Mengenal Efek Ganja Pada Kesehatan

Additional Image

Waktu Posting : 10-06-2014 19:39 | Dibaca : 2832x

Ganja sesungguhnya merupakan sebutan untuk Canabis (yang memiliki kandungan delta-9-tetrahidrocabinol/THC) dengan kemampuan menengah. Canabis/Marijuana yang paling murah serta potensinya lemah banyak dipakai di Amerika Serikat dengan nama Bhang. Kemampuan marijuana/canabis yang paling kuat ialah Chara yang banyak ditemukan di India. Marijuana sendiri telah di kenal dari lama juga dari sebelum saat masehi serta ada dalam konpedium obat herbal cina yakni the Herbal of Emperor Shen Nung thn 2737 SM.

Efek pada kesehatan mental pada penggunaan ganja untuk rekreasi banyak di teliti. Meskipun kelompok-kelompok yang menunjang legalisasi ganja baik didalam serta luar negeri menuturkan tak ada kaitan pada pemakaian ganja dengan masalah jiwa, bukti riset berkata sebaliknya.
 
Baca juga : Konsumsi Makanan Ini Jika Ingin Miliki Rambut Sehat

Reaksi yang diinginkan dari pemakaian ganja sesungguhnya ialah perasaan tenang serta relaks, euforia, pergantian persepsi (warna jadi lebih indah) perlambatan saat dan penambahan persepsi emosional serta pengalam-pengalaman. Tetapi pada sebagian orang yang berlangsung ialah hal yang sebaliknya. Beberapa hal ini termaasuk depresi, paranoid, khawatir atau serangan panik. Juga riset menyampaikan, percobaan memasukan THC dengan cara intravena ke pasien bisa membuahkan dengan cara akut beberapa gejala defisit kognitif serta munculnya beberapa gejala negatif yang mirip tanda-tanda pada masalah psikotik kritis. Hal semacam ini juga yang bikin ada satu hipotesis ada jalinan system endocannabinoid dalam patofisiologi skizofrenia. Pemakaian ganja yang kritis juga dikaitkan dengan mengecilnya daerah otak (hippocampus serta amygdala) yang terkait dengan psikosis, depresi serta penurunan kognitif.

Hasil riset yang dimuat di jurnal Aust Fam Physician. 2010 Aug ; 39 (8) : 554-7 berjudul Cannabis and mental health - management in primary care menyampaikan pemakaian awal serta berat dari ganja dikaitkan dengan onset tanda-tanda psikosis serta depresi, sedang pemakaian yang lama membuahkan keluaran hasil yang lebih jelek diantara beberapa orang yang telah alami masalah mental.
 
Baca juga : 
Kiat Sehat Menyimpan Makanan dan Minuman di Kulkas
 
Jurnal lain Ann Pharm Fr. 2008 Aug ; 66 (4) : 245-54. Epub 2008 Sep 4 berjudul Induced psychiatric and somatic disorders to cannabis juga menyampaikan bahwasanya pemakaian ganja terkait dengan munculnya tanda-tanda psikosis serta kekhawatiran. Ganja pun dapat jadi aspek yang mengeksaserbasi terjadinya psikopatologi pada pasien seperti juga zat psikoaktif lainnya.

Pemakaian ganja pada remaja menambah resiko terjadinya psikosis terlebih pada individu yang rawan. Seperti banyak riset lain, riset ini dapat menyampaikan bahwasanya pasien yang telah menanggung derita psikosis yang konsumsi ganja bakal berikan hasil keluaran yang lebih jelek pada kesembuhannya. Hal semacam ini lantaran jalinan efek ganja pada system dopamin. Pemakaian yang banyak serta kritis juga sudah dikaitkan memengaruhi memori serta performas belajar, baik pada individu yang sehat serta pasien yang psikosis.

Jadi memanglah dengan cara spesial penggunaan ganja untuk individu yang sehat ataupun yang telah menanggung derita masalah jiwa memiliki efek yang kurang baik. Untuk individu yang sehat meskipun tak segera memiliki jalinan karena disebabkan, ganja jadi penyebab terjadinya beberapa gejala psikosis serta psikopatologi lain serta untuk individu yang telah alami masalah jiwa, pemakaian ganja memperberat keadaan masalah jiwanya.

BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Saat Cuaca Panas, Ternyata Bukan Baju Hitam Yang Harus Dihindari

13-07-2016 22:09

Saat musim kemarau, cuaca cenderung panas dan kering serta matahari menyengat di kulit. Itulah mengapa kamu juga butuh pintar-pintar mengakali bagaimana caranya agar kamu tidak kepanasan sepanjang hari dan bisa beraktivitas seperti biasa tanpa terganggu.   Baca juga : Tips Memilih Cream Pemutih Wajah yang Aman   Salah satunya adalah dengan cermat memilih baju. Warna baju seringkali juga jadi pertimbangan ketika akan keluar rumah, banyak orang pasti akan menghindari baju warna hitam jika akan keluar rumah saat hari sedang panas. Tapi tahukah kamu bahwa ternyata bukan baju warna hitam yang seharusnya kamu hindari saat suhu di luar sedang panas. Memakai baju warna hitam sangat aman dipakai ke mana saja, bahkan jika hari sedang panas dan kamu berkeringat, karena meskipun kamu berkeringat, pakaian hitam tak akan terlihat basah karena keringat. Baca juga :  Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Berbeda jika kamu memakai baju warna abu-abu. Bukan hanya terasa panas karena abu-abu adalah turunan warna dari hitam, baju warna abu-abu juga rentan memperlihatkan bercak basah karena keringat. Jadi, saat cuaca panas, jangan pakai baju warna abu-abu. Dibanding baju warna hitam yang panas tapi bisa menyamarkan keringat di baju, abu-abu cenderung panas dan bisa membuatmu malu karena bercak basah di ketiak atau di punggung. Nggak mau ini terjadi kan?

Featured Image
Tips Menghindari Kerontokan Rambut

17-06-2014 10:35

Rambut rontok menimbulkan kekhawatiran bagi banyak orang, terutama generasi muda. Mengenali gejala kerontokan rambut adalah penting agar terhindar dari kekhawatiran. Itu berkaitan juga dengan metode penyembuhannya, apakah dibiarkan saja, diobati secara alami, atau harus menjalani pengobatan medis. Kerontokan rambut (ellogen effluvium) dapat diakibatkan peristiwa alami maupun akibat suatu penyakit. Karenanya, masyarakat harus mengenal dulu siklus pertumbuhan rambut. Siklus pertumbuhan rambut itu dibagi menjadi tiga fase yaitu fase pertumbuhan rambut selama 2-5 tahun, fase transisi atau involusi yang berlangsung beberapa minggu, serta fase istirahat yang berlangsung 2-5 bulan. Pada akhir fase istirahat, rambut akan terlepas dan siklus pertumbuhan rambut baru akan dumulai lagi. Pada keadaan normal, kerontokan rambut biasa terjadi yaitu pada akhir fase istirahat dengan melepaskan 80-100 helai rambut per hari. Kita harus mulai khawatir bila ada leboh dari 100 helai rambut rontok setiap harinya. Kerontokan yang mengkhawatirkan ini bisa terjadi karena faktor fisiologis maupun patologis. Contoh faktor fisiologis adalah kerontokan rambut pada bayi baru lahir dan kerontokan rambut pada perempuan setelah melahirkan. Baca juga : Waspadai Dampak Komputer Bagi Kesehatan Anda  Faktor patologis itu cukup banyak. Misalnya setelah mengalami demam tinggi, infeksi berat akibat jamur, bakteri, dan virus, penyakit kronik seperti HIV dan lupus, stres berat yang berkepanjangan, setelah operasi besar, kemoterapi, radiasi, hipotiroid/hipertiroid, diet, dan kelaparan. Penggunaan obat-obatan tertentu juga bisa mengakibatkan kerontokan rambut. Karena itu, untuk mengatasi kerontokan rambut dengan cara yang benar adalah dengan mengetahui dulu secara pasti penyebab kerontokan rambuntnya. Setelah diketahui, maka mulailah menghindari faktor pencetus kerontokan rambut dan mengobati sesuai dengan penyebabnya. Kerontokan rambut memang membuat perasaan tidak tenang. Berbagai cara mengatasinya dilakukan, mulaii dari mengganti shampo dan menggunakan tonik rambut. Ada juga yang mencari-cari tumbuhan yang bermanfaat seperti lidah buaya, urang aring, ginseng, dan lainnya untuk dioleskan ke kepala. Terapi menggunakan tumbuh-tumbuhan memang bisa digunakan bila jenis kerontokannya masih normal. Kerontokan itupun bukan karena faktor patologis ataupun hormonal. Kerontokan yang normal memang bisa dipicu akibat kurangnya asupan gizi. Protein, vitamin, dan zat mineral sangat diperlukan untuk pertumbuhan rambut. Misalnya, vitamin A bermanfaat untuk mencegah kerontokan, vitamin E bisa memperbaiki jaringan rambut, serta vitamin C akan memberikan kekuatan dan kelenturan rambut. Mineral seperti zat besi diperlukan dalam butir darah merah untuk mengangkut oksigen dan zat makanan ke seluruh jaringan termasuk rambut dan kulit kepada. Sementara zinc atau seng dibutuhkan dalam proses pembangunan protein dalam rambut dan tembaga dibutuhkan dalam membantu pembentukan pigmen rambut. Pengobatan medis mulai diperlukan pada jenis kerontokan rambut tertentu. Misalnya pada kebotakan rambut oleh sebab hormonal ataupun kebotakan akibat gejala sisa setelah penyembuhan penyakit tertentu seperti infeksi. Pengobatan medis itu utamanya untuk memperbaiki progresivitas kerontokan rambut, memperbaiki kondisi hormonal, dan lainnya. Pemberian obat-obatan itu bersifat individual tergantung penyebab kerontokannya. Pola hidup memang memiliki pengaruh pada kondisi rambut sehingga rontok. Beberapa faktor luar tubuh yang mengakibatkan kerontokan rambut dan tips bagaimana untuk mengatasinya. Baca juga : Mari Mengenal Aneka Penyebab Sinusitis  Karena ingin rambut tampak sempurna, perempuan seringkali menggunakan hairdryer atau alat catok. Hawa panas yang keluar dari alat itu akan menyebabkan kerontokan rambut. Solusinya : Biarkan rambut kering dengan udara, hindari peralatan pengeringan yang dipanaskan. Laki-laki pun sering mengakali rambutnya supaya tampak sempurna dengan menggunakan gel rambut. Terlalu sering memakai zat kimia pada rambut seperti pewarna, gel, hairspray, dan lainnya akan menyebabkan kerusakan akar dan batang rambut sehingga memicu krontokan. Solusi : Biarkan rambut tertata sesuai bentuk aslinya dan jauhkan dari obat-obatan kimia. Cukup menata rambut dengan menggunakan sisir. Usahakan memakai sisr bergigi jarang berlapis teflon dan tidak menyisir rambut dalam keadaan basah. Kehidupan zaman sekarang juga erat dengan stres atau depresi. Kondisi stres berkepanjangan akan menyebabkan urat-urat saraf pada akar rambut menjadi lemah. Solusi : Jagalah kondisi kesehatan jiwa dengan mampu mengatasi rasa stres itu. Hindari pula kebiasaan menggaruk rambut dan kulit kepala di saat stres karena akan membuat rambut semakin mudah rontok. Beberapa perempuan Muslim secara rutin memakai jilbab selama di luar rumah. Hal ini memang lumrah mengakibatkan kerontokan. Kulit kepala yang lembap akan mengakibatkan ketombe yang akhirnya memicu kerontokan. Solusi : Lakukan perawatan yang benar dan tepat. Perawatan itu dimulai dengan menjaga kebersihan, keasaman, dan hidrasi kulit kepala. Cucilah rambut menggunakan shampo berbasis asam sesuai dengan pH kulit kepala (pH 4,5 – 5,5). Kondisioner bisa dipakai untuk meningkatkan kilau rambut dan tonik untuk menguatkan akar rambut.  

Featured Image
Diet Berhasil Tanpa Olahraga

05-06-2014 14:42

Diet berhasil tanpa olahraga dapat dilakukan dan seringkali menjadi pilihan banyak kalangan.  Menguruskan badan tanpa olahraga dilakukan untuk membuat tampilan anda lebih percaya diri dengan tubuh ramping. Memiliki postur tubuh ramping dan molek adalah salah satu keinginan setiap wanita. Sehingga wanita yang memiliki tubuh gemuk cenderung merasa minder dan ingin menguruskan postur tubuhnya apalagi wanita gadis. Seiring dengan perkembangan zaman banyak sekali obat penurun berat badan yang bisa dikonsumsi namun harus diwaspadai akan efek sampingnya. Mereka yang malas berolahraga lebih memilih untuk menggunakan obat pelangsing tapi sebenarnya cara tersebut salah. Tanpa melakukan olahraga pun menguruskan badan bisa dilakukan secara alami dengan mengatur pola makan dalam sehari – sehari. Sehingga tanpa melakukan olahraga mereka bisa memiliki postur yang ramping dan siset.   Ketika malas berolahraga anda perlu mengetahui cara  menguruskan badan tanpa olahraga dengan mengatur pola makan yang lebih sehat dengan mengkonsumsi sayur dan mengurangi konsumsi makanan berlemak. Pasalnya makanan berlemak menjadi pemicu utama yang membuat tubuh menjadi gemuk dan seringkali terlihat bergelambir terutama pada bagian perut, dengan demikian akan menyebabkan suatu penyakit karena obesitas. Berikut ini adalah cara – cara yang bisa dilakukan untuk melakukan diet berhasil tanpa olahraga. Baca juga : Obat Herbal Tekanan Darah Tinggi    1.     Kurangi Porsi Makan. Untuk mengurangi porsi makan baik pada pagi siang ataupun malam gunakan piring kecil yang hanya cukup untuk sedikit nasi dan lauk yang rendah lemak, sehingga jika biasanya mengkonsumsi daging sebaiknya mengganti dengan sayuran hijau. Cara ini dapat dilakukan dengan tujuan supaya jumlah lemak di dalam tubuh berkurang melalui proses metabolisme tubuh dan sebaiknya lakukan setiap hari agar tubuh terlatih dengan baik. 2.     Konsumsi Makanan Beragam Warna. Cara ini dilakukan supaya merasa cepat kenyang saat makan. Misalnya dengan sayur sop dilengkapi dengan buncis berwarna hijau dengan wortel berwarna oranye serta gubis berwarna putih dan kentang . Dengan olahan menu makanan dari sayur yang mengandung antioxidant  ini, akan  membantu proses pembakaran lemak di dalam tubuh secara baik. 3.     Atur Pola Makan Dalam Waktu Tepat. Harus bisa mengatur pola makan yang mampu membuat kondisi tubuh gemuk menjadi ramping secara perlahan. Untuk mendapatkan postur tubuh yang ramping makanlah pada pagi hari di jam 8 kemudian siang pada jam 12 dan untuk makan ke-3 sebaiknya jam 6 sore dengan porsi lebih sedikit karena kebutuhan kalori pada malam hari lebih sedikit dimana tubuh hanya butuh waktu untuk beristirahat. Baca juga : Menurunkan Kolesterol  4.     Hindari Makan Di atas Jam 8 Malam. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penimbunan lemak karena kalori pada malam hari tidak dibutuhkan terlalu banyak sehingga anda harus bisa membatasi nafsu makan mulai jam 7 malam. Jika terasa lapar pada malam hari diatas jam 7 sebaiknya menganjal dengan cemilan sehat yaitu berupa buah ataupun hanya minuman berantioxidant tinggi seperti teh ataupun jus buah dicampur dengan sayur yang memiliki kandungan serat tinggi.   Merampingkan badan tanpa harus berolahraga yang alami dan membuat postur tubuh menjadi langsing juga sehat. Beberapa cara yang dijelaskan diatas bisa dilakukan untuk memiliki postur tubuh ramping tanpa melakukan olahraga berat. Cara diatas harus dilakukan dengan didasari niat tanpa ada keterpaksaan. Karena hal ini akan berjalan secara baik dan tubuh ramping secara perlahan jika dilakukannya secara telaten. Postur tubuh yang semula gemuk akan berubah menjadi ramping dengan prose cukup lama tidak bisa berlangsung secara instant ketika melakukan diet berhasil tanpa olahraga.

...