Ingin Coba? Ternyata Ini Manfaat Pakai Kaos Kaki Isi Bawang Merah

Additional Image

Waktu Posting : 05-07-2016 16:52 | Dibaca : 2244x

Kamu mungkin merasa aneh ketika mendengar bahwa ada beberapa orang yang memakai kaos kaki pada malam hari dan menaruh irisan bawang merah di dalamnya. Kamu pasti bertanya, BUAT APA?, benar kan?

Ternyata hal ini bukan lah suatu hal aneh lho. Ada manfaat mengejutkan di balik kebiasaan unik ini. Dan setelah membaca ini, kamu mungkin justru ingin mencobanya.

Baca juga : Beberapa Makanan yang Mempercepat Datangnya Stroke  

 

1. Membunuh bakteri di kaki penyebab bau
Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa kulit dapat menyerap nutrisi (vitamin dan mineral) dari bawang merah jika kamu meletakkannya di kaki saat akan tidur. Termasuk salah satunya mendapatkan manfaat antibakterial dari bawang merah. Sifat antibakterial karena adanya kandungan sulfur ini membantu membunuh bakteri penyebab bau kaki.

 

 

2. Melembutkan kaki
Jika kamu memiliki kulit keras atau sering juga disebut "kapalan" di kaki, bawang merah juga bisa membantu melembutkan kulit kaki tersebut. Caranya, rendam potongan bawang merah di dalam cuka. Campuran asam dan sulfur dari kedua bahan ini ampuh melembutkan kaki kasar dan keras. 
 
 
Untuk menyingkirkan bau kaki, kamu cukup menempelkan irisan-irisan bawang merah di telapak kaki, dan sepanjang punggung kaki, baru pakai kaos kaki. Jika pun kamu tak punya bawang merah, bisa juga digantikan dengan bawang bombay, karena khasiatnya dan kandungannya hampir sama.

 

Bagaimana, tertarik mencoba tidur pakai kaos kaki yang diisi bawang merah?


BACA JUGA TIPS KESEHATAN INI

Featured Image
Ahmad Haikal Hasan dan Masa Depan Jaminan Produk Halal

01-02-2026 18:28

Sistem jaminan produk halal merupakan salah satu fondasi penting dalam perlindungan konsumen dan pengembangan industri halal di Indonesia. Dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan setiap produk yang beredar memenuhi standar halal yang kredibel. Di tengah tantangan globalisasi dan perkembangan industri halal, Ahmad Haikal Hasan, sebagai Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), memegang peran strategis dalam merancang masa depan jaminan produk halal yang inklusif, modern, dan terpercaya.Ahmad Haikal Hasan menekankan bahwa jaminan produk halal bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi juga merupakan bagian dari pelayanan publik dan perlindungan konsumen. Perspektif ini mendorong BPJPH untuk mengembangkan sistem yang mudah diakses oleh seluruh pelaku usaha, termasuk UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional. Penyederhanaan prosedur sertifikasi, pendampingan teknis, dan edukasi yang masif menjadi langkah utama agar sertifikasi halal tidak menjadi hambatan, melainkan menjadi alat bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas dan daya saing produk mereka.Inovasi menjadi salah satu ciri kepemimpinan Ahmad Haikal Hasan. Digitalisasi proses sertifikasi halal memungkinkan pelaku usaha untuk mendaftar, memantau, dan memperoleh sertifikasi secara lebih cepat dan transparan. Teknologi ini juga membantu BPJPH dalam memantau rantai pasok dan menjaga integritas sistem, sehingga kepercayaan publik terhadap produk halal tetap terjaga. Dengan digitalisasi, sistem jaminan produk halal di Indonesia siap menghadapi tantangan era industri 4.0 dan memperluas jangkauan hingga ke wilayah terpencil.Literasi halal juga menjadi fokus penting dalam visi Ahmad Haikal Hasan. Ia menekankan bahwa pemahaman masyarakat mengenai halal harus lebih dari sekadar label pada kemasan. Halal mencakup bahan baku, proses produksi, distribusi, dan kebersihan produk. Program edukasi yang menyasar pelaku usaha, komunitas, sekolah, dan universitas dirancang untuk menumbuhkan kesadaran publik, meningkatkan kepatuhan pelaku usaha, dan membangun ekosistem halal yang kuat. Dengan masyarakat yang lebih teredukasi, sistem jaminan produk halal akan lebih efektif dan berkelanjutan.Di kancah global, Ahmad Haikal Hasan menempatkan standar halal Indonesia sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing produk nasional. Sertifikasi halal yang kredibel dan diakui internasional membuka peluang ekspor, meningkatkan reputasi produk lokal, dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia. Sinergi antara kementerian terkait, lembaga pemeriksa halal, dan pelaku industri menjadi kunci untuk memastikan standar halal diterapkan secara konsisten dan transparan.Secara keseluruhan, Ahmad Haikal Hasan memimpin BPJPH dengan visi membangun masa depan jaminan produk halal yang modern, inklusif, dan profesional. Melalui inovasi digital, literasi publik, penyederhanaan layanan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor, sistem halal Indonesia tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga mendorong pertumbuhan industri dan memperkuat posisi Indonesia di pasar global. Kepemimpinan Ahmad Haikal Hasan menunjukkan bahwa masa depan jaminan produk halal dapat menjadi kekuatan strategis bagi pembangunan ekonomi, kualitas produk, dan kepercayaan publik.

Featured Image
Waspadai Bronkhitis Pada Balita

29-05-2014 17:04

Bronkitis adalah persoalan infeksi pada pernapasan sisi atas yang berlangsung pada anak-anak. Masalah ini memanglah umum berlangsung pada anak-anak, dan kerapkali mencemaskan orang tua. Tanda-tanda bronkhitis pada anak tampak sangat umum, yakni seperti penyakit biasanya, atau lebih mirip tanda-tanda flu. Bronkhitis pada balita yang tak memperoleh penanganan yang jitu dapat juga jadi kritis. Flu dilangsir jadi pemicu yang paling kerap dari bronkhitis pada balita. Kecuali flu, batuk yang berkelanjutan, juga melebihi 1 bln. lamanya dapat disangka semacam pemicu bronkhitis. Penumpukan lendir pada saluran pernapasan ialah pemicu dari bronkhitis pada balita. Karena itu, bronkhitis ini bakal mereda bila lendir itu sukses dilenyapkan.   Baca juga : Tips Praktis Atasi Sariawan di Mulut Orang tua kerap cemas, seperti apakah batuk yang mengidentifikasikan bronkhitis atau radang pada bronkus ini, lantaran nyaris seluruh balita sempat merasakan batuk serta pilek dalam hidupnya. Tanda-tanda umum yang kerap terlihat di bronkhitis pada balita ialah : Flu serta pilek. Tanda-tanda ini umumnya memulai terjadinya bronkhitis pada balita. Batuk-batuk yang mulannya cuma berlangsung pada malam hari jadi beralih selama hari dengan produksi lendir yang banyak. Lendir yang banyak mengakibatkan anak kerap kesusahan waktu bernapas Kadang-kadang muka anak beralih jadi biru bila kesusahan bernapas makin serius Anak kerap demam serta terlihat lesu Muntah lantaran produksi lender yang banyak Pada bronchitis mudah, penanganan yang paling baik ialah dengan memberikan banyak cairan ke dalam badan anak, Bila anak tetap minum ASI, upayakan berikanlah sesering barangkali. Pengeluaran lendir pada bronkitis pada balita bisa pula dikerjakan dengan menjemur anak dibawah panas matahari pagi. Pemberian obat memanglah belum dianjurkan pada bronkitis mudah, lantaran umumnya bakal pulih dengan sendirinya. Anak cuma butuh konsumsi cairan serta amakan yang bergizi untuk ketahanan badannya. Upayakan juga anak tak terlampau capek serta tak terus-terusan ada ditempat yang banyak angina, terlebih malam hari.   Baca juga : Arti Penting Mengetahui Penggunaan Insulin Bagi Diabetesi Lingkungan tempat anak tinggal, selalu dihindarkan dari asap rokok maupun dari situasi yang terlampau kering. Karena itu bila ada bronktis pada balita dirumah Anda, baiknya AC yang dipakai tak terlampau dingin serta jauhi juga debu yang menyebabkan alergi. Alergi ini dapat juga beresiko serus pada bronchitis. Bila anak makin susah bernapas, apalahi hingga menahan napas serta membiru, maka hubungi selekasnya dokter. Hal semacam ini dapat mengisyaratkan anak kekurangan oksigen, hingga memerlukan pertolongan kelanjutan. Bronkitis pada balita kala ini kerap berlangsung. Ibu tak butuh cemas lantaran dengan memposisikan anak pada lingkungan yang kondusifdan meperbanyak istirahat, umumnya bronkitis bakal pulih dengan sendirinya.

Featured Image
Pilihan Makanan untuk Pengidap Rematik Asam Urat

22-07-2016 17:05

Rematik asam urat atau penyakit gout adalah jenis radang sendi yang secara medis telah terbukti dapat diringankan dengan mengonsumsi dan membatasi makanan-makanan tertentu. Pada dasarnya, pengidap rematik asam urat sebaiknya menjalani pola makan kaya karbohidrat kompleks, protein dalam kadar sedang, dan rendah lemak. Pengaturan pola makan ini bukanlah sarana pengobatan, tapi dapat membantu mengurangi gejala.  Baca juga : Penyebab Penyakit Asam Urat Purin dan Rematik Asam Urat Rematik asam urat menyebabkan pembengkakan dan rasa nyeri pada sendi, terutama pada jempol kaki. Peradangan sendi ini disebabkan oleh penumpukan kristal natrium urat, yaitu limbah alami tubuh. Asam urat adalah salah satu hasil pemecahan zat purin di dalam tubuh. Purin adalah zat alami yang ada di dalam tubuh dan dapat ditemukan di berbagai jenis makanan. Makanan mengandung purin berkadar tinggi membuat tubuh menghasilkan lebih banyak asam urat. Oleh karena itu, pengidap asam urat perlu menghindari konsumsi makanan dengan kadar purin yang tinggi. Panduan Konsumsi Makanan Rematik asam urat dapat ditangani dengan lebih banyak mengonsumsi makanan tertentu yang memperlancar sekresi purin dan membatasi konsumsi makanan serta minuman kaya purin. Berikut ini adalah contohnya. Batasi konsumsi: Daging merah: daging sapi, daging kambing dan daging bebek. Jeroan seperti hati, otak, ginjal, jantung. Beberapa jenis ikan seperti sarden, tuna, makarel. Boga bahari seperti kepiting dan udang. Makanan-makanan manis dan minuman ringan yang tinggi kadar gula buah atau fruktosanya. Makanan mengandung ragi seperti roti. Minuman keras, terutama bir. Beberapa sayuran seperti bayam, jamur, kembang kol, kacang polong, kacang panjang, kacang merah. Baca juga : Tips Agar Hubungan dengan Suami/Istri Semakin Harmonis Perbanyak konsumsi: Buah-buahan, seperti jeruk, melon, apel. Sayuran hijau, wortel, tomat. Air mineral: konsumsi setidaknya 2 liter perhari untuk meluruhkan kadar asam urat. Sumber karbohidrat yang lebih kompleks seperti kentang dan beras merah Makanan mengandung biji-bijian utuh. Susu dan yoghurt rendah lemak atau tanpa lemak mengandung kadar purin yang rendah dan protein yang tinggi. Selain memperbarui pilihan makanan, penting bagi pengidap rematik asam urat untuk menjaga berat tubuhnya dengan berolahraga secara teratur. Hal ini dikarenakan obesitas juga bisa menjadi faktor risiko utama penyakit rematik asam urat.

...