Kenali Jenis-Jenis Kawat Gigi

Additional Image

Waktu Posting : 08-09-2024 04:33 | Dibaca : 455x

Ada berbagai jenis kawat gigi yang bisa dipilih berdasarkan berdasarkan bahan maupun metode pemakaiannya. Dengan mengenal jenisnya, pasien bisa lebih mudah memilih kawat gigi sesuai kebutuhan, baik untuk kebutuhan estetika maupun untuk menjaga kesehatan rongga mulut.

Behel atau kawat gigi merupakan salah satu alat untuk mengatasi kelainan  susunan gigi  yang menimbulkan keluhan. Kelainan susunan gigi yang dimaksud di antaranya adalah gigi tonggos, gingsul, renggang , dan rahang bawah maju.

Selain menimbulkan masalah penampilan, kelainan susunan gigi tersebut juga dapat mengganggu fungsi bicara, mengunyah, serta meningkatkan risiko terjadinya kerusakan gigi.

Kelainan susunan gigi bisa diatasi dengan pemakaian kawat gigi. Pemilihan jenis kawat gigi akan disesuaikan dengan kelainan susunan gigi, pertimbangan estetika, serta biaya.

Mengenal Jenis-Jenis Kawat Gigi

Berikut ini adalah berbagai jenis dari kawat gigi yang umum digunakan untuk mengatasi kelainan susunan gigi :

1. Kawat gigi konvensional

Kawat gigi konvensKawat gigi  jenis ini terbuat dari logam stainless steel yang ditempelkan pada bagian depan gigi menggunakan semen khusus.

Logam (bracket) yang ada pada masing-masing gigi akan dihubungkan dengan karet elastis (elastic band) dan kawat khusus (wire) untuk memberikan tekanan pada gigi. Ini dilakukan agar gigi dapat bergeser perlahan ke posisi yang diinginkan.

Selain terbuat dari logam, bracket gigi konvensional juga ada yang berbahan dasar keramik. Kawat gigi jenis ini memiliki tampilan yang lebih menarik karena warnanya mirip dengan warna gigi, sehingga tidak begitu terlihat jika dibandingkan dengan bracket dari bahan logam.

Efektivitas bahan keramik sama baiknya dengan bahan logam dalam merapikan gigi. Namun, kawat gigi bahan keramik tidak direkomendasikan untuk digunakan oleh penderita deep bite, yaitu kelainan susunan gigi yang membuat gigi bagian atas menutupi gigi bawah secara berlebihan saat menggigit.

2. Kawat gigi self ligating

Kawat gigi self ligating tidak menggunakan karet elastis, melainkan menggunakan klip kecil khusus pada masing-masing bracket. Jenis kawat gigi ini lebih tahan lama daripada kawat gigi konvensional. Selain itu, pemakainya juga tidak perlu sering kontrol ke dokter gigi.

3. Kawat gigi lingual

Lingual braces atau kawat gigi lingual sebenarnya memiliki kesamaan dengan kawat gigi konvensional. Hal yang membedakannya adalah letak bracket kawat gigi lingual yang berada di sisi dalam gigi, sehingga kawat gigi tidak terlihat dari luar.

Jenis kawat gigi ini umumnya dipilih oleh pasien yang tidak ingin terlihat jelas menggunakan kawat gigi. Meski demikian, pemasangan jenis kawat gigi ini bisa menimbulkan efek samping kesulitan bicara. Selain itu, kawat gigi jenis ini berisiko mengganggu  kebersihan lidah dan menyebabkan nyeri saat mengunyah.

Perawatan Kelainan Susunan Gigi Selain dengan Kawat Gigi

Selain menggunakan kawat gigi, berikut ini adalah alat lain yang bisa digunakan untuk memperbaiki kelainan susunan gigi:

  • Clear aligner

Clear aligner merupakan alat yang saat ini mulai populer digunakan untuk mengatasi kelainan susunan gigi ringan. Tidak seperti kawat gigi yang bersifat semi permanen, clear aligner bisa dilepas dan dipasang sendiri oleh pasien.

Clear aligner perlu dipasang selama 22 jam setiap hari dan bisa dilepas pada saat makan, minum, atau ketika menyikat gigi. Hal ini membuat pengguna clear aligner lebih mudah dalam  menjaga kebersihan rongga mulut  dan gigi.

Clear aligner merupakan alat transparan yang melapisi seluruh gigi, sehingga tidak begitu terlihat. Hal ini membuat clear aligner lebih unggul secara estetika. Selain itu, clear aligner juga lebih baik untuk kesehatan gusi dan jaringan di sekitar gigi.

Clear aligner memang memiliki lebih banyak kelebihan daripada kawat gigi, tetapi alat ini membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memperbaiki susunan gigi.

  • Headgear

Jenis alat lainnya untuk mengatasi gangguan susunan gigi adalah headgear. Namun, alat ini lebih difungsikan untuk memperbaiki posisi rahang atas dan rahang bawah yang tidak sejajar, terutama pada anak-anak.

Alat ini memiliki bagian-bagian yang dipasang di luar rongga mulut, yaitu leher dan kepala. Agar efektif, headgear harus digunakan selama 12–14 jam per hari atau bahkan lebih.

Jika Anda berencana memakai kawat gigi, konsultasikan dengan dokter gigi mengenai jenis kawat gigi yang tepat sesuai kebutuhan Anda. Pemasangan kawat gigi sebaiknya dilakukan oleh dokter gigi. Salah satu klinik perawatan gigi yaitu Klinik GiO menawarkan berbagai jenis kawat gigi Jogja yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pasien. 

Klinik GiO didukung oleh dokter spesialis kawat gigi Jogja yang berpengalaman dalam menangani berbagai kasus ortodontik. Dengan keahliannya, setiap pasien mendapatkan perawatan yang tepat dan hasil yang optimal.

Selain  dilengkapi dengan teknologi ortodontik modern, harga kawat gigi yang ditawarkan juga terjangkau. Untuk  mendukung proses perawatan lebih efektif dan efisien, tmenggunakan alat-alat canggih agar membantu dalam diagnosa dan perawatan yang lebih akurat.

Setiap pasien di Klinik gigi GiO ( klinik kawat gigi Jogja)  mendapatkan pelayanan yang personal dan profesional. Rencana perawatan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan individu pasien, sehingga hasilnya lebih efektif dan memuaskan.


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik

01-05-2014 21:09

Gejala dan Pengobatan Secara Herbal untuk Penyakit Rematik  - Di Indonesia, penyakit rematik bukanlah suatu penyakit yang baru saja dikenal. Banyak sekali mereka terutama yang berusia setengah baya hingga lanjut usia menderita penyakit ini. Banyak yang mengatakan jika rematik disebabkan karena sering tiduran di lantai yang dingin tanpa alas atau juga Karena selalu mandi dengan air dingin. Benarkah begitu adanya? Penyakit rematik adalah penyakit yang menyerang dan memberi rasa linu pada persendian dan tulang-tulang Anda. Biasanya merasa sakit pada bagian kaki, betis , paha dll. Saat ini tidak hanya mereka yang berusia lanjut yang menderita rematik bahkan banyak juga kaum yang masih muda belia dan produktif sudah mengidap rematik. Sebenarnya ada beberapa jenis penyakit rematik yang dikenal di dunia kedokteran hanya saja karena ciri nya yang sering disalah artikan sebagai asam urat atau nyeri sendi biasa maka seringkali tidak segera ditangani. Jenis rematik yang berbahaya adalah arthistis rematoid. Baca juga : Pengobatan Alami Untuk Sakit Gigi  Ketika penyakit rematik atau sejak gejala tidak segera diobati maka rasa nyeri pada persendian yang timbul akan semakin hebat. Berikut akan kami berikan beberapa gejala utama saat Anda terserang penyakit rematik. Ketika mengalami beberapa gejala atau semua gejala di bawah ini harap segera langsung memeriksakan diri ke dokter karena rematik bukan penyakit yang bisa dianggap remeh. Gejala pertama adalah ketika Anda mengalami cidera pada bagian tubuh Anda coba pastikan apa itu hanya terkilir biasa atau karena radang yang memang salah satu penyebab rematik. Gejala yang kedua adalah seringnya kita mengalami mati rasa pada bagian tubuh atau kesemutan. Jika rasa itu sering timbul segera kompres bagian tubuh yang terkena. Gejala berikutnya adalah kekeringan pada mulut, mata kulit dan juga tenggorokan yang disebabkan karena adanya radang. Gejala yang keempat adalah timbulnya rasa pegal-pegal pada bagian persendian Anda. Jika rasa nyeri timbul bersamaan pada kaki, siku, lengan dan lebih dari seminggu maka segera lah ke dokter. Jika Anda mengalami kekakuan persendian setiap pagi hari setelah Anda terbangun dan lama sekali baru kembali pulih maka itu adalah gejala rematik. Jika rematik telah parah maka akan timbul benjolan dan juga mati sendi. Dari beberapa gejala rematik diatas Anda bisa memastikan jika rematik bukan penyakit yang menyenangkan. Segera ke dokter dan berobat. Jika Anda ingin melakukan pengobatan dengan ramuan herbal maka daun buah sirsak terkenal ampuh dalam mengatasi rematik. Bagaimana cara mengolahnya? Daun buah sirsak bisa Anda potong kecil-kecil setelah dicuci lalu dijemur hingga kering dan rebus lalu airnya diminum seperti teh. Bisa Anda tambahkan gula batu sedikit untuk menghindari rasa getir. Jika Anda tidak suka harus memotong dan menjemur maka bisa langsung Anda cuci lalu rebus airnya. Minum setiap hari sebanyak 3x sehari. Ramuan herbal yang kedua adalah kulit buah manggis. Buah manggis terkenal sebagai queen of fruit yang akan sangat manjur mengobati berbagai macam penyakit bahkan kanker. Selain rasanya yang manis segar ternyata kulitnya juga sangat berkhasiat dalam membasmi penyakit kronis. Rematik adalah salah satu penyakit yang bisa disembuhkan dengan kulit buah manggis. Cara mengolahnya cukup mudah. Anda bisa mencuci kulit buah manggis lalu di ambil bagian dalam yang berwarna pink dan jemur hingga kering lalu rebus dan minum airnya saja. Ambil bagian pink kulit manggis lalu di blender hingga halus dan ambil air tanpa ampasnya. Ramuan ini Anda minum satu gelas sebanyak 3x sehari setelah makan. Agar penyerapan ke dalam tubuh lebih maksimal. Jika Anda tidak begitu suka dengan rasa sepat dan getir bisa Anda tambahkan madu secukupnya. Baca juga : Jangan Biarkan Asam Urat Menjerat Anda Konsumsi ramuan herbal dikenal dengan tanpa efek samping tetapi untuk kulit manggis biasanya Anda akan merasa mual selama beberapa kali konsumsi dikarenakan tubuh perlu penyesuaian saja. Selain itu hindari melakukan aktivitas yang sekiranya memacu rematik Anda untuk menjadi lebih parah semisal selalu mandi dengan air dingin di malam hari atau sering keluar malam tanpa penghangat. Memang disaat Anda sudah memutuskan akan menggunakan pengobatan herbal atau alami proses nya tidak bisa instant. Tetapi biasanya kulit manggis dan daun sirsak sudah menunjukkan hasil sejak sebulan pemakaian. Anda bisa bandingkan kesegaran tubuh Anda sebelum dan sesudah pemakaian pasti akan sangat berbeda sekali. saat ini memang sudah banyak tersedia ramuan yang di ekstrak dari manggis dan daun sirsak lalu dijual dalam bentuk kapsul hanya saja perhatikan apakah produk tersebut mengandung bahan pengawet. Jelas obat yang bebas pengawet adalah yang paling baik yang tidak akan menyebabkan efek samping yang berarti. Setelah satu bulan atau lebih pemakaian Anda bisa berkonsultasi kembali dengan dokter rematik Anda. Apakah peradangan yang dulu terjadi pada sendi masih dengan kondisi yang sama atau sudah mengalami perubahan yang berarti. Selain murah, obat rematik secara herbal juga sangat aman. Selama ampas dari jamu-jamuan yang Anda konsumsi tidak ikut terminum maka tidak akan menyebabkan fungsi ginjal dan hati Anda rusak. Imbangi dengan perbanyak minum air putih yang cukup. Selain kedua bahan diatas, teripang juga bisa menjadi pilihan obat yang manjur hanya saja mungkin mendapatkannya dan pengolahannya tidak semudah ketika Anda mencari manggis dan daun buah sirsak. Tetapi untuk saran, konsumsi satu persatu jangan langsung di campur-campur agar khasiatnya mudah terlihat dan kinerja nya maksimal.  

Featured Image
Tradisi Mudik Juga Ada di Beberapa Negara ini

30-04-2022 01:14

  Di Indonesia, tradisi mudik kerap diidentikkan dengan Hari Raya Idul Fitri. Tradisi ini merupakan aktivitas pulang atau kembali ke kampung halaman yang dilakukan oleh para perantau atau pekerja migran. Selain Indonesia, sejumlah negara di luar negeri tampaknya juga memiliki tradisi mudik menjelang lebaran.  Dilansir dari pssat.ugm.ac.id, aktivitas mudik ini mulanya menjadi sangat populer setelah kemerdekaan RI, tepatnya pada 1960-an. Kala itu, masyarakat berbondong-bondong ke Jakarta untuk mengais rejeki ke ibu kota baru Indonesia tersebut. Ketika menjelang lebaran tiba, mereka merasa rindu dengan kampung halamannya dan memutuskan untuk kembali.  Sejak saat itu, fenomena mudik menjadi tradisi khas saat menjelang lebaran. Namun, tak hanya di Indonesia saja yang punya tradisi mudik. Di luar negeri pun terdapat tradisi mudik ini dengan pemaknaan dan istilahnya masing-masing. Dirangkum Tempo dari berbagai sumber, berikut lima negara yang memiliki tradisi mudik:  1. China  Di China, tradisi mudik tidak hanya berlangsung saat Lebaran, melainkan terjadi pada saat perayaan tahun baru Imlek. Mengutip ibtimes.co.uk, perayaan Imlek di China jauh lebih meriah ketimbang Hari Raya Idul Fitri. Momen tersebut banyak dimanfaatkan warganya untuk pulang ke kampung halaman atau mudik agar dapat merayakan bersama keluarga.  2. India  Tradisi mudik di India yang terbesar berlangsung saat perayaan Festival of Lights alias Diwali. Perayaan yang terjadi setiap Oktober atau November itu sama meriahnya dengan perayaan Idul Fitri di sejumlah negara-negara Islam. Warga India akan beramai-ramai kembali ke kampung halaman mereka. Bahkan, fenomena mudik di India ini lebih heboh ketimbang di Indonesia, seperti dikutip dari rediff.com.  3. Bangladesh  Seperti halnya di Indonesia, sebagian besar warga Bangladesh merantau ke kota-kota besar untuk bekerja dan memperbaiki nasib. Setiap menjelang perayaan hari besar, seperti Idul Fitri mereka akan pulang ke kampung halaman untuk merayakannya bersama sanak keluarga. Aktivitas mudik ini menjadi agenda tahunan yang wajib dilakukan para warga Bangladesh yang merantau.  4. Pakistan  Menjelang Hari Raya Idul Fitri, biasanya jalur-jalur utama penghubung antar wilayah di Negara Pakistan akan terlihat penuh sesak. Tentunya, hal itu dipenuhi oleh kendaraan para pemudik serta angkutan umum yang hendak melangsungkan perjalanan ke kampung halaman. Melansir newspakistan.pk, pemerintah Pakistan akan melibatkan pihak kepolisian untuk bersiaga melancarkan arus mudik ini.  5. Arab Saudi  Fenomena mudik juga dilakukan oleh warga muslim di Arab Saudi menjelang Hari Raya Idul Fitri. Sama halnya dengan di Indonesia, keluarga di kampung halaman akan mendekorasi rumahnya seindah mungkin dan menyiapkan aneka masakan khas lebaran guna menyambut anggota keluarga lain yang akan berkunjung.   

Featured Image
Mengenal Manfaat Dan Efek Samping Antibiotik

03-09-2014 10:20

Antibiotik asalnya dari dua kata Yunani, yakni ‘anti’ yang bermakna ‘melawan’ serta ‘bios’ yang bermakna ‘hidup’. Antibiotik ialah obat yang dipakai untuk menghalangi perkembangan bakteri pemicu infeksi. Obat ini sudah dipakai untuk melawan infeksi beragam bakteri pada tumbuhan, hewan, serta manusia mulai sejak th. 1930-an. Antibiotik cuma melawan infeksi bakteri serta tak bekerja melawan infeksi virus, seperti flu, pilek, sakit tenggorokan, gondok, bronkhitis, dan lain-lain. Antibiotik yang dipakai untuk menyembuhkan infeksi virus bahkan dapat membahayakan tubuh. Hal semacam ini sebab setiap saat dosis antibiotik di ambil virus tak berpengaruh, bahkan demikian sebaliknya, berlangsung penambahan kekebalan bakteri pada antibiotik. Bakteri yang kebal dengan antibiotik tak bisa dibunuh dengan obat itu pada dosis yang sama.Inilah penyebab kenapa tiap-tiap orang mesti ikuti panduan yang didapatkan oleh dokter sebelum saat mengambil antibiotik.   Baca juga : Tips Membakar Kalori Secara Sederhana Penisilin, semacam antibiotik pertama, diketemukan dengan cara tak berniat oleh Alexander Fleming dari kultur jamur. Sekarang ini ada kian lebih 100 tipe antibiotik yang dipakai dokter untuk mengobati infeksi enteng hingga kronis. Beragam Tipe Antibiotik Dari 100 zat antibiotik yang di produksi dengan cara alami serta sintetis, amat sedikit yang sudah dapat dibuktikan aman serta efisien. Ada beragam jalan untuk mengklasifikasikan antibiotik. Satu diantaranya ialah dengan mengklasifikasikan antibiotik berdasar pada dampak pada bakteri. Tetapi, dalam artikel ini kita bakal memperhatikan klasifikasi antibiotik berdasar pada susunan kimianya. Tipe ntibiotik yang dikategorikan berdasar pada susunan kimia ialah semacam tersebut : - Penisilin (Penicillins) - Sefalosporin (Cephalosporins) - Aminoglikosida (Aminoglycosides) - Makrolid (Macrolides) - Sulfonamida (Sulfonamides) - Fluoroquinolones - Tetrasiklin (Tetracyclines) - Polipeptida (Polypeptides) 1. Penisilin (Penicillins) Penisilin atau antibiotik beta-laktam ialah kelas antibiotik yang mengakibatkan kerusakan dinding sel bakteri waktu bakteri tengah dalam proses reproduksi. Penisilin ialah grup agen bakterisida yang terbagi dalam penisilin G, penisilin V, ampisilin, tikarsilin, kloksasilin, oksasilin, amoksisilin, serta nafsilin. Antibiotik ini dipakai untuk menyembuhkan infeksi yang terkait dengan kulit, gigi, mata, telinga, saluran pernapasan, dan lain-lain. Beberapa orang mungkin saja alami alergi pada penisilin dengan keluhan ruam atau demam lantaran hipersensitivitas pada antibiotik. Kerapkali penisilin diberikan dalam gabungan dengan beragam tipe antibiotik yang lain. 2. Sefalosporin (Cephalosporins) Sefalosporin, seperti penisilin, bekerja dengan mengganggu pembentukan dinding sel bakteri sepanjang reproduksi. Tetapi, antibiotik ini dapat menyembuhkan beragam infeksi bakteri yang tak bisa diobati dengan penisilin, seperti meningitis, gonorrhea, dan lain-lain. Dalam masalah di mana orang peka pada penisilin, jadi sefalosporin dapat diberikan semacam alternatif. Tetapi, dalam banyak masalah, saat seorang alergi pada penisilin, jadi besar kemungkinan dia bakal alergi pada sefalosporin pula. Ruam, diare, kejang perut, serta demam ialah dampak samping dari antibiotik ini. 3. Aminoglikosida (Aminoglycosides) Tipe antibiotik ini menghalangi pembentukan protein bakteri. Lantaran efisien dalam menghalangi produksi protein bakteri, aminoglikosida diberikan diantaranya untuk menyembuhkan tifus serta pneumonia. Walau efisien dalam menyembuhkan bakteri pemicu infeksi, ada resiko bakteri makin tahan pada antibiotik ini. Aminoglikosida pula diberikan dalam gabungan dengan penisilin atau sefalosporin. Aminoglikosida efisien mengatur serta menyembuhkan infeksi bakteri, tetapi punya potensi melemahkan ginjal serta manfaat hati. 4. Makrolida (Macrolides) Sama dengan pada awal mulanya, antibiotik ini mengganggu pembentukan protein bakteri. Makrolida menghindar biosintesis protein bakteri serta umumnya diberikan untuk menyembuhkan pasien yang amat peka pada penisilin. Makrolida mempunyai spektrum lebih luas dibanding dengan penisilin serta dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran pernafasan, infeksi saluran lambung, dan lain-lain. Ketidaknyamanan pencernaan, mual, serta diare ialah berbagai dampak samping dari makrolida. Kecuali itu, wanita hamil serta menyusui tak bisa konsumsi makrolida. 5. Sulfonamida (Sulfonamides) Obat ini efisien menyembuhkan infeksi ginjal, tetapi sayangnya mempunyai dampak beresiko pada ginjal. Untuk menghindar pembentukan kristal obat, pasien mesti minum beberapa besar air. Satu diantara obat sulfa yang seringkali dipakai ialah gantrisin.   Baca juga : Mengobati Gusi Bengkak Secara Alami   6. Fluoroquinolones Fluoroquinolones ialah hanya satu kelas antibiotik yang dengan cara segera hentikan sintesis DNA bakteri. Lantaran bisa diserap dengan amat baik oleh tubuh, fluoroquinolones bisa diberikan dengan cara oral. Antibiotik ini dikira relatif aman serta banyak dipakai untuk menyembuhkan infeksi saluran kemih serta saluran pernapasan. Tetapi, fluoroquinolones disangka memengaruhi perkembangan tulang. Itu karena, obat ini tak direferensikan untuk wanita hamil atau anak-anak. Dampak samping yang kerap muncul mencakup mual, muntah, diare, dll 7. Tetrasiklin (tetracyclines) serta polipeptida (polypeptides) Tetrasiklin ialah antibiotik spektrum luas yang dipakai untuk menyembuhkan beragam infeksi seperti infeksi telinga tengah, saluran pernafasan, saluran kemih, dan lain-lain. Pasien dengan permasalahan hati mesti hati-hati waktu mengambil tetrasiklin lantaran bisa jadi memperburuk permasalahan. Polipeptida dikira cukup beracun hingga terlebih dipakai pada permukaan kulit saja. Saat disuntikkan ke kulit, polipeptida dapat mengakibatkan dampak samping seperti rusaknya ginjal serta saraf.

...