Waktu Posting : 11-06-2014 14:28 | Dibaca : 2395x
17-06-2014 07:19
Berbagai pekerjaan mengharuskan kita berlama-lama di depan komputer. Kalau Anda salah satu yang mengalaminya, saatnya mulai memperhatikan bagaimana kondisi mata, kepala, leher, dan punggung Anda? Mata menjadi bagian tubuh yang paling terdampak akibat pemakaian komputer yang terlalu lama. Mata akan berakomodasi secara berlebihan sehingga cepat lelah. Kalau itu terjadi terus-menerus akan ada gangguan visus, gangguan penglihatan. Pada orang muda, biasanya menjadi minus atau bertambah minusnya. Itu karena mata seakan dipaksa bekerja terus-menerus. Sebuah penelitian dari American Optometric Association tentang dampak komputer terhadap kesehatan mata menunjukkan hasil bahwa kondisi yang paling umum terjadi adalah mata lelah dan ketegangan otot mata. Selain itu, ada nyeri kepala, gangguan penglihatan seperti buram serta sakit pada leher dan bahu. Baca juga : Tips Menghindari Kerontokan Rambut Penelitian itu pun menyatakan, menurunnya kesehatan mata akibat penggunaan komputer akan berdampak lagi berupa penurunan produktivitas kerja dan meningkatnya tingkat kesalahan kerja. Selain mata, kepala tempat mata bernaung juga bisa terdampak kesehatannya. Terlalu lama bekerja, otak akan menjadi tidak rileks. Lama-kelamaan bisa muncul kondisi nyeri kepala seperti nyut-nyutan ataupun pusing seperti limbung. Bukan hanya di bagian atas, dampak kesehatan itu juga terjadi di keseluruhan otot badan mulai dari leher, punggung atau tulang belakang, dan sampai ke kaki. Dampak yang muncul mulai dari pegal linu sampai nyeri otot. Coba Anda ingat-ingat bagaimana kondisi tubuh saat bekerja di depan komputer. Adakah yang tahan berjam-jam dengan posisi tegak? Atau membungkuk mendekatkan kepala ke layar? Atau malah selonjoran saking lelahnya? Otot tubuh jelas terganggu karena biasanya duduk dengan posisi yang sama dalam waktu yang sama. Otot berkontraksi terus tanpa relaksasi sehingga menimbulkan gangguan kesehatan otot. Bahkan, ada pula yang tulang punggungnyamenjadi berubah bentuk bila dibiarkan dalm jangka panjang. Beban pekerjaan dalam berbagai profesi ini memang menuntut seseorang bekerja di depan komputer tanpa bisa bergerak. Apalagi saat deadline mendekat, tubuh ini seakan tertancap dikursi dan kita pun harus terus berhadapan dengan komputer. Kondisi itu membuat tubuh terlalu banyak diam. Akhirnya, muncullah berbagai efek sekunder yang sebenarnya tak berkaitan langsung dengan komputer dan baru akan dirasakan dalam jangka panjang. Salah satunya adalah jantung. Karena kurang aktivitas fisik, otot jantung pun menjadi tidak terlatih. Jantung pun akan mudah kena gangguan. Sirkulasi darah pun menjadi kurang lancar sehingga tubuh mudah nyeri. Saat serius bekerja pun orang-orang cenderung tak teratur pola makannya hingga muncul gangguan lambung. Biasanya mereka pun kurang minum air putih dan apalagi suka malas buang air kecil karena sedang kagok bekerja. Akhirnya fungsi ginjal dapat terganggu. Apalagi beberapa orang terbiasa bekerja depan komputer sambil merokok dan minum kopi. Alasannya untuk memudahkan otak bekerja. Padahal, itu malah akan berdampak nyata pada kesehatan paru-paru dan organ lain di dalam tubuh. Baca juga : Lensa Kontak, Amankah? Berikut ini beberapa tips agar Anda bisa tetap sehat walau sering duduk berlama-lama di depan komputer : Setelah dua jam bekerja di depan komputer, keluarlah dari kantor! Carilah pemandangan hijau seperti pepohonan untuk menyegarkan mata. Lakukan selama 15 menit. Selama 15 menit itu, gerakkan badan, terutama yang tidak mengalami pergerakan selama duduk di depan komputer. Itu akan meregangkan dan merelaksasi otot. Saat waktu istirahat, berhenti bekerja! Pakai waktu istirahat untuk makan dan menggerakkan badan. Selama bekerja, selalu sediakan air putih dan rajinlah minum. Itu akan mengakibatkan frekuensi buang air kecil meningkat, tapi jangan malas ke toilet bahkan manfaatkan momen itu untuk meregangkan otot badan. Atur posisi layar komputer supaya berada persis di hadapan kita. Ada beberapa meja kerja yang menempatkan layar di samping, itu akan membuat tulang punggung berubah bentuk. Hasil penelitian American Optometric Association menunjukkan kita harus mengatur pencahayaan layar komputer supaya tidak terlalu terang dan tidak terlalu gelap sehingga mata tidak cepat lelah. Penelitian itu juga menganjurkan penataan penerangan di ruang kerja. Posisi komputer pun diatur supaya lampu ruangan tidak menimbulkan bayangan yang mengganggu di layar. Antisipasi kondisi ruang kerja dengan menggunakan tirai supaya pencahayaan bisa dikontrol sepanjang hari. Sebagai individu, kita harus mengantisipasi dampak kesehatan itu sebelum ada keluhan yang nyata, atau kalau pun ada maka kondisinya tak bertambah parah. Selain itu, setiap perusahaan pun sebaiknya menerapkan kebijakan mengenai durasi maksimal di depan komputer sehingga bisa diselingi dengan relaksasi atau kegiatan lain. Kalau dipaksa terus-menerus dalam jangka panjang dan akhirnya sakit, sudah pasti pekerjaan pun tidak bisa ditangani sesuai target. Jadi, mari mencegah daripada mengobati!  Â
15-07-2016 04:25
Ciuman adalah ritual manusia untuk menujukan kasih sayang dan perhatiannya terhadap pasangannya. tapi dibalik rutinitas itu kenali beberapa penyakit menular yang disebarkan melalui ciuman. Beberapa penelitian telah membuktikan bahwa ciuman yang sehat dapat membawa banyak manfaat untuk tubuh. Namun bila dilakukan dalam kondisi tertentu, ciuman antar pasangan justru dapat menjadi media penularan penyakit. Baca juga : Pasta Gigi Bisa Menghilangkan Komedo Meski banyak menawarkan manfaat kesehatan, namun ciuman juga dapat menjadi media penularan sejumlah virus dan bakteri penyebab penyakit. Virus dan bakteri dalam air liur atau darah dari satu orang dapat menyebar ke orang lain dengan berciuman. Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman 1. Herpes Virus yang dianggap bagian dari keluarga herpes termasuk Epstein-Barr, varicella-zoster (penyebab cacar air) dan herpes simplex (menyebabkan cold sores). Herpes simplex virus dapat menyebar melalui kontak langsung dengan virus saat Ciuman. Herpes paling mudah menyebar ke orang lain ketika lesi terbentuk atau telah meletus. Virus ini bisa 'menumpahkan' (menyebar ke orang lain) dari lokasi leci bahkan ketika herpes itu telah sembuh. Sedangkan cacar air mudah menyebar dari orang ke orang melalui kontak langsung, tetesan liur atau penyebaran udara. 2. Mono Sebenarnya penyakit ini disebabkan oleh virus yang disebut Epstein-Barr virus, seperti dikutip dari Wikipedia, virus ini adalah salah satu tipe virus herpes. Namanya cukup unik, Infectious mononucleosis atau EBV infectious mononucleosis, Pfeiffer's disease, Filatov's disease atau bekennya disebut mono. Penyakit ini pertama kali dijabarkan oleh Sprunt dan Evans di sebuah bulletin yang disebarkan di Johns Hopkins Hospitals tahun 1920. Gejala yang muncul akibat penyebaran virus ini adalah sakit tenggorokan, demam, gelisah, rasa tidak nyaman di badan, peradangan, mual-mual hingga kehilangan nafsu makan. Penyakit ini juga mempengaruhi beberapa bagian tubuh dan memicu terbentuknya penyakit lain, seperti radang tenggorokan hingga hepatitis. Infeksi menyebar melalui pertukaran air liur, dan melewati masa inkubasi selama kurang lebih 4-7 minggu. Umumnya, gejala akan dirasakan selama 2-3 minggu dan bertahan selama beberapa bulan lamanya.penyakit ini bisa diobati dan sembuh, hanya saja umumnya menyerang seseorang dalam waktu yang cukup lama. Cenderung saat terserang virus orang akan berburu antibiotik sebagai pengobatan dini. Dalam kasus ini, antibiotik tidak dapat membantu meredakan serangan virus. 3. Glandular fever atau kissing disease Glandular fever adalah istilah umum untuk infeksi virus yang disebut infeksi mononukleosis, yang disebabkan oleh virus Epstein-Barr. Virus ini menyebar melalui air liur dan infeksi terjadi melalui kontak. 4. Flu dan pilek Pilek ditularkan melalui kontak langsung dengan virus. Anda bisa terinfeksi flu dari tetesan liur atau dari kontak langsung dengan sekresi (cairan dan lendir) dari hidung dan tenggorokan orang yang terinfeksi. 5. Hepatitis B Ciuman juga dapat menularkan virus ini, meskipun darah memiliki tingkat virus lebih tinggi ketimbang air liur. Infeksi dapat terjadi ketika darah dan air liur yang terinfeksi bersentuhan langsung dengan aliran darah orang lain atau selaput lendir. Seseorang lebih mungkin terinfeksi saat berciuman jika mereka berdua memiliki luka terbuka di atau di sekitar mulut. 6. Kutil Kutil di dalam mulut dapat menyebar melalui ciuman, terutama jika sebelumnya ada daerah yang mengalami trauma atau luka. 7. Penyakit Meningokokus Ini adalah kondisi yang berpotensi mengancam jiwa yang meliputi meningitis, radang selaput (meninges) yang mengelilingi otak dan sumsum tulang belakang, dan septikemia. Bakteri ini dapat ditularkan baik melalui kontak langsung atau melalui tetesan liur. Baca juga : 20 Cara Berciuman, Biar Ahli dalam Berciuman Nah, itulah Inilah 7 Penyakit Akibat Ciuman dan Jadi pastikan anda terhindar dari penyakit akibat ciuman tersebut serta yang perlu dilakukan sebelum ciuman adalah periksa kesehatan mulut pasangan anda, jangan gonta ganti pasangan, tetap mengkonsumsi makanan sehat dan yang terpenting adalah gunakan hati anda untuk melakukan ciuman jangan asal serobot.
29-10-2025 13:17
Dalam upaya mencetak generasi masa depan yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga berkarakter kuat, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menginisiasi program Cerdas Berkarakter. Program ini tertuang dalam situs resmi https://cerdasberkarakter.kemendikbudristek.com/ yang menegaskan bahwa SDM yang unggul merupakan pelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Program ini menekankan bahwa cerdas bukan sekadar kemampuan kognitif namun juga meliputi karakter: kejujuran, tanggung jawab, kebhinekaan, kreativitas, dan kepekaan terhadap lingkungan sosial. Sebagai contoh, Kemendikbudristek melalui portal Cerdas Berkarakter menyebut bahwa lingkungan belajar harus menjadi Aman, Nyaman, dan Menggembirakan. Sebuah poin penting adalah bahwa pendidikan karakter perlu dipadukan dengan sistem yang mendorong manusia untuk bernalar kritis. Menurut siaran pers tertanggal 15 Mei 2025 yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), kecerdasan bukan sekadar berpikir rasional, tetapi juga emosional dan moral: Orang yang cerdas memiliki karakter yang kuat dan kokoh sehingga seorang individu bisa membedakan hal baik dan buruk. Selain itu, program ini dilansir dari laman https://cerdasberkarakter.kemendikbudristek.com/ juga mengusung beberapa gerakan konkret dan prioritas, antara lain:Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7 KAIH) yang mengajak anak-anak terbiasa dengan kebiasaan baik seperti bangun pagi, beribadah, olahraga, makan bergizi, gemar belajar, aktif bermasyarakat, dan tidur cukup. Penguatan kebinekaan dan inklusivitas: sekolah dan satuan pendidikan didorong untuk menciptakan iklim yang menghargai keragaman, tanpa diskriminasi ataupun kekerasan.Pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan: program ini telah disertai regulasi dan pembentukan satuan tugas di tingkat daerah maupun satuan pendidikan.Mengapa ini penting bagi Indonesia? Karena hidup di era globalisasi dan bonus demografi menuntut generasi yang tak hanya pandai tapi juga bertanggung jawab secara sosial, sadar akan keberagaman, dan bisa menjadi agen perubahan positif di masyarakat. Dengan karakter tersebut, pelajar Indonesia diharapkan mampu menghadapi tantangan global tanpa kehilangan identitas dan nilai luhur bangsa.Dari sisi implementasi, portal Cerdas Berkarakter juga menyediakan banyak materi dukungan: modul penguatan karakter, buku aktivitas kreatif keberagaman, buku pembelajaran pencegahan kekerasan seksual, panduan bagi orang tua, hingga dongeng profil Pelajar Pancasila. Cerdas Berkarater Menuju Indonesia Emas Artinya, pendekatan bukan hanya di sekolah tetapi juga di rumah dan masyarakat luas.Bagi orang tua, pendidik, maupun pihak sekolah, beberapa rekomendasi tindakan sederhana bisa dilakukan untuk mendukung program ini:Menanamkan kebiasaan baik sehari-hari sesuai Gerakan 7 KAIH: misalnya anak dibiasakan bangun pagi dan beribadah/berdoa, belajar secara rutin, aktif di masyarakat.Menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan menghargai keragaman: di rumah maupun sekolah anak diajak berdialog, menghormati teman berbeda latar belakang, dan dilatih untuk menghindari bullying/perundungan.Menggunakan materi yang tersedia dari portal resmi: buku aktivitas, dongeng, panduan orang tua sebagai sarana mendukung karakter anak di luar jam sekolah.Berkolaborasi dengan pihak sekolah dan komunitas: kepedulian orang tua dan masyarakat sekitar sangat membantu menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi belajar anak.Menjadi teladan: karakter dibentuk melalui contoh. Orang tua dan guru yang menunjukkan sikap jujur, bertanggung jawab, peduli keragaman akan meningkatkan efektivitas pendidikan karakter.Sebagai kesimpulan, program Cerdas Berkarakter merupakan jawaban strategis untuk memperkuat pendidikan karakter dalam ekosistem belajar anak Indonesia. Dengan fokus yang seimbang antara kecerdasan akademis dan karakter mulia, generasi Pelajar Pancasila yang unggul, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan zaman dapat diwujudkan. Dengan partisipasi aktif seluruh pemangku kepentingan (orang tua, guru, masyarakat, pemerintah daerah), maka visi generasi cerdas berkarakter bukan sekadar gagasan tetapi dapat menjadi kenyataan.