Waktu Posting : 11-06-2014 10:45 | Dibaca : 3110x
01-08-2024 13:32
Di Indonesia almond terkenal sebagai golongan kacang kacangan, sebetulnya almond sendiri adalah buah yang berbiji dengan cangkang yang keras. Almond merupakan tanaman khas timur tengah, sedangkan di Indonesia almond juga di kenal sebagai kacang badam. Almond dengan nama lain(Prunus dulcis ) jika di konsumsi secara rutin makan akan banyak sekali bermanfaat bagi tubuh di antaranya : 1.Sebagai Sumber Nutrisi Almond mengandung banyak nutrisi yang penting bagi tubuh di anataranya mengandung serat,lemak,protein,vitamin E,magnesium,mangan fosfor dan vitamin B2 2.Kaya Antioksidan Almond terdapat vitamin E yang kaya akan antioksidan yang berffunmgsi membangun sel sel tubuh dan juga melindungi tubuh dari radikal bebas yang bisa menyebabkan berbagai penyakit seperti kanker dan penuaan dini. 3.Menstabilkan Gula Darah Dengan kandungan magnesium yang tedapat di dalam almond maka almond sangat baik di konsusmi oleh penderita diabetes mellitus karena bisa mengontrol kadar gula dalam darah juga mampu memberikan rasa kenyang yang lama dalam perut. 4. Bisa Menurunkan Risiko Penyakit Jantung Magnesium dalam almond tidak hanya mampu menstabilkan gula darah saja akan tetapi juga bisa menurunkan tekanan darah dan bisa meningkatkan kolesterolm baik dan menurunkan kadar kolesetrol jahat dalam tubuh.Koleseterol jahat seperti di ketahui bisa menjadi penyebab seseorang terkena serangan jantung. 5.Membantu Menurunkan Berat Badan Dengan kandungan nya yang kaya akan serat dan nutrisi maka almond bisa menurunkan nafsu makan dan dengan mengkonsumsi almond juga bisa mempercepat metabolisme tubuh juga melancarkan pencernaan sehingga tubuh tidak menimbun kelebihan lemak dan gula.Dan hal ini sangat baik bagi Anda untuk menjaga berat badan agar tetap stabil. 6.Almond Juga Baik Untuk Kesehatan Kulit Kandungan vitamin E pada almond baik bagi kesehatan kulit hal ini di karenakan kandungan anti okisdan yang terdapat dalam almond di samping kandungan vitamin E pada almond juga sangat baik untuk menutrisi kulit sehingga kulit akan tamapk lebih bersih sehat dan cerah.
24-03-2015 11:43
Penyakit diabetes melitus dapat membuat seseorang merasa dibatasi, sebab ia harus waspada dengan apa saja yang ia konsumsi agar kadar gula dalam darah tetap terkontrol. Kondisi seperti ini bisa sangat sulit, apalagi banyak sekali godaan yang muncul seperti hidangan santapan lezat dan manis di depan mata yang menjadi pantangan baginya. Beberapa jenis makanan tersebut di antaranya mie, pasta, nasi, roti putih, kentang, kafein, gorengan dan minuman bersoda. Lalu, apa yang harus dilakukan oleh penderita penyakit gula agar tetap bisa menjalani hidupnya dengan normal? Baca juga : Berbagai Gejala Diabetes Melitus Tipe 2 Gaya hidup sehat adalah kunci utama menjaga kadar gula darah seimbang dan terkontrol pada penderita diabetes melitus. Langkah tersebut meliputi olahraga rutin dan pola makan teratur serta tepat. Cara tersebut telah berhasil membuat banyak penderita penyakit gula atau kencing manis bertahan dengan kehidupan yang sehat dan normal, bahkan tanpa tergantung dengan obat-obatan. Yang terpenting adalah fokus penuh pada kada gula darah yang terkontrol. Jalankan diet khusus penderita diabetes yang mengacu pada pilihan makanan yang tepat. Untuk memudahkan langkah tersebut, Anda dapat mengikuti tips berikut ini: § Konsumsi makanan berserat tinggi dan karbohidrat kompleks dimana sistem pencernaan akan lebih mudah mengurainya sehingga membantu menjaga kadar glukosa. Anda dapat mengkomsumsi nasi merah, gandum, sereal, sayuran dan buah-buahan. Baca juga : Cara Menyembuhkan Diabetes yang Ampuh § Cermat memilih yang manis, secukupnya saja dan tidak berlebihan. Kurangi porsi karbohidrat saat Anda akan makan sesuatu yang manis setelahnya. § Bijak memilih lemak. Pilih lemak tak jenuh yang dapat diperoleh dari tumbuhan dan ikan. § Jalani pola makan teratur dan buat catatan harian. Aturan yang dianjurkan, termasuk dalam upaya penurunan berat badan pada penderita penyakit gula adalah 3 kali makan utama dan 2 kali makan ringan dalam sehari. Tentunya, atur porsi secukupnya serta buat catatan harian yang bertujuan untuk merekap asupan makanan dan membantu proses evaluasi pada diet yang dijalankan. Resiko komplikasi fungsi organ setelah divonis menderita penyakit gula memang menjadi momok bagi semua orang. Akan tetapi, kemungkinan tersebut dapat dihindari atau diperkecil dengan pola hidup sehat termasuk olahraga dan diet yang tepat untuk penderita diabetes melitus.
03-07-2014 11:21
Untuk umat muslim yang mempunyai penyakit khusus, kehadiran bulan Ramadan kerap membawa kecemasan spesifik. Pertanyaan-pertanyaan seperti : apakah saya dapat berpuasa, bagaimana bila penyakit saya kambuh waktu berpuasa, atau bagaimana dengan penyembuhan saya adalah sederet pertanyaan yang kerap nampak. Dengan cara spesial untuk pasien Asma, pasien umumnya cemas apakah dapat menunaikan beribadah puasa dengan baik serta kerapkali bingung tentang pemakaian obat semprot pelega napas (inhaler). Baca juga : Cara Mengatasi Jerawat di Usia Dewasa Supaya kaum pasien asma dapat menjalani puasa dengan baik, di bawah ialah beberapa hal yang penting dicermati : Kunjungilah dokter Anda untuk memperoleh kontrol kesehatan terlebih dulu 1 bln. sampai 1 minggu sebelum saat Anda mulai berpuasa. Dokter bakal lakukan wawancara medis serta kontrol fisik untuk tahu apakah derajat asma yang Anda alami termonitor dengan baik serta memastikan penyembuhan yang sesuai sama. Bila Anda memakai inhaler, serta tak hendak memakainya pada waktu berpuasa. Pakailah inhaler pada waktu sahur serta berbuka untuk tetap mengontrol asma Anda. Anda baiknya tetap senantiasa membawa dan inhaler Anda. Bila Anda terkena serangan asma pada waktu berpuasa, cepatlah memakai inhaler Anda. Dehidrasi dapat bikin saluran pernapasan jadi kering hingga dapat menyebabkan terjadinya asma. Karenanya, Anda butuh mencukupi keperluan cairan yang cukup pada waktu sahur serta berbuka. Jauhi kegiatan dibawah terik cahaya matahari atau di ruang ber-AC yang terlampau dingin serta kering lantaran dapat menyebabkan terjadinya dehidrasi. Bila Anda alami perburukan tanda-tanda asma sepanjang berpuasa, cepatlah menghubungi dokter untuk memperoleh penyesuaian terapi. Tanyakan pula dengan Ustadz Anda tentang pemakaian inhaler pada waktu berpuasa. Baca juga : Cara Menjaga Kesehatan Mulut Selama Berpuasa