Waktu Posting : 12-06-2014 23:34 | Dibaca : 2592x
28-08-2018 15:00
Pada masa kanak-kanak merupakan masa yang rentan terhadap penyakit. Salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak yaitu demam tinggi bahkan hingga mengalami kejang-kejang. Demam kejang kerap kali terjadi pada usia 6 bulan hingga 6 tahun apalagi jika orangtua memiliki riwayat kejang demam saat mereka masih kecil. Anak yang mengalami kejang demam akan membuat orang tua khawatir, oleh karena itu untuk mengantisipasi kejadian kejang demam pada anak lebih baik ketahui langkah yang tepat mengatasi penyakit tersebut. Kejang demam merupakan kejang yang terjadi saat bayi atau anak mengalami demam yang disebabkan bukan dari infeksi sistem saraf pusat. Kejang yang terjadi pada anak harus mendapat perhatian khusus karena kejang dapat terjadi berulang kali yang sangat membahayakan keselamatan anak. Saat anak sering mengalami kejang maka dapat merusak sel-sel otak pada anak. Ada beberapa jenis kejang demam yang perlu diketahui berdasarkan lama dan seberapa sering terjadi, antara lain : 1. Kejang demam sederhana Jenis ini merupakan kejang pada seluruh tubuh yang berlangsung kurang dari 10 menit dan tidak terjadi lagi dalam kurun waktu 24 jam. 2. Kejang demam kompleks Jenis ini merupakan kejang lokal atau tidak terjadi pada seluruh tubuh yang biasa terjadi pada area lengan dan tungkai kaki. Kejang kompleks berlangsung sekitar 10 menit dan terjadi secara berulang lebih dari 1 kali dalam kurun waktu 24 jam. Untuk memastikan apakah anak mengalami kejang demam dapat mengeceknya seperti berikut ini : Jika posisi lengan anak tertekuk pada siku maka cobalah secara perlahan untuk meluruskannya, jika lengan mudah diluruskan maka anak tidak mengalami kejang. Jika posisi lengan anak lurus maka cobalah untuk menekuknya secara perlahan, jika lengan mudah ditekuk maka anak tidak mengalami kejang. Namun jika lengan dulit untuk diluruskan atau ditekuk maka kemungkinan besar anak mengalami kejang. Cara menghadapi saat anak kejang demam : 1. Jangan panik, tenangkan diri saat anak mengalami kejang demam. 2. Jika dalam posisi tidur telentang, maka miringkan tubuh anak. 3. Jika di rumah ada obat untuk pereda kejang maka segera berikan untuk pertolongan pertama. Obat ini biasanya dimasukan melalui dubur. 4. Jangan berikan minuman apapun saat anak sedang kejang karena dapat menyebabkan cairan masuk ke paru-paru. 5. Bawalah segera ke dokter maupun tempat pelayanan kesehatan terdekat agar segera mendapat penanganan yang tepat.
20-06-2022 08:14
Banyak orang selama ini mungkin memahami transparansi sebagai sikap dan kata-kata jujur terhadap pasangan dalam hubungan cinta. Hal itu memang menjadi dasar dari hubungan cinta yang sukses. Tapi pernahkah kamu bertanya mengapa kita membutuhkan transparansi tersebut? Apa saja sebenarnya manfaatnya? Ternyata ini sekian manfaat memiliki transparansi dalam hubungan cinta. 1. Menciptakan hubungan cinta yang sehat Transparansi dalam suatu hubungan cinta adalah ketika kamu dan pasangan merasa bebas untuk berbagi pikiran dan emosi yang terdalam. Dengan begitu kalian mengarahkan hubungan tersebut menjadi lebih sehat, tidak ada kepalsuan atau kepura-puraan. Bagaimana pun kamu dan dia telah berjanji untuk mengatakan apa adanya sehingga bisa mengatasi dan menghadapi bersama sewaktu-waktu ada masalah yang muncul. 2. Memahami satu sama lain lebih dalam Dengan transparansi yang diciptakan dalam hubungan cinta, pada akhirnya kamu akan mengealnya lebih dalam, seperti apa kekhawatirannya dalam hidup, apa yang membuatnya bahagia, atau rahasia kelam apa yang ia sembunyikan dari orang lain. Meski mengetahui hal itu, kalian tidak merasa perlu menghakimi atau bahkan meninggalakan satu sama lain. 3. Membangun perasaan aman secara emosional Karena tidak ada yang disembunyikan atau dirahasiakan, secara alami kamu dan pasangan akan merasa aman dan nyaman menunjukkan sisi diri yang sebenarnya, mengatakan pendapat, impian, harapan dan bahkan kekalutan hati masing-masing. Dari situlah kalian akan menemukan ikatan emosional yang kuat, saling menjaga, saling melindungi dan mencintai lebih banyak lagi. 4. Menguatkan rasa saling percaya Satu hal yang sering menghancurkan hubungan cinta adalah prasangka dan curiga. Ketika dirimu dan pasangan mampu menciptakan komunikasi yang terbuka, jelas dan transparan, sama halnya kalian mengikis segala kecurigaan dan prasangka tersebut sehingga timbullah keyakinan yang selanjutnya mampu mengutakan rasa percaya. 5. Menghilangkan jarak dan batasan Normal bagi setiap orang merasa khawatir dan berhati-hati dalam menunjukkan diri, apalagi saat menjalin hubungan cinta baru. Tapi kalimat 'tidak kenal maka tak sayang' itu nyata. Jadi jika tidak memutuskan melakukan komunikasi terbuka dan transparan dalam hubungan cinta, jangan heran jika selalu merasa ada jarak dan seakan kamu tak mengetahui sepenuhnya seperti apa pasanganmu. Itu dia sekian manfaat jika memiliki transparansi dalam hubungan cinta.
09-07-2014 02:21
Apakah Anda alami gatal pada kulit, kulit kering, pecah-pecah, ruam kulit, pergantian warna kulit, peradangan serta bintik-bintik gelap pada kulit? Bila ya, barangkali Anda butuh berprasangka buruk, lantaran mungkin saja penyakit-penyakit yang kita anggap ringan serta umum itu merupakan ciri awal dari kanker kulit. Yap. Sesuai sama langsiran dari laman umm. edu, berbagai penyakit kulit yang umum dikira normal merupakan ciri kanker kulit pada step awal yang luput kita kenali. So, apapun pernyakit-penyakit yang barangkali merupakan ciri kanker kulit? Yuk, simak penjelasan komplitnya. Noda Bila ada noda pada kulit Anda yang menyebabkan rasa gatal serta tak hilang dalam kurun saat empat minggu, Anda butuh berprasangka buruk bahwasanya ini merupakan ciri kanker kulit pada step awal. Terlebih bila noda itu menyebabkan ciri kanker kulit yang lain seperti nyeri, beralih warna, serta berlangsung pendarahan. Cepatlah tanyakan dengan dokter untuk tahu pemicunya, supaya dapat dikerjakan dengan cara cepat serta jitu. Baca juga : Mengenal Perubahan Fisiologis Tubuh Saat Berpuasa Eksim Eksim merupakan satu dari ciri kanker kulit pada step awal. Hal semacam ini bisa tampak pada lipatan kulit, umpamanya eksim kulit pada siku, telapak tangan, dan sebagainya. Rosacea Bila kulit di sekitar hidung, dagu, pipi, dahi, serta mata jadi merah dibarengi rasa terbakar, itu merupakan penyakit rosacea. Ada tonjolan luka atau jerawat yang diisi nanah pula mungkin saja merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah tanyakan dengan dokter Anda. Baca juga : Ciri Kanker Kulit Basal Cell Carsinoma Nyeri Bila Anda merasakan tonjolan merah serta perih pada kulit yang tak hilang kurun waktu 4 minggu, Anda butuh berkonsultasi dengan dokter kulit. Ruam Berbagai tanaman dengan susunan minyak bisa menyebabkan persoalan kulit serta pula bisa mengakibatkan kanker kulit. Bila Anda merasakan ruam kemerahan atau bengkak sesudah 12 jam terkontak dengan tanaman tipe ini, mungkin saja itu merupakan ciri kanker kulit. Cepatlah berkonsultasi dengan dokter untuk tahu pemicunya. So, demikianlah 5 penyakit yang mungkin saja merupakan ciri awal kanker kulit. Yang butuh diingat ialah janganlah berasumsi sepele penyakit-penyakit yang tampak umum itu. Bila Anda mencuigai ada ciri kanker kulit, janganlah tunda saat untuk berkonsultasi dengan dokter supaya Anda secepatnya memperoleh treatment yang tepat.