Waktu Posting : 23-05-2014 08:20 | Dibaca : 2702x
18-06-2014 14:29
Obesitas kerapkali dikira sebuah situasi sesaat yang dapat diatasi selama beberapa bulan dengan melakukan diet yang ketat. Ini ialah asumsi yang salah. Tiap-tiap orang memanglah membutuhkan beberapa lemak tubuh untuk menyimpan tenaga, penyekat panas, penyerap guncangan serta yang lain. Tetapi dalam jumlah berlebihan, timbunan lemak malah bakal merugikan metabolisme tubuh. Ada tiga langkah penghitungan untuk memastikan klasifikasi berat tubuh Anda. Pertama ialah penghitungan simpel untuk tahu berat tubuh ideal yakni tinggi tubuh dikurangi 100, jumlahnya dikali satu kilogram. Yang ke-2 ialah mengkalkulasi lingkar pinggang. Batas lingkar pinggang normal untuk wanita ialah lebih kecil dari 80 cm serta lebih kecil dari 90 cm untuk pria. Lemak yang ada di daerah perut lebih beresiko lantaran bakal masuk ke dalam metabolisme badan. Misalnya, bila lemak menutupi hati, tugas hati bakal terganggu serta lama-lama bakal rusak. Baca juga : Inilah 3 Pilar Agar Tubuh Ideal Yang ketiga ialah penghitungan Indeks Massa Badan (IMT), yakni pengukuran yang memperbandingkan berat tubuh serta tinggi tubuh. Rumus matematika IMT ialah berat tubuh (kilogram) dibagi dengan tinggi tubuh (mtr.) pangkat dua. Menurut ukuran yang diputuskan Tubuh Kesehatan Dunia (WHO) untuk daerah Asia Pasifik, idealnya orang mempunyai IMT pada 18,5 – 22,9. Bahaya laten yang mengancam Penumpukan lemak pada penderita obesitas bisa menambah kemungkinan terjadinya Beberapa penyakit menahun seperti tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, radang tulang dan sendi, tekanan darah tinggi, masalah hormonal, stroke, penyakit kantung empedu, jantung, kanker, masalah pernapasan dan masalah kardiovaskular. Diabetes jenis 2, misalnya, berlangsung lantaran glukosa yang ada didalam darah tak bisa masuk ke dalam sel yang tertutup lemak. Mengakibatkan, kandungan gula dalam darah tinggi. Tetapi lantaran sel tak memperoleh konsumsi yang harusnya, maka bakal timbul rasa lapar. Waktu kita kembali makan, siklus yang sama bakal terulang. Hal semacam ini selalu menambah kandungan gula dalam darah yang selanjutnya mengakibatkan diabetes jenis 2. Sesaat itu, komplikasi obesitas yang paling kerap dikeluhkan ialah radang tulang serta sendi. Obesitas bisa mengakibatkan beragam persoalan ortopedik seperti nyeri punggung bawah serta memperburuk osteoartritis, terlebih di sendi lutut serta pergelangan kaki. Hal semacam ini disebabkan trauma mekanis pada persendian disebabkan kelebihan berat tubuh. Baca juga : Efek Gila Kerja dan Cara Mengatasinya Obesitas dapat juga menyebabkan masalah pernafasan lantaran penimbunan lemak yang berlebihan dibawah diafragma serta didalam dinding dada menghimpit paru-paru. Hal semacam ini bisa menyebabkan kesusahan bernapas walau penderita cuma beraktivitas mudah. Masalah pernapasan ini dapat juga berlangsung waktu tidur hingga mengakibatkan terhentinya pernafasan untuk tempo sesaat (apnea). Menanggung derita obesitas dapat juga menambah kemungkinan rusaknya otak Anda. Bersamaan dengan pertambahan umur, otak Anda bakal alami penyusutan (atrofi). Tetapi menanggung derita obesitas nyatanya bisa mempercepat prosesnya. Hal semacam ini sudah pasti kabar buruk lantaran atrofi otak disebut-sebut seperti satu diantara pemicu demensia. Sebuah riset atas 6.500 orang yang dikerjakan di California Utara, Amerika Serikat menunjukkan bahwasanya orang yang kelebihan berat tubuh di daerah perut di umur 40-an lebih memiliki resiko penyakit sukasia di umur 70-an. Apa yang mengakibatkan sistem penyusutan otak lebih cepat pada penderita obesitas belum di ketahui dengan cara pasti. Tetapi, obesitas di ketahui mengakibatkan beragam penyakit satu diantaranya tidur apnea yang mengakibatkan pasokan oksigen ke otak berhenti sepanjang sebagian detik. Hal semacam ini bisa mengakibatkan rusaknya otak. Jaringan lemak juga menyebabkan persoalan. Sel lemak keluarkan hormon leptin yang diprediksikan bertindak dalam perubahan Alzheimer.
22-05-2014 13:55
Pernahkah Anda menemui seseorang dengan leher bagian bawah yang membesar sekepalan tangan orang dewasa atau bahkan lebih? Di Indonesia, penyakit tersebut biasa disebut dengan penyakit gondok. Apakah sebenarnya penyakit gondok dan adakah pengobatan herbal alami yang bisa menyembuhkannya secara maksimal? Berikut akan kita bahas lebih lanjut mengenai gondok. Dalam tubuh manusia ada sebuah kelenjar yang letaknya di bawah leher atau di dalam kerongkongan yang bentuknya seperti kupu-kupu jika di belah. Kelenjar ini bernama kelenjar gondok. Pada ukuran normal dan sehat kelenjar ini tidak bermasalah, tidak terasa dan tidak menimbulkan rasa sakit serta tidak membesar. Tetapi pada keadaan tertentu yang jelas tidak normal kelenjar ini bisa membesar bahkan melebihi kepalan tangan manusia dewasa. Kebanyakan mereka yang mengalami pembesaran kelenjar gondok ini karena minimnya asupan gizi yang mengandung yoduim. Yodium biasa kita dapatkan dari garam laut. Pada manusia yang sehat saja kelenjar gondok yang membesar dan dibiarkan dapat mengakibatkan pasien meninggal. Dan keadaan ini juga sering terjadi tanpa disadari oleh para ibu hamil. Mereka kekurangan yodium yang akibatnya bisa membuat bayi yang dikandung terlahir cacat mental, tuna rungu bahkan meninggal dalam kandungan. Masihkah kita akan menganggap penyakit gondok sebagai suatu penyakit yang bisa disepelekan? Tentu saja tidak. Adapun, sebelum membesar dan tampak jelas dari luar, penyakit gondok memiliki beberapa gejala diantaranya adalah berkurangnya selera makan yang diakibatnya dari terganggungnya kelenjar teroid yang ada di tenggorokan. Ketika kelenjar teroid terganggu maka yang terjadi adalah tenggorokan terasa sakit karena sulit dipakai untuk menelan makanan. Baca juga : Kiat Hidup Sehat Suhu tubuh menjadi panas tetapi hanya pada malam hari saja. Mulut terasa kaku dan sulit untuk digerakkan pada saat mengunyah makanan. Telinga terasa berbunyi seperti dengungan. Jika Anda mengalami beberapa gejala diatas cobalah periksa bagian tenggorokan atau leher Anda. Jika muncul benjolan kecil disana yang terasa saat diraba segera kedokter. Benjolan kecil itu lama kelamaan akan membesar dan itulah yang disebut dengan gondok. Penyakit gondok sangat mungkin dicegah dengan mencukupi kebutuhan yodium. Selalu gunakan garam laut murni saat memasak adalah salah satu cara termudah sehingga kelenjar teroid kita bisa bekerja dengan baik. Informasi yang juga sangat penting adalah penyakit ini tidak hanya menyerang manusia dewasa, saat ini bahkan sudah ditemukan banyak anak-anak yang juga terserang sakit gondok. Pada anak-anak, gejala yang ditunjukkan kurang lebih sama. Ini lebih disebabkan karena kelenjar teroidnya yang tidak maksimal. Segera bawa ke dokter untuk mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut. Abaikan saja jika ada orang yang menganggap gondok akan sembuh sendiri tanpa pengobatan lebih lanjut. Disaat Anda ke dokter tentu saja akan menjalani serangkaian pemeriksaan dan pastinya akan diberikan obat untuk membantu penyembuhan. jika gondok segera ditangani maka bisa sembuh tanpa perlu operasi. Tetapi ada juga pengobatan alami yang bisa membantu penyembuhan gondok. Anda bisa mengkonsumsi ramuan herbal ini untuk mendukung kesembuhan Anda. Pengobatannya adalah dengan daun simbar menjangan yang digiling sampai halus dengan ditambahkan garam yodium juga sedikit air. Oleskan daun dan bahan yang sudah di haluskan lalu balurkan ke bagian kelenjar yang membesar sebanyak 2x setiap harinya. Ramuan herbal lainnya yang juga bisa menyembuhkan gondok adalah daun belimbing wuluh, daun tarup, beberapa suing bawang merah, dan juga sedikit cuka. Pastikan semua daun sudah Anda cuci dengan bersih lalu remas hingga keluar airnya dan campurkan dengan cuka. Air ini gunakan untuk mengompres bagian yang bengkak setiap hari. Baca juga : Asam Urat Tak Kenal Umur Ada beberapa jenis gondok yang memang cukup berbahaya. Jika keadaan gondok sudah sampai membuat bola mata Anda kelihatan sampai akan keluar maka ini sudah dalam fase yang gawat. Sebaiknya untuk pemeriksaan tidak perlu menunggu parah. Pengobatan herbal tetap bisa dilanjutkan diimbangi dengan pengobatan dokter. Anda bisa mengkonsultasikannya lebih dahulu. Selain pengobatan, jaga asupan makanan Anda. Garam beryodium memang dibutuhkan tetapi tidak serta merta dalam porsi yang berlebihan karena bisa mengganggu kinerja ginjal Anda.
20-08-2014 01:37
Apakah Anda tergolong kepada orang yang hoby mengonsumsi roti tawar? Walau jadi menu andalan yang sering disantap waktu sarapan, tetapi menurut berbagai pendapat mengkonsumi roti tawar pun bisa menghadirkan efek negatif lho! Seperti yang di ketahui bila disamping gampang serta cepat di sajikan, roti tawar pun diakui memiliki kandungan karbohirat yang pas semacam pengganti nasi. Baca juga : Cara Mengatasi Efek Buruk AC Pada Kulit Tetapi kenyataannya roti tawar tak selama-lamanya baik untuk kesehatan. Tersebut di bawah ini berbagai efek negatif dari roti tawar untuk kesehatan, diantaranya : 1. Tak Mengenyangkan Serat adalah unsur utama yang bisa menolong mengurangi kandungan cholesterol, menolong pencernaan, serta menyebabkan dampak kenyang lebih lama. Tak seperti roti gandum, roti tawar terbuat dari tepung halus yang beberapa besar seratnya hilang waktu diolah. Hal semacam ini menjadikan Anda cepat terasa lapar. 2. Menambah Kandungan Gula Darah Roti tawar terbuat dari biji-bijian olahan yang gampang diserap sepanjang sistem pencernaan. Hal semacam ini condong mengakibatkan lonjakan tajam gula darah serta insulin. Roti putih ialah makanan yang tinggi glisemik menjadikan orang lebih rawan pada penyakit seperti diabetes, penyakit jantung, obesitas, dan sebagainya. 3. Tak Bernutrisi Sepanjang sistem penyulingan, tepung meninggalkan serat serta nutrisi lain seperti vitamin B6 serta E, magnesium, asam folat, seng, serta kromium. Kurangnya nutrisi menyebabkab roti tawar jadi tak sehat. Baca juga : Meredakan Stres Dengan Makanan Bermanfaat Alami 4. Susah Diolah Roti tawar pun memiliki kandungan gluten yang membuatnya susah untuk diolah. Kecuali itu roti tawar tak mempunyai enzim alami yang diperlukan pankreas untuk memecah lemak, karbohidrat, serta protein. Hal semacam ini bisa menyebabkan pankreas Anda lebih rawan terkena penyakit. 5. Tepung Halus Tepung halus tak mempunyai serat serta nutrisi utama. Roti tawar tak menyajikan manfaat kesehatan, hingga jadi penyebab beragam penyakit seperti obesitas serta diabetes.