Kesemutan Ditangan

Additional Image

Waktu Posting : 05-06-2014 09:55 | Dibaca : 2566x

Kesemutan ditangan bisa dialami oleh banyak orang dari semua kalangan umur. Berbagai penyebab bisa menimbulkan hal tersebut. Kesemutan merupakan sensasi tertusuk – tusuk , terbakar dan mati rasa pada bagian tertentu, seperti ada ratusan semut yang tiba – tiba menggerayangi bagian tersebut. Semua orang pernah mengalami kesemutan yang umumnya berlangsung singkat baik itu pada bagian tangan ataupun kaki. Tetapi kesemutan yang berlangsung lama dan berulang – ulang bisa menjadi tanda bahwa kondisi tersebut membahayakan diri seseorang entah itu adanya gejala penyakit atau lainnya. Mungkin ketika seseorang mengalami kesemutan akan menganggap hal biasa padahal, hal tersebut membutuhkan perhatian. Dimana, kita harus mengenali dan mengetahui bagaimana kondisi tubuh kita mulai dari peredaran darah hingga detak jantung yang sehat. Kesemutan seringkali terjadi ketika tangan terlalu lama menahan beban berat. Jika kesemutan terjadi secara berangsur – angsur akan membuat bagian tangan atau kaki menjadi mati rasa sehingga tidak dapat digunakan untuk beraktivitas seperti biasanya.

  Baca juga : Tips Kesehatan Ibu Hamil Tua

Secara istilah medis kesemutan disebut dengan parestesia. Secara umum kesemutan disebabkan oleh tekanan pada syaraf, dimana pada saat sistem persarafan berjalan lancar, arus listrik kecil mengalir pada di sepanjang jaringan saraf pada lengan dan kaki, tulang belakang serta otak. Namun, jika terjadi tekanan secara terus – menerus pada saraf, arus tersebut terhambat sehingga menyebabkan sensasi kesemutan. Kondisi ini akan terjadi jika seseorang tidur kemudian tangan tertindih tubuh dalam waktu lama dan pada saat bangun tangan sulit digerakkan karena kesemutan. Selang beberapa waktu ketika tangan digerak – gerakan dengan halus kesemutan tersebut akan berkurang secara perlahan. Kesemutan ditangan yang berlangsung secara lama atau terjadi dalam waktu sering dimana menujukkan kondisi kronis harus diperhatikan. Dimana, hal ini bisa mengindikasikan adanya gangguan saraf yang lebih permanen. Berikut ini terdapat kondisi yang dapat menyebabkan kesemutan kronis.

-        Diabetes, bisa merusak pembuluh darah kecil yang memasok saraf pada jari tangan. Hal tersebut bisa menyebabkan kesemutan, nyeri, bahkan mati rasa pada bagian tangan.

-        Kompresi saraf, misalnya dengan saraf ulnaris dimana saraf yang dimulai dari leher dan memanjang kebawah hingga pada bagian dalam lengan atas dan siku.

-        Carpal tunnel syndrome, merupakan sensasi nyeri dan kesemutan ditangan yang diakibatkan oleh akumulasi tekanan pada terowongan kecil memanjang dari pergelangan tangan hingga pada bagian telapak tangan.

-        Malnutrisi, yaitu kondisi tubuh yang kekurangan nutrisi penting untuk berjalannya sistem saraf termasuk vitamin B12.

-        Kerusakan saraf, akibat infeksi ataupun cidera mampu menyebabkan kesemutan pada tangan.

  Baca juga : Mata Sakit dan Bengkak

Kesemutan yang dialami seseorang ternyata dapat diatasi dengan alami. Sehingga ketahui beberapa tips mengatasi kesemutan berikut ini.

-        Hindari cedera saraf leher / punggung dengan tidak mengangkat beban yang berat. Beristirahat secara teratur dengan menjaga postur tubuh secara baik supaya kesemutan tidak terjadi secara sering.

-        Kendalikan diabetes, jika anda seseorang yang mengalami diabetes sebaiknya mengendalikan dengan diet, olahraga, obat – obatan serta rutin melakukan pemeriksaan.

-        Hindari kekurangan vitamin B12 dengan melakukan diet seimbang.

-        Segera kunjungi dokter apabila kesemutan disertai dengan adanya tanda – tanda gangguan saraf lain.

Kesemutan harus diwaspadai dengan baik karena bisa menjadi tanda – tanda adanya penyakit didalam tubuh. Kondisi tubuh yang kurang sehat dan menjalur pada sistem saraf akan berakibat terjadinya kesemutan.  Kesemutan ditangan dapat diatasi dengan melakukan beberapa hal diatas dan anda bisa mengetahui apa yang menyebabkan kesemutan dengan adanya penjelasan diatas.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Wanita Butuh Tidur Cukup Dan Berkualitas

08-06-2014 05:26

Hampir semua wanita tahu, tak ada yang bisa membuat pudar kulit wajah separah kurangnya waktu tidur. Ada istilah beauty sleep atau dengan kata lain tidur cukup demi kulit wajah segar. Meski tahu, belum tentu semua wanita melakukannya lho. Ada banyak wanita di luar sana yang barutidur lepas tengah malam dan harus bangun pagi-pagi untuk berangkat ke tempat kerja. Bagaimana dengan Anda? Masih belum termotivasi untuk menambah jam tidur? Ah, mestinya Anda dengarkan saja apa kata ahlinya. Banyak dokter meyakini, kebiasaan kurang tidur bisa membuat wanita berisiko menderita penyakit jantung dan diabetes ketimbang pria. Benarkah? Apakah pria dan wanita sedemikian berbedanya dalam hal fisiologi sehingga mereka memberikan reaksi berbeda terhadap pola tidur yang terganggu? Atau ada kaitannya dengan masalah psikologis? Diyakini testoteron mungkin punya peran. Diingatkan, para wanita agar lebih memperhatikan waktu tidurnya. Saya rasa kita tidak harus menunggu 20, 39, atau 40 tahun untuk mengubahnya. Bagi wanita tidur cukup tidak hanya beauty sleep, tapi juga tidur demi kesehatan. Baca juga : Memadukan Herbal dan Kemoterapi Untuk Penyembuhan Kanker  Tapi benarkah hanya sebegitu dampaknya? Coba saja ingat-ingat, kurang tidur sering kali memicu suasana hati yang buruk. Jangan heran bila seorang istri atau rekan kerja wanita Anda dalam keadaan kesal, padahal masih pagi, tanpa ketahuan penyebabnya. Itulah yang mereka rasakan kalau kurang tidur. Wanita butuh lebih banyak waktu tidur ketimbang pria dan bila dipaksa akan lebih menderita, baik secara fisik maupun mental. Kurang tidur membuat wanita punya suasana hati yang tak enak, kurang energik, serta lebih gampang tersinggung. Tidur nyenyak dibutuhkan agar Anda berfungsi sepanjang hari. Kalau kurang tidur membuat wanita mengantuk dan marah-marah tak karuan, maka tidur nyenyak bisa membuat wanita produktif, membuat keputusan terbaik, menghindari hal-hal tak perlu, dan berinteraksi dengan orang lain secara efektif. Baca juga :  Cara Menghilangkan Jerawat dengan Buah-buahan Setiap orang butuh jam tidur berbeda. Kebanyakan butuh 7 hingga 9 jam tidur setiap malam. Tapi ada juga yang butuh lebih lama, dan itu normal. Sebagian lagi malah kurang dari 7 jam. Seiring usia, jam tidur kemungkinan berkurang. Jadi tinggal pada pilihan membuat jam tidur yang terus berkurang itu benar-benar berkualitas. Percuma jika jam tidur Anda panjang namun berkali-kali terbangun gara-gara gangguan yang tidak perlu. Begitu bangun, Anda mestinya merasa segar dan tak merasa terpaksa atau tiba-tiba terbangun. Pertanda lain, sepanjang hari Anda tak bakal mengantuk, sekalipun menjalani aktivitas yang biasa saja, bahkan membosankan. Kalau ingin hari-hari Anda berlalu dengan penuh semangat dan ceria, pastikan tidur dengan cukup dan berkualitas. Nah, selamat tidur.

Featured Image
Atasi Kram Dan Nyeri Otot Dengan Suplemen Herbal

31-05-2014 19:45

Meski tampaknya tidak serius, kram atau nyeri otot selalu tidak menyenangkan penderitanya. Biasanya muncul akibat berlebihnya aktivitas fisik saat berolahraga. Gejala Adapun gejala kram dan nyeri otot bisa ditengarai dengan timbulnya hal-hal berikut : Otot mengejang tiba-tiba saat aktivitas berlangsung. Nyeri dan kaku otot setelah aktivitas. Kejang otot di malam hari, terutama di betis. Saat disentuh otot terasa sakit.   Apa Itu Kram Dan Nyeri Otot? Ada dua tipe nyeri otot. Pertama, nyeri dan kaku akan makin parah saat beraktivitas (lari, jalan, menggali, membawa beban). Dokter menyebutnya delayed onset muscle soreness (DOMS). Tipikalnya, dimulai sehari atau dua hari setelah aktivitas, bahkan hingga seminggu. Baca juga : Jangan Sepelekan Influenza  Bila otot tiba-tiba berkontraksi dan tidak dapat rileks, inilah nyeri tipe kedua, disebut kram. Biasanya mengenai paha, betis, telapak. Dapat terjadi setiap waktu, bahkan saat tidur sekalipun. Penyebabnya Meski kondisi tubuh oke, aktivitas baru bisa menyebabkan nyeri otot. Contohnya, Anda seorang pelari. Ketika menolong teman menggeser meja yang berat, nyeri pada lengan dan bahu bisa muncul. Para ahli bilang, nyeri merupakan gejala robekan mikroskopik (sangat kecil) pada otot, yang akan membaik selama beberapa hari. Aktivitas yang menuntut otot meregang agak kuat seperti berlari menuruni bukit kerap menyebabkan terjadinya cedera. Sebaliknya, kram otot bukanlah hasil dari cedera, meski tidak ada yang tahu tepatnya kenapa hal ini terjadi. Barangkali akibat tidak seimbangnya mineral-mineral (kalsium, megnesium, potasium, sodium) yang mengatur kontraksi dan rileksasi otot atau karena kurang air. Latihan fisik yang terlalu berat sepanjang hari bisa jadi memunculkan kram pada bertis yang menimbulkan nyeri cukup menyakitkan saat Anda tidur nyenyak di malam hari, seperti juga bila Anda memakai sepatu bersol tinggi atau terlalu sempit. Penanganan Agar kebutuhan mineral menyokong kontraksi otot, asuplah kalsium dan magnesium secara rutin. Kebanyakan orang mendapatkan cukup potasium dan sodium atau natrium dari bahan makanan yang ada. Konsumsi juga vitamin E setiap hari jika Anda cenderung mudah mengalami kram saat berolahraga. Baca juga : Jaga Kesehatan Mulut Untuk Redam Penyakit  Para binaragawan acapkali menggunakan suplemen kreatin untuk meningkatkan massa otot. Bahan ini terbukti menolong mengembalikan robekan mikroskopik saat latihan berat atau cedera terjadi. Apalagi yang bisa dilakukan? Banyak minum air sebelum, selama dan setelah olahraga. Lakukan pemanasan dan peregangan sebelum olahraga dan pendinginan setelahnya. Gunakan es bila nyeri makin parah untuk redakan peradangan. Minyak herbal bisa digunakan untuk meringankan nyeri. Campurkan setengah ons minyak netral seperti minyak almon dengan beberapa tetes minyak dari bahan tanaman jahe, lavender, peppermint, dan eucalyptus (minyak kayu putih). Dengan lembut, balurkan ke otot yang nyeri sambil dipijat. Untuk meredakan nyeri di otot betis, tekuk kaki, pegang ujung-ujung jari kaki dan jempol kaki dengan tangan dan dengan lembut tarik ke arah lutut saat Anda duduk dengan kaki selonjor. Pijatlah betis pada saat yang sama untuk merilekskan otot. Meregangkan otot dapat mengurangi risiko nyeri otot. Berdirilah selangkah menghadap dinding. Majukan kaki kanan. Kaki kiri masih dalam posisi luruh. Kedua tangan lurus menahan dinding, lalu tempelkan muka ke dinding. Diam dalam posisi ini selama 15 sampai 20 detik. Ulangi dan ganti kaki kiri yang maju. Atasi dengan herbal ·Herbal seperti bromelain dan kulit kayu pohon wilow putih bisa digunakan. Bila sulit mendapatkannya, Anda bisa memilih obat bebas seperti aspirin atau ibuprofen. Bromelain (sebuah enzim dari buah nanas) memiliki efek antiperadangan bagi otot dan membantu mengurangi mengeringnya cairan otot saat cedera. Biasanya disebut aspirin alami. Kulit kayu wilow putih diperoleh dari kulit kayu bagian dalam pohon wilow putih. Sangat efektif untuk meredakan nyeri. Herbal valerian merupakan obat tidur alami yang berguna bila rasa sakit ini muncul saat tidur. Konsumsi suplemen ini dengan kombinasi yang cocok agar nyeri lenyap. Selain kulit kayu wilow bisa juga dikombinasikan dengan obat bebas.  

Featured Image
Setelah Alami Keguguran, Perlukah Menjalani Kuret?

31-08-2024 20:14

Keguguran merupakan peristiwa yang umum terjadi pada wanita hamil. Kehamilan dianggap mengalami keguguran jika kehamilan hilang secara spontan sebelum usia kandungan memasuki minggu ke-20.  Setelah mengalami keguguran, tubuh wanita mungkin akan mengeluarkan jaringan janin dengan sendirinya. Namun, kemungkinan wanita juga mengalami “keguguran tidak lengkap”, yaitu ketika perdarahan uterus gagal membersihkan rahim. Terutama pada keguguran yang terlewat, yaitu saat tubuh ibu lalai menyadari bahwa janinnya telah mati, juga mungkin terjadi.  Alasan Kuret Perlu Dilakukan setelah Keguguran Setelah keguguran, wanita biasanya memiliki tiga pilihan. Di antaranya adalah obat untuk menginduksi keguguran, menunggu untuk melihat apakah keguguran akan terjadi dengan sendirinya, atau pelebaran dan kuretase.  Prosedur  kuret  melibatkan pelebaran serviks dan menggunakan alat khusus untuk menghilangkan isi rahim, dan membantu mencegah infeksi dan komplikasi setelah keguguran.  Dilatasi dan kuret merupakan prosedur bedah singkat. Pada prosedur ini, serviks dilatasi dan alat khusus digunakan untuk mengikis lapisan rahim. Kondisi yang Harus Lakukan Prosedur Kuret Setelah mengalami keguguran, mungkin kamu perlu dikuret karena salah satu dari beberapa alasan berikut : Menghapus jaringan di dalam rahim selama atau setelah keguguran atau aborsi untuk menghapus bagian-bagian kecil plasenta setelah melahirkan. Ini juga membantu mencegah infeksi atau pendarahan hebat.  Diagnosis atau obati perdarahan uterus yang abnormal. Kuret dapat membantu mendiagnosis atau mengobati pertumbuhan seperti fibroid, polip, ketidak seimbangan hormon, atau kanker rahim. Sampel jaringan uterus akan dokter lihat di bawah mikroskop untuk memeriksa sel-sel abnormal.  Prosedur kuret hanya membutuhkan waktu 10-15 menit, tetapi kamu perlu tetap di rumah sakit hingga lima jam. Sedangkan waktu pemulihan total dari prosedur kuret adalah sekitar dua minggu. Sebagian besar wanita akan mengalami rasa sakit dan kram pasca operasi yang biasanya berlangsung 3-4 hari, serta bercak yang dapat bertahan hingga dua minggu.  Rasa nyeri setelahnya dapat kamu kelola dengan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID). Setelah melakukan kuret, wanita biasanya perlu menghindari hubungan seksual selama beberapa minggu setelah prosedur. Meski begitu, kamu dapat bekerja kembali beberapa hari setelah kuret.  Manfaat Menjalani Kuret setelah Keguguran Berikut ini beberapa manfaat menjalani kuret setelah mengalami keguguran : Mempersingkat proses gejala fisik Kuret merupakan tindakan medis yang bisa kamu jadwalkan, sedangkan keguguran alami dapat berlangsung selama berhari-hari, bahkan berminggu-minggu. Selain mengurangi gejala fisik seperti pendarahan dan kram, dalam beberapa kasus, seseorang mungkin memilih kuret untuk mengatasi trauma emosional langsung dari keguguran. Meminimalisasi nyeri fisik Kuret dapat kamu lakukan dengan anestesi atau sedasi, dan obat pereda nyeri dapat dokter berikan. Beberapa orang mengalami kram ringan setelah kuret. Namun, biasanya secara fisik dapat kembali ke rutinitas normal dalam satu atau dua hari. Menurunkan risiko tertentu Keguguran yang tidak lengkap memungkinkan terjadinya risiko. Misalnya, sisa-sisa jaringan kehamilan dapat menyebabkan pendarahan dan infeksi yang berkepanjangan. Prosedur kuretase umumnya tergolong aman, tapi seperti halnya operasi apapun, kuret juga memiliki risiko tersendiri. Hanya saja, sebagian besar komplikasi yang mungkin terjadi dapat kamu obati.  Sisa kehamilan tidak terlihat Melihat jaringan sisa kehamilan (seperti sisa-sisa janin) dapat membuat pengalaman keguguran menjadi lebih traumatis. Selama kuret, kamu tidak akan melihat jaringan yang diangkat.  Mengurangi kemungkinan prosedur medis selanjutnya Jika kamu mengalami keguguran dan pendarahan terus berlanjut, jaringan belum sepenuhnya luruh, atau mengalami infeksi. Oleh karenanya, penanganan medis (termasuk kuret) perlu dokter lakukan untuk mencegah komplikasi. Menjalani kuret akan menangani banyak masalah medis di awal, sehingga prosedur medis lebih lanjut dapat kamu cegah.  Untuk menjalani tindakan kuret harus dilakukan Dokter Spesialis Kandungan ObGyn (Sp.OG). Klinik Raden Saleh merupakan Fasilitas layanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan wanita secara spesialistik (dalam bidang kuret). Dengan ditangani langsung oleh dokter spesialis kandungan SpOG. Klinik kuret ini mengutamakan kesejahteraan wanita dengan memberikan perawatan khusus di bidang ginekologi, dengan fokus pada prosedur penting pengangkatan jaringan dari rahim yang dikenal dengan istilah kuret. Terletak di Jln. Raden Saleh Jakarta yang dinamis, klinik kami berdedikasi untuk menawarkan layanan medis ahli Kuret dalam mengutamakan lingkungan yang nyaman dan penuh kasih.

...