajikan, semoga bermanfaat.